Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Ninoy Karundeng

History in the making. Sejarah tengah berlangsung. Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo ditunjuk sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz. Bagi Jokowi, Listyo amunisi baru, untuk mendukungnya mengubah sejarah Indonesia.

Jokowi tahu betul tantangan melawan radikalisme, intoleransi, terorisme, peredaran narkoba, sampai kamtibmas yang dihadapi Indonesia dan Kapolri, beserta Panglima TNI, Kepala BIN/Bais, memegang jabatan strategis yang menentukan hitam putihnya perjalanan negara. Jokowi membutuhkan sosok yang sesuai dengan kebutuhan profesionalisme, termasuk kepentingan subyektif Jokowi.

Untuk memahami pilihan Jokowi terhadap Listyo Sigit Prabowo, justru salah satu indikatornya dapat dilihat dari kepribadian Listyo dan Jokowi. Kedua orang ini telah saling memiliki pemahaman yang cukup, mengingat Listyo dekat dengan mantan tukang kayu itu, karena pernah menjabat sebagai ajudan Jokowi di 2014.

Marhaenisme Jokowi tak terbantahkan. Dia memulai menapak kehidupan dengan tertatih, merasakan kehidupan di bantaran kali, mewakili kisah kehidupan kaum marhaen, wong cilik. Karakter dasar Jokowi dibentuk oleh proses kehidupan, hingga tekat dia muncul untuk membela kepentingan rakyat. Sebagai Presiden RI, Jokowi menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Dipilihnya Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo oleh Presiden Jokowi digoreng oleh kaum kadrun (orang yang otaknya keruh, kotor, suka keributan). Saat bersamaan Ribka Tjiptaning menyerang Jokowi soal vaksin Covid-19. Praktis Listyo Sigit dan Jokowi sebagai marhaenis diserang oleh kepentingan kelompok dan kepentingan politik.

Silang pendapat dan serangan terhadap Sigit dan Jokowi yang bersamaan ini bukanlah kebetulan. Itulah ulah dan tabiat para politikus, bergerak untuk kepentingan golongan dan kepentingan politik, bukan kepentingan negara.

Penunjukan Listyo sebagai Kapolri memberikan harapan baru, persis seperti penunjukan terhadap Tito Karnavian. Dengan penunjukan tersebut, Jokowi mendukung motto Polri tentang Promoter, profesional, modern, terpercaya. Seperti yang pernah saya sampaikan, Jokowi adalah the master in fixing the problem through position adjustments.

Jokowi memilih Listyo pun didasari oleh pengalaman sebagai reserse dan administrator yang mumpuni. Plus dia pernah bertugas di wilayah dengan keberagaman demografi. Listyo Sigit sangat paham tentang gerakan terorisme dan oportunisme, yang kadang berkelindan.

Contohnya di 2016, ketika kekuatan kadal gurun dan organisasi teroris FPI, FUI, dan kaum radikal di Banten berada di titik kulminasi kekuatannya, MUI Banten menolak kehadiran Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolda Banten.

Yang menolak tak lebih dari Wakil Ketua MUI Kabupaten Tangerang, Jasmaryadi dan Tubagus Saptani.

“Kami menolak karena pengganti Brigjend Ahmad Dofiri memiliki perbedaan agama,” kata Jasmayardi di Tangerang, Rabu, (12/10/2016) yang meng-klaim mewakili ulama seluruh Banten.

Bagi Listyo penolakan tersebut dia pandang sebagai akibat euphoria dan ikut-ikutan. Untuk itu, Brigjen Listyo Sigit secara cerdas memegang Abuya Muhtadi, ulama dan tokoh benaran yang bukan seperti pejabat politik MUI Banten. Hasilnya, Listyo berhasil membungkam kelompok radikal dan teroris di Banten.

Maka, ketika menghadapi aksi demo 1812, yang akan dijadikan pijakan gerakan demo seperti 212 oleh HTI, khilafah, FPI, dan teroris, Listyo Sigit sebagai Kabareskrim bertindak cerdas bersama Kapolda Metro Jaya Fadil Imran dan Pangdam Jaya Dudung Abdurachman. Seluruh sumber pemasok pedemo di Jabodetabek ditutup, aliran logistik diputuskan. Demo 1812 gagal total.

Keberhasilan menancapkan kukuh kekuatan dan menjinakkan Banten menjadi pijakan Listyo – dan Jokowi – untuk melihat peluang mengubah Indonesia ke depan. Itu disadari betul oleh Jokowi. Tesis Listyo pun tentang persaingan etnik, yang menjadi dasar pemahaman sosiologi-politik bagi Listyo.

Kemampuan Listyo di bidang reserse dengan operasi khusus mencokok buronan 17 tahun, perampok Rp.1,2 triliun Maria Pauline Lumowa, dan buronan konglomerat Djoko S Tjandra menjadi catatan mencengangkan. Karena mereka adalah mafia dengan kekuatan di seluruh lembaga penegak hukum.

Listyo pun sangat paham karakter Jokowi. Awal pekan lalu, sebelum disebut oleh Istana, tentang kabar yang beredar terkait penunjukan sebagai calon Kapolri, Sigit justru membantah. Karena dia tahu betul Jokowi tidak suka dengan testing the water. Listyo pun menyebutnya sebagai hoaks.

Kombinasi pemahaman pribadi, profesionalisme, keberanian bertindak termasuk menghantam Muhammad Rizieq Shihab FPI, kaum radikal, bandar narkoba, terorisme, dan mendorong Promoter membuat Jokowi memilih Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Bravo Polri.

Foto utama (*/ricardo/jpnn)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Setor Dividen Rp3,09 Triliun, Kemen BUMN : Lanjutkan Transformasi

    PLN Setor Dividen Rp3,09 Triliun, Kemen BUMN : Lanjutkan Transformasi

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Rapat umum pemegang saham (RUPS) menerima laporan tahunan dan laporan keuangan PT PLN (Persero) tahun buku 2023 yang dihelat di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Senin, 22 Juli 2024. Pada RUPS tersebut, pemerintah mengapresiasi upaya PLN selama tahun 2023 yang kembali mencetak kinerja terbaik sehingga mampu berkontribusi dengan dividen bagi negara […]

  • Enam Menteri Baru di Kabinet Indonesia Maju, Ini Daftar Nama Mereka

    Enam Menteri Baru di Kabinet Indonesia Maju, Ini Daftar Nama Mereka

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengumumkan enam nama yang akan segera bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju. Bersama dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kepala Negara memperkenalkan enam Menteri tersebut kepada publik dari veranda Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa petang, 22 Desember 2020. “Pada sore hari yang berbahagia ini saya bersama-sama dengan Bapak Wakil […]

  • Kemen PUPR : Pentingnya Aspek Kebencanaan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

    Kemen PUPR : Pentingnya Aspek Kebencanaan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 22 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dua kejadian bencana gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Palu, Sigi, Donggala, Sulawesi Tengah menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan negara dengan kerentanan tinggi terhadap bencana. Dalam upaya mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat bencana, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mensosialisasikan kepada Pemerintah Daerah agar aspek kebencanaan menjadi pertimbangan […]

  • Lakukan Tindakan Antisipatif, Kemen PPPA Bentuk Desa/Kel Bebas Pornografi

    Lakukan Tindakan Antisipatif, Kemen PPPA Bentuk Desa/Kel Bebas Pornografi

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam acara Koordinasi Pelaksanaan Model Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak di Jakarta, Selasa, 3 September 2019; berulang kali menekankan pentingnya melindungi anak dari bahaya pornografi. Bentuk perlindungan bukan hanya pendampingan terhadap penggunaan gawai dan internet oleh orangtua, melainkan juga upaya antisipatif agar anak tidak […]

  • SAH! Empat Kursi DPD RI Asal NTT Periode 2024—2029

    SAH! Empat Kursi DPD RI Asal NTT Periode 2024—2029

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) sementara menghelat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat provinsi pada tanggal 6—10 Maret 2024. Pada hari ketiga pleno, Jumat, 8 Maret 2024, telah ditetapkan 4 (empat) peraih  suara terbanyak untuk calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2024—2029. Dari 17 calon […]

  • Ketika Gubernur Ancam Penjarakan Rakyatnya dan Umpat Mereka “Monyet”

    Ketika Gubernur Ancam Penjarakan Rakyatnya dan Umpat Mereka “Monyet”

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Emanuel Dapa Loka Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat kembali berhadap-hadapan dengan rakyatnya sendiri. Dari beberapa potongan video yang beredar luas, terjadi perdebatan sengit dengan Umbu Maramba Hawu. Tampak ia dengan keras dan kasar mengancam memenjarakan, mengancam memukul dan mengumpat rakyatnya dengan kata “monyet”. Dengan cara ini, dia telah merendahkan martabat rakyatnya sendiri. Mengetahui […]

expand_less