Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Capaian Kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi NTT Tahun 2019

Capaian Kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi NTT Tahun 2019

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 19 Des 2019
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara pada Kamis, 19 Desember 2019 menyampaikan hasil kinerja selama kurun waktu 2019 untuk Bidang Pemberantasan, Bidang P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat), dan Bidang Rehabilitasi.

Capaian Kinerja BNNP NTT Tahun 2019, disampaikan oleh Kepala BNNP NTT, Brigjen Pol. Teguh Imam Wahyudi, S.H., M.M. dalam sesi jumpa pers yang dilaksanakan di Aula Kantor BNNP NTT Jalan Palapa Oebobo, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepada para awak media cetak, elektronik dan online, Kepala BNNP NTT, Teguh Imam Wahyudi menyampaikan bahwa Bidang Pemberantasan, jumlah Laporan Kasus Narkotika (LKN) sebanyak 10 laporan dari target 8 LKN dengan jumlah tersangka sebanyak 14 orang, dengan perincian 5 orang tersangka telah menjadi proses hukum hingga putusan pengadilan [2 orang diproses di Pengadilan Negeri Maumere (I alias A diputus 6 tahun penjara dan I alias I diputus 5 tahun penjara) sedangkan 3 orang tersangka diproses di Pengadilan Negeri Labuan Bajo berinisial MT alias M putusan 6 tahun penjara, inisial SL alias L putusan 7 tahun penjara, dan Inisial TAT alias A diputus 5 tahun penjara].

“Dan 2 orang tersangka dengan alias S alias S dan FA alias A kedapatan memiliki psikotropika golongan 4 sebanyak 243 butir Pil Riklona dosis 2 mg dan telah dilimpahkan ke Polres Belu karena BNN hanya memiliki kewenangan untuk memproses hukum jenis narkotika golongan 1 dan golongan 2 sebagaimana tertera dalam UU No 35 Tahun 2009,” terang Teguh Imam Wahyudi didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi, Joni Didok, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Hendrik J. Rohi,S.H, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemberantasan & Kasi Penyidikan, AKP Yuli Beribe, Kabag Umum, Anwar Gemar,S.Sos, dan Kasi Pemberdayaan Bidang P2M, Lia Novika Ulya,S.KM.

Lanjut Teguh Imam Wahyudi, “Sedangkan 7 orang dari hasil tes urine positif menggunakan narkoba namun tidak ditemukan barang bukti sehingga kami mengambil langkah untuk direhabilitasi,” jelasnya sambil menyampaikan 1 orang berinisial FD alias F direhabilitasi di RSUD Umbu Rarameha Waingapu, 1 orang inisial HL alias H di Klinik Pratama BNNP NTT dan 5 orang direhabilitasi di Klinik Pratama BNN Kota Kupang.

Bidang P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat), jelas Kepala BNNP NTT, telah dilakukan deteksi dini melalui tes urin mencapai 9.601 Orang dan yang positif sebanyak 9 orang (BZO) dan masyarakat yang terpapar P4GN sebanyak 1.080.915 orang (usia 10—59 tahun).

Asistensi pembangunan berwawasan anti narkoba (Bangwawan) telah dilakukan di 104 instansi pemerintah dan 45 instansi swasta. Jumlah penggiat sebanyak 755 orang dan relawan sebanyak 1.240 orang. “Karena keterbatasan personil hanya sebanyak 39 orang sehingga dibentuk berfungsi untuk menyampaikan informasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba karena penggiat dan relawan merupakan perpanjang tangan dari personil BNNP NTT,” ungkap Teguh Imam Wahyudi.

Mengenai Kelurahan/Desa Bersinar (Bersih Narkoba), Teguh Imam Wahyudi menyampaikan telah terbentuk di 51 Kelurahan di Kota Kupang, 3 desa di Kabupaten Rote Ndao (Desa Oenitas, Desa Oenggaut, dan Desa Oelolot); 4 desa di Kabupaten Kupang (Desa Mata Air, Desa Tanah Merah, Desa Noelbaki, dan Desa Oebelo); 4 desa di Kabupaten Belu (Desa Tula Kadi, Desa Silawan, Desa Naekasa, dan Desa Sadi).

Pada Bidang Rehabilitasi, imbuh Kepala BNNP NTT, telah dilakukan layanan Rehabilitasi IP terhadap 75 orang, Layanan Rehabilitasi KM sebanyak 10 orang, dan 25 IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) ditetapkan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : HK.07/ Menkes/ 701/2018 TAP IPWL dan telah memperoleh penguatan dari BNNP NTT sebanyak 10 IPWL.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Orang Gila” Dapat Atensi dari Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang

    “Orang Gila” Dapat Atensi dari Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 5 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sekitar 30 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau kerap disebut sebagai “orang gila” yang tersebar di 6 (enam) kecamatan di wilayah Kota Kupang, memperoleh atensi atau perhatian dari Ibu-ibu yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang pada Sabtu, 5 Desember 2020. Dibagi dalam 3 (tiga) kelompok dengan tanggung […]

  • Kuliah Umum Psikologi Kristen IAKN Kupang Sorot Kesehatan Mental Anak

    Kuliah Umum Psikologi Kristen IAKN Kupang Sorot Kesehatan Mental Anak

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Wakil Rektor IAKN Kupang, Dr. Maryon Daniamaputra Pattinaja, Ph.D. menekankan peran psikologi dalam mendampingi tumbuh kembang anak belum banyak disorot secara luas.   Kupang | Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melalui Program Studi Psikologi Kristen, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISKK), menghelat kuliah umum bertajuk “Kesehatan Mental Anak, Investasi Bangsa: Mencegah Stunting dengan Pola […]

  • Sopia – Minuman Alkohol Tradisional NTT Diluncurkan Ke Pasaran

    Sopia – Minuman Alkohol Tradisional NTT Diluncurkan Ke Pasaran

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Impian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dibawah kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi untuk berkreasi dan memproduksi minuman beralkohol tradisional secara resmi  terwujud atas hasil kerja kolaboratif antara Undana dan Pemprov NTT. Tepatnya, Hari Rabu, 19 Juni 2019 pukul 14:00 WITA—selesai, berlokasi di Laboratorium Riset Terpadu Biosain Universitas Nusa […]

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 1)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 1)

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Pertanyaan kenapa advokat, atau yang di masyarakat luas lebih populer disebut pengacara, terkesan banyak yang berasal dari etnis atau suku Batak? Dalam pergaulan sehari-hari sering dijawab, “Karena orang Batak memang merupakan suku yang terbiasa banyak bicara !” Jawaban tersebut tidak cukup kuat, lantaran banyak juga suku […]

  • Cara Menko Polhukam Bakar Semangat Mahasiswa Bela Negara

    Cara Menko Polhukam Bakar Semangat Mahasiswa Bela Negara

    • calendar_month Rab, 21 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Yogyakarta, gardaindonesia.id | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan apa yang diperjuangkan saat ini tentu awalnya belajar dari masa lalu. Melihat sejarah masa lalu, kemerdekaan hanya dapat tercapai tatkala rakyat bersatu sebagai bangsa. “Saya memberikan pembekalan, satu sharing tentang pengalaman saya kepada para mahasiswa agar mereka sadar bahwa apa yang kita perjuangankan […]

  • Warga Belu Terkena Dampak Banjir, Dua Camat Terjun ke Lokasi

    Warga Belu Terkena Dampak Banjir, Dua Camat Terjun ke Lokasi

    • calendar_month Rab, 9 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia | Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa petang, 8 Februari 2022. Akibatnya, puluhan rumah warga tergenang banjir di wilayah Kecamatan Tasifeto Barat dan Raimanuk. Informasi yang berhasil dihimpun Garda Indonesia pada Selasa malam, menyebutkan bahwa dampak buruk hujan deras tersebut, selain menggenangi rumah […]

expand_less