Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Seleksi Duta Genre NTT- Ciptakan Remaja Penggerak Program BKKBN

Seleksi Duta Genre NTT- Ciptakan Remaja Penggerak Program BKKBN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 76 orang mengikuti tes tertulis seleksi Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Kupang tahun 2019 yang berlangsung di Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 19 Juli 2019.

Dari 76 orang peserta, yang berasal dari jalur pendidikan sebanyak 21 orang, sementara untuk peminat dari jalur masyarakat sebanyak 55 orang.

Ketua Panitia Seleksi Duta Genre tingkat Kota Kupang, Yosep Mariano Aprio Ngga, kepada Garda Indonesia mengatakan bahwa pelaksanaan tes berlangsung serentak untuk jalur pendidikan dan juga jalur masyarakat.

“Materinya sama tapi yang membedakan yaitu tempat kerja”, ujar Rio sapaan akrabnya.

Lanjut Rio, untuk jalur masyarakat pesertanya berasal dari mahasiswa di Kota Kupang, ada juga yang berasal dari organisasi masyarakat dan ada pula yang sudah bekerja.

“Untuk jalur masyarakat ada yang sudah bekerja, karena persyaratannya batas usia maksimal 24 tahun”, jelas mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana itu.

Rio menjelaskan bahwa para Duta Genre yang akan terpilih merekalah yang akan menjadi penggerak remaja untuk program BKKBN untuk generasi berencana. Merekalah yang akan menyampaikan kepada remaja dan masyarakat pada umumnya tentang substansi dari Genre.

“Mereka yang akan menyampaikan tentang kesehatan reproduksi, life skill, masa transisi remaja, juga tentang program Bina Keluarga Remaja (BKR), kepada para Orang Tua”, ujar Duta Anti Narkoba NTT tahun 2019 itu.

Dirinya menyebutkan bahwa sebagai icon penggerak, para Duta Genre tidak akan bekerja sendiri. Mereka akan dibantu oleh Forum Genre yang terdiri dari semua finalis Genre dalam menjalankan setiap program yang direncanakan.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa para Duta akan menyiapkan Program Kerja (Proker) Inovasi. Selain itu dari Forum Genre sendiri memiliki Proker tetap yang akan dijalankan di tempat tinggal masing-masing, atau di sekolah, kampus maupun tempat kerja.

Salah satu Proker nyata dari Genre, sebut Rio yaitu Pusat Informasi dan Konseling (PIK), yang berada di setiap sekolah dan juga kampus. Sejauh ini, PIK yang dijalankan di sekolah belum maksimal, karena berbagai kendala seperti masalah dana dan juga kerja sama dari pihak terkait.

“Di Kota Kupang sendiri yang menjalankan PIK dengan baik hanya di SMPK St. Theresia, dan SMP N 2 Kupang. Kalau di kampus-kampus, di Undana itu awalnya ada PIK tapi saat ini kurang aktif”, jelas Rio.

Dirinya mengharapkan kerja sama yang baik dari setiap instansi terkait untuk dapat menghidupkan kembali PIK, karena melalui PIK para remaja bisa mengetahui berbagai informasi terkait remaja dan bisa berdiskusi tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh remaja.

Rio juga menyebutkan bahwa saat ini Genre belum terlalu dikenal oleh masyarakat. Namun Genre punya manfaat yang sangat besar bagi remaja maupun orang tua yang punya anak remaja. Salah satu dampaknya yaitu pada pemilihan Duta Genre sendiri pesertanya masih sedikit.

“Genre belum terlalu banyak dikenal masyarakat seperti pemilihan Duta Pariwisata yang sudah booming. Kendala kita adalah kekurangan dukungan dana. Namun untuk tahun ini, pesertanya cukup banyak karena waktu pendaftarannya kami buka 1 minggu saja, tapi bisa mencapai 76 orang”, pungkas Rio.

Sementara itu, salah seorang peserta jalur pendidikan, Joshua Juan Kido, mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari sekolah terkait pelaksanaan seleksi Duta Genre tahun 2019. Dirinya tertarik karena bisa belajar lebih banyak tentang kehidupan remaja dan bisa membagi informasi terkait remaja di sekolahnya.

“Ini menarik sekali karena mengajarkan kepada remaja tentang bahaya pergaulan bebas, seperti narkoba dan lain sebagainya dan saya bisa membagikan kepada orang lain apa yang saya ketahui”, ujar siswa SMA Citra Bangsa itu.

Dari tes tertulis yang dilangsungkan, sebanyak 30 orang peserta berhasil lolos untuk mengikuti tes wawancara. Diantara 30 orang peserta tersebut, 20 orang peserta berhasil lolos dari jalur masyarakat, dan 10 orang dari jalur pendidikan.

Para peserta seleksi yang lolos tes wawancara akan mengikuti karantina selama 4 (empat) hari dan juga Final Duta Genre yang akan berlangsung pada tanggal 25—28 Juli 2019. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKADIYATA ’94 Sebar APD, Masker dan Sembako bagi Faskes dan Rumah Sakit

    IKADIYATA ’94 Sebar APD, Masker dan Sembako bagi Faskes dan Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | “Apa yang kami berikan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat khususnya di seputaran Kota Maumere, yang saat ini juga merasakan imbas dari penyebaran Covid-19 yang sedang melanda dunia. Memang tidak seberapa, tetapi kiranya apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat demi mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sikka, […]

  • Ide dari Gubernur NTT, Julie Laiskodat : Kami Eksekutornya

    Ide dari Gubernur NTT, Julie Laiskodat : Kami Eksekutornya

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Julie Sutrisno Laiskodat mengatakan, pemberian makanan tambahan (PMT) di Desa Model yang ada di NTT tidak saja untuk ibu hamil, tetapi diberikan juga kepada seluruh anak PAUD, anak SD, ibu menyusui dan seluruh Balita yang ada di Desa Model bentukan PKK Provinsi NTT. […]

  • dr Domi Mere : NTT Tambah 1 Kasus Positif Covid-19

    dr Domi Mere : NTT Tambah 1 Kasus Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bertambah lagi 1 (satu) kasus Positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara (NTT), sehingga kasus positif Covid-19 tercatat hingga Senin, 4 Mei 2020 sebanyak 11 kasus (1 kasus telah sembuh, 7 kasus dirawat di RS Bhayangkara Kupang, 2 kasus di Labuan Bajo, dan 1 kasus baru). Kepastian penambahan kasus […]

  • Gubernur NTT : Segera ! Kita Punya ‘Laboratorium Swab PCR Test’ Sendiri

    Gubernur NTT : Segera ! Kita Punya ‘Laboratorium Swab PCR Test’ Sendiri

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai mengadakan Rapat Kerja Pemprov NTT dengan Menteri Sosial RI melalui video telekonferensi pada Kamis, 16 April 2020 pukul 13.30 WITA, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan dalam waktu tak lama lagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal memiliki Laboratorium Swab PCR Test sendiri. Mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai […]

  • Jalan Terjal Mahkamah Konstitusi ‘How Democratic Constitutionalism Die?’

    Jalan Terjal Mahkamah Konstitusi ‘How Democratic Constitutionalism Die?’

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Assoc. Prof. Dr. Firman Wijaya Tahun 2024 ini sketsa pemilihan presiden (Pilpres) yang berujung di Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap 3 (tiga) pasangan calon presiden dan wakil presiden menempatkan MK dalam posisi yang problematis-dilematis. Apakah MK akan bertahan pada tradisi kalkulasi angka-angka (judicial restrain) atau kah berani lebih jauh bergerak dengan legal frame work yang […]

  • Kementerian Desa Fasilitasi Desa Bersih Narkoba di Provinsi NTT

    Kementerian Desa Fasilitasi Desa Bersih Narkoba di Provinsi NTT

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sepuluh Provinsi di Indonesia termasuk Nusa Tenggara Timur dijadikan Kementerian Desa sebagai daerah yang difasilitasi untuk pembentukan Desa Bebas Narkoba atau Desa Bersinar. Sepuluh desa yang difasilitasi antara lain Sumatra Barat, Sulawesi Selatan, Aceh, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Bali, Ambon, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan […]

expand_less