Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Akika Cafe—Tempat ‘Hangout’ Asyik di Kota Kupang

Akika Cafe—Tempat ‘Hangout’ Asyik di Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Anda masyarakat Kota Kupang, pelancong maupun turis Nusantara yang berencana menikmati akhir pekan sambil menikmati suasana malam minggu sembari berdendang maupun mendengar alunan musik berbagai genre, ini ada sebuah cafe yang terletak di areal pemukiman penduduk.

Cafe Akika namanya, terletak di Jalan Amabi gang Womintra Nomor 7, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); buka hanya pada setiap akhir pekan atau Sabtu malam mulai pukul 06.00—22.00 WITA.

Di Cafe Akika, Anda bakal disuguhi beragam genre musik dari anak-anak Rumah Musik Siloam binaan Kakak Aki Kalla. Selain itu, Anda pun dapat melakukan request lagu favorit sambil melatih vokal. Tak hanya itu, di Cafe Akika pun tersedia beragam kudapan, makanan ringan hingga minuman panas dan dingin (tak disuguhkan minuman keras loh).

Seperti pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022, redaksi menyambangi Cafe Akika saat kunjungan Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh di Cafe Akika. Penjabat Wali Kota Kupang yang dilantik Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Senin siang, 22 Agustus 2022 ini pun sementara berlatih mengolah vokal bersama paduan suara (PS) Akika untuk tampil memuji Tuhan di Kapela Lapas Klas IIA Kupang pada Minggu, 2 Oktober 2022.

Kepada media ini, George Hadjoh menyampaikan bahwa Cafe Akika mengakomodir talenta anak-anak yang berusaha menemukan talenta di bidang tarik suara, namun juga membina karakter mereka bahwa meraih prestasi itu butuh proses panjang.

Foto bersama Aki Kalla (paling kanan) bersama Penjabat Wali Kota Kupang dan PS Akika

Selain itu, imbuh George Hadjoh, Cafe Akika menjadi bentuk dalam upaya membangun ketahanan pangan di lingkungan kelurahan dan memotivasi orang muda lain untuk belajar memulai.

“Kota Kupang bakal bertumbuh dengan begitu banyak cafe yang menampung orang-orang yang ingin mengekspresikan dirinya,” ungkapnya sembari menekankan bahwa persoalan dapat diselesaikan di meja makan.

Sementara itu, pengelola Cafe Akika sekaligus Rumah Musik Siloam, Aki Kalla menyampaikan rasa syukur dan puji Tuhan karena halaman Rumah Musik Siloam dapat menjadi saluran berkat bagi siapa pun.

Cafe Akika, imbuh Aki, menjadi wadah bagi UMKM Kelurahan Maulafa untuk terus berkembang, semakin giat memproduksi kerajinan khas Maulafa.

“Cafe Akika ini pun menjadi wadah bagi anak-anak Rumah Musik Siloam untuk berekspresi melatih mental mereka usai berlatih olah vokal,” tandas Aki Kalla yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PAPPRI NTT.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Periksa Kesehatan Secara Berkala Termasuk Swab Tes

    Presiden Jokowi Periksa Kesehatan Secara Berkala Termasuk Swab Tes

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penerapan protokol kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan sudah dilakukan dengan sangat ketat. Setiap pengunjung mulai dari menteri hingga masyarakat yang akan bertemu Presiden Joko Widodo telah dipastikan melalui pemeriksaan sesuai protokol kesehatan Covid-19. Demikian disampaikan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam keterangan persnya di […]

  • Percepat Kemajuan Masyarakat, NTT Butuh Banyak Investasi

    Percepat Kemajuan Masyarakat, NTT Butuh Banyak Investasi

    • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan banyak investasi demi mempercepat kemajuan masyarakat. Namun para investor diminta untuk sungguh-sungguh memperhatikan kesejahteraan masyakarat NTT. Hal ini diimbau oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dalam Rapat Temu Investor sekitar Kawasan Pemukiman Transmigrasi di Hotel Aston, Rabu,10 April 2019. Kegiatan ini difasilitasi oleh Direktorat […]

  • Kausalitas–Bahasa Hukum: Menelisik Kasus Pembongkaran Lapak Joel Kabnani

    Kausalitas–Bahasa Hukum: Menelisik Kasus Pembongkaran Lapak Joel Kabnani

    • calendar_month Ming, 6 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Lejap Yuliyant Angelomestius, S. Fil. Setiap kali terjadi kasus yang dilarang oleh hukum, seperti pembunuhan, pencurian dan lain sebagainya, aparat penegak hukum dituntut untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif tindakan pelaku. Penegak hukum, khususnya Polisi, harus bekerja keras mengolah tempat kejadian perkara, mencari bukti-bukti, dan seterusnya menangkap pelaku. Selain itu, perihal yang tak […]

  • Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Berau-Kaltim,gardaindonesia.id – Tingkat kekerasan pada anak sudah sangat mengkuatirkan. Hasil penelitian Plan International dan ICRW tahun 2015 menunjukkan bahwa 84% pelajar di Indonesia pernah mengalami kekerasan di sekolah. Sedangkan catatan KPAI, 1700-an kasus kekerasan pada anak terjadi setiap tahunnya. Faktanya, cukup banyak dari kasus kekerasan tersebut dilakukan oleh oknum guru. Motifnya, menjadikan hukuman yang dibungkus […]

  • PLN Hasilkan Listrik Hijau 394 GWh dari ‘Cofiring’ 33 PLTU

    PLN Hasilkan Listrik Hijau 394 GWh dari ‘Cofiring’ 33 PLTU

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia |  PT PLN (Persero) berhasil menerapkan penggunaan biomassa untuk menggantikan batu bara atau cofiring sebagai bahan bakar di 33 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dengan total energi hijau yang dihasilkan mencapai 394 gigawatt hour (GWh). Program ini adalah bagian dari transformasi green yang dilakukan PLN melalui utilisasi PLTU yang sudah ada untuk […]

  • Suku Sikka dan Tradisi Turun Temurun

    Suku Sikka dan Tradisi Turun Temurun

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Loading

    Suku Sikka merupakan bagian dari komunitas adat yang berada di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Populasinya diperkirakan mencapai lebih kurang 350.000 jiwa. Mereka berasal terutama dari daerah Kecamatan Bola, Lela, Maumere, dan Kewapante. Kabupaten Sikka memiliki warisan sejarah yang kaya, terutama melalui masa kejayaan kerajaan kuno dan pengaruh luar yang memengaruhi budaya lokal. […]

expand_less