Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Alternatif Isolasi Pasien Covid, Puskesmas Penkase Siap 30 Tempat Tidur

Alternatif Isolasi Pasien Covid, Puskesmas Penkase Siap 30 Tempat Tidur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 21 Jan 2021
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Puskesmas yang terletak di Kelurahan Penkase, Kecamatan Alak akan dijadikan sebagai tempat isolasi alternatif bagi para pasien Covid-19 di Kota Kupang, karena ruang isolasi di semua rumah sakit sudah penuh. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat melakukan pemantauan tim isolasi mandiri hari kedua di sejumlah puskesmas di Kota Kupang, pada Kamis, 21 Januari 2021.

Dokter Herman Man bersama rombongan berkesempatan mengunjungi langsung lokasi puskesmas yang terletak tepat di samping Polsek Alak tersebut. Turut serta dalam kunjungan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH, M.Si, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Maxi Jemy D. Didok, S.Pd., M.Si, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si. Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Marthin Alan Yoga Girsang, S.H., M.H. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, Rudi Priyono, S.KM., M.Kes. Kepala Bidang Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kota Kupang, I. G. A. Ngurah Suarnawa serta para lurah setempat.

Menurut dr. Herman Man, gedung puskesmas yang belum aktif beroperasi tersebut akan segera dimanfaatkan sebagai tempat isolasi jika fasilitas penunjang serta petugas sudah siap. Ia pun memastikan ketersediaan air sebagai kebutuhan dasar di gedung puskesmas tersebut. “Nantinya pasien positif Covid-19 yang kita prioritaskan untuk dirawat di sini,” tambahnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, Rudi Priyono, S.KM., M.Kes. menjelaskan saat ini sudah tersedia 18 tempat tidur di Puskesmas Penkase untuk ruang isolasi. Rencananya akan ada tambahan 12 unit tempat tidur lagi sehingga total tempat tidur yang akan tersedia menjadi 30 unit. 26 unit tempat tidur untuk pasien, sedangkan 4 tempat tidur untuk petugas. Saat ini pihaknya akan melengkapi fasilitas penunjang di puskesmas tersebut serta melakukan koordinasi dengan semua puskesmas guna membahas ketersediaan petugas yang didatangkan dari semua puskesmas. Rencananya masing-masing puskesmas diminta menyediakan 12 petugas terdiri atas dokter dan perawat, yang akan bertugas secara bergilir di Puskesmas Penkase sebagai tempat isolasi.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man saat melihat ketersediaan tempat tidur di Puskesmas Penkase

Sebelum memantau Puskesmas Penkase, dr. Herman Man bersama rombongan juga berkesempatan mengunjungi Puskesmas Manutapen yang diterima oleh Kepala Puskesmas Manutapen, dr. Haryono dan menyampaikan telah membagi tim untuk melakukan pemantauan terhadap pasien positif Covid-19 yang berjumlah 28 orang dan tersebar di tiga kelurahan yang masuk dalam wilayah pelayanan yakni, Kelurahan Manutapen, Kelurahan Mantasi dan Kelurahan Fatufeto.

Dokter Haryono bersama para petugasnya sempat mengeluhkan soal tidak adanya mobil ambulans di puskesmas mereka sehingga sering mengalami kendala saat hendak merujuk pasien. Menanggapi keluhan tersebut Wakil Wali Kota Kupang  berjanji akan memperhatikan kendala itu.

Usai kunjungan di Puskesmas Manutapen, dr. Herman Man bersama rombongan melanjutkan pemantauan ke Puskesmas Alak di Kelurahan Nun Baun Sabu. Di sana, mereka diterima oleh Kepala Puskesmas, dr. Panondang Pandjaitan. Menurutnya, saat ini ada 28 pasien positif yang sedang dalam pemantauan petugas mereka dan tersebar di lima kelurahan yakni Kelurahan Nunhila, Nun Baun Delha (NBD), Nun Baun Sabu (NBS), Penkase, Namosain serta Alak.  Dalam kunjungan tersebut tak lupa dr. Herman Man mendesak untuk mempercepat vaksinasi covid bagi para petugas kesehatan di puskesmas tersebut.

Desakan untuk sesegera mungkin melakukan vaksinasi bagi para tenaga medis juga disampaikan dr. Herman Man di dua puskesmas yakni Puskesmas Bakunase dan Puskesmas Sikumana. Kepala Puskesmas Sikumana, dr. Ivony Ray memastikan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan vaksinasi bagi para tenaga kesehatan bisa dilaksanakan. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vaksinasi Covid-19 Bagi Petugas Pelayanan Publik dan Lansia Selesai di Mei 2021

    Vaksinasi Covid-19 Bagi Petugas Pelayanan Publik dan Lansia Selesai di Mei 2021

    • calendar_month Rab, 17 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah segera melanjutkan program vaksinasi Covid-19 tahap kedua dan ketiga. Pada tahap pertama, program vaksinasi diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dengan target sasaran sebanyak 1.468.764 orang dari total sasaran berjumlah 181.554.464 orang. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menyebut tahap kedua dan ketiga itu diperuntukkan bagi warga lanjut usia (lansia) […]

  • “PERTAMA KALI” Cristiano Ronaldo Kunjungi Kupang

    “PERTAMA KALI” Cristiano Ronaldo Kunjungi Kupang

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pemain sepakbola profesional Portugal yang bermain di klub Arab Saudi Al-Nassr FC sebagai penyerang dan juga kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo bakal mengunjungi Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan pemain terbaik dunia dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, memenangkan 5 (lima) penghargaan Ballon d’Or[cat. 3] dan […]

  • Harkitnas Ke-111, Menteri Rudiantara Minta Jaga Semangat Gotong Royong

    Harkitnas Ke-111, Menteri Rudiantara Minta Jaga Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pentingnya semangat gotong royong dalam menjaga kemajemukan dan keutuhan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan Rudiantara dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Ir. Benediktus Polo Maing pada Apel Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-111 Lingkup Pemerintah Provinsi NTT di Halaman Kantor Gubernur Sasando, Senin, […]

  • IJTI Pengda NTT Bagi Sembako ke Warga Nanaet Duabesi

    IJTI Pengda NTT Bagi Sembako ke Warga Nanaet Duabesi

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengurus Daerah Nusa Tenggara Timur (IJTI Pengda NTT) berbagi kasih dengan memberikan sejumlah bingkisan sembako kepada warga Desa Fohoeka dan Nanaet, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu pada Jumat, 2 Desember 2022. Pemberian sembako dipimpin oleh ketua IJTI Pengda NTT, Stefanus Dile Payong bersama para anggotanya yang bertugas […]

  • Jembatan Musi 4 Kini Bisa Dilalui

    Jembatan Musi 4 Kini Bisa Dilalui

    • calendar_month Jum, 11 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Palembang,gardaindonesia.id  | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Musi 4 dan sudah dibuka untuk umum sejak Selasa (8/1/2019). Kehadiran jembatan tipe extradozed (perpaduan kabel dengan gelagar kotak/box girder) dengan panjang 1.130 meter, lebar 12 meter tersebut bertujuan mengurangi beban lalu lintas Jembatan Ampera dan meningkatkan konektivitas di Kota Palembang. Perencanaan pembangunan […]

  • NTT Zona Rendah Risiko Covid-19, Marius Djelamu : Itu Peran Pemda & Masyarakat

    NTT Zona Rendah Risiko Covid-19, Marius Djelamu : Itu Peran Pemda & Masyarakat

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tingkat penyebaran Covid-19 di berbagai negara begitu tinggi, termasuk di Indonesia. Namun, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menempatkan diri di Zona Risiko Rendah penyebaran Covid-19. Bahkan data nasional Covid-19 per 24 Juni 2020 menunjukkan NTT masih memiliki nol kasus positif Covid-19 selama beberapa hari. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 NTT, […]

expand_less