Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tembus 79,9 Persen, Survei Kepuasan Publik Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Jokowi dan SBY

Tembus 79,9 Persen, Survei Kepuasan Publik Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Jokowi dan SBY

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Loading

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin menyebut tingginya tingkat kepuasan tidak hanya dipengaruhi modal elektoral Prabowo, tetapi juga dukungan dari mantan Presiden Joko Widodo.

 

Jakarta | Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei yang diumumkan pada Minggu, 8 Februari 2026, mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 79,9 persen.

Angka tersebut terdiri dari 13 persen responden yang menyatakan sangat puas dan 66,9 persen yang menyatakan cukup puas. Sementara itu, sebanyak 19,3 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja Prabowo di tahun pertama pemerintahannya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan tingkat kepuasan Prabowo lebih tinggi dibandingkan awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 dan Presiden Joko Widodo pada 2014.

Burhanuddin menyebut tingginya tingkat kepuasan tidak hanya dipengaruhi modal elektoral Prabowo, tetapi juga dukungan dari mantan Presiden Joko Widodo.

Hasil survei menunjukkan faktor utama kepuasan publik berasal dari kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Selain itu, bantuan sosial, ketegasan dan kewibawaan Prabowo, keberanian dalam mengambil keputusan, program makan bergizi gratis, serta peningkatan keamanan turut berkontribusi pada penilaian positif masyarakat.

Di sisi lain, ketidakpuasan publik dipicu oleh penyaluran bantuan yang dinilai tidak merata, kondisi ekonomi yang memburuk, sulitnya lapangan pekerjaan, dan harga kebutuhan pokok yang masih tinggi.

Sebanyak 45,3 persen responden menilai harga kebutuhan pokok pada era pemerintahan Prabowo lebih mahal dibandingkan periode sebelumnya.

Survei ini dilakukan pada 15–21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kesalahan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara, wawancara dilakukan secara tatap muka kepada responden yang telah memiliki hak pilih atau berusia minimal 17 tahun.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raffi Ahmad Pejabat Negara Ketiga Berani Minta Maaf dan Sumbang 15 Miliar

    Raffi Ahmad Pejabat Negara Ketiga Berani Minta Maaf dan Sumbang 15 Miliar

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Loading

    Di tengah gelombang duka yang menyapu Sumatra, di tanah yang retak oleh banjir dan longsor, muncul satu istilah yang kini menggema lebih keras dari sirene evakuasi, bencana tanda tangan. Bukan bencana alam. Bukan murni murka langit. Ini bencana yang lahir dari meja-meja rapat, dari berkas yang tak ditandatangani tepat waktu, dari prosedur yang tersendat seperti […]

  • Awan Berarak di Tengah Pandemi

    Awan Berarak di Tengah Pandemi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Awan Berarak di Tengah Pandemi Oleh Helmy Tukan, S.Pd Awan berarak mengejar pelangi tadi sore. Angin meniup dedaunan hijau berhias titik-titik air hujan yang mengguyur basah desaku. Aku tediam menatap pelangi yang tampil mempesona di sela-sela awan kelabu meski samar terlihat namun indahnya mampu menenangkan kalbu yang dilanda kegalauan karena si Nona Corona Virus. Ah…entahlah, […]

  • Penjualan Retail Mobil Periode Juni—Juli 2025 Tembus 62.770 Unit

    Penjualan Retail Mobil Periode Juni—Juli 2025 Tembus 62.770 Unit

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Loading

    Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat peningkatan tipis angka penjualan retail mobil pada Juni 2025.   Jakarta | Penjualan mobil di Indonesia mencatat kenaikan pada Juli 2025, baik secara wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) maupun retail sales (dari diler ke konsumen). Data Gaikindo menunjukkan, penjualan wholesales mencapai 60.552 unit atau naik 4,8 persen […]

  • Tongkat Komando Danlanal Maumere Berpindah Tangan

    Tongkat Komando Danlanal Maumere Berpindah Tangan

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, Garda Indonesia | Tongkat komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi berpindah tangan, melalui serah terima jabatan dari Kolonel Laut (P) Dwi Yoga Pariyadi, M.Tr.Hanla., M.M., CTMP kepada Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, S.I.P., P.S.C, bertempat di Mako Lanal Maumere, Jalan Magepanda Km. 10 Nangahure Wuring, Alok Barak, Kabupaten […]

  • Pimpro Bangunan RS Marianum Kimbana Enggan Beri Daftar Tenaga Buruh

    Pimpro Bangunan RS Marianum Kimbana Enggan Beri Daftar Tenaga Buruh

    • calendar_month Sel, 26 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pimpro pembangunan RS Marianum Kimbana, Fredrikus Bele terkesan enggan memberikan daftar nama para tenaga buruh beserta alamatnya sesuai KTP, ketika diminta Garda Indonesia pada Senin, 25 Oktober 2021, pukul 10.37 WITA. “Ok, sebentar saya minta admin buatkan dan kirim,” respons Fred Bele via pesan whatsapp, tetapi tidak dipenuhinya meski sudah ditunggu […]

  • Ribuan Izin Usaha Tambang, Kehutanan, dan HGU Perkebunan Dicabut Pemerintah

    Ribuan Izin Usaha Tambang, Kehutanan, dan HGU Perkebunan Dicabut Pemerintah

    • calendar_month Jum, 7 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah terus memperbaiki tata kelola sumber daya alam agar ada pemerataan, transparan dan adil, untuk mengoreksi ketimpangan, ketidakadilan, dan kerusakan alam. Untuk itu, izin-izin pertambangan, kehutanan, dan penggunaan lahan negara terus dievaluasi secara menyeluruh. “Izin-izin yang tidak dijalankan, yang tidak produktif, yang dialihkan ke pihak lain, serta yang tidak sesuai dengan […]

expand_less