Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » PAUD Pelita Kasih Tuadale; Didirikan Hanya Berbekal Impian & Iman

PAUD Pelita Kasih Tuadale; Didirikan Hanya Berbekal Impian & Iman

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Berdiri pada tanggal 27 Januari 2014; PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Pelita Kasih Tuadale, menggunakan Gereja sebagai wadah belajar bagi anak-anak di Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Provinsi NTT. Kini, meski dengan bangunan darurat berupa 2 (dua) ruang kelas berukuran sekitar 3×4 meter dan belum memiliki Kantor, PAUD Pelita Kasih tetap bersemangat menjalankan pendidikan bagi anak-anak di Desa Lifuleo.

Berjarak 23 kilometer dari Kota Kupang; PAUD Pelita Kasih Tuadale berlokasi dekat dengan Obyek Wisata Danau Tuadale. PAUD Pelita Kasih Tuadale terbentuk dari Kurikulum Sekolah Minggu dengan Misi menjadikan generasi berkualitas dan mandiri, dan Visi melangkah bukan karena kekuatan sendiri namun karena Tuhan.

Pdt.Sheirly Amalo, Kepala PAUD Pelita Kasih Tuadale kepada media Ini (Minggu/12 Agustus 2018) saat Kunjungan Rotary Club Kupang TimorRaya menyampaikan, semula membangun PAUD dengan modal Impian dan Iman; Awalnya direncanakan bakal ditunjang oleh sebuah instansi namun tidak terealisasi.

Pdt. Sheirly juga menyampaikan hambatan-hambatan dalam mengelola dan menjalankan pendidikan anak usia dini di wilayah Tuadale:

Pertama, minimnya pemahaman orang tua tentang pendidikan; Seminggu 5 (lima) hari Sekolah, Anak-anak diantar oleh orang tua hanya 2-3 kali dalam seminggu dengan jarak tempuh berjalan kaki dari rumah ke sekolah mencapai 2–4 kilometer;

Kedua, faktor ekonomi Orang Tua Siswa PAUD Pelita Kasih Tuadale yang kebanyakan berprofesi sebagai Petani sehingga kesulitan membayar iuran yang telah ditetapkan bersama hanya sebesar Rp.5 ribu (lima ribu rupiah) per bulan;

Ketiga, minimnya Biaya Operasional PAUD (BOP) yang diperoleh dari Pemda Kab Kupang yang hanya berkisar Rp.7juta/tahun (terkadang tidak diperoleh); yang digunakan untuk keperluan sekolah termasuk honor guru.

Uniknya pola pendidikan PAUD Pelita Kasih Tuadale; Tidak membedakan anak normal dan berkebutuhan khusus (tuna daksa, tuna rungu), dan telah melaksanakan kurikulum 2013 (K13).

UNICEF telah mendonasikan alat-alat peraga dan pembangunan 1 (satu) unit Kamar Mandi senilai Rp.20juta (dua puluh juta rupiah).

Jika anda peduli terhadap pendidikan anak usia dini dan ingin memberikan donasi, dapat menghubungi Kepala PAUD Pelita Kasih Tuadale, Pdt.Sheirly Amalo No Hp/wa 082146511213. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Positif Covid-19

    Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi dinyatakan positif Corona Virus Disease (Covid-19). Kondisi tersebut terkuak saat dihelatnya konferensi pers virtual oleh Biro Humas dan Protokol Setda NTT pada Senin, 11 Januari 2021 pukul 11.00 WITA—selesai. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/08/pelatihan-vaksinator-covid-19-di-tiga-provinsi-dibuka-gubernur-ntt/ Informasi yang dihimpun Garda Indonesia bahwa Wagub […]

  • Sosok Mirip Yesus Curi Perhatian Saat Misa Suci Bersama Paus di GBK

    Sosok Mirip Yesus Curi Perhatian Saat Misa Suci Bersama Paus di GBK

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Ada momen tak terlupakan dalam perayaan Misa Suci bersama Paus Fransiskus di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis 5 September 2024. Di tengah ribuan umat yang hadir, seorang pria berambut gondrong tiba-tiba mencuri perhatian. Berbalut jubah rohaniwan, sosok ini ditampilkan di layar besar, dan langsung disambut sorakan penuh kegembiraan dari umat yang […]

  • Komunitas Pekerja Migran dan Aktivis Migran Mendesak Malaysia Hentikan Operasi PATI

    Komunitas Pekerja Migran dan Aktivis Migran Mendesak Malaysia Hentikan Operasi PATI

    • calendar_month Kam, 5 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Malaysia, gardaindonesia.id – Lebih dari 100 kelompok yang mewakili komunitas dan aktivis pekerja migran serta organisasi masyarakat sipil (CSO) mengeluarkan pernyataan bersama mendesak pemerintah Malaysia agar menghentikan operasi terhadap pekerja migran tak berdokumen atau yang biasa diistilahkan PATI, Rabu/4 Juli 2018. Pernyataan bersama tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas dan aktivis migran Filipina, Banglades, Nepal, Indonesia, […]

  • Pelantikan Pj Wali Kota Kupang Fahrensy Funay pada 22 Agustus 2023

    Pelantikan Pj Wali Kota Kupang Fahrensy Funay pada 22 Agustus 2023

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pelantikan Penjabat Wali Kota Kupang periode 2023—2024, Fahrensy Funay oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat dilaksanakan pada Selasa, 22 Agustus 2023 di aula El Tari Kupang tepat pada pukul 10.00 WITA. Pada tahun sebelumnya, pelantikan Penjabat Wali Kota periode 2022—2023, George Hadjoh dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2022 […]

  • Kemenparekraf Siapkan Industri Pariwisata Hadapi Proyeksi Lonjakan di 2021

    Kemenparekraf Siapkan Industri Pariwisata Hadapi Proyeksi Lonjakan di 2021

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya mempersiapkan industri pariwisata agar tetap optimistis dan bersiap menghadapi proyeksi lonjakan kinerja pada 2021. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio setelah Rapat Terbatas (melalui Video Telekonferensi) yang dipimpin Presiden Joko Widodo dengan topik Mitigasi Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif […]

  • Diduga Aniaya Karyawan, Pimpinan PT Atri Distribusindo Atambua Dipolisikan

    Diduga Aniaya Karyawan, Pimpinan PT Atri Distribusindo Atambua Dipolisikan

    • calendar_month Ming, 15 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pimpinan PT. Atri Distribusindo Cabang Atambua yang berkantor di Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Dwi Anggriawan diduga telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap seorang karyawan, Kristoforus Halek di salah satu tempat hiburan di Kota Atambua, pada Sabtu, 14 Desember 2019 sekitar pukul 19.00 WITA. Akibat dugaan penganiayaan tersebut, Dwi Anggriawan langsung dilaporkan […]

expand_less