Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Bintang Puspayoga Terima Tongkat Estafet PPPA dari Yohana Yembise

Bintang Puspayoga Terima Tongkat Estafet PPPA dari Yohana Yembise

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia periode 2014—2019 Yohana Yembise menyerahkan jabatannya kepada Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga pada kegiatan Pisah Sambut Menteri PPPA di Jakarta pada Kamis, 24 Oktober 2019.

Yohana Yembise mengaku sudah mengenal Menteri Bintang sebelumnya, sebagai istri Mantan Menteri dalam Kabinet yang sama yakni Kabinet Kerja dan pernah bertemu dalam beberapa kesempatan di Bali. Yohana berharap Menteri Bintang mampu membawa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) lebih maju lagi.

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengingatkan kepada jajaran pejabat dan satuan kerja di Kemen PPPA tolong layani ibu (Menteri), berikan pemahaman dan pengarahan yang banyak tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Demi kepentingan Kementerian ini ke depan agar lebih hebat lagi dari yang lalu di masa jabatan saya,” ujar Yohana Yembise.

Yohana juga menitipkan pesan kepada Menteri Bintang agar memberi perhatian pada kebijakan-kebijakan yang perlu diselesaikan, seperti Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual, serta mendorong penyusunan RUU Pengasuhan Keluarga dan RUU Kesetaraan Gender agar bisa masuk ke dalam Prolegnas (program legislasi nasional).

Tanda kasih Bintang Puspayoga dan Yohana Yembise

I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak periode 2019—2024 usai dilantik Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2019 lalu, Menteri Bintang mendapat mandat untuk melanjutkan tongkat estafet pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabinet Indonesia Maju. Menteri Bintang mengaku jika tugas yang diembannya tidak terasa berat karena pondasi yang ditinggalkan Yohana cukup kuat.

“Saya mengapresiasi kepada Ibu Yohana yang telah membangun pondasi yang kuat dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Ini bagi saya yang akan meneruskan, tidak terlalu menjadi beban berat, karena tinggal melanjutkan. Saya juga akan mengajak teman-teman (di lingkungan Kemen PPPA) untuk meningkatkan kembali inovasi sesuai arahan Presiden 5 tahun ke depan yang ingin mewujudkan Indonesia maju,” ujar Menteri yang pernah menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK di Bali ini.

Menteri Bintang menambahkan ada 5 poin penting yang ditugaskan oleh Presiden Jokowi saat dirinya ditunjuk sebagai Menteri PPPA. Hal itu terkait upaya mewujudkan pemberdayaan perempuan dalam bidang wirausaha, meningkatkan peran ibu dalam pengasuhan anak, menurunkan angka kekerasan, pekerja anak dan perkawinan usia anak.

“Kita sudah punya bumper yang kuat, seperti disebutkan Ibu Yohana salah satunya terkait Revisi Undang-Undang Perkawinan yang dapat mencegah perkawinan usia anak. Satu kata kuncinya, mari kita bergandengan tangan semua stakeholder terkait. Kami mohon kerja samanya, tugas kita ini akan terasa ringan apabila kita bersinergi saya yakin apa yang menjadi prioritas program akan terwujud dengan baik,” jelas Menteri Bintang.

“Walaupun ini medan baru bagi saya, tentu saya akan pelajari lebih dalam lagi. Saya harapkan kerjasama dan dukungan teman-teman di Kemen PPPA. Komitmen hidup saya, bagi saya tidak ada istilah tidak bisa dan tidak ada istilah tidak mungkin asal ada kemauan dan kerja keras. Bantu saya untuk menyukseskan program-program yang menjadi tanggung jawab di kementerian ini” tutup Menteri Bintang.

Acara ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon 1 dan eselon 2 Kemen PPPA, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), IWAPI, KOWANI, Mitra Daya Setara (penisunan Kementerian PPPA), perwakilan UNICEF (United Children Fund), UNFPA (United Nation Population Fund), Kementerian/Lembaga dan beberapa organisasi masyarakat dibidang perempuan dan anak. (*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNICEF Indonesia & Prilly Latuconsina Ajak Anak Indonesia ‘Stop Bullying’

    UNICEF Indonesia & Prilly Latuconsina Ajak Anak Indonesia ‘Stop Bullying’

    • calendar_month Rab, 21 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dalam Rangka Menyambut Hari Anak Sedunia yang jatuh pada tanggal 20 November 2018, UNICEF Indonesia bersama dengan U-Report Indonesia menggandeng Prilly Latuconsina, aktris Indonesia usia 22 tahun, untuk mendiskusikan isu bullying yang bisa diakses di halaman Facebook Prilly Latuconsina dan UNICEF Indonesia. Menurut WHO/Organisasi Kesehatan Dunia, Bullying memiliki arti = “penggunaan kekuatan […]

  • Abaikan Pengusaha Lokal NTT, Diduga Kuat Proyek APBN Dimonopoli

    Abaikan Pengusaha Lokal NTT, Diduga Kuat Proyek APBN Dimonopoli

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) era pemerintahan Jokowi menjadi prioritas utama melalui alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), mengingat anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) NTT rendah dan masuk kategori provinsi termiskin ketiga di Indonesia. Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia), Gabriel Goa kepada […]

  • Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

    Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Ninoy Karundeng History in the making. Sejarah tengah berlangsung. Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo ditunjuk sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz. Bagi Jokowi, Listyo amunisi baru, untuk mendukungnya mengubah sejarah Indonesia. Jokowi tahu betul tantangan melawan radikalisme, intoleransi, terorisme, peredaran narkoba, sampai kamtibmas yang dihadapi Indonesia dan Kapolri, beserta Panglima TNI, […]

  • Perayaan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 ala BP PAUD Dikmas NTT

    Perayaan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 ala BP PAUD Dikmas NTT

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, BUMN, BUMD serta anak perusahaan. Sedangkan Pemerintah Desa telah tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Meski demikian, KORPRI sering kali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan KORPRI tak terlepas dari kedinasan. KORPRI […]

  • SPK: Saya Kerja Turun ke Rakyat, Bukan Hanya Telepon Menteri

    SPK: Saya Kerja Turun ke Rakyat, Bukan Hanya Telepon Menteri

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Di hadapan puluhan ribu massa pendukung dan masyarakat sekitar Lasiana, SPK pun menegaskan dirinya bekerja tak hanya duduk di kursi dan di belakang meja kemudian menelepon para menteri.   Kupang | Simon Petrus Kamlasi (SPK) pasangan calon wakil gubernur NTT nomor 3 bersama Adrianus Garu (SIAGA) menegaskan dirinya terbiasa bekerja turun ke rakyat bahkan menginap […]

  • Target Pemerintah Indonesia : Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2024

    Target Pemerintah Indonesia : Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2024

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem di tanah air dapat mencapai nol persen pada tahun 2024 mendatang. Target tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju pada Kamis, 18 November 2021, di Istana Kepresidenan. “Tadi arahan bapak presiden terkait agenda kemiskinan disampaikan bahwa kemiskinan ekstrem […]

expand_less