Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Gubernur Viktor Ajak Kembalikan Amarasi Sebagai Lumbung Pangan di Kab. Kupang

Gubernur Viktor Ajak Kembalikan Amarasi Sebagai Lumbung Pangan di Kab. Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Apr 2019
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Lahairoi Tubu, di Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu, 21 April 2019, meminta kepada seluruh jemaat yang hadir agar mampu mengembalikan nama besar Amarasi sebagai lumbung pangan di Kabupaten Kupang.

“Dulu, sebelum pemekaran, Amarasi memiliki seorang camat yang sangat luar biasa, namanya Feky Koroh. Dia mampu membuat Amarasi sangat diperhitungkan di NTT, mulai dari pertanian, perkebunan bahkan peternakannya. Sebagai Gubernur saya akan mengembalikan kejayaan Amarasi. Saya tidak mau, kerja saya kalah dari seorang camat. Oleh karena itu, saya minta agar pola pikir dan pola kerja kita tidak boleh biasa-biasa saja. Kebiasaan lama harus segera ditinggalkan. Berpikir out off the box, bekerja, bekerja dan bekerja luar biasa”, ujar VBL.

Gubernur asal Pulau Semau ini juga kembali mengingatkan agar masyarakat tidak lupa menanam marungga.
“Tanaman ini sudah dikenal sejak dulu kala, karena khasiatnya yang luar biasa. Saya minta untuk kita terus menanam marungga, apalagi Amarasi adalah daerah tropis dan itu akan sangat cocok. Selain untuk dikonsumsi dan dipasarkan, tanaman marungga dapat kita olah menjadi bahan dasar untuk membuat sabun dan shampo”, jelas Gubernur Viktor.

Lanjutnya, Saat ini menurut penelitian yang saya buat, rata-rata dalam satu tahun orang NTT menghabiskan kurang lebih tiga triliun rupiah, hanya untuk pemakaian sabun dan shampo.

“Saya akan terus berupaya agar dalam waktu yang tidak terlalu lama, Nusa Tenggara Timur mampu memproduksi sabun dan shamponya sendiri dengan bahan dasarnya dari marungga. Selain membanggakan, juga mampu meningkatkan PAD kita”, jelasnya

Gubernur Viktor Laiskodat menanam anakan marungga

Selain marungga, Gubernur Viktor  juga menaruh harapan besar agar masyarakat juga menanam pinang.

“Orang NTT adalah pemakan pinang nomor satu di Indonesia. Tapi, herannya, pinang yang dikonsumsi itu kurang lebih 60 persennya datang dari Sumatra Barat. Saya sangat menyayangkan karena provinsi kita yang sudah miskin ini, menyumbang ke daerah lain hanya untuk mengonsumsi barang yang sebenarnya mampu kita adakan. Tidak tanggung-tanggung, nominalnya mencapai satu milyar rupiah per hari. Sekali lagi, saya ingatkan kepada masyarakat yang sering mengonsumsi pinang, minimal agar di halaman rumahnya ditanami pohon pinang”, pinta Gubernur Viktor.

Gubernur mengingatkan kepada semua pihak, baik itu pemerintah, gereja maupun pengusaha agar peduli terhadap hasil bumi dari para petani.

“Kecerdasan dan hati harus menjadi satu kesatuan. Jangan kita melihat hasil pertanian dari masyarakat sekitar, tapi hati kita sama sekali tidak tergerak untuk membelinya. Kedepannya, saya tidak mau petani kita memasarkan hasil pertaniannya sampai ke tempat yang jauh. Ketika ada hasil, pihak gereja, pemerintah maupun pengusaha yang ada di lokasi itu harus cepat tanggap untuk membeli hasil yang ada. Dari hal kecil itu akan membuat petani kita semakin percaya diri untuk bekerja”, pungkas Gubernur Viktor dengan bersemangat.

Acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja Lahairoi Tubu juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kupang, Rektor Undana juga Kepala Biro Humas dan Protokol NTT ini diawali dengan kebaktian bersama yang dipimpin oleh Ketua Majelis Klasis Amarasi Timur, Pdt.Yakob E. Niap,S.Th.

Sedangkan, Bupati Kabupaten Kupang dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima-kasihnya kepada Gubernur NTT karena mau menghadiri undangan dari pihak gereja Lahairoi Tubu.

“Saya sangat senang karena bapak gubernur mau hadir di tempat ini. Kiranya kehadiran gubernur di tempat ini mampu meningkatkan motivasi kerja masyarakat untuk terus berupaya menuju sejahtera”, tandas Bupati Kupang. (*)

Sumber berita (*/ Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duduk Perkara Tabrakan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Mandalika

    Duduk Perkara Tabrakan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Mandalika

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Loading

    Marquez diduga menderita patah tulang selangkangan dan kembali ke Spanyol untuk menjalani pemindaian lebih lanjut. Bezzecchi tidak mengalami patah tulang, tetapi mengalami memar yang cukup parah akibat kecelakaan itu.   Lombok | Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) dan Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) mengawali Grand Prix Indonesia dengan dramatis pada Minggu, 5 Oktober 2026. Bezzecchi – […]

  • UGM Angkat Bicara Soal Foto Ijazah Jokowi Yang Viral, Ini Faktanya

    UGM Angkat Bicara Soal Foto Ijazah Jokowi Yang Viral, Ini Faktanya

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Loading

    Rektor UGM, Ova Emilia, menegaskan pihak kampus tidak bertanggung jawab atas tersebarnya foto tersebut. Pasalnya, ijazah asli Jokowi sudah diserahkan langsung kepada yang bersangkutan sejak kelulusannya.   Yogyakarta | Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya buka suara terkait beredarnya foto dokumen ijazah yang disebut milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di media sosial. Rektor UGM, Ova […]

  • Sorgum : Pilihan Tepat Bagi Ketahanan Pangan Nasional

    Sorgum : Pilihan Tepat Bagi Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yucundianus Lepa Berdasarkan data FAO pada 2022, produksi beberapa komoditas pangan akan menurun. Gandum diperkirakan turun 1 persen dari 778,3 juta ton pada tahun sebelumnya menjadi 770,3 juta ton tahun 2022 akibat kekeringan di Uni Eropa. Perang Rusia dan Ukraina membuat distribusinya terganggu. Produksi serealia juga diperkirakan turun 0,6 persen dari 2,80 miliar ton […]

  • Sopia – Minuman Alkohol Tradisional NTT Diluncurkan Ke Pasaran

    Sopia – Minuman Alkohol Tradisional NTT Diluncurkan Ke Pasaran

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Impian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dibawah kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi untuk berkreasi dan memproduksi minuman beralkohol tradisional secara resmi  terwujud atas hasil kerja kolaboratif antara Undana dan Pemprov NTT. Tepatnya, Hari Rabu, 19 Juni 2019 pukul 14:00 WITA—selesai, berlokasi di Laboratorium Riset Terpadu Biosain Universitas Nusa […]

  • PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

    PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Lihat Lebih Dekat Sistem Kerja PLTU Timor-1

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Dipaparkan Asmar, PLTU Timor-1 yang mulai beroperasi sejak Juli 2025 dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di sistem Timor serta menurunkan biaya pokok penyediaan yang sebelumnya masih bergantung pada pembangkit diesel.   Kupang | Guna memperkuat transparansi dan edukasi publik terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama […]

  • Ini Dia Burung Yang Punya IQ Setara Anak 5 Tahun

    Ini Dia Burung Yang Punya IQ Setara Anak 5 Tahun

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Bagi Anda yang ingin memelihara burung, pastinya bakal suka dengan jenis burung yang dapat berkicau bahkan hingga yang dapat menirukan apa yang kita ucapkan. Jenis burung seperti ini tentunya tak semua bisa melakukannya. Burung kakaktua adalah makhluk yang menarik perhatian banyak orang karena warnanya yang cerah, ciri khasnya yang berbeda, dan yang paling penting, kemampuannya […]

expand_less