Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Banten, Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

Banten, Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 26 Mei 2024
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Loading

Banten merupakan provinsi di Indonesia yang terletak pada bagian paling barat Pulau Jawa dengan ibu kota di Kota Serang. Sebelum terjadi pemekaran daerah, provinsi ini sebelumnya pernah menjadi bagian dari wilayah Jawa Barat yang kemudian resmi dimekarkan pada tanggal 4 Oktober 2000.

Wilayah Banten terletak di antara 5º7’50”-7º1’11” Lintang Selatan dan 105º1’11”-106º7’12” Bujur Timur, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2000 luas wilayah Banten adalah 9.160,70 km². Provinsi Banten terdiri dari 4 kota (Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan), 4 kabupaten (Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang).

Provinsi Banten memiliki wilayah laut yang menjadi salah satu jalur laut strategis yaitu Selat Sunda. Dengan menggunakan kapal -kapal berukuran besar, Selat Sunda menjadi jalur penghubung antara Australia dan Selandia Baru dengan kawasan Asia Tenggara, khususnya Thailand, Malaysia, dan Singapura. Selain itu, wilayah laut Banten adalah jalur penghubung antara Jawa dan Sumatra.

Provinsi Banten secara geografis dan pemerintahan berperan sebagai zona penyangga bagi Jakarta. Peran ini utamanya berfungsi di wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Secara ekonomi wilayah Banten memiliki banyak industri. Wilayah Provinsi Banten juga memiliki beberapa pelabuhan laut yang dikembangkan sebagai antisipasi untuk menampung kelebihan kapasitas dari pelabuhan laut di Jakarta dan ditujukan untuk menjadi pelabuhan alternatif selain Singapura.

Saat ini, provinsi Banten dipimpin oleh gubernur, yang posisinya sebagai penjabat gubernur, yakni Al Muktamar. Ia menggantikan posisi Gubernur Wahidin Halim, yang telah menyelesaikan masa tugas jabatan bersama Wakil Gubernur Andika Hazrumy periode tahun 2017—2022. Al Muktamar sebelumnya menjabat sebagai sekretaris daerah, kemudian diangkat menjadi penjabat gubernur pada 12 Mei 2022 hingga 12 Mei 2023, dan ditetapkan kembali pada posisi tersebut sejak 12 Mei 2023 hingga sekarang.

Rampak Bedug, tradisi orang Banten menyambut bulan Ramadan. Foto : Wikipedia

Indeks kebahagiaan menurut provinsi pada tahun 2017—2021

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil perhitungan indeks kebahagiaan menurut provinsi untuk 34 provinsi di Indonesia.

Metode penghitungan Indeks Kebahagiaan tahun 2017-2021 berbeda dengan metode tahun 2014. Indeks Kebahagiaan 2017–2021 diukur menggunakan 3 (tiga) dimensi yakni kepuasan hidup (life satisfaction), perasaan (affect), dan makna hidup (eudaimonia). Sementara metode sebelumnya (2014), Indeks Kebahagiaan hanya diukur menggunakan satu dimensi yaitu kepuasan hidup (life satisfaction).

Berdasarkan metode tersebut diperoleh 5 (lima) provinsi dengan skor terendah yang menempatkan Banten sebagai provinsi paling tidak bahagia di Indonesia dengan skor 68,08; disusul Bengkulu 69,74; Papua 69,87; Nusa Tenggara Barat (NTB) 69,98; dan Jawa Barat 70,23.

Sementara itu, Pj Gubernur Banten, Al Muktamar menanggapi survei yang menempatkan Banten di posisi pertama sebagai provinsi paling tidak bahagia.

Al Muktamar menanyakan siapa yang tidak bahagia dan apanya yang tidak bahagia. Ia bahkan mengatakan kalau perlu ia menari.

“Kalau perlu saya menari, saya akan menari, saya akan siapkan hiburan-hiburan untuk itu (masyarakat bahagia, red),” ucap Al Muktamar. (*)

Sumber (*/BPS+ Wikipedia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akika Cafe—Tempat ‘Hangout’ Asyik di Kota Kupang

    Akika Cafe—Tempat ‘Hangout’ Asyik di Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Anda masyarakat Kota Kupang, pelancong maupun turis Nusantara yang berencana menikmati akhir pekan sambil menikmati suasana malam minggu sembari berdendang maupun mendengar alunan musik berbagai genre, ini ada sebuah cafe yang terletak di areal pemukiman penduduk. Cafe Akika namanya, terletak di Jalan Amabi gang Womintra Nomor 7, Kelurahan Maulafa, Kecamatan […]

  • Banyak Siswa di Kabupaten Kupang Belum Dapat Dana PIP, Anita Gah Singkap

    Banyak Siswa di Kabupaten Kupang Belum Dapat Dana PIP, Anita Gah Singkap

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 58.398 siswa dari total 67.000 siswa di Kabupaten Kupang menerima beasiswa hingga pada tahun 2019 dengan kisaran anggaran Dana Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp.31.800.000.000,- (Tiga Puluh Satu Miliar Delapan Ratus Juta Rupiah). Kepastian penerimaan beasiswa tersebut disampaikan oleh Anita Jacoba Gah, Anggota Komisi X DPR RI saat melakukan reses […]

  • Ucapan A Bakri HM : “NTT Istimewa Hanya Komodo Saja” Picu Reaksi Warga NTT

    Ucapan A Bakri HM : “NTT Istimewa Hanya Komodo Saja” Picu Reaksi Warga NTT

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar di berbagai platform media sosial dan viral pernyataan anggota Komisi V DPR RI fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Jambi, A Bakri HM, terkait ucapannya bahwa “NTT Istimewanya Komodo Saja” memantik dan memicu reaksi dan respons dari berbagai pihak termasuk warga Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Video lengkap, silakan disimak di bawah ini […]

  • Antara Kupang dan Semarang

    Antara Kupang dan Semarang

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Bermimpi untuk mengenal Kota Semarang lebih intim, tentunya menjadi agenda penting dalam hidup (meski masih banyak daerah di Indonesia belum dikunjungi), membuat diri ini nelangsa dan memendam bara rindu. Bercikal dari acara district conference (Discon) Rotary D3420 kepemimpinan District Governor (DG) Cindy Bachtiar, mengantarkan langkah dan menapak kakiku di kota terbesar […]

  • Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

    Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    1.115 gardu berhasil dioperasikan dan 168.082 pelanggan menikmati listrik Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bersinergi dengan TNI dan Polri, PLN terus berupaya memulihkan kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-Badai Siklon Seroja. Dengan mengutamakan keselamatan masyarakat,  sebanyak 1.115 unit gardu berhasil dioperasikan kembali dan sebanyak 168.082 pelanggan kembali menikmati listrik pada Rabu, 7 April 2021. “Kami […]

  • Pemerintah Sepakat Ongkos Umrah Jemaah Haji 49,8 Juta Rupiah

    Pemerintah Sepakat Ongkos Umrah Jemaah Haji 49,8 Juta Rupiah

    • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah dan Komisi VIII DPR telah menyepakati besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 1444 Hijriah atau 2023 Masehi dengan rata-rata Rp90.050.637,26 per jemaah haji reguler. Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang ditanggung jemaah dengan rata-rata Rp49.812.700,26 (55,3%) dan penggunaan nilai manfaat per jemaah sebesar […]

expand_less