Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Anggota DPRD Belu Desak Polres Proses Kasus Maek Bako, Sanitasi & Covid-19

Anggota DPRD Belu Desak Polres Proses Kasus Maek Bako, Sanitasi & Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 18 Des 2020
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Wakil Ketua II DPRD Belu, Cyprianus Temu meminta secara tegas kepada pihak Kepolisian Resort (Polres) Belu untuk segera melanjutkan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi yang sempat terhenti lantaran bertepatan dengan perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu 2020.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/12/17/buka-aib-jika-paket-sahabat-bawa-ketetapan-kpu-belu-ke-mk/

Demikian dikatakan Cypri Temu kepada Garda Indonesia ketika ditemui di Atambua, pada Kamis, 17 Desember 2020. “Dengan berakhirnya pemilihan kepala daerah kemarin, saya kira pihak kepolisian sudah harus melanjutkan pemeriksaan terhadap kasus – kasus yang sudah sempat ditangani. Sehingga, tidak terkesan pihak kepolisian membiarkan kasus begitu saja. Contohnya, Maek Bako,” urainya.

Apabila kasus dugaan korupsi tersebut tetap tidak diproses, bebernya, maka harus menjadi perhatian khusus bagi pemimpin baru dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Belu periode mendatang.

Selain Maek Bako, sebut Cypri Temu, kasus Sanitasi yang prosesnya sudah sampai ke tingkat penetapan tersangka sebanyak 5 orang, tetapi pada akhirnya diam. Ada apa sebenarnya?

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/02/12/gubernur-vbl-dapati-program-maek-bako-gagal-di-belu-plt-sekda-tuduh-warga-curi/

Kasus berikut yang juga diungkap Cypri Temu, menyangkut dugaan korupsi dana Covid–19. Menurutnya, kasus tersebut sudah pernah diperiksa oleh pihak kepolisian dan kejaksaan. Tetapi, hingga saat ini belum ada lanjutan.

“Seharusnya, kasus–kasus yang sudah naik seperti ini diumumkan secara terbuka. Jangan, periksa habis diam. Kita tidak tahu sampai mana penanganan kasus–kasus itu. Orang di tempat lain sangat gencar soal pemberantasan korupsi, tapi kita di Belu, seolah–olah kabupaten ini ramah sekali soal korupsi. Itu yang tidak boleh”, tandasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Belu, Wira Satria Yudha, S.I.K yang dikonfirmasi Garda Indonesia via pesan Whatsapp pada Kamis siang, 17 Desember 2020, belum memberikan respons. Bahkan, sudah ada upaya bertemu langsung di Unit Reskrim pun, beliau sedang tidak berada di tempat. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • TERJEBAK UNDIAN PALSU! Uang Nasabah Bank NTT Lewoleba Lenyap

    TERJEBAK UNDIAN PALSU! Uang Nasabah Bank NTT Lewoleba Lenyap

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Seorang nasabah Bank NTT Lewoleba mengaku bahwa sejumlah uang raib atau hilang di rekening tabungan nomor: 100553XXXX/ 010206004XXXX. Nasabah naas bernama Rosy Leonardus juga menyampaikan telah datang mengadu dan bertemu wakil pemimpin cabang pada Jumat, 22 September 2023. Bank NTT pun memberikan klarifikasi perihal kejadian uang raib di tabungan nasabah tersebut. […]

  • Sabu Timur Jadi Kawasan Industri, PLN UIW NTT Siap Pasokan Listrik

    Sabu Timur Jadi Kawasan Industri, PLN UIW NTT Siap Pasokan Listrik

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu-NTT, Garda Indonesia | Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat 2 (dua) pabrik yakni satu pabrik pengolahan rumput laut dan satu pabrik air mìnum dalam kemasan (AMK). Kedua pabrik milik Pemda Sabu Raijua tersebut  diresmikan pada Agustus 2016 dan berhenti beroperasi sekitar tahun 2017—2019 (informasi dari petugas jaga di […]

  • Banjir Rendam Delapan Desa di Konawe Utara Sulawesi Tenggara

    Banjir Rendam Delapan Desa di Konawe Utara Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Konawe-Sultra, Garda Indonesia | Hujan dengan intensitas tinggi menjadi salah satu pemicu banjir yang merendam 8 (delapan) desa di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Ketinggian muka air 70—80 centimeter. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusdalops BNPB per Sabtu, 11 Juli 2020 pukul 12.27 WITA, delapan desa di 5 kecamatan terdampak banjir tersebut yaitu Desa Labungga […]

  • Mata Dunia Keker Presiden Indonesia Prabowo Subianto

    Mata Dunia Keker Presiden Indonesia Prabowo Subianto

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 1Komentar

    Loading

    Prabowo Subianto terlahir di lingkungan keluarga intelektual terpandang, menjadikan Prabowo kecil familiar dengan berbagai bacaan dan diskursus tentang masalah kebangsaan, kenegaraan dan kemanusiaan.   Jakarta | Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Yakub F. Ismail memberikan pandangan mengesankan mengenai sosok Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto. Ia menilai, sorotan mata dunia kini tertuju pada sosok […]

  • Merci Jone : Makanan dan Minuman  di Rutan Harus Layak dan Sesuai

    Merci Jone : Makanan dan Minuman di Rutan Harus Layak dan Sesuai

    • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTT, Marciana Dominika Jone melakukan kunjungan dan meninjau langsung pelayanan kepada warga binaan di rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kefamenanu dan Rutan SoE pada Sabtu, 30 Januari 2021. Merci Jone (sapaan akrab dari Kakanwil perempuan pertama di NTT, red) dalam kunjungannya didampingi […]

  • Cara Mengajarkan Anak Agar Berani Mengambil Keputusan

    Cara Mengajarkan Anak Agar Berani Mengambil Keputusan

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Loading

    Banyak orang tua tanpa sadar mendidik anak untuk selalu menunggu arahan. Akibatnya, ketika dewasa, mereka bingung menentukan pilihan, takut salah, dan cenderung ikut arus. Fakta dari Harvard Business Review menunjukkan bahwa keterampilan mengambil keputusan sejak dini berhubungan erat dengan tingkat kepercayaan diri dan kemampuan memimpin di usia dewasa. Pertanyaannya, mengapa anak yang pintar sekalipun sering […]

expand_less