Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » ‘Bank NTT Off Taker’ Pemrov NTT Ekspor Perdana 1000 Ton Jagung TJPS

‘Bank NTT Off Taker’ Pemrov NTT Ekspor Perdana 1000 Ton Jagung TJPS

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) akan mengirim 1.000 ton jagung hasil Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) pada Sabtu, 21 Mei 2022. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Lecky Koli, di ruang kerjanya pada Jumat, 20 Mei 2022.

“Besok kita akan kirim 1000 ton jagung TJPS dari Kabupaten Sumba Barat Daya ke Surabaya. Seribu ton jagung tersebut sudah dibeli dengan off taker PT Gama Agroinvestama dan akan dikirim ke Surabaya dalam hal ini kepada PT Sreya Seru Indonesia menggunakan Kapal Motor Kalimas I,” kata Lecky sebagaimana rilis dari Biro Adminstrasi Pimpinan Daerah Setda NTT.

“Jagung yang kita kirim ini adalah hasil TJPS di Kabupaten Sumba Barat Daya, dengan  lahan seluas 2000 Ha yang ditanam mulai bulan Oktober 2021 lalu sehingga kita panen bulan Februari sampai bulan Mei ini. 1000 ton itu diperoleh dari panen lahan seluas 445 Ha dan dikerjakan oleh 322 petani. Kemudian dibeli variasi harga di antaranya Rp 3700/kg untuk 100 ton, Rp 3800 untuk 300 ton, Rp 3900 untuk 70 ton, Rp 4000 untuk 497,5 ton dan Rp 3850 untuk 32,5 ton. Selanjutnya dari lahan 2000 Ha yang dikerjakan panen pertama seluas 445 Ha, sedangkan sisanya seluas 1555 Ha akan dipanen pada tahap berikutnya,” ungkap Lecky.

Ia menambahkan, hal ini memberikan spirit kepada petani-petani yang ada di wilayah Sumba untuk termotivasi. Buktinya sekarang para petani terus menanam jagung khususnya para petani di wilayah Kodi, Sumba Barat Daya.

“Masyarakat petani sudah mulai giat menjalankan Program TJPS ini karena sudah ada jaminan pembiayaan yang datang dari off taker dan perbankan, termasuk Bank NTT melalui kredit merdeka dan ada jaminan pasar yang memang sudah disiapkan oleh pemerintah dalam ekosistem TJPS pola kemitraan untuk mengcover kapasitas produksi,” jelas Lecky.

Lecky  menambahkan, kabupaten lain juga sudah mulai gencar mengikuti program ini. “Misalnya di Kabupaten TTU, saya bersama Kepala Dinas Pertaniannya dan sesuai arahan bupati bahwa sudah disiapkan lahan seluas 16.500 Ha. Nama-nama petani pengelola sudah ada dan sudah diberikan ke Bank NTT untuk diverifikasi data-datanya dan akan ditanam pada musim hujan tahun ini,” jelasnya.

“Di Malaka juga sudah mulai menanam jagung seluas 1.200 Ha lebih dan dibiayai Bank NTT melalui pelayanan kredit merdeka.

“Mereka sementara tanam mulai bulan Mei sampai bulan juli. Sementara ini mereka mulai menanam dan di musim hujan itu sudah bisa mencapai angka 15.000 Ha. Untuk Kabupaten Timor Tengah Selatan juga masyarakat dan tokoh adat sudah siap lahan untuk mulai mengerjakan TJPS pada luas 15.000 – 20.000 Ha. Ini menandakan masyarakat Nusa Tenggara Timur sudah mulai antusias dan percaya bahwa peranan jagung melalui Program TJPS ini sudah mampu berperan untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” tutup Lecky. (*)

Sumber (*/tim/den/hms)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Penyakit Akibat Polusi Udara, Pemerintah Siap Sejumlah Langkah

    Antisipasi Penyakit Akibat Polusi Udara, Pemerintah Siap Sejumlah Langkah

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi meningkatnya penyakit-penyakit gangguan pernapasan yang disebabkan antara lain oleh polusi udara. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa ada 6 (enam) penyakit gangguan pernapasan yang paling banyak dialami masyarakat, yaitu pneumonia, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), asma, kanker paru, tuberkulosis, dan […]

  • Cabai Rawit Picu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    Cabai Rawit Picu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Harga cabai rawit terpantau di pasar Oeba dan pasar Naikoten Kupang (kota penentu inflasi) berkisar pada 90 ribu hingga 120 ribu rupiah per kilogram. Dan diecer pada ukuran kaleng kecil dengan harga 5—10 ribu rupiah.   Kupang | Komoditas cabai rawit merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang terus mengalami peningkatan harga atau menunjukkan inflasi […]

  • OJK Perintah Bank Blokir Rekening Terindikasi Judi Online

    OJK Perintah Bank Blokir Rekening Terindikasi Judi Online

    • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) senantiasa menjaga integritas sistem keuangan dan memerintahkan perbankan untuk memblokir sejumlah rekening yang digunakan dalam aktivitas ilegal, termasuk judi online. Dalam rangka menjaga keseluruhan kegiatan sektor keuangan agar terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel; mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil; dan mampu […]

  • Lagi, Nandy Atok Sumbang 500 Lebih Pakaian ke Korban Banjir Rinbesihat

    Lagi, Nandy Atok Sumbang 500 Lebih Pakaian ke Korban Banjir Rinbesihat

    • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia | Nandy Atok, panggilan akrab anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) fraksi PAN, Bernardinus Taek kembali menyerahkan sumbangan 500 (lima ratus) lebih helai pakaian layak pakai dan puluhan dus mi instan bagi para korban banjir di Dusun Seo B, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu pada Jumat, 11 […]

  • Ngopi Bareng Pena Batas, Kasatreskrim Polres Belu Mohon Dukungan Media

    Ngopi Bareng Pena Batas, Kasatreskrim Polres Belu Mohon Dukungan Media

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia| Kasatreskrim Polres Belu, IPTU Djafar Alkatiri, S.H. ‘ngopi’ bareng para jurnalis yang tergabung dalam organisasi pers Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL di ruang gelar perkara Polres Belu pada Rabu sore, 9 November 2022. Momen obrolan santai dan penuh persaudaraan di awal masa jabatannya […]

  • Percepat Penanganan Pasca gempa M7,2, BNPB Kerahkan Sumber Daya

    Percepat Penanganan Pasca gempa M7,2, BNPB Kerahkan Sumber Daya

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan sumber daya, baik personel dan bantuan logistik, untuk percepatan penanganan pasca gempa bumi M 7,2 di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Baca juga:  http://gardaindonesia.id/2019/07/17/enam-orang-meninggal-dunia-pasca-gempa-bumi-di-halmahera-selatan/ Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, menyampaikan pada Kamis pagi, 18 Juli 2018, Kepala BNPB Doni Monardo menuju ke Ternate […]

expand_less