Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » BBKSDA NTT Kembalikan 6 Ekor Komodo dari Jawa Timur ke Flores Utara

BBKSDA NTT Kembalikan 6 Ekor Komodo dari Jawa Timur ke Flores Utara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pelbagai upaya pelestarian terhadap sumber daya alam yang dimiliki NTT terus dilakukan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT. Hal tersebut disampaikan pada jumpa pers yang berlangsung pada Kamis, 11 Juli 2019, bertempat di Kantor BBKSDA NTT.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala BBKSDA NTT, Ir. Timbul Batubara, M. Si., Kepala seksi Pemanfaatan dan Pelayanan (P2), Mugi Kurniawan, Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan (P3), Emanuel Ndun, serta Kepala Bidang Teknis BBKSDA NTT, M. Saidi.

Mugi Kurniawan, dalam penyampaiannya kepada awak media mengatakan bahwa ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh BBKSDA NTT, diantaranya Rencana penyerahan dan pelepasliaran Komodo yang diperdagangkan secara liar oleh BBKSDA Jawa Timur (Jatim) kepada BBKSDA NTT, rencana repatriasi Kura-kura Leher Ular (Chelonida mccordi) Rote yang didatangkan dari Singapura.

Yang berikut pengembangan Taman Wisata Alam (WTA) Manipo, melalui konsep 3 (tiga) pilar, yang melibatkan pemerintah, pendekatan adat dan juga pendekatan Agama.

“Kenapa Manipo?, karena di sana satwa seperti buaya hidup berdampingan dengan masyarakat, ada juga rusa dan masih ada yang lain”, ujar Mugi.

Kepala BBKSDA NTT, Ir. Timbul Batubara, M. Si.

Pengembalian Komodo ke Habitatnya

Penggagalan perdagangan liar komodo oleh Polda Jatim, bersama BBKSDA Jatim dan juga Mabes Polri beberapa waktu lalu juga telah melewati tahap pemeriksaan DNA oleh LIPI dan sudah mendapatkan kecocokan habitat.

“Sesuai hasil identifikasi DNA oleh LIPI menunjukkan bahwa ada kemiripan dengan habitatnya di Flores Utara”, ujar Emanuel Ndun.

Sementara itu, Timbul Batubara, mengatakan bahwa penetapan habitat ada beberapa tempat yang menjadi pilihan di Flores yaitu di pulau Lomos di Manggarai Barat, Hutan Lindung Kota Manggarai Timur dan juga di Ngada, Pulau Ontoloe, tetapi pilihan tepat berada di pulau Ontoloe, Riung, Kabupaten Ngada.

“Pilihan habitat di Ontoloe karena berdasarkan hasil identifikasi kami dengan berbagai pertimbangan bahwa ketika dilepas memudahkan pemantaun”, ujar Timbul.

Jumlah Komodo yang akan dilepas di Ontoloe, menurut Timbul, ada 6 (enam) ekor, yang akan didatangkan pada tanggal 15 Juli mendatang melalui jalur udara dari Surabaya ke Bali lalu dilanjutkan ke Labuan Bajo kemudian akan menempuh perjalanan darat menuju Pulau Ontoloe.

Proses pelepasan liar Komodo, lanjut Timbul, ada 3 (tiga) hal penting yang harus dipenuhi yaitu sifat liar dari Komodo, agar dapat bertahan dari serangan mangsa. Menurutnya, kesehatan komodo juga perlu diperhatikan.

“Sifat liar komodo harus diperhatikan agar mampu bertahan dari serangan predator. Karena komodo bisa memangsa komodo juga, bisa juga dari buaya atau ular. Kesehatan komodo juga perlu diperhatikan sebelum dilepaskan”, tutur Timbul.

Yang ketiga, menurut Timbul adalah zoonosis atau infeksi yang ditularkan antara hewan vertebrata dan manusia.

Untuk memenuhi ketiga hal tersebut serta menjamin kenyamanan dan keamanan dari komodo tersebut akan dilakukan habituasi dikandang habituasi.
“Habituasi ini akan dilakukan kurang lebih 5-7 hari supaya satwa kita ini nyaman kembali ke habitatnya”, tandas Timbul. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase) Foto by www.google.com
  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendopo Gandeng Didiet Maulana Latih Komunitas Tenun Sikka

    Pendopo Gandeng Didiet Maulana Latih Komunitas Tenun Sikka

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka, Garda Indonesia | Sejalan dengan misi Kawan Lama Group untuk memberikan nilai tambah bagi kehidupan yang lebih baik, Pendopo, unit bisnis Kawan Lama Group yang menjadi rumah bagi para usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dan telah bekerja sama dengan lebih dari 100 UKM di seluruh nusantara, menggandeng Didiet Maulana sebagai perancang busana […]

  • HUT Ke-134 Kota Kupang, Momentum Refleksi dan Berbagi

    HUT Ke-134 Kota Kupang, Momentum Refleksi dan Berbagi

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Hari ini, Sabtu, 25 April 2020, Kota Kupang memperingati ulang tahunnya yang ke-134 serta hari jadi sebagai daerah otonom yang ke-24. Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya yang dirayakan secara meriah dengan berbagai rangkaian acara, peringatan kali ini dilaksanakan dalam suasana keprihatinan di tengah Pandemi Covid-19. Prosesi awal dilaksanakan melalui […]

  • Gempa M5,3 Dirasakan Kuat di Kota Mataram dan Lombok

    Gempa M5,3 Dirasakan Kuat di Kota Mataram dan Lombok

    • calendar_month Kam, 6 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, gardaindonesia.id | BMKG melaporkan telah terjadi gempabumi dengan magnitudo 5,7 yang setelah dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,3 pada hari ini Kamis,6/12/2018 pukul 08.02 WIB. Pusat gempa di darat pada 23 km Barat Laut Mataram pada kedalaman 10 km. Gempa tidak berpotensi tsunami. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menyampaikan bahwa Posko […]

  • Abaikan Pengusaha Lokal NTT, Diduga Kuat Proyek APBN Dimonopoli

    Abaikan Pengusaha Lokal NTT, Diduga Kuat Proyek APBN Dimonopoli

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) era pemerintahan Jokowi menjadi prioritas utama melalui alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), mengingat anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) NTT rendah dan masuk kategori provinsi termiskin ketiga di Indonesia. Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia), Gabriel Goa kepada […]

  • Pecut Pencatatan KIK di Mabar, Marciana: Punya Manfaat Ekonomis

    Pecut Pencatatan KIK di Mabar, Marciana: Punya Manfaat Ekonomis

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo | Kanwil Kemenkumham NTT menghelat workshop promosi dan diseminasi kekayaan intelektual komunal (KIK) di Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis, 30 Mei 2024). Workshop di Creative Hub Puncak Waringin Labuan Bajo ini dibuka Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone. Workshop diikuti peserta dari unsur pemerintah daerah, dekranasda, kepala desa/lurah, tokoh masyarakat/budayawan, pelaku ekonomi […]

  • Tujuh Spot Wisata Unggulan 2026 Alternatif Pilihan Utama Berlibur

    Tujuh Spot Wisata Unggulan 2026 Alternatif Pilihan Utama Berlibur

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Ferdy Daud
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Loading

    Memasuki tahun 2026, sektor pariwisata diprediksi memasuki fase pertumbuhan signifikan, ditandai dengan hadirnya berbagai destinasi baru yang menawarkan pengalaman berlibur yang lebih menakjubkan. Pemerintah Indonesia secara strategis terus mendorong pengembangan destinasi wisata berkualitas, dengan fokus pada peningkatan akses transportasi, fasilitas publik, konektivitas digital, serta penerapan prinsip keberlanjutan. Hal tersebut bertujuan untuk menghadirkan pengalaman wisata yang […]

expand_less