Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anjing Itu Teman Bukan Makanan

Anjing Itu Teman Bukan Makanan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
  • visibility 227
  • comment 0 komentar

Loading

Tradisi mengonsumsi daging anjing di wilayah Indonesia Timur berbeda dengan tradisi masyarakat Bali, Bendesa Adat didorong mengeluarkan dan menerapkan peraturan (pararem) untuk menutup kegiatan perdagangan daging anjing.

 

Kupang | Tradisi menyantap olahan daging anjing kerap dilakukan oleh masyarakat di Indonesia Timur seperti Manado dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Khusus di NTT, olahan daging anjing lazim disebut RW. Di Sulawesi Utara, khususnya Manado dan Minahasa pun demikian, istilah RW bukan merupakan kependekan dari rukun warga. ‘RW’ adalah eufemisme (ungkapan lebih halus) untuk menyebut anjing.

RW merupakan kependekan kata rintek wu’uk ( bahasa Minahasa), yang artinya rambut atau bulu halus.

Kondisi tersebut berbeda dengan tradisi masyarakat Bali, Bendesa Adat didorong mengeluarkan dan menerapkan peraturan (pararem) untuk menutup kegiatan perdagangan daging anjing. Hal ini mengingat secara sosiologis masyarakat agama Hindu di Bali tidak mengonsumsi daging anjing. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan kehidupan masyarakat di Bali.

Adrian Hane, S.H. Coordinator of Legal, Advocacy, Media and Government Engagement Jaan Domestic Indonesia dalam sesi workshop peningkatan kapasitas media terkait rabies dan kesejahteraan hewan di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis sore, 15 Mei 2025, mengungkapkan bahwa masyarakat Bali memandang orang NTT yang mengonsumsi daging anjing sebagai orang primitif.

“Saya ambil contoh seperti di Bali, di Bali teman-teman kita dari NTT mendapat persekusi dianggap primitif karena masih konsumsi daging anjing. Pemerintah Bali sudah dilarang dengan peraturan daerah,” ungkapnya.

Adrian Hane pun mengatakan pihaknya banyak melakukan diskusi dengan rekan-rekan aktivis, merasa miris kenapa orang NTT masih dicap begitu. “Itu fakta terjadi, kalau punya saudara-saudara di Bali itu bisa tanya. Orang NTT di perantauan itu bagaimana,” bebernya.

Pria yang mengembang amanah sebagai legal dan advokat dari Jaan Domestic Indonesia ini pun rutin berkomunikasi bersama pemerintah bahkan sampai dengan level politiknya. Jaan Domestic Indonesia juga berkomunikasi sama tokoh-tokoh politik terkait isu marginal, namun terkendala saat membawa isu ini ke level yang lebih tinggi, pertanyaannya adalah bahaya apa untuk masyarakat.

Selain itu, diungkapkan Adrian Hane, dunia sudah berkembang, orang melihat hewan kesayangan itu bagian dari keluarga hingga disusun ke dalam regulasi. Seperti Undang-Undang Pangan Nomor 12 Tahun 2012 tentang pangan yang menjelaskan mengenai pangan itu berasal dari sumber daya non-hayati. Dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan mengatur tentang peternakan dan kesehatan hewan secara umum, termasuk perlindungan hewan peliharaan. Pasal 69 mengatur larangan penganiayaan hewan peliharaan, dengan ancaman hukuman penjara dan denda bagi yang melanggarnya.

Adrian Hane pun menekankan untuk mengubah tradisi mengonsumsi daging anjing atau RW adalah dengan edukasi. “Kita tidak bisa menghakimi teman-teman yang lain bahwa ini tidak bagus. Harapan kami semoga ke depannya kita jangan memulai dengan menghakimi, tapi memulai dengan edukasi atau memberi pemahaman. Karena sebenarnya banyak yang masih senang itu karena kurang pemahaman,” tandasnya.

Penulis (+roni banase)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Bakal Sambut Tahun Baru 2026 di Lokasi Bencana

    Prabowo Bakal Sambut Tahun Baru 2026 di Lokasi Bencana

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo disebut ingin mengunjungi wilayah bencana di Sumatra minimal satu kali dalam sepekan. Keinginan tersebut sebelumnya disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Senin, 15 Desember 2025.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto berencana menyambut pergantian tahun baru di daerah terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Rencana tersebut disampaikan Menteri Sekretaris […]

  • Simon Petrus Kamlasi Komitmen Sejahterakan Petani NTT

    Simon Petrus Kamlasi Komitmen Sejahterakan Petani NTT

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan petani. Simon Petrus Kamlasi menawarkan program pertanian berbasis teknologi. SPK menaruh perhatian sangat serius pada ketersediaan air bagi pertanian NTT. “Daerah ini harus terutama (diperhatikan) tata kelola air. Sumber-sumber air jangan sampai banyak yang langsung ke laut, tapi […]

  • Rumah Sakit Tentara Atambua Helat Simulasi Vaksinasi Covid-19

    Rumah Sakit Tentara Atambua Helat Simulasi Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Rumah Sakit Tk. IV 09.07.04 (Rumah Sakit Tentara) Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, para vaksinator dari puskesmas dan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur, Yonif Raider Khusus 744 Satya Yudha Bakti menyelenggarakan simulasi vaksinasi Covid–19 di halaman Rumah Sakit Tentara, pada Senin, 11 Januari […]

  • Target Bank NTT Menuju Peringkat Komposit 2 pada Tahun 2021

    Target Bank NTT Menuju Peringkat Komposit 2 pada Tahun 2021

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank wajib melakukan penilaian Tingkat Kesehatan Bank (TBK) secara konsolidasi dengan menggunakan pendekatan risiko (Risk-based Bank Rating) dengan cakupan penilaian terhadap Profil risiko (Risk Profile), Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas (Earnings), dan Permodalan (Capital). Peringkat Komposit dikategorikan antara lain Peringkat Komposit 1 (PK-1), Komposit 2 (PK-2), Komposit 3 (PK-3), Komposit 4 […]

  • Debut Neo Tenun by Erwin Yuan di Jogja Fashion Parade 2025

    Debut Neo Tenun by Erwin Yuan di Jogja Fashion Parade 2025

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Loading

    Erwin Yuan dan model Timor Creative People (TCP), Nadia Riwu Kaho hadir di Yogyakarta dalam debut Jogja Fashion Parade 2025 pada Minggu, 16 Februari 2025, jadi panggung Padu Padan Tenun memperkenalkan koleksi eksklusif.   Kupang | Padu Padan Tenun by Erwin Yuan dengan bangga mempersembahkan koleksi terbarunya, Neo-Tenun, sebuah eksplorasi mode pria yang menggabungkan kain […]

  • Kadiv Humas Polri : Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Itu Ancaman Nyata

    Kadiv Humas Polri : Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Itu Ancaman Nyata

    • calendar_month Ming, 20 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia |  Pengaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI) sudah sangat beragenda rapi. Bahkan perekrutan para kader yang siap tempur juga sudah dilakukan. Hal ini teridentifikasi dengan adanya 91 kader yang telah dilatih oleh JI dan 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teror di sana. Kadiv […]

expand_less