Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Bank NTT Dukung Petani Nagekeo Garap 30 Ribu Hektar Lahan TJPS

Bank NTT Dukung Petani Nagekeo Garap 30 Ribu Hektar Lahan TJPS

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
  • visibility 165
  • comment 0 komentar

Loading

Nagekeo, Garda Indonesia | Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) pola kemitraan telah disepakati antara pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah daerah Nagekeo, dan Bank NTT; dengan pola di mana petani menyiapkan lahan, Pemda Nagekeo menyiapkan penyuluh pertanian lapangan (PPL), benih jagung disiapkan Pemprov NTT, dan Bank NTT mendukung pembiayaan dengan skema Kredit Mikro Merdeka.

Kesepakatan itu tercetus usai dilakukan penanaman perdana jagung program TJPS oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do di Desa Kelimado, Kecamatan Boawae pada Selasa siang, 12 April 2022. Turut menyaksikan, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky Frederich Koli, Karo Umum Setda NTT George Hadjo, dan para staf khusus gubernur.

Pantauan media, di hadapan Gubernur VBL, Kadis Pertanian Nagekeo Oliva Monika Mogi mengungkapkan bahwa program TJPS dimulai pada tahun 2022 dengan fokus pertama pada musim tanam I April—September di lahan irigasi desa. “Di Nagekeo ada 1.500 hektar dan bakal diperluas lagi pada musim tanam Oktober—Maret karena ada potensi-potensi lain yang bisa dikembangkan,” ungkapnya.

Gubernur VBL pun menantang Kadis Pertanian Nagekeo guna menyiapkan lahan TJPS seluas 30.000 hektar. “Kita sepakat dulu, sanggup gak 30 ribu hektar, Lucky sanggup tidak? ” tanya VBL kepada Kadis Pertanian dan disanggupi menggarap lahan TJPS dengan anggaran sekitar 210 miliar rupiah pada tahun 2023.

Kepada awak media, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho menyampaikan pihaknya mendukung program TJPS pola kemitraan di Kabupaten Nagekeo melalui kredit mikro merdeka. “Kita mendukung akses petani mengatasi permasalahan permodalan dan keluar dari lilitan rentenir. Sesuai dengan hitungan teknis dari dinas, penyuluh lapangan, maka Bank NTT memberikan dukungan kredit senilai 10 juta rupiah per hektar tanpa agunan dan tanpa bunga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian NTT dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky Frederich Koli mengatakan bahwa dari lahan yang ditanami jagung program TJPS kemitraan bakal menghasilkan uang sebesar 3,5 miliar rupiah dalam waktu setahun. “Dan Sarana produksi yang disiapkan pun kelas premium dan pemerintah telah menyiapkan pembeli,” tandasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Papua Tengah Tetapkan Pendidikan Gratis Pelajar SMA SMK

    Pemprov Papua Tengah Tetapkan Pendidikan Gratis Pelajar SMA SMK

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Berbekal adanya kebijakan ini, seluruh biaya sekolah ditanggung pemerintah, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi keluarga sekaligus menekan angka putus sekolah di Papua Tengah.   Nabire | Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menerapkan program pendidikan gratis untuk 24.481 siswa SMA/SMK di delapan kabupaten pada 2025. Program ini mencakup 124 sekolah, baik negeri maupun swasta, dan […]

  • TJSL PLN Budidaya Hortikultura Warga Poco Leok Tuai Apresiasi

    TJSL PLN Budidaya Hortikultura Warga Poco Leok Tuai Apresiasi

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai | Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Yosef Djelamu, mengapresiasi sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Desa Berdaya yang dicanangkan PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), satu di antaranya program budidaya hortikultura, yang dinilai berhasil memberdayakan belasan kelompok […]

  • PLN UP2B NTT dan Bank Sampah Mutiara Timor Ubah Sampah Jadi Berkah

    PLN UP2B NTT dan Bank Sampah Mutiara Timor Ubah Sampah Jadi Berkah

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Kerja sama mencakup pengelolaan sampah domestik dari kantor PLN UP2B NTT, UPT Kupang, dan UP3 Kupang. Meliputi seluruh proses, mulai dari pengumpulan, pengangkutan, pemilahan, hingga pengolahan sampah.   Kupang | PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Nusa Tenggara Timur secara resmi menjalin kerja sama dengan Bank Sampah Mutiara Timor. Kolaborasi ini menandai komitmen PLN […]

  • Terpilih Aklamasi, Eddy Ganefo Pimpin KADIN Indonesia Periode 2020—2025

    Terpilih Aklamasi, Eddy Ganefo Pimpin KADIN Indonesia Periode 2020—2025

    • calendar_month Rab, 16 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Musyawarah Nasional IX Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang dihelat secara virtual dan offline terbatas di Manhattan Hotel Jakarta, secara aklamasi pada Selasa malam, 15 Desember 2020, telah menetapkan Ir. H. Eddy Ganefo,M.M. sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2020—2025. Sebelumnya, dengan protokol kesehatan yang ketat, Munas IX KADIN Indonesia […]

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 2)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 2)

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Secara geografis di Provinsi Sumatra Utara, suku Batak terdiri dari 5 (lima) etnis besar, yaitu Batak Toba (Tapanuli), Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing (Angkola), dan Batak Pakpak (Dairi). Suku-suku  besar Batak tersebut menggunakan bahasa-bahasa yang berbeda baik substansi bahasanya maupun logatnya. Pada kehidupan sehari-harinya, pemakaian […]

  • Transisi Energi di Lembata, PLN Kantongi Pertek KKPR PLTS

    Transisi Energi di Lembata, PLN Kantongi Pertek KKPR PLTS

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Dokumen Pertek KKPR ini resmi diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lembata dengan luasan sesuai SHP final, yakni 55.642 meter persegi.   Lembata | Upaya mendukung transisi energi nasional kembali diperkuat oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra). Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lembata resmi menerbitkan dokumen pertimbangan teknis kesesuaian […]

expand_less