Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Kisah Tenaga Medis Covid-19 : Butuh Satu Jam Tangani Satu Pasien

Kisah Tenaga Medis Covid-19 : Butuh Satu Jam Tangani Satu Pasien

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Salah satu perawat Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Nurdiansyah menceritakan setidaknya perlu waktu satu jam untuk menangani pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Rujukan.

“Ketika kita sampai ruangan pasien, waktu yang dibutuhkan menangani pasien tergantung tindakan. Satu pasien bahkan bisa 1 jam. Misalnya ada pemeriksaan jantung atau pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), ini perawatan yang kita beri ke pasien paling cepat 30 menit,” kata Nurdiansyah ketika berbagi pengalamannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Minggu, 19 April 2020.

Nurdiansyah bercerita perawat yang bertugas di RSPI Sulianti Saroso yang saat ini secara penuh menangani Covid-19 tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik rutin tapi juga menyediakan kebutuhan pasien bahkan harus bersedia menemani mendukung mental pasien.

“Teman saya pernah ada yang sampai 4 jam. Karena masih banyak pasien yang takut, tidak berani kita (perawat) keluar ruangan perawatan. Jadi kita bertugas betul-betul memotivasi pasien, mentalitas kita kuatkan, agar imunitasnya kuat,” kata Nurdiansyah.

Ia juga bercerita, jika sebelumnya dalam satu ruangan dibutuhkan 2 hingg 3 perawat saat ini di masa meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 keadaan berbalik. “Satu perawat saat ini menangani dua sampai tiga orang pasien,” kata Nurdiansyah.

Oleh karena itu, berkaca pada keadaan di lapangan, Nurdiandyah berharap bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis khususnya perawat yang secara rutin menangani pasien untuk berinteraksi semakin dipermudah dan diperbanyak.

“Saat ini teman-teman kami sudah banyak yang terinfeksi. Sudah banyak yang positif dan mulai dirawat. Jadi ini memang bulan yang sangat sedih. Mungkin tertular karena ketidakjujuran (pasien), mungkin tertular saat beraktivitas di luar, jadi memang angka-angka yang bertambah semakin banyak dan ini menjadi bulan yang penuh duka,” kata Nurdiansyah.

Oleh karena itu, Nurdiansyah berpesan tidak hanya pemerintah namun seluruh lapisan masyarakat untuk aktif melakukan pencegahan Covid-19 mengikuti anjuran serta aturan yang sudah ditetapkan.

“Tolong lakukan pencegahan. Satu-satunya solusi Covid-19 adalah pencegahan. Jadilah garda terdepan, karena garda terdepan adalah masyarakat yang artinya kita semua,” pinta Nurdiansyah.(*)

Sumber berita dan foto (*/Agus Wibowo–Kapus Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Jalan Papa (Bagian 1)

    Selamat Jalan Papa (Bagian 1)

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh: Roni Banase Tak mudah memulai dan menorehkan tulisan menyangkut kepulangan Papa tercinta ke ribaan Sang Pencipta. Butuh beberapa waktu sejak meninggalnya Papa Paulus Banase pada Minggu pagi, 19 Februari 2023, usai memuji dan memuliakan Tuhan di Kapela Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Sebelumnya, menurut penuturan adik, Papa sempat menghubungi setiap […]

  • Kampung Adat Lewokluok Flores Timur Disambangi Gubernur VBL

    Kampung Adat Lewokluok Flores Timur Disambangi Gubernur VBL

    • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Kampung Adat Lewokluok di Desa Lewokluok, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur merupakan juara pertama kategori kampung adat terpopuler Anugerah Pesona Wisata Indonesia (API) Award 2021. Kampung Adat Lewokluok yang memiliki salah satu ciri khas yakni Koke Bale, rumah adat berbentuk panggung yang kerap jadi sarana berbagai ritual adat. Rumah itu […]

  • PLN Siap Pasok Listrik di Perbatasan Papua Nugini

    PLN Siap Pasok Listrik di Perbatasan Papua Nugini

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) siap memenuhi kebutuhan listrik antar-negara di Desa Wutung, batas wilayah Indonesia dan Papua Nugini. Sebagai tindak lanjut kunjungan bilateral Presiden RI Joko Widodo pada Juni lalu, membahas kerja sama Indonesia dan Papua Nugini, PLN melakukan pertemuan dengan perwakilan pemerintah Papua Nugini, pada Jumat, 14 Juli 2023. Pada momen […]

  • Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

    Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    1.115 gardu berhasil dioperasikan dan 168.082 pelanggan menikmati listrik Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bersinergi dengan TNI dan Polri, PLN terus berupaya memulihkan kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-Badai Siklon Seroja. Dengan mengutamakan keselamatan masyarakat,  sebanyak 1.115 unit gardu berhasil dioperasikan kembali dan sebanyak 168.082 pelanggan kembali menikmati listrik pada Rabu, 7 April 2021. “Kami […]

  • BNN Provinsi NTT Musnahkan Barang Bukti Narkotika

    BNN Provinsi NTT Musnahkan Barang Bukti Narkotika

    • calendar_month Rab, 7 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 2Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sesuai dengan kebijakan Kepala BNN, War on Drugs untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (bebas dari narkoba), maka Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (BNNP NTT) melakukan transparansi dan pertanggungjawaban kepada publik dengan memusnahkan barang bukti narkotika pada Rabu pagi, 7 Juni 2023 di halaman kantor BNNP NTT. Barang bukti narkotika berupa […]

  • Kecurangan, Lagu Lama Selalu Dinyanyikan Para Pecundang

    Kecurangan, Lagu Lama Selalu Dinyanyikan Para Pecundang

    • calendar_month Ming, 18 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Tuduhan terjadi kecurangan biasanya disampaikan oleh pihak yang kalah. Begitu pernah disampaikan Profesor Mahfud MD dengan sangat lugas. Itu terjadi beberapa tahun lalu ketika pihak rival Jokowi menggugat ke Mahkamah Konstitusi saat perhelatan pilpres 2019 usai. Sekarang (2024) terulang lagi, yang kalah melancarkan tuduhan curang. Namun situasinya agak anomali. Anomali bagaimana? […]

expand_less