Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Atlet Berprestasi PON XX Papua Bakal Dapat Apresiasi dari Pemprov NTT

Atlet Berprestasi PON XX Papua Bakal Dapat Apresiasi dari Pemprov NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kemarin, saya baru tiba dari Jayapura dan pagi ini saya menerima pelatih dan atlet yang telah tiba di Kupang. Penerimaan secara resmi akan diadakan tanggal 17 Oktober nanti. Sebentar tim sepakbola PON NTT akan datang dan akan diterima oleh Asisten 2 Gubernur karena saya harus kembali ke Jayapura lagi hari ini,” ucap Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) saat jumpa pers bersama awak media di Lobi lantai 1 kantor Gubernur NTT, pada Kamis pagi, 7 Oktober 2021.

Saat sesi jumpa media yang dihadiri para atlet dan pelatih dari cabang olah raga Wushu dan Muay Thai tersebut, Wagub Nae Soi menyampaikan sampai saat ini kontingen NTT  telah meraih 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu dan masih berpeluang mendapatkan medali dari beberapa cabang olahraga yang masih dipertandingkan.

“Perolehan medali kontingen NTT saat ini adalah 1 Emas dari Muaythai, 1 Perak dari Kriket, 1 Perunggu dari Wushu. Akan tetapi kita masih mempunyai peluang untuk mendapatkan medali dari cabang olahraga Tinju, Silat, Kempo dan Renang,” terang Wagub Nae Soi.

Wagub JNS juga menjelaskan terkait Atlet Muay Thai yang menumpang mobil pikap. Pemerintah provinsi telah melakukan penjemputan dan menyiapkan tumpangan.   Namun, pelatih dan atlet lebih memilih untuk pulang bersama-sama teman-teman yang sudah menjemput di bandara.

“Sebenarnya penjemputan secara resmi akan dilaksanakan tanggal 17 Oktober nanti. Kita sudah pertemuan di Jayapura dan mendapatkan kesepakatan bahwa atlet yang pulang mendahului silakan berkoordinasi dengan cabor-nya masing-masing. Tetapi kemarin saya juga menelepon Kadispora untuk menjemput atlet yang sudah pulang. Teman-teman Dispora sudah menjemput dan menawarkan kepada atlet, pelatih dan manajer untuk bersama-sama mengikuti acara sederhana di GOR Oepoi. Akan tetapi pelatih dan atlet lebih memilih untuk bersama teman-temannya dari Laskar Timor Indonesia menuju ke kamp Latihan,” urai Wagub Nae Soi.

Lebih lanjut Wagub Nae Soi menjelaskan bahwa pemprov jelas akan memberikan apresiasi kepada para atlet yang berprestasi. Yang resminya akan diumumkan pada saat penjemputan resmi tanggal 17 Oktober nanti.

“Pasti ada apresiasi dari pemprov untuk atlet yang telah berprestasi. Contohnya secara pribadi Gubernur NTT telah menawarkan beasiswa untuk Susan. Itu hanya merupakan contoh. Akan tetapi apresiasi resminya akan diserahkan tanggal 17 Oktober pada saat penjemputan nanti. Intinya seluruh kepulangan atlet kembali ke NTT menjadi tanggung jawab saya sebagai ketua kontingen PON NTT,” tegas Wagub Nae Soi.

Wagub juga menjelaskan terkait dengan berita yang beredar di masyarakat bahwa terjadi perselisihan antara KONI dan Pemprov NTT. “PON seharusnya dilakukan pada tahun 2020 tetapi karena adanya Covid-19 perhelatan tersebut ditunda hingga tahun 2021. Tetapi karena penundaan tersebut dana yang semulanya diperuntukkan untuk perhelatan PON telah direkofusing sehingga perhelatan PON saat ini NTT menggunakan dana biaya tak terduga (BTT) yang mana  pertanggungjawaban harus dilakukan oleh pemerintah daerah karena ini bukan hibah. Banyak provinsi lain yang mengikuti PON ketua kontingennya adalah Gubernur maupun Wakil Gubernur dan tidak menjadi masalah,” ungkapnya.

Wagub Nae Soi juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar terus mendukung para atlet sehingga mempunyai persiapan yang matang untuk menghadapi even-even selanjutnya. “Mari kita mendukung agar pembinaan atlit tidak hanya terjadi pada saat perhelatan atau pertandingan. Pembinaan sudah harus dilakukan jauh-jauh hari sehingga persiapan untuk mengikuti event tersebut lebih matang,” tandasnya.

Sementara itu, Pelatih Muaythai, Angga Silitonga menegaskan bahwa kejadian kemarin yang sempat viral terkait penjemputan adalah kesalahpahaman dan kondisi yang terjadi tidak seperti yang diberitakan.

“Memang benar apa yang disampaikan oleh Ketua Kontingen PON NTT bahwa tidak ada masalah terkait penjemputan kemarin karena kita masih sempat melakukan pawai. Kondisi sebenarnya tidak seperti yang diberitakan jadi tolong jangan lagi mempersoalkan lagi kejadian kemarin. Karena kita sebagai pelatih dan atlet tidak merasa bermasalah dan pemerintah sendiri kemarin sudah ada perhatian dengan melakukan penjemputan, jadi tidak usah lagi beritanya dipelintir sehingga menimbulkan polemik,” jelas Angga.

Atlit Muaythai peraih medali emas pertama untuk NTT di PON XX, Susanti Ndapataka membenarkan pernyataan yang disampaikan pelatihnya bahwa memang pulang menggunakan mobil pick-up merupakan kemauan mereka karena ada penjemputan dari teman-temannya.

“Memang benar kemarin sudah ada penjemputan dari pemerintah. Akan tetapi karena ada penjemputan dari teman-teman Tim Kupang Muay Thai Kupang dan Laskar Timor Indonesia yang telah jauh-jauh hari sudah mengkonfirmasi bahwa akan menjemput kita di Kupang. Jadi kita sudah merencanakan akan pulang dengan mereka menggunakan mobil pick-up itu,” ujar Susanti. (*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkumham & Dekranasda NTT Olah Lahan Tidur Jadi Kebun Kelor

    Kemenkumham & Dekranasda NTT Olah Lahan Tidur Jadi Kebun Kelor

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Lapas Klas IIA Kupang mendapat kehormatan dikunjungi oleh Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dan Wakil Ketua Maria Fransisca Djogo pada Senin pagi, 6 September 2021. Disambut oleh Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone dan Kalapas Kupang, Badarudin dengan penyematan selendang tenun motif NTT. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2021/09/05/dekranasda-ntt-kolaborasi-moi-pecut-kelor-jadi-supply-cain-berbasis-kualitas/ Selanjutnya, Bunda […]

  • Pemerintah Lanjut Kartu Prakerja Tahun 2023, NTT Termasuk Penerima

    Pemerintah Lanjut Kartu Prakerja Tahun 2023, NTT Termasuk Penerima

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Salah satu upaya strategis Pemerintah dalam mendorong peningkatan kompetensi angkatan kerja, Program Kartu Prakerja saat ini telah berhasil menjangkau hingga 16,4 juta penerima manfaat. Antusiasme masyarakat terhadap Program Kartu Prakerja selama tahun 2022 lalu juga mendorong Pemerintah untuk dapat terus melanjutkan program tersebut pada tahun 2023. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga […]

  • Coffee Morning Tanpa Kopi

    Coffee Morning Tanpa Kopi

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Pada perhelatan coffee morning di pagi hari, sering dijumpai panitia acara kerap tak menyediakan kopi. Aroma kopi di pagi hari diyakini dapat melecut ide hingga karya. Bagi Anda para penikmat kopi, pasti setuju kan? Layaknya acara coffee morning para wartawan bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena pada Sabtu pagi, […]

  • Hari Pers Nasional 2020, Presiden Jokowi : “Insan Pers Teman Saya Sehari-hari”

    Hari Pers Nasional 2020, Presiden Jokowi : “Insan Pers Teman Saya Sehari-hari”

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Banjarbaru, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo hadir dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang digelar di Kawasan Perkantoran Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, pada Sabtu, 8 Februari 2020. Kehadiran Presiden ini dilakukan sebelum keberangkatannya menuju Canberra, Australia. “Saya membelokkan perjalanan via Banjarmasin. Sekali lagi, ini adalah demi Hari Pers […]

  • Doni Monardo : Covid-19 Bukan Rekayasa, Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa

    Doni Monardo : Covid-19 Bukan Rekayasa, Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dengan tegas mengatakan bahwa Covid-19 bukan sebuah rekayasa atau konspirasi yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu. Hal itu disampaikan Doni ketika memberi arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jawa Timur di Surabaya, pada Kamis, 16 Juli 2020. “Covid-19 […]

  • Empat Rumah Sakit Jadi ‘Second Line’ Cegah Covid-19 di Kota Kupang

    Empat Rumah Sakit Jadi ‘Second Line’ Cegah Covid-19 di Kota Kupang

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Berdasar SK Gubernur NTT tentang rumah sakit second line kasus Covid-19, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melakukan koordinasi dengan 4 (empat) rumah sakit di Kota Kupang yang ditunjuk menjadi rumah sakit Second Line di antaranya RSUD S. K. Lerik, RS Bhayangkara Tingkat III Kupang, RS Tingkat III Wirasakti Kupang dan […]

expand_less