Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bupati Cilacap Kena OTT KPK, Hartanya Tembus Rp12 Miliar

Bupati Cilacap Kena OTT KPK, Hartanya Tembus Rp12 Miliar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Syamsul Auliya Rachman yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 13 Maret 2026. Tercatat, ia memiliki total kekayaan lebih dari Rp12 miliar. Data tersebut tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi pada 19 Januari 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, total kekayaan Syamsul mencapai Rp12.039.790.782. Aset terbesar yang dimilikinya berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan Rp8.150.000.000. Dalam laporan LHKPN, Syamsul tercatat memiliki dua bidang tanah dan bangunan yang berlokasi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Namun, dalam dokumen tersebut tidak dijelaskan secara rinci apakah kepemilikan properti tersebut berasal dari hasil sendiri, hibah, ataupun warisan. Keterangan yang tercantum hanya menunjukkan nilai aset tanpa penjelasan detail mengenai sumber perolehannya.

Selain aset properti, Syamsul juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin dengan nilai total Rp1.400.000.000.

Pada laporan tersebut, ia tercatat memiliki dua unit kendaraan, yakni satu unit mobil Toyota jenis minibus yang berstatus hibah serta satu unit mobil Toyota jenis SUV yang disebut berasal dari hasil sendiri.

Tak hanya itu, Syamsul juga memiliki sejumlah aset lain yang turut menambah total kekayaannya.

Ia tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp360 juta. Kemudian kas dan setara kas sebesar Rp1.295.400.782, serta harta lainnya yang nilainya mencapai Rp1.050.000.000.

Di sisi lain, Syamsul juga melaporkan memiliki kewajiban berupa utang sebesar Rp215.610.000. Setelah dikurangi dengan nilai utang tersebut, total kekayaan bersih yang tercatat dalam LHKPN mencapai Rp12.039.790.782.

Syamsul Auliya Rachman, lahir 30 November 1985, adalah politikus Partai Kebangkitan Bangsa yang menjabat sebagai Bupati Cilacap masa jabatan 2025—2030. Namanya menjadi sorotan publik setelah ia terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat, 13 Maret 2026.

Hingga saat ini, lembaga antirasuah tersebut masih melakukan pendalaman terkait perkara yang menjerat kepala daerah tersebut, termasuk menelusuri dugaan keterkaitan antara perkara yang ditangani dengan sumber kekayaan yang dilaporkan dalam LHKPN.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 20 Anak Positif Covid-19 dari 82 Kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur

    20 Anak Positif Covid-19 dari 82 Kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari 82 orang yang positif Covid-19, kurang lebih ada 20 orang yang masuk dalam kategori anak yaitu usia 0 hingga 18 tahun. Ada beberapa klaster yang masuk kategori itu antara lain klaster Magetan dan klaster Sangkalala itu rata-rata masuk dalam kategori. Demikian pernyataan resmi dari Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan […]

  • Lempar Monyet & Bola Panas Formula-E : Tanggung Jawab Siapa?

    Lempar Monyet & Bola Panas Formula-E : Tanggung Jawab Siapa?

    • calendar_month Jum, 3 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Melihat lintasan historis even Formula-E ini, maka Gubernur (eksekutif) serta DPRD DKI Jakarta periode 2014—2019 plus ketujuh fraksi DPRD periode sekarang yang menolak interpelasi tentulah merupakan pihak paling bertanggung jawab! Tak boleh ada yang cuci-tangan, buang badan atau pura-pura bego. Naga-naganya sekarang ada yang mau lempar monyet atau bola panas ke […]

  • Gubernur VBL Lantik 4 Penjabat Bupati, Doris Rihi Jadi Pj Bupati Sabu Raijua

    Gubernur VBL Lantik 4 Penjabat Bupati, Doris Rihi Jadi Pj Bupati Sabu Raijua

    • calendar_month Sab, 27 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Besipae-TTS, Garda Indonesia | Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam rangkaian kunjungan kerja sepekan di daratan Timor; melantik 4 (empat) Penjabat Bupati pada Sabtu pagi, 27 Maret 2021 sekitar pukul 08.00 WITA—selesai di lahan Pertanian Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Baca juga: http://gardaindonesia.id/2021/03/26/empat-penjabat-bupati-di-ntt-bakal-dilantik-di-besipae-kabupaten-tts/ Keempat pejabat tersebut […]

  • Kemen PUPR : Pentingnya Aspek Kebencanaan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

    Kemen PUPR : Pentingnya Aspek Kebencanaan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 22 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dua kejadian bencana gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Palu, Sigi, Donggala, Sulawesi Tengah menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan negara dengan kerentanan tinggi terhadap bencana. Dalam upaya mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat bencana, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mensosialisasikan kepada Pemerintah Daerah agar aspek kebencanaan menjadi pertimbangan […]

  • Berpura-pura Itu Menyakitkan

    Berpura-pura Itu Menyakitkan

    • calendar_month Sel, 19 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Sobar Harahap Berpura-pura adalah perbuatan yang sangat menguras tenaga dan sangat merusak mental. Kelihatannya hidup enak, bergelimang harta, tapi tiba-tiba depresi. Itu yang terjadi pada Robbin Williams. Siapa sangka, di balik sikap humoris dan riangnya, komedian kawakan Amerika yang sukses lewat film “Jumanji” itu justru semasa hidupnya mengidap depresi akut. Sikapnya yang riang, […]

  • Pengungsi Jahit Bibir Mogok Makan, Rudenim Kupang Ambil Langkah

    Pengungsi Jahit Bibir Mogok Makan, Rudenim Kupang Ambil Langkah

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Upaya penanganan permasalahan pengungsi di Kota Kupang terus dilakukan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang. Sebagai instansi Kementerian Hukum dan HAM di bawah kepemimpinan Marciana Dominika Jone, maka Rudenim Kupang menghelat rapat menghadirkan Divisi Keimigrasian Kanwil NTT, United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan International Organization for Migration (IOM) Kota Kupang […]

expand_less