Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Bank NTT Serah CSR Tong Sampah 65 Juta

Bank NTT Serah CSR Tong Sampah 65 Juta

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Pada momentum Valentine Day, Bank NTT melalui Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang menyerahkan corporate social responsibility (CSR) berupa 52 buah tempat sampah senilai Rp. 65 juta. Penyerahan di halaman depan Puskesmas Oebobo, Jalan Palapa, Kelurahan Oebobo-Kupang.

Bantuan ini diserahkan oleh Direktur TI dan Operasional Bank NTT, Hilarius Minggu kepada Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh. Dalam sambutannya, George menaruh rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian Bank NTT kepada kebersihan Kota Kupang.

“Kami berterima kasih karena banyak pihak yang ikut peduli terhadap kebersihan di kota ini. Dan hari ini, ada Bank NTT. Saya tegaskan bahwa ini akan sangat menolong kita dan yang paling penting adalah ini adalah sebuah komitmen untuk kita mulai bersih dari rumah kita, untuk mewujudkan Kota Kupang yang bersih,” ucap George.

Sebelumnya, George pun mendoakan agar Bank NTT terus bertumbuh serta menjadi berkat bagi masyarakat NTT. “Teruslah menjadi bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur, kita dukung untuk mewujudkan menjadi Bank Devisa di tahun ini,” doa George saat itu.

Mantan Kepala Biro Umum setda Provinsi NTT itu mengungkapkan, dia menjadi saksi geliat ekonomi di masyarakat, dari kota hingga pedalaman NTT, dan di sana Bank NTT tampil sebagai lokomotif penggerak roda ekonomi masyarakat NTT.

“Saya menyaksikan bagaimana Bank NTT melakukan intervensi sampai ke pelosok-pelosok. Dan Bank NTT dengan kerja-kerja nyatanya, akan membangun rasa kebanggaan kita pada Bank ini. Maju terus Bank NTT, menjadi kebanggaan masyarakat NTT,” tegas George penuh semangat.

Hadir dan menyaksikan penyerahan tong sampah ini, Komisaris Independen, Samuel Djoh Despasianis, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, serta Komite Pemantau Resiko Bank NTT, H Yahidin Umar serta Pimpinan Bank NTT Kantor Cabang Utama (KCU), Boy Nunuhitu dan Kepala Pukesmas Oebobo, dr Maria Kurniawati Mari.  (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jo Uly—Sosok Milenial Calon Wakil Bupati Sabu Raijua

    Jo Uly—Sosok Milenial Calon Wakil Bupati Sabu Raijua

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Johanes Uly atau akrab disapa Jo Uly merupakan sosok muda (milenial) dari Kabupaten Sabu Raijua yang menyatakan diri siap menghadapi perhelatan Pilkada Sabu Raijua pada tahun 2020. Pria kelahiran 15 Mei 1979 di Mesara Lobohede Kabupaten Sabtu Raijua yang memiliki nama lengkap Yohanes Uly Kale, A.md. secara terbuka menyatakan kesiapan diri […]

  • Periode 2024, Potret Durasi Frekuensi Gangguan Listrik Menurun

    Periode 2024, Potret Durasi Frekuensi Gangguan Listrik Menurun

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    PLN telah menerapkan transformasi digital yang telah dijalankan secara menyeluruh sejak tahun 2020. Lewat digitalisasi secara end-to-end mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga layanan pelanggan.   Jakarta | PT PLN (Persero) mencatat capaian signifikan dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik sepanjang tahun 2024. Melalui transformasi digital dan pemeliharaan yang intensif, PLN berhasil menurunkan rata-rata frekuensi gangguan […]

  • Kemen PPPA: Mendongeng Bisa Siasati Anak Bosan Akibat Dampak Covid-19

    Kemen PPPA: Mendongeng Bisa Siasati Anak Bosan Akibat Dampak Covid-19

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengungkapkan bahwa mendongeng bisa menjadi sarana untuk menyiasati kebosanan anak sekaligus mengkomunikasikan kepada mereka tentang situasi yang terjadi sebagai akibat dampak pandemi Covid-19. “Prinsipnya dunia anak-anak adalah dunia bermain,” kata Deputi Bidang Perlindungan Anak KPPPA, Nahar dalam keterangannya di Media […]

  • Pesepeda Filipina Juara Etape 8 Tour De Entente

    Pesepeda Filipina Juara Etape 8 Tour De Entente

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Pesepeda Tour De Entente etape 8 disambut masyarakat Kabupaten Ngada dengan tarian Ja’i bersama yang dibawakan oleh 1001 penari dari Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER ) Flores Bajawa dan SMA Regina Pacis di Lapangan Kartini, Bajawa.   Bajawa | Etape kedelapan Tour De EnTeTe yang melintasi jalur Ende menuju Bajawa hari ini, Jumat, 19 September 2025, […]

  • Pesawat Lion Air JT 610 Angkut 188 Orang; Inilah Daftar Nama Mereka

    Pesawat Lion Air JT 610 Angkut 188 Orang; Inilah Daftar Nama Mereka

    • calendar_month Sen, 29 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id |Basarnas telah menemukan puing-puing pesawat Pesawat Lion Air Pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 mengangkut 188 orang, terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, satu anak-anak, 2 bayi, dan 7 kru pesawat. Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di laut dengan kedalaman 30 -35 meter. Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus berkoordinasi […]

  • Bamsoet Hargai Alasan Undur Diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi

    Bamsoet Hargai Alasan Undur Diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menghargai keputusan pengunduran diri Ketum PSSI Edy Rahmayadi. “Patut kita hargai. Secara gentle Edy mengakui mundur sebagai Ketum PSSI karena gagal menjalankan tugas sebagai pucuk pimpinan PSSI”, jelas Bamsoet. “Sangat jarang pimpinan yang mau mengakui kegagalan dan mundur dari jabatan yang diembannya”, tutur Bamsoet. Menurut Bamsoet […]

expand_less