Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Amankan Listrik Saat Idul Fitri 1441 H, PLN Kerahkan 929 Personil

Amankan Listrik Saat Idul Fitri 1441 H, PLN Kerahkan 929 Personil

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN memperkirakan beban puncak kelistrikan pada libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini tidak akan mengalami perubahan signifikan. Hal ini disebabkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan di sejumlah daerah dan pelarangan mudik oleh pemerintah.

PLN memastikan pasokan listrik pada Idul Fitri 1441 H aman. Sebanyak 929 personil disiagakan untuk menjaga sistem kelistrikan di seluruh Indonesia guna memastikan kondisi listrik andal.

Pasokan daya listrik di seluruh Indonesia dalam kondisi aman. Khusus untuk sistem NTT memiliki daya mampu pasok mencapai 326 Megawatt (MW) dengan beban puncak sebesar 204 MW dengan cadangan operasi sebesar 122 MW.

Tenaga andal PLN siap amankan listrik selama Idul Fitri 1441 H

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT Ignatius Rendroyoko menyampaikan telah siaga pada H-7 sampai H+7 Hari Raya Idul Fitri, mulai dari 17—31 Mei 2020. Petugas PLN tetap akan bersiaga di unit kerjanya masing-masing untuk menjaga pasokan listrik tetap andal. Hal tersebut juga telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 di mana perusahaan pelayanan publik penyedia listrik tetap dapat beroperasi.

“Selama masa siaga di tengah pandemi ini, PLN menyiapkan 74 posko yang tersebar di unit-unit PLN seperti pembangkit, transmisi, pengatur beban, transmisi, distribusi, pembangkit (Control Room dan Dispatcher Room), Call Center 123, dan Posko Pelayanan Teknik,” ungkap Rendroyoko.

Pada masa siaga ini, imbuh Rendroyoko, PLN juga tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan memastikan seluruh petugas menggunakan alat pelindung diri (APD), masker, dan melengkapi petugas dengan hand sanitizer.

“Untuk memastikan kesehatan petugas, PLN memberikan asupan vitamin dan menyediakan ruang pemeriksaan kesehatan khusus beserta tenaga medis dan peralatan pendukung untuk memonitor kondisi kesehatan pegawai yang harus bekerja menjaga pasokan listrik,” tandas GM PLN UIW NTT. (*)

Sumber berita dan foto (*/Humas PLN UIW NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layak Jadi Kapolri, Komjen Listyo Prabowo Gapai Dukungan Oji AMS Banten

    Layak Jadi Kapolri, Komjen Listyo Prabowo Gapai Dukungan Oji AMS Banten

    • calendar_month Ming, 17 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Pandeglang, Garda Indonesia | “Estafet kepemimpinan di institusi Polri, beralih saat Jenderal Polisi Drs Idham Ajis,M.Si memasuki masa pensiun dan  Presiden Jokowi telah memilih mantan Kapolda Banten yang sekarang menjabat Kabareskrim Polri, Komjenpol Listyo Sigit Prabowo sebagai penggantinya, tentunya ini sangat membanggakan bagi kami khususnya pemuda Banten,“ ungkap Koordinator perwakilan AMS Banten Oji Fachruroji, S.H., […]

  • Electricity Connect 2024, PLN Wujudkan Transisi Energi Indonesia

    Electricity Connect 2024, PLN Wujudkan Transisi Energi Indonesia

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Dipaparkan Utusan khusus Presiden Republik Indonesia untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, hingga tahun 2040, Indonesia akan menambah kapasitas pembangkit hingga 100 Gigawatt (GW), dengan 75% di antaranya berasal dari energi baru terbarukan (EBT), 5 GW dari nuklir, dan sisanya dari gas.   Jakarta | PLN (Persero) terus menggalang kolaborasi global demi mendukung upaya […]

  • Pemilu 2019, Daftar Lengkap Perolehan Suara Calon DPD NTT

    Pemilu 2019, Daftar Lengkap Perolehan Suara Calon DPD NTT

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu Serentak Tahun 2019 oleh KPU NTT yang dilaksanakan sejak 7—10 Mei 2019 di Aula Hotel Sahid TMore Kupang dan diskor pelaksanaannya hingga pada Minggu, 12 Mei 2019 di Kantor KPU NTT di Jalan Polisi Militer Kupang, telah usai dan berhasil menetapkan hasil perolehan suara […]

  • Ketua KPU Belu Lantik 60 Anggota PPK, Tak Ada Perwakilan Perempuan di 3 Kecamatan

    Ketua KPU Belu Lantik 60 Anggota PPK, Tak Ada Perwakilan Perempuan di 3 Kecamatan

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Ketua KPU Belu, Mikhael Nahak mengambil sumpah dan melantik 60 (enam puluh) anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Belu di Aula Hotel Nusantara II Atambua pada Sabtu, 29 Februari 2020 pagi. Keenam puluh anggota PPK yang dilantik tersebut, tiga kecamatan dari total dua belas kecamatan di Kabupaten Belu tidak ada keterwakilan […]

  • Luhut Jengkel Dikaitkan dengan PT Toba Pulp Lestari Penyebab Banjir Sumatra

    Luhut Jengkel Dikaitkan dengan PT Toba Pulp Lestari Penyebab Banjir Sumatra

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Loading

    Luhut juga menyebut perusahaan tersebut merusak kawasan hutan di sekitarnya. Ia menegaskan saham yang dimilikinya berada di PT Toba Sejahtera atau PT TBS Energi Utama Tbk, bukan di PT Toba Pulp Lestari.   Jakarta | Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku jengkel dengan tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan PT Toba Pulp Lestari. Luhut […]

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 1)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 1)

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Pertanyaan kenapa advokat, atau yang di masyarakat luas lebih populer disebut pengacara, terkesan banyak yang berasal dari etnis atau suku Batak? Dalam pergaulan sehari-hari sering dijawab, “Karena orang Batak memang merupakan suku yang terbiasa banyak bicara !” Jawaban tersebut tidak cukup kuat, lantaran banyak juga suku […]

expand_less