Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Gubernur Viktor Ajak Kembalikan Amarasi Sebagai Lumbung Pangan di Kab. Kupang

Gubernur Viktor Ajak Kembalikan Amarasi Sebagai Lumbung Pangan di Kab. Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Apr 2019
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Lahairoi Tubu, di Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu, 21 April 2019, meminta kepada seluruh jemaat yang hadir agar mampu mengembalikan nama besar Amarasi sebagai lumbung pangan di Kabupaten Kupang.

“Dulu, sebelum pemekaran, Amarasi memiliki seorang camat yang sangat luar biasa, namanya Feky Koroh. Dia mampu membuat Amarasi sangat diperhitungkan di NTT, mulai dari pertanian, perkebunan bahkan peternakannya. Sebagai Gubernur saya akan mengembalikan kejayaan Amarasi. Saya tidak mau, kerja saya kalah dari seorang camat. Oleh karena itu, saya minta agar pola pikir dan pola kerja kita tidak boleh biasa-biasa saja. Kebiasaan lama harus segera ditinggalkan. Berpikir out off the box, bekerja, bekerja dan bekerja luar biasa”, ujar VBL.

Gubernur asal Pulau Semau ini juga kembali mengingatkan agar masyarakat tidak lupa menanam marungga.
“Tanaman ini sudah dikenal sejak dulu kala, karena khasiatnya yang luar biasa. Saya minta untuk kita terus menanam marungga, apalagi Amarasi adalah daerah tropis dan itu akan sangat cocok. Selain untuk dikonsumsi dan dipasarkan, tanaman marungga dapat kita olah menjadi bahan dasar untuk membuat sabun dan shampo”, jelas Gubernur Viktor.

Lanjutnya, Saat ini menurut penelitian yang saya buat, rata-rata dalam satu tahun orang NTT menghabiskan kurang lebih tiga triliun rupiah, hanya untuk pemakaian sabun dan shampo.

“Saya akan terus berupaya agar dalam waktu yang tidak terlalu lama, Nusa Tenggara Timur mampu memproduksi sabun dan shamponya sendiri dengan bahan dasarnya dari marungga. Selain membanggakan, juga mampu meningkatkan PAD kita”, jelasnya

Gubernur Viktor Laiskodat menanam anakan marungga

Selain marungga, Gubernur Viktor  juga menaruh harapan besar agar masyarakat juga menanam pinang.

“Orang NTT adalah pemakan pinang nomor satu di Indonesia. Tapi, herannya, pinang yang dikonsumsi itu kurang lebih 60 persennya datang dari Sumatra Barat. Saya sangat menyayangkan karena provinsi kita yang sudah miskin ini, menyumbang ke daerah lain hanya untuk mengonsumsi barang yang sebenarnya mampu kita adakan. Tidak tanggung-tanggung, nominalnya mencapai satu milyar rupiah per hari. Sekali lagi, saya ingatkan kepada masyarakat yang sering mengonsumsi pinang, minimal agar di halaman rumahnya ditanami pohon pinang”, pinta Gubernur Viktor.

Gubernur mengingatkan kepada semua pihak, baik itu pemerintah, gereja maupun pengusaha agar peduli terhadap hasil bumi dari para petani.

“Kecerdasan dan hati harus menjadi satu kesatuan. Jangan kita melihat hasil pertanian dari masyarakat sekitar, tapi hati kita sama sekali tidak tergerak untuk membelinya. Kedepannya, saya tidak mau petani kita memasarkan hasil pertaniannya sampai ke tempat yang jauh. Ketika ada hasil, pihak gereja, pemerintah maupun pengusaha yang ada di lokasi itu harus cepat tanggap untuk membeli hasil yang ada. Dari hal kecil itu akan membuat petani kita semakin percaya diri untuk bekerja”, pungkas Gubernur Viktor dengan bersemangat.

Acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja Lahairoi Tubu juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kupang, Rektor Undana juga Kepala Biro Humas dan Protokol NTT ini diawali dengan kebaktian bersama yang dipimpin oleh Ketua Majelis Klasis Amarasi Timur, Pdt.Yakob E. Niap,S.Th.

Sedangkan, Bupati Kabupaten Kupang dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima-kasihnya kepada Gubernur NTT karena mau menghadiri undangan dari pihak gereja Lahairoi Tubu.

“Saya sangat senang karena bapak gubernur mau hadir di tempat ini. Kiranya kehadiran gubernur di tempat ini mampu meningkatkan motivasi kerja masyarakat untuk terus berupaya menuju sejahtera”, tandas Bupati Kupang. (*)

Sumber berita (*/ Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK OTT Bupati Musi Banyuasin, Firli Bahuri : Bebaskan NKRI dari Praktik Korupsi

    KPK OTT Bupati Musi Banyuasin, Firli Bahuri : Bebaskan NKRI dari Praktik Korupsi

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan tindak pidana korupsi terhadap penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan tahun anggaran 2021. “KPK telah mengamankan 6 orang pada Jumat 15 Oktober 2021 di wilayah Musi Banyuasin, […]

  • OJK Luncurkan Buku Saku Bagi Pekerja Migran Indonesia

    OJK Luncurkan Buku Saku Bagi Pekerja Migran Indonesia

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Tim OJK
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Loading

    Peluncuran buku ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara OJK, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dan Bank Indonesia dalam menghadirkan panduan praktis bagi para PMI dan keluarganya.   Jakarta | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam Strategi […]

  • Pemda Belu Cipta Lapangan Kerja Produktif bagi 100 Orang

    Pemda Belu Cipta Lapangan Kerja Produktif bagi 100 Orang

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah daerah Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan 5 balai besar di Bandung, Semarang, Bekasi, Tangerang dan Medan menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Keterampilan Kerja Berbasis Unit Kompetensi tahun anggaran 2021; dibuka oleh Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. di aula Kantor Camat Atambua Barat pada […]

  • Listrik di Pulau Sabu Nyala, PLN Tempuh Waktu 10 Jam dan Tak Kenal Lelah

    Listrik di Pulau Sabu Nyala, PLN Tempuh Waktu 10 Jam dan Tak Kenal Lelah

    • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua, Garda Indonesia | Perjuangan memulihkan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) usai badai Seroja sudah hampir tuntas. Dari sekitar 4.000 gardu terdampak dan rusak, kini tersisa kurang dari 7 gardu yang masih padam karena berada di pulau terpencil. Walau kondisi geografis yang menantang, akses yang sulit dan peralatan yang terbatas, tidak menghalangi petugas […]

  • Rekrutmen Bersama BUMN 2023, PLN Buka 32 Lowongan

    Rekrutmen Bersama BUMN 2023, PLN Buka 32 Lowongan

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) membuka sejumlah lowongan kerja bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin bergabung bersama perseroan dalam menerangi nusantara. Ini merupakan bagian dari Program Rekrutmen Bersama BUMN 2023 yang dihelat Kementerian BUMN. “Kami membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa Indonesia, para lulusan diploma dan sarjana untuk bergabung bersama PLN dalam menyediakan […]

  • Kadis Dukcapil TTS Wajibkan Masyarakat Bawa Kartu Vaksin Saat Urus Dokumen

    Kadis Dukcapil TTS Wajibkan Masyarakat Bawa Kartu Vaksin Saat Urus Dokumen

    • calendar_month Sab, 22 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Apris Manafe meminta kepada masyarakat agar membawa kartu vaksin (minimal vaksin dosis pertama) saat mengurus dokumen. “Kami tidak bermaksud untuk membuat susah masyarakat, tetapi ini adalah bagian dari perlindungan terhadap masyarakat,” jelas Apris Manafe […]

expand_less