Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Papua Bergejolak, Pemberitaan Papua Jadi Atensi IMO-Indonesia

Papua Bergejolak, Pemberitaan Papua Jadi Atensi IMO-Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 30 Agu 2019
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pemberitaan tentang Papua beberapa hari terakhir menjadi perbincangan masyarakat luas bahkan internasional, dan saat ini Indonesia menjadi negara yang mendapat perhatian dunia karena Papua.

Baca juga: 

http://gardaindonesia.id/2019/08/30/menkominfo-ri-pembatasan-layanan-data-di-papua-bersifat-sementara/

Maka, Pemerintah harus ekstra hati-hati. Demikian pernyataan Dewan Pengawas IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji dalam keterangan persnya, pada Jumat 30, Agustus 2019 pagi di Jakarta dalam menyikapi kondisi Papua terkini.

“Pemerintah harus mengambil pelajaran atas kejadian soal Timor-Timur dalam menangani Papua saat ini,” jelas Tjandra Setiadi.

Tjandra juga mengimbau kepada media khususnya yang tergabung dalam IMO-Indonesia agar memperhatikan betul-betul isi pemberitaannya tentang Papua agar tidak memprovokasi.

Dewan Pengawas IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji

“Itu tidak boleh terjadi!,” tegas Tjandra.

Menurut Tjandra, pengelolaan media sosial serta pemberitaan yang tidak benar dan berujung hoaks menjadi salah satu penyebab fenomena Papua bergejolak.

Tjandra juga menuturkan soal beredarnya video provokasi yang disebar di masyarakat Papua. Sehingga ada sebagian tersulut dan akhirnya menjadi gaduh.

“Orang yang tidak bertanggung jawab telah mengakibatkan Papua begini,” sebut Tjandra tokoh kelahiran Bagan Siapi-api itu.

Posisi Papua sangat strategis jangan sampai NKRI pecah hanya persoalan yang sebenarnya tidak prinsip,” pungkas Tjandra yang juga berprofesi sebagai Advokat itu.

Sebelumnya pada Kamis, 29 Agustus 2019, massa pendemo melakukan aksi anarkis dengan membakar mobil polisi dan massa pendemo dari Sentani sekitar 1.000 (seribu) orang mulai melakukan pelemparan batu terhadap toko-toko maupun bangunan yang ada di seputaran Expo Waena

Massa juga melakukan pembobolan Lapas Abepura dan narapidana melakukan perusakan serta pembakaran di area lapas.

Selain itu, massa pendemo melakukan tindakan anarkis dengan melempari Polsek Jayapura Selatan (Polsek Entrop) dan dibakar oleh massa pendemo dan melakukan penyerangan ke Polsek KP3 laut dan melakukan pembakaran pelabuhan kontainer. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia dan berbagai sumber)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Larangan Bekarang versus Kuliner Lokal Larantuka

    Larangan Bekarang versus Kuliner Lokal Larantuka

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Bekarang adalah dialek melayu tempatan, yang merupakan suatu praktik sosial budaya masyarakat Larantuka dalam mencari ikan atau biota laut lainnya ketika air laut surut. Kesempatan ini digunakan orang-orang di Larantuka dan sekitarnya untuk turun Bekarang, orang dewasa hingga anak-anak akan turun ke laut membawa serta ember, pisau, nere (anyaman dari daun lontar berbentuk […]

  • Peduli 284 Petugas Kebersihan Kota Kupang, Wali Kota Jefri Bagi APD

    Peduli 284 Petugas Kebersihan Kota Kupang, Wali Kota Jefri Bagi APD

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Untuk mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada awak dan tenaga lapangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, pada Sabtu, 23 Mei 2020 di Taman Nostalgia Kupang. Wali Kota Kupang didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang, Ely […]

  • Marak Jual Beli Surat Negatif Covid-19, Polri Pantau RS dan Lab Nakal

    Marak Jual Beli Surat Negatif Covid-19, Polri Pantau RS dan Lab Nakal

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Satgas Covid-19 mengeluarkan Adendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 selama Ramadan 1442 Hijriyah. Suat Edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Pengetatan dilakukan dari mulai H-14 peniadaan mudik periode […]

  • 11 Titik Longsor di Mandaling Natal Diatasi, 17 Korban Dievakuasi

    11 Titik Longsor di Mandaling Natal Diatasi, 17 Korban Dievakuasi

    • calendar_month Ming, 14 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan bersama relawan dan masyarakat telah menemukan 17 korban meninggal akibat banjir dan banjir bandang di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. 11 titik longsor yang awalnya menutup beberapa ruas jalan di Mandailing Natal juga sudah dapat diatasi. Alat berat dikerahkan untuk membantu evakuasi korban dan membersihkan material […]

  • Kemenkumham Tolak Kongres Luar Biasa Demokrat Deli Serdang

    Kemenkumham Tolak Kongres Luar Biasa Demokrat Deli Serdang

    • calendar_month Rab, 31 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah secara resmi memutuskan menolak permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatra Utara pada 5 Maret 2021. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly mengatakan hasil KLB tersebut tidak memenuhi kelengkapan dokumen yang telah diprasyaratkan. Yasonna Laoly menegaskan tata cara pemeriksaan dan […]

  • Selama Pandemi Covid-19, Masuk ke Kabupaten TTU Wajib Dikarantina 14 Hari

    Selama Pandemi Covid-19, Masuk ke Kabupaten TTU Wajib Dikarantina 14 Hari

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-T.T.U, Garda Indonesia | Pemerintah Daerah (Pemda) Timor Tengah Utara (T.T.U) telah memberlakukan aturan ketat bagi semua orang yang masuk ke TTU, melalui semua pintu masuk di Pos Oeperigi, pos Napan Eban, Oepoli Noelelo dan Malaka Belu di Marobo; bakal diperiksa. Demikian penegasan Bupati T.T.U, Raymundus Sau Fernandes dalam percakapan telepon dengan Garda Indonesia pada […]

expand_less