Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Budaya & Kearifan Lokal Harus Jadi Landasan Pembangunan Nasional

Budaya & Kearifan Lokal Harus Jadi Landasan Pembangunan Nasional

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 1 Feb 2019
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | Infiltrasi budaya asing ke Indonesia sudah semakin mengkhawatirkan. Kehidupan masyarakat Indonesia yang dikenal dengan nilai-nilai luhur budaya, kian terancam. Bangsa Indonesia seperti mulai kehilangan jati diri sebagai bangsa yang beradab. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet).

“Karena itulah, saat ini visi Presiden Joko Widodo fokus dalam pembangunan manusia Indonesia. DPR RI dan pemerintah sudah melahirkan UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Dimana kebudayaan yang lahir dari kearifan lokal harus menjadi landasan dalam pembangunan nasional dan daerah,” ujar Bamsoet saat menerima pengurus Mufakat Budaya Indonesia (MBI), di ruang kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Kamis (31/01/19).

Pengurus MBI yang hadir antara lain Koordinator MBI Radhar Panca Dahana, Humas MBI Olivia Zalianty, Komisi Strategis MBI Connie Bakrie, Suhadi Sendjaja dan Niniek L Karim.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet)

Bamsoet menjelaskan, salah satu visi pembangunan Presiden Joko Widodo menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, merupakan salah satu bentuk pengejawantahan budaya bahari yang merupakan kekuatan utama Bangsa Indonesia. Menjadikan budaya sebagai haluan pembangunan merupakan salah satu jalan bagi Indonesia bertransformasi dari ‘bangsa besar’ menjadi ‘bangsa pemenang’.

“Saat ini, budaya K-Pop sudah hampir menguasai dunia. Bersaing ketat dengan budaya barat. Kita memang mengalami ketertinggalan. Namun, bukan berarti tidak bisa mengejar. Karena itu, pemajuan kebudayaan harus dimulai dari diri kita masing-masing, dari keluarga dan lingkungan sekitar,” tutur Bamsoet.

Karenanya, Bamsoet mengajak semua anak bangsa kembali ke jati diri manusia Indonesia yang sesungguhnya. Dimana gotong royong dan tenggang rasa menjadi salah satu cirinya.

“Semboyan Bhineka Tunggal Ika punya makna yang sangat mendalam. Menunjukan tingginya karakter bangsa dalam hal toleransi. Namun ironisnya, saat ini kita seakan melupakannya. Sudah waktunya kita kembali ke titik semula, kembali menjadi manusia Indonesia seutuhnya,” pungkas Bamsoet. (*)

 

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 28 Hari Tak Makan, Kakak Beradik di Kendal Ditemukan Lemas di Samping Jenazah Ibu

    28 Hari Tak Makan, Kakak Beradik di Kendal Ditemukan Lemas di Samping Jenazah Ibu

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Loading

    Peristiwa ini terjadi di Dusun Songopuro, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, dan pertama kali diketahui setelah tetangga mencium bau tidak sedap dari rumah korban pada Sabtu, 1 November 2025.   Kendal | Kisah memilukan datang dari Kendal, Jawa Tengah. Dua kakak beradik, Putri Setya Gita Pratiwi (23) dan Intan Ayu Sulistyowati (19), ditemukan lemas di samping […]

  • Di Alor, Festival Panggil Ikan Dugong Harus Jadi Pariwisata Internasional

    Di Alor, Festival Panggil Ikan Dugong Harus Jadi Pariwisata Internasional

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi-Alor, Garda Indonesia | Festival Dugong (Tradisi Panggil Ikan Dugong atau Duyung) yang dihelat oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Alor menurut rencana bakal dilaksanakan mulai tanggal 19—28 Juli 2019 Dugong atau Duyung adalah sejenis mamalia laut yang merupakan salah satu anggota Sirenia atau sapi laut yang masih bertahan hidup selain manatee dan mampu mencapai usia […]

  • “Bank NTT Terus Jadi Berkat” Ini Doa Agen Mobile Banking di Atambua

    “Bank NTT Terus Jadi Berkat” Ini Doa Agen Mobile Banking di Atambua

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Doa dan harapan agar Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT terus bertumbuh, dirasakan tidak saja oleh pemegang saham, pengurus serta para pelaku bisnis kelas atas. Kali ini, doa itu datang dari seorang agen mobile banking Bank NTT, yakni Nyonya Lidya Yanti Taolin. Baginya, Bank NTT harus terus bertumbuh dan hadir […]

  • Transaksi Nontunai & CRS 250 Juta, Bank NTT Support ETMC XXXIII

    Transaksi Nontunai & CRS 250 Juta, Bank NTT Support ETMC XXXIII

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Bank NTT berkolaborasi dengan panitia memfasilitasi pembelian tiket secara non-tunai selama pertandingan sepak bola ETMC XXXIII yang berlangsung mulai tanggal 3—23 Maret 2025.   Kupang | PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) mendukung (support) kompetisi sepak bola liga 4 NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII tahun 2024/2025. Support Bank NTT itu […]

  • Pemuda TTS Bangga dan Terharu, Presiden Jokowi Berbusana Adat Amanatun

    Pemuda TTS Bangga dan Terharu, Presiden Jokowi Berbusana Adat Amanatun

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-T.T.S, Garda Indonesia | Dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (T.T.S), semua unsur masyarakat menyampaikan kebanggaan dan keharuan mereka terhadap apresiasi dari Presiden Jokowi yang menggunakan pakaian adat Swaparaja Amanatun saat menjadi inspektur upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/08/17/berbusana-adat-amanatun-tts-presiden-pimpin-upacara-di-istana-merdeka/ Kebanggaan serupa pun dilontarkan oleh Charles Lakapu, salah […]

  • ‘Ngemis Online’ Marak, Yakub Ismail Desak Pemerintah Terbitkan Regulasi

    ‘Ngemis Online’ Marak, Yakub Ismail Desak Pemerintah Terbitkan Regulasi

    • calendar_month Sen, 23 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ruang maya hari-hari ini tengah dihebohkan dengan penggunaan konten yang tidak sesuai norma dan peruntukan. Hal itu terlihat dari maraknya fenomena ngemis online yang kini tengah menjadi  sorotan berbagai pihak. Tidak sedikit selebgram yang berkeluh soal pengikutnya yang meminta uang untuk melunasi utang, meminta barang atau bantuan lainnya. Selain itu, kerap […]

expand_less