Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Emas Aset Pelindung Nilai, Menyibak Tren Harga Sejak 1997 Hingga 2026

Emas Aset Pelindung Nilai, Menyibak Tren Harga Sejak 1997 Hingga 2026

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali terkoreksi pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan momen Tahun Baru Imlek. Berdasarkan data logammulia.com, harga emas turun Rp22.000 menjadi Rp2.918.000 per gram. Penurunan ini juga tercermin pada harga buyback yang ikut melemah Rp22.000 dari Rp2.728.000 menjadi Rp2.706.000 per gram.

Meski terkoreksi, rekor harga tertinggi emas Antam masih bertahan di level Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026. Koreksi terjadi merata di berbagai ukuran, mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram. Kini, untuk membeli emas Antam ukuran 10 gram dibutuhkan Rp28.675.000, sementara pecahan 1.000 gram dipatok Rp2.858.600.000.

Pada perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, harga emas batangan Antam kembali menguat. Berdasarkan data resmi logammulia.com, harga emas naik Rp28.000 menjadi Rp2.944.000 per gram. Penyesuaian berlaku untuk seluruh pecahan, mulai dari 0,5 gram yang kini dibanderol Rp1.522.000 hingga pecahan besar 1.000 gram yang mencapai Rp2.884.600.000.

Kenaikan harga emas ini mencerminkan tren penguatan logam mulia di akhir pekan. Pecahan 2 gram kini Rp5.828.000, 5 gram Rp14.495.000, dan 25 gram Rp72.212.000. Untuk pecahan besar, 50 gram dijual Rp144.345.000 dan 100 gram Rp288.612.000. Lonjakan harga emas Antam ini menjadi sorotan investor dan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika ekonomi global.

Sebelumnya, Senin, 9 Februari 2026, harga emas Antam naik Rp20.000 menjadi Rp2.940.000 per gram. Kenaikan ini terjadi merata di seluruh ukuran, mulai dari pecahan 0,5 gram yang kini dibanderol Rp1.520.000 hingga emas 100 gram yang dijual Rp288.212.000.

Tak hanya harga jual, lonjakan lebih tajam justru terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga pembelian kembali emas Antam melonjak Rp28.000 ke level Rp2.734.000 per gram. Meski masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026, penguatan hari ini mempertegas tren positif emas sebagai aset lindung nilai. Investor kini kembali mencermati pergerakan emas di tengah dinamika pasar global.

Harga emas dari tahun ke tahun. Foto : Instagram

Harga emas tahun sejak tahun 1997 hingga 2026

Ada cerita dari seorang kolega yang magang di perusahaan emas Antam. Ia diharuskan oleh perusahaannya untuk menyisihkan gaji setiap bulan guna membeli 1 gram emas. Awalnya, ia pikir kalau mau beli emas itu harus besar dan banyak. Ternyata bisa juga beli emas hanya 1 gram. Kala itu harga per gram Rp150.000. Coba terka, itu tahun berapa?

Sekarang cerita si pegawai magang. Bila ia terus membeli 1 gram setiap bulan sejak magang di tahun 1998 sampai tahun 2025. Berapa asetnya saat ini?.

Mulai beli emas di tahun 1998 di harga Rp74.075 per gram sampai Mei 2025 di harga Rp1.669.199. Membeli dan menyimpan emas selama 27 tahun, ia memiliki 329 gram dengan modal Rp152.897.227. Harga rata-rata yang ia miliki Rp464.733.

Bila harga rata-rata tertinggi di tahun 2025 Rp2.000.000 per gram maka nilai asetnya sekarang adalah 329 gram x Rp2.000.000 = Rp658.000.000

Dengan modal Rp152.897.22, maka profit yang ia miliki Rp505.102.773. Bertambah sekitar 330%. Profit 330% dari buah simpanan manis selama 27 tahun. 27 tahun sama dengan 329 bulan. 329 kali melakukan kegiatan yang sama setiap bulan. Bukan waktu yang sebentar, bukan instan dan sekejap mata.

Ia menyimpan emas melewati banyak musim dan perubahan. Di mulai pada umur 20 tahun saat kolagen masih penuh, perut sixpack dan status single; sampai kolagen mulai menipis, perut transformasi one pack dan status telah berubah menjadi orang tua di usia 47 tahun. Di mulai hanya fokus membiayai diri sendiri dan mengatur keuangan untuk 1 orang. Sampai membiayai 2 atau 3 orang anggota keluarga atau malah mungkin juga membiayai orang tua. Mengatur keuangan yang lebih kompleks.

Belum lagi melewati musim naik-turun harga logam mulia. Bahkan ada kalanya harga bergerak stagnan, tidak bergerak ke mana-mana.

Simpan emas butuh waktu panjang

Dari cerita di atas, menurut Anda, berapa lama waktu yang pas untuk menyimpan emas? Bagaimana kalau kita lanjut cerita tentang naik-turunnya si kuning emas menawan ini.

Tahun 1997 harga logam mulia di kisaran Rp27.624 per gram. Tahun 1998 terjadi krisis moneter di Asia yang mengakibatkan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS melemah luar biasa. Dari Rp2500 menjadi Rp16.850 per USD. Karena harga emas global dihitung dalam dolar, maka harga emas dalam Rupiah ikut melonjak. Tahun 1998 harga logam mulia per gram mencapai Rp142.285.

Di April 1999 harga emas ada di kisaran Rp58.000 per gram. Harga logam mulia stabil kembali. Walaupun harganya tetap lebih tinggi dibanding sebelum krisis. Sejak tahun 1999 sampai 2012, selama 13 tahun harga emas terus naik sampai di kisaran Rp553.000 per gram.

Dari 2012 – 2017 harganya bergerak stagnan. Layaknya pelari yang terus ngebut melahap anak tangga ke surga, maka ada waktunya ia lelah dan harus istirahat mengatur kembali nafasnya. Usai 5 tahun harga bergerak stagnan, tahun 2018 harga kembali melanjutkan pendakian hingga tahun 2020 saat pandemi Covid-19. Saat itu harga emas mencapai level tertinggi di Rp977.000/gram.

Tahun 2020 – 2023 harga kembali bergerak stagnan. Semenjak Oktober 2023 harga emas kembali berlari kencang sampai tahun 2025 dan mencetak level tertinggi sepanjang sejarah. Dengan nilai tukar Rp1.896.017 per gram.

Ya, butuh waktu yang cukup panjang untuk melihat buah hasil dari konsistensi mengatur dan mengalokasikan uang untuk investasi. Butuh keahlian dan keteguhan hati mengatur antara keinginan sesaat dan tujuan jangka panjang. Keputusan investasi tidak pernah salah, yang salah adalah bila tidak pernah memulainya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BERSEJARAH! Prabowo Lantik Serentak 961 Kepala Daerah di Jakarta

    BERSEJARAH! Prabowo Lantik Serentak 961 Kepala Daerah di Jakarta

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Momen bersejarah pertama kali di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto melantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, 85 wakil wali kota dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah dilantik serentak di Istana Merdeka.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang digelar […]

  • Jasa Raharja Ajak Pelajar SMAN 4 Kupang Sadar Aturan Berlalu Lintas

    Jasa Raharja Ajak Pelajar SMAN 4 Kupang Sadar Aturan Berlalu Lintas

    • calendar_month Rab, 11 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Berlokasi di halaman Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kupang, PT Jasa Raharja Cabang NTT menyelenggarakan Gemar Lantas pada Selasa, 10 Desember 2019 pukul 07.00 WITA—selesai. Sekolah dengan lingkungan asri di SMAN 4 Kupang merupakan Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Gerakan sadar lalu lintas bakal berlangsung […]

  • CIRMA Entaskan Ratusan “WC Terbang” di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur 

    CIRMA Entaskan Ratusan “WC Terbang” di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur 

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Loading

    Habituasi membuang hajat besar sembarangan kerap dilakukan oleh ratusan kepala keluarga di Desa Tanah Merah dan Oebelo di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).   Kupang | Buang hajat besar sembarangan dapat menimbulkan banyak dampak negatif, baik untuk kesehatan maupun lingkungan seperti penyakit menular sebab kotoran manusia mengandung banyak bakteri, virus, dan parasit. Jika […]

  • “NTT Bagaya” 14 Hari Tambah Daya Listrik PLN Diskon 50 Persen

    “NTT Bagaya” 14 Hari Tambah Daya Listrik PLN Diskon 50 Persen

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Loading

    General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa program “NTT Bagaya” ini merupakan inisiatif murni dan khusus untuk masyarakat NTT dan pertama kali dilakukan memperingati HUT ke-67 NTT.   Kupang | Guna menyemarakkan hari ulang tahun (HUT)ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), PLN Unit Induk Wilayah (UIW) meluncurkan program spesial: Diskon 50% Biaya […]

  • Jenderal Andika Dilantik Presiden Jokowi pada 17 November, Polri Dukung Penuh

    Jenderal Andika Dilantik Presiden Jokowi pada 17 November, Polri Dukung Penuh

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Jenderal Andika rencananya akan dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Panglima TNI di Istana Negara pada Rabu, 17 November 2021. Polri memastikan sinergitas antara Kapolri dengan calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa terus dipertahankan. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan sinergitas antara Polri dan TNI seperti melaksanakan operasi kemanusiaan termasuk […]

  • Perintah Kapolri Usut Tuntas, Jokowi Kutuk Terorisme di Katedral Makassar

    Perintah Kapolri Usut Tuntas, Jokowi Kutuk Terorisme di Katedral Makassar

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Ia telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membongkar jaringan pelaku teror hingga ke akarnya. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/28/bom-bunuh-diri-di-gereja-katedral-makassar-menteri-agama-kutuk-keras/ “Saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar […]

expand_less