Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bupati Kupang Resmi Melapor PT PGGS & PT PKGD ke Komnas HAM dan Ombusdman RI

Bupati Kupang Resmi Melapor PT PGGS & PT PKGD ke Komnas HAM dan Ombusdman RI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id-Sebagai Akibat tidak diresponnya surat dari Bupati Kupang,Ayub Titu Eki kepada pemerintah pusat; dalam hal ini Presiden Joko Widodo dan Pihak Kementerian tentang keberataannya terhadap perusahaan yang berinvestasi pada sektor garam di wilayah Kabupaten Kupang.

Maka pada Rabu/29 Agustus 2018, Ayub Titu Eky berinisiatif sendiri mendatangi kantor Komnas HAM dan Ombudsman Republik Indonesia untuk melapor P.T. Panggung Guna Ganda Semesta dan P.T. Puncak Keemasan Garam Dunia atas HGU (Hak Guna Usaha) yang diklaim 2 (dua) perusahaan ini dalam melakukan investasi industri garam di wilayah Kabupaten Kupang.

Bupati kesal, karena HGU yang dikantongi kedua perusahaan ini justru belakangan menuai banyak pro kontra di masyarakat, ditambah; perusahaan ini tidak bisa menunjukan batas-batas HGU sebagaimana yang di klaim.

Kedatangan Bupati saat itu juga di dampingi beberapa tokoh penting, antara lain, Tonci W. Benusu, selaku Koordinator Aliansi Masyarakat Adat Penolak HGU, Herson Tameno, mewakili masyarakat kelurahan Babau, Silvanus Top, mewakili masyarakat Desa Bipolo Kec. Sulamu, Donikson Laisnima mewakili masyarakat desa Nunkurus Kec. Kupang Timur, Amseo Karolus Benusu, mewakili masyarakat Babau, Jorhans Nome, SH selaku sekjen Pemangku Adat Kabupaten Kupang (se-daratan Timor), Pdt. Yusuf Nakmofa, mewakili Sinode GMIT, Bil Nope, selaku Ketua Pusat Anti Korupsi Undana dan Gabriel Goa, Koordinator KOMPAK (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Nusa Tenggara Timur).

Kedatangan Tim yang menolak HGU Perusahaan itu disambut Komisioner Komnas HAM, Munafrizal Manan. Pada pertemuan tersebut Pihak Komnas HAM menilai sikap Bupati yang hadir bersama masyarakat merupakan hal yang belum pernah terjadi, bahkan Komnas HAM memberi apresiasi terhadap Bupati dan Tim. Kondisi serupa juga terjadi di kantor Ombudsman RI.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 4 (empat) jam itu; seluruh tim yang mewakili masyarakat termasuk PAKU Undana diberi kesempatan menjelaskan sendiri kepada KOMNAS HAM. Bupati Ayub Titu Eki menjelaskan kepada pihak Komnas HAM bahwa sebenarnya Pemerintah dalam masa kepemimpinannya sama sekali tidak membatasi perusahaan manapun yang ingin melakukan investasi khusus industri garam di wilayah tersebut. Hanya saja, menurut Ayub masyarakat setempat harus dihargai sebagai warga negara yang memiliki adat dan budaya timor yang dipegang selama ini. Bupati justru mempersilahkan perusahaan untuk melakukan kegiatan sepanjang masyarakat tidak dikorbankan.

Usai melakukan pertemuan dengan KOMNAS HAM, tim tersebut langsung menuju Ombudsman Republik Indonesia untuk menyampaikan hal serupa sekaligus menyerahkan seluruh dokumen pendukung sebagai bukti untuk di tindaklanjuti.

Kepala Pusat Anti Korupsi Undana, Bil Nope menjelaskan, PAKU Undana sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang hukum dengan kajian-kajian akademik akan terus memantau dan melihat sejauhmana pemerintah bisa menyelesaikan persoalan ini. PAKU Undana sendiri juga telah mendatangi KOMNAS HAM dan Ombudsman RI dalam kasus ini untuk menyampaikan ada mal-administrasi yang diduga kuat dilakukan pihak Koorporasi di Kupang.

Sementara itu, Koordinator KOMPAK NTT, Gabriel Goa yang juga selaku Direktur PADMA Indonesia, menyatakan siap untuk membantu dan mengawal persoalan ini hingga tuntas. Beberapa langkah; kata Gabriel sudah dilakukan dan menunggu kejelasan pihak Ombudsman dan KOMNAS HAM (*/tim+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Pinta Kalkulasi Efek Virus Korona Terhadap Perekonomian Indonesia

    Presiden Pinta Kalkulasi Efek Virus Korona Terhadap Perekonomian Indonesia

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meminta jajarannya menghitung secara cermat dampak penerapan kebijakan terkait penyebaran virus korona terhadap perekonomian Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas dengan topik “Kesiapan Menghadapi Dampak Virus Korona” di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 4 Februari 2020. “Saya minta dikalkulasi secara cermat dampak dari kebijakan […]

  • Hujan Deras Iring Rakor Pengentasan Kemiskinan Ekstrem antara Wapres dan Pemprov NTT

    Hujan Deras Iring Rakor Pengentasan Kemiskinan Ekstrem antara Wapres dan Pemprov NTT

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kunjungan Kerja Wapres RI Ma’ruf Amin di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka rapat koordinasi pengentasan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan stunting di dilaksanakan di aula rumah jabatan Gubernur NTT pada Minggu siang, 17 Oktober 2021. Cuaca panas ekstrem berkisar 32–35 derajat di Nusa Tenggara Timur pada masa transisi musim […]

  • Paskah Klasis Amanuban Timur Ciptakan Harmonisasi Umat Lintas Agama

    Paskah Klasis Amanuban Timur Ciptakan Harmonisasi Umat Lintas Agama

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Timor Tengah Selatan, Garda Indonesia | Ada yang menarik dari Perayaan Paskah Klasis Amanuban Timur; Kali ini, Prosesi Paskah (Jalan Salib) melibatkan seluruh jemaat serta umat Katolik dan Muslim. Bertempat di Gereja Jemaat Betania Haunometan, OeEkam, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa, 30 April 2019. Pembukaan Acara Prosesi Jalan Salib ditandai […]

  • Formasi Spiritualitas Iman Kristiani di Tengah Pandemi Covid-19

    Formasi Spiritualitas Iman Kristiani di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Edmario Da Cunha, Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira-Kupang Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa setahun terakhir ini umat manusia disibukkan dengan wabah Corona Virus Disease  (Covid-19). Implikasi dari merebaknya Covid-19 turut menghadirkan fenomena-fenomena baru dalam interaksi sosial manusia. Realitasnya, kemana-mana orang harus mengenakan masker, menggunakan hand sanitizer, rajin mencuci tangan dan membatasi diri untuk berinteraksi dengan […]

  • Gubernur Viktor Buka Akses Jalan Bokong-Lelogama Kabupaten Kupang

    Gubernur Viktor Buka Akses Jalan Bokong-Lelogama Kabupaten Kupang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Pembangunan infrastruktur merupakan sebuah stimulus, agar kita mampu bergerak lebih cepat dalam menggerakkan seluruh roda pembangunan, khususnya di Kabupaten Kupang ini. Kita harus mampu untuk menjaga jalan dan jembatan agar tidak cepat rusak”, kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam sambutannya pada Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Bokong-Lelogama di Desa […]

  • 17 Ribu Lebih Keluarga di Belu Terima Bantuan Beras PPKM

    17 Ribu Lebih Keluarga di Belu Terima Bantuan Beras PPKM

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pandemi Covid–19 belum berakhir, membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) guna memutuskan penyebaran wabah Covid–19, dan disusul dengan kebijakan pemberian bantuan beras PPKM. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Sabina Mau Taek melalui laporannya dalam kegiatan launching ‘peluncuran’ bantuan beras PPKM oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, […]

expand_less