Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Program Kemitraan Masyarakat Politeknik Negeri Kupang Bantu Usaha Abon Ikan

Program Kemitraan Masyarakat Politeknik Negeri Kupang Bantu Usaha Abon Ikan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) dengan Program Kemitraan Masyarakat terus dan konsisten membantu usaha kecil dalam mengembangkan usahanya. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat dri Kemenristek Dikti untuk membantu usaha kecil.

Kali ini yang memperoleh bantuan yakni usaha abon ikan yang dikelola oleh Filbert Sereh dan berlokasi di Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ketua Pelaksana Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dari Politeknik Negeri Kupang (PNK) untuk Usaha Abon Ikan, Fransisko Piri Niron, S.T., M.Si. kepada media ini menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa 1 (satu) unit alat penggoreng abon ikan, 1 (satu) unit genset, dan 1 unit mesin penghampa udara (vacuum sealer).

Ketua Pelaksana Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat dari Politeknik Negeri Kupang (PNK), Fransisko Piri Niron, S.T., M.Si. (berbaju kotak) dan Pemilik Usaha Abon Ikan Abadi, Filbert Sereh (berbaju merah)

“Alasan kami memberikan bantuan ini karena selama ini mitra menggoreng abon ikan secara manual dan diharapkan dengan bantuan ini mitra penjual mampu mengembangkan usahanya,” ujar Fransisko Piri Niron, S.T., M.Si. didampingi anggota Melsiani R F Saduk, S.T., M.T. dan Heni M Sauw, S.E., M.M. pada Sabtu, 14 September 2019.

Selain bantuan peralatan teknologi, jelas Fransisko, juga diberikan pelatihan pembuatan abon ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan dengan mentor Yohanis Pandie, S.Pi.

Sementara itu, Pengelola Abon Ikan bermerek Abadi, Filbert Sereh kepada media ini mengatakan merasa sangat terbantu dalam memproduksi abon ikan.

“Saya sangat terbantu karena sebelumnya kami memproduksi abon ikan secara manual dan belum rutin,” jelasnya sambil menyampaikan bahwa usahanya berlokasi di Jalan Abadi Kelurahan Bakunase.

Yohanes Pandie, S.Pi. (berbaju putih) saat melatih cara mengolah abon ikan

Saat ditawarkan alat bantu produksi dari PNK, tutur Filbert, pihaknya sangat senang berterima kasih karena dapat menambah produksi dan rutin melayani pemesanan abon ikan.

“Sebelumnya membutuhkan waktu lama sekitar 1 (satu) jam untuk mengolah daging ikan sebanyak 5—10 kilogram secara konvensional. Saat ini sudah ada alat bantu produksi dari PNK akan lebih memudahkan kami,” ungkap Pengusaha Abon Ikan Abadi yang sempat mengenyam pendidikan dasar tentang Kitchen Training di Jakarta.

Pria yang sempat memiliki usaha rumah makan di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang ini juga menyampaikan bahan dasar pembuatan abon ikan menggunakan Ikan Tuna atau Ikan Marlin karena memiliki isi daging tebal.

“Usaha abon ikan merupakan hal baru dan banyak tamu yang datang ke Kupang berminat akan abon ikan dan kami menyajikan abon ikan dengan rasa yang berbeda,” terang Filbert sambil menyampaikan berdirinya usaha Abon Ikan Abadi sejak pertengahan 2018.

Mengenai sistem pemasaran abon ikan, terang Filbert, hanya memenuhi permintaan dan belum dipasarkan secara daring (online) dan harga Abon Ikan Abadi per kilogram sebesar Rp.290 ribu rupiah.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur NTT Senang Suhu Tubuhnya Normal

    Wakil Gubernur NTT Senang Suhu Tubuhnya Normal

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi mengaku gembira karena hasil pemeriksaan menggunakan alat pengukur suhu menunjukkan suhu tubuhnya normal. “Itu salah ciri bahwa tubuh kita masih sehat. Tentu upaya pengukuran suhu ini akan terus diterapkan selama beberapa pekan ke depan di kantor Gubernur sebagai bagian dari […]

  • IMO-Indonesia Angkat Bicara Terkait Grasi bagi Susrama Pembunuh Jurnalis

    IMO-Indonesia Angkat Bicara Terkait Grasi bagi Susrama Pembunuh Jurnalis

    • calendar_month Sab, 26 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ikatan Media Online Indonesia atau IMO-Indonesia merasa prihatin atas permasalahan yang menyita perhatian publik khususnya masyarakat pers indonesia perihal rencana pemberian grasi kepada Susrama. Dewan Pengawas IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji SH,MH., meminta pemberian grasi Susrama untuk dievaluasi. Menurutnya, grasi tersebut menjadi insiden buruk untuk publik, demikian dikatakan Tjandra kepada pewarta di Jakarta, Sabtu/ […]

  • KIP Kuliah Wujudkan Mimpi Anak Indonesia

    KIP Kuliah Wujudkan Mimpi Anak Indonesia

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) yang diluncurkan sejak 2021 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Sebagai bentuk konsistensi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) terus berupaya menyempurnakan akses agar layanan ini semakin mudah diakses oleh masyarakat […]

  • Anita Jacoba Gah Serahkan Bantuan 1 Ton Beras kepada Jemaat GMIT Imanuel Petu

    Anita Jacoba Gah Serahkan Bantuan 1 Ton Beras kepada Jemaat GMIT Imanuel Petu

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Anita Jacoba Gah mewakili Keluarga Besar Partai Demokrat menyerahkan bantuan 1 (satu) ton beras kepada jemaat GMIT Imanuel Petu di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara (NTT) pada Jumat, 8 Mei 2020 pukul 16.30 WITA. Baca juga:  http://gardaindonesia.id/2020/05/08/bantu-160-warga-fatufeto-terdampak-covid-19-anita-gah-imbau-konsumsi-kelor/ Diterima oleh Ketua Majelis Jemaat Imanuel Petu, Pdt. Monalisa Fanggidae […]

  • Beredar Pemboikotan JNE di Media Sosial, Ini Respons ASPERINDO

    Beredar Pemboikotan JNE di Media Sosial, Ini Respons ASPERINDO

    • calendar_month Sen, 14 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | ASPERINDO (Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia), Asosiasi dari 354 perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos dan logistik atau kurir berizin dengan lebih dari 50.000 titik layanan di seluruh Indonesia, di mana JNE menjadi salah satu anggotanya, menanggapi dari sudut pandang Asosiasi berkaitan dengan adanya topik yang viral saat […]

  • RD Gusty Nesi: “Orang Muda Katolik ‘OMK’ Harus Berani Bersakit-Sakit Dahulu!”

    RD Gusty Nesi: “Orang Muda Katolik ‘OMK’ Harus Berani Bersakit-Sakit Dahulu!”

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Berakit- rakit dahulu, berenang- renang kemudian. Bersakit- sakit dahulu bersenang- senang kemudian. Artinya, untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan, orang harus berani menderita dulu, orang harus berani sengsara dulu. Orang harus berani pikul salib dulu, orang harus kerja keras dulu baru kemudian merasakan kebahagiaan,” demikian penggalan kotbah RD Agustinus D. Nesi. Kotbah […]

expand_less