Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Bank NTT Dukung Petani Nagekeo Garap 30 Ribu Hektar Lahan TJPS

Bank NTT Dukung Petani Nagekeo Garap 30 Ribu Hektar Lahan TJPS

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

Loading

Nagekeo, Garda Indonesia | Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) pola kemitraan telah disepakati antara pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah daerah Nagekeo, dan Bank NTT; dengan pola di mana petani menyiapkan lahan, Pemda Nagekeo menyiapkan penyuluh pertanian lapangan (PPL), benih jagung disiapkan Pemprov NTT, dan Bank NTT mendukung pembiayaan dengan skema Kredit Mikro Merdeka.

Kesepakatan itu tercetus usai dilakukan penanaman perdana jagung program TJPS oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do di Desa Kelimado, Kecamatan Boawae pada Selasa siang, 12 April 2022. Turut menyaksikan, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky Frederich Koli, Karo Umum Setda NTT George Hadjo, dan para staf khusus gubernur.

Pantauan media, di hadapan Gubernur VBL, Kadis Pertanian Nagekeo Oliva Monika Mogi mengungkapkan bahwa program TJPS dimulai pada tahun 2022 dengan fokus pertama pada musim tanam I April—September di lahan irigasi desa. “Di Nagekeo ada 1.500 hektar dan bakal diperluas lagi pada musim tanam Oktober—Maret karena ada potensi-potensi lain yang bisa dikembangkan,” ungkapnya.

Gubernur VBL pun menantang Kadis Pertanian Nagekeo guna menyiapkan lahan TJPS seluas 30.000 hektar. “Kita sepakat dulu, sanggup gak 30 ribu hektar, Lucky sanggup tidak? ” tanya VBL kepada Kadis Pertanian dan disanggupi menggarap lahan TJPS dengan anggaran sekitar 210 miliar rupiah pada tahun 2023.

Kepada awak media, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho menyampaikan pihaknya mendukung program TJPS pola kemitraan di Kabupaten Nagekeo melalui kredit mikro merdeka. “Kita mendukung akses petani mengatasi permasalahan permodalan dan keluar dari lilitan rentenir. Sesuai dengan hitungan teknis dari dinas, penyuluh lapangan, maka Bank NTT memberikan dukungan kredit senilai 10 juta rupiah per hektar tanpa agunan dan tanpa bunga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian NTT dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky Frederich Koli mengatakan bahwa dari lahan yang ditanami jagung program TJPS kemitraan bakal menghasilkan uang sebesar 3,5 miliar rupiah dalam waktu setahun. “Dan Sarana produksi yang disiapkan pun kelas premium dan pemerintah telah menyiapkan pembeli,” tandasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Pemerasan Investasi’ Oknum Bendesa Adat Berawa Kena OTT Kejati Bali

    ‘Pemerasan Investasi’ Oknum Bendesa Adat Berawa Kena OTT Kejati Bali

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Kejati Bali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum Bendesa Adat yang diduga melakukan pemerasan investasi. “Menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat yang masuk ke Kejaksaan Tinggi Bali serta komitmen pemerintah dalam memberantas praktik-praktik mafia investasi dan mafia tanah, pada Kamis tanggal 2 Mei 2024 Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Bali melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap KR […]

  • TETAP DIPROSES! Kasus Panji Gumilang Tak Bisa Restorative Justice

    TETAP DIPROSES! Kasus Panji Gumilang Tak Bisa Restorative Justice

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Panji Gumilang tetap diproses meski ada dua laporan yang dicabut. “Benar ada dua surat pencabutan laporan dari saudara KS dan saudara MIT,” kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri pada Kamis, […]

  • Rakornas dengan Pemprov NTT, Presiden Minta Jaga Tata Kelola Keuangan

    Rakornas dengan Pemprov NTT, Presiden Minta Jaga Tata Kelola Keuangan

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Saya perlu mengingatkan bahwa Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp.677,2 triliun untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Angka ini merupakan jumlah yang besar, maka tata kelola harus baik, sasarannya tepat, prosedur tidak berbelit dan sederhana, outcome dan output-nya harus besar dan maksimal,” pinta Presiden Jokowi saat Pembukaan Rapat Koordinasi […]

  • 21 Tahun Pejuang Eks Timor-Timur Ditelantarkan Pemerintah Indonesia

    21 Tahun Pejuang Eks Timor-Timur Ditelantarkan Pemerintah Indonesia

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bertepatan dengan kunjungan kerja Menko Polhukam RI, Prof. Mahfud MD dan Mendagri, Prof. Tito Karnavian ke Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Kamis 18 Juni 2020; sejumlah perwakilan Eks Pejuang Timor- Timur menggelar Jumpa Pers di Atambua. Para eks pejuang integrasi yang tergabung dalam Paguyuban Pejuang Timor-Timur (PPTT) itu, diketuai […]

  • Bupati Ande Agas Didemo Mahasiswa HIPMMATIM Kupang

    Bupati Ande Agas Didemo Mahasiswa HIPMMATIM Kupang

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kebijakan Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas menuai protes dan kritikan dari puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Pelajar Mahasiswa Manggarai Timur (HIPMMATIM) Kupang yang melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis, 21 November 2019 dengan melakukan long march dari Taman Nostalgia Kota Kupang dan menuju Gedung DPRD NTT. Beberapa kebijakan yang […]

  • Pemprov NTT Terima 11 Ribu Tenaga PPPK Hingga Akhir 2025

    Pemprov NTT Terima 11 Ribu Tenaga PPPK Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Ditekankan Gubernur Laka Lena, penambahan belasan ribu PPPK merupakan berkat besar, namun juga menjadi tantangan serius bagi struktur APBD Pemprov NTT.   Kupang | Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat memimpin apel bersama aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Kantor Gubernur, pada Senin pagi, 23 Juni 2025; meminta semua ASN untuk […]

expand_less