Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemusnahan Sopi di Maluku Barat Daya Hanya Pencitraan Politik

Pemusnahan Sopi di Maluku Barat Daya Hanya Pencitraan Politik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
  • visibility 165
  • comment 0 komentar

Loading

Kisar-Maluku Barat Daya, Garda Indonesia | Figur muda yang cukup kontroversial Freni Lutruntuhluy menilai sikap Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Oyang Noach gagal fokus ketika memusnakan sopi di MBD beberapa waktu lalu. Buktinya, sebagian besar pulau-pulau misalkan Wetar, Romang dan Kisar yang ia kunjungi masih terdapat penjualan secara terbuka di atas dermaga dan di rumah-rumah.

Kondisi ini membuktikan bahwa sikap yang dilakukan Oyang Noach hanya sebatas pencitraan politik ke tahun 2020.

“Saya turun langsung ke lapangan dan ke rumah-rumah di Kisar dan di dermaga masih terdapat orang yang menjual sopi secara terbuka. Saya kemudian menilai itu hanya pencitraan politik saja. Jika niatnya benar-benar memusnahkan sopi, harus secara merata dan jangan tebang pilih”, ungkap Freni Lutrun melalui rilis yang diterima Garda Indonesia pada Minggu, 21 Juli 2019.

Freni Lutrun saat membeli sopi dari pedagang di dermaga

Figur muda asal pulau Damer – Lakor itu menjelaskan, ketika ia turun ke lapangan, dirinya justru mendorong rakyat untuk memperbanyak produksi sopi sambil menunggu pemerintah melakukan persiapan regulasi yang terbaik. Alasannya karena sopi adalah salah satu sumber pendapatan ekonomi rakyat MBD yang harus dilindungi negara bukan sebaliknya dimusanakan.

“Beliau punya niat benar-benar untuk musnahkan sopi itu, dan terbukti menggunakan tangan sendiri. Jika tidak tulus waktu itu, kan bisa saja pakai tangan orang lain agar dampak politiknya tidak meluas”, tegasnya.

Freni Lutrun pada kesempatan berkunjung ke Kisar, menyempatkan diri melihat satu kebun sayur di Desa Oirata yang dibuat warga sendiri tanpa ada bantuan pemerintah. Kebun sayur itu juga akhirnya bisa didistribusi ke pasar.

Kondisi ini menurutnya, pemerintah mestinya mampu memprioritaskan anggaran ke desa-desa dalam konteks pemberdayaan tanpa menunggu inisiatif warga desa.

Kondisi di Kisar menurutnya masih banyak yang harus dilakukan, misalkan kondisi jalan dari Wonreli ke Oirata dan beberapa desa lainnya. Selain itu, jaringan internet bantuan pemerintah pusat juga belum mampu melayani masyarakat untuk layanan internet terbaik.

Selain itu, kondisi pasar kurang tertata serta harga barang yang kurang diperhatikan oleh Pemda sehingga seringkali masyarakat kebingungan dengan harga barang yang sebenarnya lebih khusus sembilan bahan pokok.

Putera asal Pulau Lakor ini meminta agar rakyat di Pulau Kisar kedepan harus bisa konsisten melihat dan membuktikan pilihannya kepada pemimpin MBD yang lebih baik dari sebelumnya, khususnya untuk bagaimana menyelesaikan problem yang ada di Kisar.

“Siapa saja silakan rakyat pilih asalkan harus konsisten selesaikan masalah di pulau ini” jelasnya. (*)

Sumber berita (*/Rilis Freni Lutruntuhluy)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari ke-9 Tragedi Sriwijaya Air, Tim SAR Kumpulkan 308 Potongan Tubuh

    Hari ke-9 Tragedi Sriwijaya Air, Tim SAR Kumpulkan 308 Potongan Tubuh

    • calendar_month Ming, 17 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tim Search And Rescue (SAR), Badan SAR Nasional terus bekerja keras melakukan pencarian korban Sriwijaya Air SJ-182 dan berhasil mengumpulkan 308 potongan tubuh (body remains) penumpang. Dimulai pada pelaksanaan operasi SAR hari ke-9 jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Total temuan obyek pencarian sebanyak 308 human body remains, 58 serpihan kecil pesawat, […]

  • Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Atambua Geledah Insidental Kamar WBP

    Tim Satops Patnal Lapas Kelas IIB Atambua Geledah Insidental Kamar WBP

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) melakukan penggeledahan insidental terhadap semua kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Jumat malam, 8 Oktober 2021, pukul 20.00 WITA. Kepala […]

  • Tergoresnya Makna Hari Anak Nasional—Peti Mati untuk Penegak Hukum

    Tergoresnya Makna Hari Anak Nasional—Peti Mati untuk Penegak Hukum

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rianti Aprilia Feoh Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tanggal 23 Juli dikenal sebagai peringatan Hari Anak Nasional, yang dimaknai sebagai kepedulian Bangsa Indonesia terhadap perlindungan kepada Anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong Keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa […]

  • Peduli Pasien Aldo Lusi, Bank NTT Buka Rekening Sumbangan

    Peduli Pasien Aldo Lusi, Bank NTT Buka Rekening Sumbangan

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT kembali membuka rekening donasi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban biaya atas perawatan seorang remaja bernama Leontius Ronaldo Lusi, asal Bobou, RT 005/RW 001 Kelurahan Faobata Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Sebelumnya, bank kebanggaan masyarakat NTT ini sudah berulang kali membuka rekening donasi atas berbagai peristiwa kemanusiaan maupun bencana alam untuk […]

  • Suling Bambu Asal Belu Tampil di Hadapan Presiden Saat HUT 80 RI

    Suling Bambu Asal Belu Tampil di Hadapan Presiden Saat HUT 80 RI

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Loading

    Kegembiraan pun terpancar dari raut wajah para peserta. Ryan Bas, salah satu perwakilan siswa SMP Negeri Sadi ini tak dapat menyembunyikan rasa bangganya.   Atambua | Sebanyak 20 siswa-siswi berprestasi dari SMP Negeri Sadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan melantunkan suara merdu suling bambu di Istana Negara pada upacara […]

  • Ngopi Bersama Media, Dekranasda NTT Kenalkan 19 Varian Kopi dari 11 Kabupaten

    Ngopi Bersama Media, Dekranasda NTT Kenalkan 19 Varian Kopi dari 11 Kabupaten

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Julie Sutrisno Laiskodat dalam sesi “Ngopi Bersama Wartawan Media Cetak, Elektronik, dan Online” pada Kamis sore, 8 Oktober 2020 di Gedung Dekranasda NTT; menyampaikan capaian kinerja Dekranasda NTT kurun waktu 2018—2020. Di hadapan wartawan yang memadati ruang pamer beraneka ragam hasil […]

expand_less