Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Layanan Kasih Himpunan Mahasiswa PAK STAKN: Memberi dari Keterbatasan

Layanan Kasih Himpunan Mahasiswa PAK STAKN: Memberi dari Keterbatasan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saling berbagi antara sesama sudah menjadi kodrat dalam kehidupan manusia, terutama sebagai mahasiswa yang selalu dituntut peka terhadap situasi sosial. Hal ini yang menjadi dasar bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Kristen (PAK) Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang, untuk berbagi bersama saudara-saudara di Kampung Pemulung.

Minggu, 30 Juni 2019, bertempat di Kampung Pemulung, RT 11, RW 04 Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, bersama para orang tua dan juga anak-anak, HMJ PAK STAKN melakukan pelayanan kasih kepada 22 keluarga yang berdomisili di lereng pemukiman di belakang Rumah Sakit Kota S.K. Lerick

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua HMJ PAK, Jeki Biaf, Ketua HMJ Pastoral Konseling, Renoldi Laisbuke, serta para pengurus HMJ PAK dan mahasiswa PAK STAKN Kupang.

Suasana sukacita terlihat dari wajah anak-anak yang begitu polos dan senyuman tulus para orang tua dalam menyambut kehadiran para mahasiswa. Kegiatan Pelayanan Kasih diawali dengan ibadah bersama. Lalu dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis berkat Tuhan dalam bentuk sembako oleh Ketua HMJ PAK kepada Nixon Banunaek selalu orang tua.

Ketua HMJ PAK Jeki Biaf menyerahkan layanan kasih kepada Nixon Banunaek

“Kami berharap Bapa Mama dan saudara-sauadara semua tidak melihat nilai dari apa yang kami berikan, tetapi melihat kebersamaan dan persaudaraan yang kita bangun”, ujar Ketua HMJ PAK Jeki Biaf.

Jeki menyampaikan tujuan dilakukan pelayanan kasih, sebagai bentuk interprestasi dari perintah Tuhan Yesus kepada umat manusia maka sebagai umat-Nya kita harus dan wajib melakukannya.

“Kita sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus, kita wajib menjalankan perintah-Nya untuk saling mengasihi. Bentuk sederhana dari kasih tersebut adalah melayani sesama. “, ujarnya.

Lanjutnya, selain menjalankan perintah Tuhan Yesus, hal ini juga merupakan aplikasi dari Tri Dharma STAKN Kupang, dan bagian dari bidang aksi dan partisipasi pada Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

“Ini juga sebagai wujud Tri Dharma STAKN Kupang, yaitu Tinggi Ilmu, Tinggi Iman dan Tinggi Pengabdian. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui bidang aksi dan partisipasi di dalam ormawa”, ungkap Jeki.

Tambah Jeki, pelayanan yang dilakukan dimulai dari hal-hal kecil namun memiliki manfaat yang besar. Pelayanan ini juga untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kita melayani dari hal-hal kecil tapi punya manfaat yang sangat besar. Kita juga ingin lebih dekat dengan masyarakat”, tuturnya.

Kepada Media Garda Indonesia, Jeki mengungkapkan bahwa ini bukan akhir namun awal yang baik untuk misi-misi besar yang lain kedepan.

“Kegiatan ini menjadi awal yang baik. Kita berterima kasih kepada warga Kampung Pemulung yang dengan tulus menyambut kami. Dan kami berharap kedepannya bisa melakukan sesuatu yang lebih besar lagi karena kita memberi dari keterbatasan kita”, pungkas Jeki Biaf.

Pada kesempatan tersebut, Sofia Ola, mewakili orang tua dan seluruh warga Kampung Pemulung, menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa STAKN Kupang dan dirinya berharap jalinan persaudaraan ini tidak akan dibatasi oleh oleh status dan jarak.

“Kami sangat berterima kasih kepada kakak-kakak mahasiswa yang sudah peduli dengan kami. Kami tidak punya sesuatu untuk bisa balas semua kebaikan ini. Kami hanya berdoa semoga Tuhan memberkati dalam studi dan masa depan kakak-kakak semua”, ujar Sofia.

Lanjutnya, “kami juga berharap persaudaraan yang terjalin saat ini tidak akan dibatasi oleh status sosial dan jarak yang memisahkan. Kita berbeda secara status sosial, namun dimata Tuhan kita sama”, pungkas Sofia.

Perlu diketahui bahwa warga Kampung Pemulung sehari-harinya berprofesi sebagai pemulung sampah. Tetapi mereka mampu bertahan hidup dan bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka layaknya para orang yang berkecukupan.(*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT Luncurkan Layanan ‘Be Ju BISA’

    Bank NTT Luncurkan Layanan ‘Be Ju BISA’

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) hadir dan menyaksikan pembukaan selubung Desa Binaan Bank NTT, Wae Bobok dan peresmian Laku Pandai Be Ju BISA Wae Bobok di Desa Tanjung Boleng Kecamatan Boleng, Manggarai Barat pada Rabu pagi, 20 April 2022. Pengguntingan pita lapak agen Be Ju BISA Wae Bobok dilakukan […]

  • Realisasi APBD 48,8%, Presiden Jokowi Pinta Percepat Realisasi Belanja Daerah

    Realisasi APBD 48,8%, Presiden Jokowi Pinta Percepat Realisasi Belanja Daerah

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan hal yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi. Saat memberikan pengarahan kepada para gubernur dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 1 September 2020, Presiden Joko Widodo meminta agar […]

  • BKKBN Jadi Ketua Program Percepatan Penanganan ‘Stunting’

    BKKBN Jadi Ketua Program Percepatan Penanganan ‘Stunting’

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai badan yang bertanggung jawab dan mengetuai pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting (kekerdilan pada anak) di Indonesia. Hingga tahun 2024 mendatang, penurunan angka tersebut ditargetkan untuk turun hingga 14 persen dari angka yang sebesar 27,6 persen di tahun 2019 lalu. “Hari ini […]

  • Kejaksaan Agung Sita Tanah Johnny Plate Seluas 11,7 Hektar

    Kejaksaan Agung Sita Tanah Johnny Plate Seluas 11,7 Hektar

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tim Penyidik dan Tim Pelacakan Aset Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan penyitaan terhadap tanah milik tersangka Johnny G Plate (JGP) seluas 11,7 hektar. Penyitaan dilakukan pada Rabu, 7 Juni 2023 sekitar pukul 10:00—17:00 WITA, bertempat di Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun Tim Penyidik […]

  • Lahan Tidur Lapas Kalabahi Jadi Produktif & Bermanfaat bagi Masyarakat Alor

    Lahan Tidur Lapas Kalabahi Jadi Produktif & Bermanfaat bagi Masyarakat Alor

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi, Garda Indonesia | Pasca-sidak mendadak pada Minggu siang, 19 September 2021  sekitar pukul 11.10 WITA–selesai di Lapas Kalabahi, Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone melihat progres pengolahan lahan tidur Lapas Kalabahi seluas 15.000 m2 (1,5 hektar) di Kadelang yang dioptimalkan menjadi ladang sayur oleh Kalapas Kalabahi dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Lahan tersebut […]

  • Mahfud MD : Korupsi Bukan Jati Diri Bangsa Indonesia

    Mahfud MD : Korupsi Bukan Jati Diri Bangsa Indonesia

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Yogyakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa budaya merupakan produk akal budi (hasil daya cipta, rasa, dan karsa) manusia yang baik sehingga tidak mungkin korupsi dianggap sebagai budaya Indonesia. Demikian disampaikan dalam Sarasehan Online bertema Kembali Pancasila Jati Diri Bangsa, yang diselenggarakan oleh Dewan Guru Besar UGM pada Jumat, 3 Juli 2020. […]

expand_less