Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Berpikir Positif dan Aksi Nyata Hadapi Kehidupan di Tengah Pandemi

Berpikir Positif dan Aksi Nyata Hadapi Kehidupan di Tengah Pandemi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Masyarakat merasakan dampak kompleks pandemi tak hanya di sektor ekonomi tetapi sosial dan budaya. Pada saat ini, masyarakat dapat menumbuhkan dalam dirinya berpikir positif dan aksi nyata terhadap kebiasaan baru.

Motivator Merry Riana menyampaikan bahwa berpikir positif dan aksi nyata dibutuhkan dalam menghadapi kebiasaan baru. Pertama, ia mengakui bahwa berpikir positif saja tidak cukup berhasil untuk beradaptasi pada tatanan baru ini.

“Walaupun sebenarnya saya seorang percaya pada personal development, dan saya selalu percaya bahwa kita harus berpikir positif, merasakan hal yang positif, tetapi kadang berpikir positif itu juga ada tempatnya dan ada batasnya,” ujar Merry di Media Center Gugus Tugas Nasional di Jakarta, pada Selasa, 16 Juni 2020.

Ia menganalogikan seorang perempuan yang terpaksa pulang tengah malam. Ketika perempuan akan melewati sebuah gang kecil tampak dua orang dengan memegang golok. Gang tersebut gelap tanpa diterangi lampu.

“Saya tanya, apakah Anda masih berpikir positif, dan merasa tenang bahwa tidak terjadi apa-apa. Apakah anda tetap akan melakukan hal seperti itu? Mungkin anda akan berpikir, ada jalan lain,” ucapnya.

Ia menambahkan apabila gang ini gelap, mungkin ada jalan lain yang lebih terang. “Mungkin ada jalan lain yang harus memutar lebih jauh tapi lebih aman. Anda tidak mau mengambil risiko,” lanjut Merry.

Analogi ini juga perlu diterapkan dalam menghadapi situasi di tengah pandemi. Merry melanjutkan bahwa sekarang ini masyarakat berbicara masa transisi, seperti pembukaan mal dan kantor di Jakarta, dan beberapa tempat yang kembali buka sejak 15 Juni.

Menurut Merry, masa transisi dengan dibukanya kembali tempat-tempat itu sebagai kabar baik. Namun, ia mengingatkan bahwa mal dan kantor yang mulai beroperasi itu kembali beroperasi bukan karena pandemi sudah berhasil dilawan. “Bukan. Tapi karena roda ekonomi dan roda kehidupan harus terus berjalan. Ingat ya, bukan berarti kita sudah menang melawan pandemi,” pesannya.

Ia mengatakan bahwa perjuangan tetap berjalan dan tetap waspada, hati-hati dan disiplin. “Positive thinking boleh, harus malah, tapi dengan takaran yang benar. Jangan berpikir tenang saja tak bakalan sakit. Tenang aja, kan positive thinking tak bakal tertular kok. Yakin deh,” ucapnya.

Namun ia menegaskan bahwa tidak boleh seperti itu. Masyarakat tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah diberlakukan. “Ingat lebih baik mencegah daripada mengobati. Walaupun mungkin sekarang the new normal can be better normal. Walaupun mungkin kesannya ribet, banyak sekali yang harus dilakukan tapi itu untuk kebaikan kita semua,” lanjutnya.

Merry mengilustrasikan ketika kita berada di luar rumah. Perlengkapan untuk menjaga diri penting untuk dibawa, seperti hand sanitizer, disinfektan, atau perilaku di ruang publik dengan mengantri dan menjaga jarak dengan yang lainnya. “Saya selalu bilang lebih baik ‘parno’ daripada ‘sembrono’. Lebih baik saya jadi orang yang parno daripada saya jadi orang yang sembrono yang nantinya justru membahayakan orang-orang di sekitar saya,” katanya.

Ia berharap masyarakat tetap harus berpikir positif dan tetap harus waspada (kritis). Nah itu yang pertama. Kedua, positive thinking saja tidak cukup dalam menata kebiasaan baru ini. Masyarakat juga perlu melakukan aksi nyata.

“Nah, ini yang orang salah kaprah. Banyak orang berpikir, kami juga sudah berpikir positif loh. Tapi kok hidup saya tak sukses, terus pikir doang atau dilakukan atau enggak?,” ujarnya.

Merry mengingatkan apabila kita hanya berhenti pada berpikir tanpa ada aksi, hidup tidak akan bisa sukses. “Kamu harus melakukan apa yang ingin kamu lakukan. Kamu harus mendisiplinkan diri untuk tetap mengerjakan apa yang harus kami kerjakan. Ingat, positive thinking hanya berhasil jika dibarengi dengan positive action,” pesannya.(*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap Digelar – Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali

    Siap Digelar – Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, gardaindonesia.id – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo optimis pelaksanaan pertemuan International Monetary Fund (IMF) – World Bank (WB) yang dilaksanakan di Bali, tanggal 8—14 Oktober 2018, akan berlangsung lancar dan sukses. Berbagai persiapan yang dilakukan untuk menggelar hajat besar tersebut telah selesai dilakukan. Baik dari segi tempat acara, keamanan, transportasi hingga kesiapan acara lainnya. […]

  • Unit Pidum Reskrim Polres TTS Sidik Laporan Yulius Tse

    Unit Pidum Reskrim Polres TTS Sidik Laporan Yulius Tse

    • calendar_month Ming, 30 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    SoE – NTT, Garda Indonesia | Satreskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui unit pidana umum (pidum) telah menindaklanjuti kasus dugaan tindak pidana penipuan jual beli tanah yang dilaporkan Yulius Tse ke Polsek Amanuban Selatan dengan nomor laporan polisi: LP/26/XII/2021, tanggal 15 Desember 2021. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/01/27/yulius-tse-polisikan-rudolfo-nabuasa-atas-dugaan-penipuan-jual-beli-tanah/ Kasat Reskrim Polres […]

  • Tanam Pohon di Gerakan Kupang Hijau, Pemkot Kupang Jamin Bakal Rawat

    Tanam Pohon di Gerakan Kupang Hijau, Pemkot Kupang Jamin Bakal Rawat

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Aksi penanaman pohon kembali dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang di areal Jembatan Petuk II Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, pada Sabtu, 11 Juli 2020. Kegiatan yang dimotori oleh tim Gerakan Kupang Hijau (GKH) ini merupakan salah satu program yang dijabarkan dari misi Wali Kota Kupang untuk menjadikan Kupang sebagai kota […]

  • Selundupkan Manusia; Berhadapan dengan Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi

    Selundupkan Manusia; Berhadapan dengan Viktor Laiskodat & Josef Nae Soi

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Moratorium pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan. Paling lambat akhir Oktober, tim akan berangkat ke Malaysia untuk melakukan sensus TKI asal NTT,sebut Gubernur 2 NTT, Drs.Josef Nae Soi,M.M. “Tidak boleh main-main lagi. Siapapun yang menyelundupkan manusia NTT akan berhadapan dengan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A. Nae Soi,” tegas […]

  • Warga Poco Leok Tegaskan Daerah Mereka Butuh Listrik dan Mau Maju

    Warga Poco Leok Tegaskan Daerah Mereka Butuh Listrik dan Mau Maju

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | Konsultasi publik pada 3—4 September 2024 dan dialog bersama perwakilan Bank Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) Jerman melalui tim independen Monkey Forest Consulting (MFC) pada 6 September 2024 terkait pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP Ulumbu) 5-6 di Poco Leok, Manggarai, disambut dukungan dan harapan oleh warga dan pemilik lahan sekitar wilayah kerja […]

  • Lebaran 2024, Ganjil-Genap Arus Mudik Berlaku Mulai 5 April

    Lebaran 2024, Ganjil-Genap Arus Mudik Berlaku Mulai 5 April

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas ganjil-genap mulai Jumat, 5 April 2024 pukul 14.00 di ruas tol Jakarta Cikampek (Japek) hingga Tol Kalikangkung Semarang. Selain itu, contraflow dan oneway akan mulai diberlakukan di jam yang sama. Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk selalu memperhatikan plat […]

expand_less