Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » April 2023, Kinerja Industri Jasa Keuangan NTT Stabil & Tumbuh Positif

April 2023, Kinerja Industri Jasa Keuangan NTT Stabil & Tumbuh Positif

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 15 Jun 2023
  • visibility 143
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis kondisi Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga April 2023, mencatatkan pertumbuhan yang positif dengan stabilitas dan profil risiko yang terjaga serta likuiditas yang memadai.

Kondisi IJK yang stabil dan tumbuh positif telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT yang solid dengan pertumbuhan 3,73 persen year on year (you) di triwulan I 2023.

Struktur Ekonomi NTT pada triwulan I-2023 masih didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan dengan kontribusi sebesar 29,97 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yaitu sebesar 71,05 persen.

Perkembangan Sektor Perbankan

Pada posisi April 2023, secara yoy baik penyaluran kredit maupun penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Perbankan di Provinsi NTT mengalami pertumbuhan.  Volume usaha perbankan di Provinsi NTT pada posisi April 2023 tercatat sebesar Rp50,14 triliun atau mengalami pertumbuhan secara yoy sebesar 3,89 persen dibandingkan posisi yang sama di tahun sebelumnya.

Kinerja penyaluran kredit perbankan pada posisi April 2023 tercatat sebesar Rp40,76 triliun yang bertumbuh positif secara yoy sebesar Rp3,37 triliun (9,01 persen) dengan pertumbuhan kredit Bank Pembangunan Daerah sebesar Rp1,29 triliun (12,31 persen) dan pertumbuhan kredit Bank Perkreditan Rakyat sebesar Rp0,04 triliun (5,52 persen).

Pertumbuhan kredit tersebut didominasi kredit modal kerja sebesar 15,22 persen yang utamanya terkonsentrasi pada sektor konstruksi yang tumbuh sebesar 76,65 persen.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga perbankan pada posisi April 2023 mencapai sebesar Rp34,73 triliun yang juga bertumbuh positif secara yoy sebesar Rp0,24 triliun (0,68 persen).  Peningkatan dana pihak ketiga tersebut terutama dalam bentuk deposito sebesar Rp0,73 triliun (7,47 persen). Peningkatan penyaluran kredit yang signifikan dibandingkan peningkatan DPK tersebut turut mendorong kenaikan rasio Loan to Deposit Ratio sebesar 9,26 persen dari 111,03 persen menjadi 120,29 persen di mana secara historis sumber pendanaan perbankan di Provinsi NTT berasal dari luar provinsi NTT (rekening antar-kantor perbankan).

Indikator kualitas kredit yang diukur dengan rasio Non Performing Loan (NPL) mengalami peningkatan dari posisi tahun sebelumnya sebesar 0,51 persen dari 1,63 persen menjadi 2,14 persen dengan peningkatan jumlah kredit bermasalah sebesar Rp0,58 triliun (53,57 persen).

Peningkatan kredit bermasalah tersebut terutama disebabkan penurunan kualitas debitur-debitur yang dinilai tidak mampu bertahan pasca-berakhirnya kebijakan restrukturisasi COVID-19. Lebih lanjut, jumlah kredit restrukturisasi perbankan Provinsi NTT mengalami penurunan sebesar Rp1,29 triliun (28,06 persen) sehingga rasio Loan at Risk (LAR) perbankan juga terus mengalami penurunan dengan rasio LAR pada bulan April 2023 tercatat sebesar 8,20 persen.

Meskipun terjadi peningkatan rasio NPL, ketahanan perbankan pada posisi April 2023 tetap terjaga dengan rasio permodalan perbankan di Provinsi NTT untuk PT BPD NTT tercatat sebesar 23,51 persen, sementara keseluruhan BPR (rata-rata) tercatat sebesar 45,21 persen yang dinilai masih kuat dalam menyerap potensi risiko di masa yang akan datang.

Perkembangan Sektor IKNB

Penyaluran pembiayaan yang dilakukan perusahaan pembiayaan di Nusa Tenggara Timur posisi April 2023 menunjukkan pertumbuhan positif. Penyaluran pembiayaan di Nusa Tenggara Timur telah mencapai sebesar Rp1,62 triliun, tumbuh secara yoy sebesar 6,92 persen. Pembiayaan tersebut didominasi oleh 3 (tiga) sektor ekonomi yaitu Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor, Bukan Lapangan Usaha Lainnya, dan Rumah Tangga.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan oleh Fintech peer to peer lending mencapai sebesar Rp135,1 miliar, tumbuh secara yoy sebesar 60,91 persen. Pembiayaan Modal Ventura mencapai sebesar Rp27,67 miliar atau tumbuh secara yoy 12,39 persen.

Di sisi lain, tingkat pembiayaan bermasalah Perusahaan Pembiayaan dan Fintech peer to peer lending relatif rendah dan menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya tercermin dari tingkat Non Performing Financing (NPF) posisi April 2023 untuk Perusahaan Pembiayaan sebesar 1,46 persen dan tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP 90) Fintech peer to peer lending sebesar 1,19 persen.

Sementara itu, tingkat NPF Perusahaan Modal Ventura tercatat sebesar 27,76 persen, menunjukkan tren penurunan dari posisi akhir 2022, meskipun secara yoy menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Perkembangan Pasar Modal 

Jumlah investor pasar modal di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada posisi April 2023 secara yoy menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi. Pada posisi April 2023, jumlah investor saham di Provinsi NTT sebanyak 19.415 Single Investor Identification (SID) atau tumbuh secara yoy sebesar 26,62 persen.

Jumlah investor Reksa Dana dan SBN tercatat masing-masing sebesar 58.530 SID dan 2.109 SID atau masing-masing tumbuh secara yoy sebesar 49,85 persen dan 44,55 persen.  Nilai kepemilikan saham di Nusa Tenggara Timur mencapai Rp438 miliar, tumbuh secara yoy sebesar 3,97 persen, walaupun dari sisi nilai dan transaksi saham pada posisi April 2023 hanya mencapai sebesar Rp113 miliar atau menurun secara yoy sebesar 64,55 persen.

Perkembangan Edukasi dan Pelindungan Konsumen 

Pada periode Januari hingga 31 Mei 2023, OJK Provinsi NTT telah menerima 2.518 layanan, dengan rincian 2.282 permintaan data SLIK melalui iDEBku, 200 Layanan Walk In Customer, termasuk 36 pengaduan di mana 33 pengaduan berindikasi pelanggaran dan 3 pengaduan sengketa masuk ke dalam LAPS Sektor Jasa Keuangan (SJK).

Pengaduan terbanyak masih dominasi di sektor Bank Umum sebanyak 21 pengaduan, sektor Perusahaan Pembiayaan 12 pengaduan, sektor Asuransi 2 pengaduan dan sektor Dana Pensiun sebanyak 1 pengaduan.

Dari sisi pemberantasan pinjaman online ilegal dan investasi ilegal, OJK bersama seluruh anggota Satgas Waspada Investasi (SWI) Provinsi NTT dari 9 Kementerian/Lembaga melakukan tindakan pencegahan dan penanganan investasi maupun pinjaman online ilegal.

Pada Mei 2023, SWID Provinsi NTT menangani 1 investasi ilegal yang marak terjadi di Kabupaten Ngada dan 1 pinjaman online ilegal marak terjadi di Kota Kupang. Sejak Januari 2023 sampai dengan saat ini SWID Provinsi NTT terus melakukan koordinasi dan 11 kali edukasi berkaitan dengan waspada pinjaman online dan investasi ilegal.

Dalam rangka menangani isu pelindungan konsumen sektor jasa keuangan dan mendorong pemerataan literasi dan inklusi keuangan, OJK Provinsi NTT juga mendorong program literasi dan inklusi keuangan secara masif baik secara tatap muka (offline) maupun daring (online) dan melalui publikasi media sosial.

Per 31 Mei 2023, OJK Provinsi NTT telah melaksanakan 14 kali kegiatan edukasi yang menjangkau kurang lebih 11.700 orang antara lain di Kabupaten Belu, Alor, Ende, Manggarai Barat, Lembata, Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.

Selain itu, juga dihelat edukasi melalui temu wicara atau  talkshow radio dan pelaksanaan kompetisi cerdas cermat tingkat SMA sederajat di Kota Kupang secara virtual.

Di sisi lain, OJK terus mendorong peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sebagai forum koordinasi akselerasi perluasan akses keuangan regional untuk menunjang pemerataan literasi dan inklusi keuangan nasional. Sampai dengan 31 Mei 2023, telah terbentuk 23 TPAKD di Provinsi NTT dengan 1 TPAKD tingkat provinsi, 1 TPAKD tingkat kota dan 21 TPAKD tingkat kabupaten.(*)

Sumber (*/tim OJK NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbauan Wali Kota Kupang Terkait Cuaca Ekstrem Periode 4—7 Januari 2020

    Imbauan Wali Kota Kupang Terkait Cuaca Ekstrem Periode 4—7 Januari 2020

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Jefry Riwu Kore dalam rilisnya bernomor 01/PKP.019/I/2020 tertanggal 3 Januari 2020 menyampaikan imbauan terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya yang didasarkan atas informasi BMKG tentang ‘Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan’. Berdasarkan hasil pantauan BMKG masih terdapat indikasi peningkatan potensi cuaca ekstrem […]

  • “Terjadi Ledakan Covid di Rutan Kupang?” Ini Klarifikasi Kemenkumham NTT

    “Terjadi Ledakan Covid di Rutan Kupang?” Ini Klarifikasi Kemenkumham NTT

    • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar luas di media sosial dan media daring terkait terpaparnya warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana dan tahanan di rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kupang; bahkan informasi yang disebarkan bahwa terjadi ledakan kasus positif corona virus disease (Covid-19); diklarifikasi oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam […]

  • Siapkan 11 Tuntutan, BEM Seluruh Indonesia Demo 2 September

    Siapkan 11 Tuntutan, BEM Seluruh Indonesia Demo 2 September

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Meski ditunda sehari, Ikram memastikan aksi akan tetap berlangsung di berbagai daerah pada 2 September. Ia menekankan, BEM SI masih memantau kondisi agar segala bentuk tuntutan bisa tersampaikan dengan baik.   Jakarta | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran bertajuk Indonesia C(emas) Jilid II pada Selasa, 2 […]

  • Sinergitas Lintas Sektor Cegah KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga)

    Sinergitas Lintas Sektor Cegah KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga)

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung,gardaindonesia.id – Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan salah satu bentuk kekerasan berbasis gender yang paling banyak terjadi di Indonesia. Data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), menunjukan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat sebanyak 8.987 kasus, dengan kasus KDRT sebanyak 5.041 kasus (56%). Berdasarkan temuan tersebut, mendorong pentingnya […]

  • Presiden Jokowi: Pemenuhan Kebutuhan Pokok Rakyat Prioritas Utama

    Presiden Jokowi: Pemenuhan Kebutuhan Pokok Rakyat Prioritas Utama

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat merupakan hal utama bagi pemerintah. Hal tersebut juga menjadi pertimbangan paling tinggi dalam setiap pengambilan kebijakan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di masyarakat. “Saya ingin menegaskan, bagi pemerintah kebutuhan pokok masyarakat adalah yang utama. Ini prioritas paling tinggi dalam pertimbangan pemerintah setiap […]

  • Gubernur VBL, Bank NTT & Dirut Alex Raih Top BUMD Awards 2022

    Gubernur VBL, Bank NTT & Dirut Alex Raih Top BUMD Awards 2022

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sederet keberhasilan layanan perbankan, memperkokoh posisi PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) di mata nasional. Bank NTT meraih penghargaan sebagai Top BUMD Awards 2022 BPD, Bintang 4. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Top CEO BUMD 2022, dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pun dinobatkan sebagai […]

expand_less