Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 28 Meninggal dalam Laka Lantas Bus Sriwijaya Jurusan Bengkulu-Palembang

28 Meninggal dalam Laka Lantas Bus Sriwijaya Jurusan Bengkulu-Palembang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 24 Des 2019
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

Loading

Sumsel, Garda Indonesia | Bus Sriwijaya tujuan Bengkulu–Palembang mengalami Laka Lantas Tunggal di tikungan Lematang Indah Desa Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan pada Senin, 23 Desember 2019 sekitar pukul 23.00 WIB.

Bus berjenis Mitsubishi Fuso dengan No Polisi BD 7031 AU tersebut yang dikendarai oleh Sopir beridentitas a.n. Very, Bus Sriwijaya tersebut membawa penumpang dari loket Bengkulu sebanyak 27 orang dan penumpang yang naik di perjalanan bertambah menjadi sekitar 54 orang .

Korban selamat saat ini berada di R.S. Besemah Kota Pagar Alam berjumlah 13 orang dengan identitas sebagai berikut :

  1. Basarudin, 43 tahun, Dagang, Ds. Semarang Kec. Tanjung Serut Kota Bengkulu;
  2. Hepriadi, 31 tahun, Kuli Bangunan, alamat Ds. Salak Tiga Kec. Panorama Kota Bengkulu;
  3. Hasanah, 52 tahun, IRT, Ds. Tanjung Suko Kec. Indralaya Kab. OI;
  4. Sukiyem, 43 Tahun, Tani, Ds. Lubuk Selandak Kec. Terambang Jaya Kota Prabumulih;
  5. Aisyah Awaliah Putri, 9 Tahun, Pelajar, Jl. Salak Kota Bengkulu;
  6. Ariri, 14 Tahun, Pelajar, Ds. Perajin Kab. Banyuasin;
  7. Lukman, 43 Tahun, Swasta, Jl. Budi Utomo Kel. Sungai Hitam Kec. Muara Bangka Hulu Kota Bengkulu;
  8. Aldi, 18 Tahun, Pelajar, Ds. Jejawi Kab. OKI;
  9. Riduan, 44 tahun, Tukang Jahit, Ds. Kinono Sari Kel. Banjar Sari Kab. Enggano Bengkulu Utara;
  10. Darusalam, 35 Tahun, Pandai Besi, Ds. Sakatiga Kab. OI;
  11. Riki, 25 Tahun, Ds. Kemang Kec. Tebing Tinggi Kab. Empat Lawang;
  12. Haris Krisyanto, 19 tahun, TOT, Ds. Alas Bangun Kec. Pinang Raya Bengkulu Utara;
  13. Khadijah, 68 tahun, IRT, Perumnas Baru Blok A2 Kab. Bengkulu.

Sementara itu, Korban meninggal dunia dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Besemah Kota Pagar Alam hingga Selasa, 24 Desember 2019 pukul 05.47 WIB, berjumlah sebanyak 28 (dua puluh delapan) orang. Berikut nama – nama korban yang meninggal dunia :

  1. Rizki Saputra (Laki-laki) warga Muara Enim;
  2. Sonia (Perempuan) warga Muara Enim;
  3. Kelvin Andeka (laki-laki) warga Kepahyang, Bengkulu;
  4. Okti Karusian (Perempuan) warga Bengkulu;
  5. Fadhil (10 tahun Laki-laki) warga Bengkulu Tengah;
  6. Rahmad Hidayat (laki-laki) warga Kecamatan Ulu Musi;
  7. Farel, warga Kepahyang (laki-laki), Bengkulu;
  8. Feri Eprizal (laki-laki)warga Sako Kenten Palembang;
  9. Nanik (perempuan) warga Kecamatan Ulu Musi;
  10. Ulul (Perempuan) warga Prajen Banyuasin;
  11. Yasiroh (Perempuan) warga Bengkulu;
  12. Ayu Intan (Perempuan) warga Muko-muko, Bengkulu;
  13. Melia Sapira (Perempuan) warga Palembang;
  14. Efran Fadhil Akbar (Laki-laki) warga Kepahiyang, Bengkulu;
  15. M Akbar (Laki-laki) warga Bengkulu;
  16. Metrian Andeka (Perempuan) Kepahiyang, Bengkulu;
  17. Ali Jaya (Laki-laki) warga Bengkulu;
  18. Ilyas (Laki-laki) warga Demang Lebar Daun, Palembang;
  19. Jimmi Yuda Sanjaya warga Kabupaten Empat Lawang, Sumsel;
  20. Warsono warga Jalan Sabar Jaya, Kabupaten Banyuasin, Sumsel;
  21. Imron warga jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bintuan, Bengkulu Selatan;
  22. Feri warga Kecamatan Batu Samban, Bengkulu;
  23. Rosita (50 tahun);
  24. Dwi Sunarto;
  25. Rayhan Gani (3 tahun0 warga Ulu Musi Empatlawang);
  26. Kristine (Perempuan).

Humas Basarnas Palembang, Dayuwily pada Selasa malam (24/12) mengatakan dari 28 orang korban meninggal dunia, 2 (dua) orang belum teridentifikasi. “Baru 26 orang yang sudah teridentifikasi, dan masih ada 2 korban meninggal dunia yang belum teridentifikasi,”ungkapnya.

Menurut informasi dari petugas Basarnas di lapangan, jumlah korban yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 41 orang. ”13 orang korban selamat, dan 28 korban meninggal dunia,”terang Wily.

Selanjutnya, Pihak Polres Pagar Alam dan Instansi terkait masih melaksanakan proses evakuasi di lokasi kejadian.(*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Tutup Satgas Nataru 2025—2026, Konsumsi Minyak Tanah Naik 22 Persen

    Pertamina Tutup Satgas Nataru 2025—2026, Konsumsi Minyak Tanah Naik 22 Persen

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Satgas Nataru 2025/2026 berlangsung lebih panjang dari tahun sebelumnya, dimulai sejak 13 November 2025, bertugas memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina termasuk NTT.   Kupang | Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan satuan tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) 2025/2026 pada Minggu, 11 Januari 2026. Pasukan khusus Pertamina […]

  • Kemungkinan Pilpres 2029 Prabowo versus Gibran, Lalu Anies?

    Kemungkinan Pilpres 2029 Prabowo versus Gibran, Lalu Anies?

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 2.403
    • 0Komentar

    Loading

    Walau masih jauh, boleh sedikit kita panaskan Pilpres 2029. Supaya nanti tak kaget. Pemilu 2029 belum tiba, tapi aroma pertarungannya sudah menyengat seperti minyak angin di ruang debat politik. Dua nama paling kuat sudah beredar di langit Nusantara, Prabowo dan Gibran. Satu bagaikan macan tua yang masih ganas, satunya lagi anak singa yang tumbuh di […]

  • Anjing Itu Teman Bukan Makanan

    Anjing Itu Teman Bukan Makanan

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Loading

    Tradisi mengonsumsi daging anjing di wilayah Indonesia Timur berbeda dengan tradisi masyarakat Bali, Bendesa Adat didorong mengeluarkan dan menerapkan peraturan (pararem) untuk menutup kegiatan perdagangan daging anjing.   Kupang | Tradisi menyantap olahan daging anjing kerap dilakukan oleh masyarakat di Indonesia Timur seperti Manado dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Khusus di NTT, olahan daging anjing […]

  • Provinsi NTT Jadi Contoh Kehidupan Bertoleransi di Indonesia

    Provinsi NTT Jadi Contoh Kehidupan Bertoleransi di Indonesia

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Jumat, 3 Januari 2020, bertempat di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan ke-74 Hari Amal Bakti. Sambutan tertulis Menteri Agama RI yang dibacakan langsung oleh Gubernur NTT, mengatakan bahwa Kementerian Agama lahir di tengah kancah revolusi […]

  • Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana Hadirkan Esensi Budaya & Adat NTT

    Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana Hadirkan Esensi Budaya & Adat NTT

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Undana Kupang melaksanakan Pentas Seni dan Budaya se-FKIP dengan 3 jenis lomba yaitu lomba paduan suara, lomba vokal grup dan juga lomba tarian kreasi. Kegiatan yang diikuti oleh 31 tim tersebut digelar di Aula Rektorat Lama Undana pada Rabu, 9 Oktober 2019. Selain melaksanakan perlombaan, hal […]

  • Berani Keluar Zona Nyaman, SD GMIT SoE II Buktikan Literasi Bisa Dimulai Sejak Dini

    Berani Keluar Zona Nyaman, SD GMIT SoE II Buktikan Literasi Bisa Dimulai Sejak Dini

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Daud Nubatonis
    • visibility 3.498
    • 0Komentar

    Loading

    Lefinus menjelaskan bahwa hingga saat ini di Kabupaten TTS baru terdapat 24 sekolah yang membangun kolaborasi dengan Nyalanesia dan telah menghasilkan buku antologi guru dan peserta didik. Program tersebut mulai berjalan sejak tahun 2024.   SoE | SD GMIT SoE II resmi meluncurkan buku antologi berjudul Pelangi di Balik Seragam Merah Putih pada Sabtu, 13 […]

expand_less