Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Aleta Baun Dongkel SIAGA

Aleta Baun Dongkel SIAGA

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Mollo Utara | Tokoh aktivis perempuan dan lingkungan hidup Nusa Tenggara Timur (NTT), Aleta Baun, mengaku mendukung Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT 2024—2029.

Aleta mengaku sangat mengagumi sosok Simon Petrus Kamlasi yang telah mengambil langkah besar dan berani dengan melepas jabatan Jendral TNI untuk melayani masyarakat NTT dengan segala kemampuan dirinya.

“Saya bangga karena kita memiliki putra yang luar biasa yang meninggalkan pangkat karena lebih sayang dengan NTT,” ungkapnya, saat menyampaikan orasi saat tatap muka dengan warga Timor Tengah Selatan (TTS) di Desa Fatukoto, Kecamatan Mollo Utara, Jumat, 18 Oktober 2024.

Aleta Baun mengatakan dukungannya kepada Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) karena memiliki visi yang sama dengan dirinya, yakni terkait lingkungan hidup terutama penataan air di kebutuhan masyarakat NTT.

Aleta Baun menyebut, tanpa ada air tidak ada orang hidup, tanpa ada darah tidak ada kehidupan. Kalau darah tidak mengalir, air tidak ada, maka kehidupan tidak ada.

“Itu simbol yang saya bawa ke Amerika, bahwa orang Timor mengatakan tanah adalah daging, air adalah darah, batu adalah tulang, hutan adalah rambut dan urat nadi, jika salah satu faktor hilang dia bukan manusia tapi jenazah,” ujarnya

Simon Petrus Kamlasi juga mengakui memiliki visi yang sama dengan aktivis lingkungan hidup Aleta Baun yang selama ini sudah memulai menjaga lingkungan hidup NTT, terutama di Kabupaten TTS.

“Kita punya visi yang sama, untuk menjaga alam. Kita harus ciptakan mata air untuk anak cucu, bukan air mata,” tegas pria yang akrab disebut SPK.

Simon Petrus Kamlasi mengaku akan menghidupkan kembali program Operasi Nusa Hijau yang digagas dan sukses digalakan mantan Gubernur NTT, Ben Mboi yang juga berlatarbelakang tentara.

“Fatumnasi hingga daerah sini sampai Mutis harus jaga keasrian, tambah tanam pohon, kalau tidak 50 tahun atau 100 tahun lagi anak-anak kita di TTS ini tidak dapat air,” ujarnya.

Untuk itu Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu menyiapkan program penerus Operasi Nusa Hijau dengan SIAGA Lingkungan Hidup.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Hingga 14 November 2024

    Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Hingga 14 November 2024

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    PLN Journalist Award 2024 merupakan wadah untuk mengapresiasi jurnalis yang memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi hingga pelosok negeri.   Jakarta | Merespons tingginya antusiasme para jurnalis dalam berpartisipasi pada ajang PLN Journalist Award (PJA) 2024, PT PLN (Persero) memperpanjang masa pendaftaran, yang semula berakhir pada 31 Oktober 2024 menjadi 14 November 2024. Direktur Utama […]

  • Lima Pulau Terkecil di Indonesia dengan Pesona Menakjubkan

    Lima Pulau Terkecil di Indonesia dengan Pesona Menakjubkan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ferdy Daud
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Loading

    Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri atas lebih dari 17.000-an pulau yang tersebar di hampir seluruh wilayahnya. Di antara belasan ribu pulau itu, beberapa di antaranya mempunyai ukuran yang sangat kecil jika dibandingkan dengan pulau besar seperti Jawa, Kalimatan, Papua, hingga Sulawesi. Menariknya, pulau terkecil di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri, termasuk […]

  • Dampak Covid-19, Tempat Hiburan Malam di Kota Kupang Ditutup Selama 14 Hari

    Dampak Covid-19, Tempat Hiburan Malam di Kota Kupang Ditutup Selama 14 Hari

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sebagai upaya pencegahan Covid-19, Pemerintah Kota Kupang melakukan pemantauan di sejumlah tempat hiburan malam, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi presiden, imbauan Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang untuk menutup sementara tempat hiburan malam selama 14 hari. Aksi tersebut dipimpin langsung Pj. Sekda Kota Kupang Ir. Elvianus […]

  • Pemda Belu Eksekusi Program Berobat Gratis pada Agustus 2021

    Pemda Belu Eksekusi Program Berobat Gratis pada Agustus 2021

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepimpinan Bupati dr. Agustinus Taolin, Sp.PD-KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M segera mengeksekusi program prioritas pengobatan gratis, pada Agustus 2021. Demikian dikatakan Bupati Belu, Agustinus Taolin saat berkunjung ke Kecamatan Tasifeto Timur, pada Selasa, 15 Juni 2021, sembari […]

  • Camat di Sumut Pakai Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar untuk Judi Online

    Camat di Sumut Pakai Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar untuk Judi Online

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Loading

    Penggunaan dana publik untuk kepentingan pribadi ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap aturan pengelolaan keuangan daerah.   Medan | Seorang camat di Kota Medan menjadi sorotan setelah terungkap menyalahgunakan kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) dengan total transaksi mencapai Rp 1,2 miliar sejak Agustus 2024.Dana tersebut digunakan untuk bermain judi online (judol) serta membayar kebutuhan pribadi […]

  • Domino Efek Imbas PPN 12 Persen, Siapa Dirugikan?

    Domino Efek Imbas PPN 12 Persen, Siapa Dirugikan?

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Tahun baru telah tiba. Sejuta harapan dan resolusi menyambut 2025 telah dipersiapkan segenap entitas, mulai dari yang miskin hingga yang kaya, juga yang awam hingga yang intelek. Dari beragam harapan dan proyeksi itu, satu hal yang tidak bisa dinafikan saat ini yakni kebijakan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) 12 persen yang baru saja […]

expand_less