Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Warga muslim Bali Pertanyakan Konsep Pariwisata Halal Sandiaga Uno

Warga muslim Bali Pertanyakan Konsep Pariwisata Halal Sandiaga Uno

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 26 Feb 2019
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Ide calon wakil presiden dari pasangan 02 Sandiaga Uno untuk mengembangkan pariwisata halal di Bali tidak hanya memantik penolakan dari para pelaku pariwisata, tetapi juga dari Warga Muslim sendiri.

Salah satunya adalah Mohammad. Bakkri, tokoh komunitas muslim yang bermukim di Canggu, Kuta Utara.
“Gak masuk akal ide- nya Pak Sandi itu,” ujar lelaki kelahiran Madura yang sudah bertahun-tahun tinggal di Bali pada Selasa (26/2/2019) petang di Denpasar, Bali.

Menurut Bakkri, selama bertahun-tahun tinggal dan berwiraswasta di daerah yang dikenal sebagai pusat turis di Bali itu ia sangat jarang berjumpa dengan wisatawan dari negara-negara Arab.

“Yang jumlahnya membludak itu bule dan turis Cina. Itu makanya ide Pak Sandi itu saya bilang gak masuk akal. Ngapain sibuk-sibuk ngurusin yang jumlahnya sedikit? Kan lebih bagus yang sudah pasti jumlahnya banyak yang diurusi,” katanya sembari tersenyum.

Bakkri juga khawatir bahwa ide tentang pariwisata halal itu akan menimbulkan kegaduhan yang tidak bermanfaat.
“Apa Pak Sandi itu tidak paham ya bahwa dengan berapi-api ngomongin pariwisata halal itu sama saja artinya dengan bilang bahwa pariwisata Bali itu belum halal,” katanya.

“Hal-hal kayak gini kan bikin kita susah karena kan pariwisata Bali itu sudah menjadi sumber penghidupan jutaan orang, termasuk warga muslim Bali,” tegasnya.

Menurut Bakkri, sejumlah warga muslim yang bekerja di sektor pariwisata sudah mulai resah dan menghubunginya terkait ketidaksetujuan mereka terhadap apa yang disampaikan Sandiaga Uno itu.

“Kalau urusannya cuma masalah adanya restoran bersertifikat halal dan tempat ibadah, saya rasa Bali memiliki jumlah yang sangat memadai. Hotel-hotel bintang lima di Nusa Dua tiap kamarnya bahkan ada petunjuk arah kiblat-nya. Kayaknya Pak Sandi belum sempat ngecek hal-hal seperti ini sebelum mengeluarkan pernyataan”, terang Bakkri.

Bakkri meminta para tokoh politik pusat untuk lebih bijaksana dalam mengeluarkan pernyataan tentang pariwisata di Bali.
“Bali ini daerah yang paling rukun urusan hubungan antar agama. Mohon jangan diusik-usik kerukunan itu semata-mata untuk urusan kampanye politik”, jelasnya.

Bakkri juga mengingatkan bahwa pariwisata Bali itu maju karena budaya-nya yang unik.

“Jadi gak usah kasi ide aneh-aneh lah. Di mana langit dipijak, di situ langit dijunjung”, pungkasnya.

Warga Muslim saat bertugas sebagai pecalang

Pendapat senada disampaikan pula oleh Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Prof. Dr. Ir. Made Damriyasa.
“Tidak ada keraguan bahwa keunikan budaya Bali merupakan faktor yang paling menentukan dalam keberhasilan Bali menjadi destinasi wisata terbaik di Indonesia dan, bahkan, di dunia”,ujar Damriyasa.

Dalam konteks ini, Damriyasa mengatakan bahwa keberlanjutan pariwisata Bali akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah, pelaku pariwisata, serta masyarakat Bali dalam menjaga keunikan budaya tersebut. Termasuk dalam mempertahankan nilai-nilai tradisi, spiritualitas serta kearifan lokal yang menjiwai kebudayaan Bali.

“Konsep-konsep pariwisata yang berpeluang mengikis keunikan budaya tersebut tentunya harus ditolak dengan tegas. Pariwisata halal termasuk ke dalam konsep-konsep itu”,jelasnya.

Damriyasa menghargai dukungan yang diberikan komunitas muslim Bali dalam penolakan atas konsep pariwisata halal tersebut.

“Komunitas-komunitas muslim di Bali banyak yang usianya sudah melampaui beberapa abad, sehingga mereka tidak hanya paham tentang kebudayaan Bali tetapi juga telah menjadi bagian dari kebudayaan Bali itu sendiri”, ujarnya.

“Karena itu saya tidak heran bahwa mereka menolak konsep pariwisata halal ini”,tegas Damriyasa. (*)

 

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)

Editor (+rony banase)

Foto by masbroo.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    • calendar_month Sel, 31 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – SMP Katolik Santo Yoseph didirikan pada tanggal 6 Januari 1966. Kala itu digagas oleh seorang tokoh awam Katolik, Bapak Yos Djogo,B.Sc. , yang keseharianya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pertanian NTT. SMP Katolik Santo Yoseph; Sekolah milik Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang berlokasi di Jalan E.R.Herewila No. 27 RT […]

  • 2,4 Hektar Tanah Depan Hotel Sasando Resmi Milik Pemkot Kupang

    2,4 Hektar Tanah Depan Hotel Sasando Resmi Milik Pemkot Kupang

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap terkait perkara aset tanah di depan Hotel Sasando, Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang. Eksekusi ditandai dengan penyerahan 32 sertifikat tanah seluas kurang lebih 2,4 hektar tersebut oleh Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Dr. Yulianto, […]

  • UNESCO Minta Stop Proyek Taman Nasional Komodo, Ini Respons Gubernur NTT

    UNESCO Minta Stop Proyek Taman Nasional Komodo, Ini Respons Gubernur NTT

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kepada media pada Selasa, 3 Agustus 2021 menyampaikan tanggapannya atas permintaan UNESCO pada Pemerintah Indonesia untuk menghentikan semua proyek pembangunan infrastruktur pariwisata di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). Permintaan tersebut tertuang dalam dokumen Komite Warisan Dunia UNESCO bernomor WHC/21/44.COM/7B yang diterbitkan setelah konvensi online pada […]

  • HUT Ke-113 Ebenhaezer Oeba, George Hadjoh Ajak Peduli Sampah

    HUT Ke-113 Ebenhaezer Oeba, George Hadjoh Ajak Peduli Sampah

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H. melepas peserta jalan sehat dan peduli sampah yang dihelat GMIT Ebenhaezer Oeba pada Sabtu pagi, 1 April 2023. Jalan sehat dan aksi pungut sampah bersama jemaat dilaksanakan dalam rangka menyongsong Paskah 2023 dan memperingati HUT ke-113 Gereja GMIT Ebenhaezer Oeba. Jalan sehat […]

  • Yusril Kritik Sistem Pemilu Bikin Orang Berbakat Kalah dari Artis

    Yusril Kritik Sistem Pemilu Bikin Orang Berbakat Kalah dari Artis

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Loading

    Menurut Yusril, perubahan regulasi mendesak dilakukan, apalagi setelah Mahkamah Konstitusi menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold).   Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menilai sistem pemilu saat ini justru menghambat munculnya politisi berbakat karena kalah pamor dengan selebritas. Akibatnya, banyak kursi DPR diisi oleh […]

  • PLN Pulihkan Listrik 6 Kabupaten di NTT, 41.850 Pelanggan Nikmati Listrik Lagi

    PLN Pulihkan Listrik 6 Kabupaten di NTT, 41.850 Pelanggan Nikmati Listrik Lagi

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Utamakan keselamatan warga, PLN berhasil menyalakan kembali seluruh kelistrikan terdampak di 6 Kabupaten di NTT yakni wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sikka dan Kabupaten Flores Timur. Untuk memastikan percepatan pemulihan atau recovery kelistrikan di NTT, Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda […]

expand_less