Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Cegah Stunting di NTT, PKK Tidak Boleh Lagi Berwacana!

Cegah Stunting di NTT, PKK Tidak Boleh Lagi Berwacana!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, M.M. meminta tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk terus melakukan aksi nyata dalam mencegah stunting. Mengurangi wacana dan melakukan evaluasi berkala.

“Stunting kita masih tinggi. Kita tidak boleh lagi berwacana. Saya minta pengurus PKK baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota ke depannya, dua sampai tiga bulan sekali, turun untuk mengecek ke lapangan, lihat stunting sudah turun atau bertambah. Sehingga saat kegiatan jambore tahun berikutnya, kita punya data lengkap tentang stunting, “kata Wagub saat membuka Kegiatan Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu Tingkat Provinsi NTT tahun 2019 di halaman Rumah Jabatan Gubernur (Rujab), pada Selasa, 10 September 2019.

Penekanan Sirine tanda dibukanya Jambore PKK

Tema yang diangkat dalam kegiatan Jambore kali ini adalah ‘Dengan Semangat Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu Tahun 2019 Bersama Kita Cegah Stunting’. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 9—12 September 2019.

Wagub Josef yakin, dengan kader militan dan tersebar di seluruh pelosok desa se-NTT, PKK mampu untuk melaksanakan program nyata dalam menurunkan stunting. Menurut Wagub, stunting, bukan hanya soal gizi buruk, tapi juga faktor sanitasi lingkungan yang masih rendah.

“Kader adalah orang yang tidak pernah putus asa, orang yang tidak pernah kenal lelah. Punya semangat dan etos kerja yang tinggi sesuai dengan semangat kita untuk bangkit menuju sejahtera. Saya minta hasil-hasil diskusi panel selama kegiatan jambore ini dapat menjadi acuan untuk lakukan aksi di daerah masing-masing. Tidak ada lagi wacana, saatnya kerja, kerja, kerja, evaluasi dan kerja, ” ajak politisi Partai Golkar tersebut.

Lebih lanjut, mantan Penasehat Menteri Hukum dan HAM itu menegaskan, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, NTT pasti akan bangkit dari kemiskinan dan keterbelakangan. Perangkat daerah lingkup pemerintah Provinsi NTT tidak boleh lagi berwacana, tapi bisa bersinergi dengan PKK dalam menyukseskan program dan kegiatannya.

“Nenek moyang kita pasti akan sangat marah bila kita masih miskin. Karena mereka telah mewariskan kekayaan intelektual yang sangat hebat dalam berbagai ragam dan corak tenun yang dipakai oleh-oleh para ibu PKK hari ini. Kita juga punya alam yang sangat indah dan luar biasa. Yang kita butuhkan sekarang adalah kerja bersama dan eksekusi, bukan lagi wacana,” tegas pria asal Ngada tersebut.

Parade kader PKK dalam balutan Tenun Adat NTT

Sementara itu Ketua Panitia, Sinun Petrus Manuk dalam laporannya mengungkapkan, peserta jambore kader PKK dan Posyandu Tahun 2019 diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se-NTT. Ia memberikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah memberi motivasi, mengetahui daya serap terhadap sumber daya dan meningkatkan kapasitas kader PKK dan Posyandu. Jumlah peserta sebanyak 327 orang. Peserta terbanyak dari Kabupaten Sumba Timur sebanyak 27 orang. Sementara yang paling sedikit dari TTS sejumlah empat orang,” jelas Sinun Manuk.

Ada beberapa kegiatan dalam jambore tersebut adalah pemeriksaan kesehatan ringan, diskusi panel, lomba pidato, lomba penyuluhan Kelompok Kerja (Pokja) I, II, III dan IV, Lomba Pemantauan dan Perawatan bayi umur 0—30 hari, lomba gembira, lomba beregu pesan berantai, lomba beregu permainan ular tangga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan Jambore tersebut dibuka dengan Parade Peserta dari depan Aula Rujab menuju tempat upacara diiringi drumben dari siswa/i SMAN 3 Kota Kupang.

Wagub secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada perwakilan peserta dari Flores Timur, , Sumba Tengah, Rote Ndao dan Belu.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Unsur Forkompinda Provinsi NTT, Wakil Ketua dan Sekretaris Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Anggota DPRD NTT, pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT, Ketua PKK Kabupaten/Kota se-NTT, Kader PKK dan Posyandu, organisasi perempuan, insan pers dan undangan lainnya. (*)

Sumber berita (*/Aven Rame—Biro Humas dan Protokol Setda NTT) Foto by Saul Kapitan
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Brigjen TNI Mohammad Hasan Resmi Menjabat Wadanjen Kopassus

    Brigjen TNI Mohammad Hasan Resmi Menjabat Wadanjen Kopassus

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Rabu 23 Januari 2019, Brigjen Mohammad Hasan, SH resmi menjabat sebagai Wakil Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggantikan Brigjen TNI Richard HT Tampubolon. Upacara Serah Terima dipimpin langsung oleh Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen TNI Eko Margiyono di balai komando Makopassus Cijantung Jakarta Timur, (Selasa, 22/1/2019) Danjen Kopassus Mayjen TNI […]

  • Johanis Tanak Jadi Wakil Ketua KPK

    Johanis Tanak Jadi Wakil Ketua KPK

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Johanis Tanak diangkat sebagai wakil ketua merangkap anggota pimpinan KPK berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 103/P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 20 Oktober 2022. Pengucapan janji Johanis Tanak sebagai wakil ketua merangkap anggota pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sisa masa […]

  • Tren Pendapatan Meningkat, Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

    Tren Pendapatan Meningkat, Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Penjualan listrik didominasi oleh sektor rumah tangga sebesar 43%, disusul sektor industri 30%, sektor bisnis 19%, dan sektor lainnya 8%. Konsumsi listrik rumah tangga tercatat tumbuh 6,62% menjadi 130,43 TWh, sementara konsumsi sektor industri meningkat 4,17% menjadi 92,28 TWh.   Jakarta | PT PLN (Persero) berhasil menembus daftar Fortune Global 500 tahun 2025 dan menempati […]

  • Doni Monardo Tinjau Kelompok Rentan Pengungsi Gunung Ile Lewotolok

    Doni Monardo Tinjau Kelompok Rentan Pengungsi Gunung Ile Lewotolok

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata-NTT, Garda Indonesia | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau kepada Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) agar memberi penanganan yang lebih baik kepada para pengungsi Gunung api Ile Lewotolok, khususnya bagi mereka yang masuk dalam kelompok rentan. Hal tersebut ditegaskannya saat melakukan kunjungan kerja bersama Anggota Komisi VIII DPR […]

  • PLN Resmikan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sumba

    PLN Resmikan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sumba

    • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur ( UIW NTT) terus melakukan penguatan pelayanan kelistrikan di Pulau Sumba. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menggenjot percepatan penambahan desa berlistrik serta rasio elektrifikasi di daerah tersebut. General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Fintje Lumembang meresmikan unit pelaksana baru PLN […]

  • “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

    “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Loading

    Ia merupakan satu-satunya teknisi proteksi perempuan di Pulau Timor, berharap ke depannya bertambah lagi teknisi perempuan dan tak hanya satu.   Kupang | Pada salah satu Unit PLN Layanan Transmisi dan Gardu Induk Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Timor. Di antara deretan menara transmisi yang menjulang dan peralatan gardu induk yang berdiri kokoh, tampak […]

expand_less