Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Cegah Stunting di NTT, PKK Tidak Boleh Lagi Berwacana!

Cegah Stunting di NTT, PKK Tidak Boleh Lagi Berwacana!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, M.M. meminta tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk terus melakukan aksi nyata dalam mencegah stunting. Mengurangi wacana dan melakukan evaluasi berkala.

“Stunting kita masih tinggi. Kita tidak boleh lagi berwacana. Saya minta pengurus PKK baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota ke depannya, dua sampai tiga bulan sekali, turun untuk mengecek ke lapangan, lihat stunting sudah turun atau bertambah. Sehingga saat kegiatan jambore tahun berikutnya, kita punya data lengkap tentang stunting, “kata Wagub saat membuka Kegiatan Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu Tingkat Provinsi NTT tahun 2019 di halaman Rumah Jabatan Gubernur (Rujab), pada Selasa, 10 September 2019.

Penekanan Sirine tanda dibukanya Jambore PKK

Tema yang diangkat dalam kegiatan Jambore kali ini adalah ‘Dengan Semangat Jambore Kader PKK dan Kader Posyandu Tahun 2019 Bersama Kita Cegah Stunting’. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 9—12 September 2019.

Wagub Josef yakin, dengan kader militan dan tersebar di seluruh pelosok desa se-NTT, PKK mampu untuk melaksanakan program nyata dalam menurunkan stunting. Menurut Wagub, stunting, bukan hanya soal gizi buruk, tapi juga faktor sanitasi lingkungan yang masih rendah.

“Kader adalah orang yang tidak pernah putus asa, orang yang tidak pernah kenal lelah. Punya semangat dan etos kerja yang tinggi sesuai dengan semangat kita untuk bangkit menuju sejahtera. Saya minta hasil-hasil diskusi panel selama kegiatan jambore ini dapat menjadi acuan untuk lakukan aksi di daerah masing-masing. Tidak ada lagi wacana, saatnya kerja, kerja, kerja, evaluasi dan kerja, ” ajak politisi Partai Golkar tersebut.

Lebih lanjut, mantan Penasehat Menteri Hukum dan HAM itu menegaskan, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, NTT pasti akan bangkit dari kemiskinan dan keterbelakangan. Perangkat daerah lingkup pemerintah Provinsi NTT tidak boleh lagi berwacana, tapi bisa bersinergi dengan PKK dalam menyukseskan program dan kegiatannya.

“Nenek moyang kita pasti akan sangat marah bila kita masih miskin. Karena mereka telah mewariskan kekayaan intelektual yang sangat hebat dalam berbagai ragam dan corak tenun yang dipakai oleh-oleh para ibu PKK hari ini. Kita juga punya alam yang sangat indah dan luar biasa. Yang kita butuhkan sekarang adalah kerja bersama dan eksekusi, bukan lagi wacana,” tegas pria asal Ngada tersebut.

Parade kader PKK dalam balutan Tenun Adat NTT

Sementara itu Ketua Panitia, Sinun Petrus Manuk dalam laporannya mengungkapkan, peserta jambore kader PKK dan Posyandu Tahun 2019 diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se-NTT. Ia memberikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah memberi motivasi, mengetahui daya serap terhadap sumber daya dan meningkatkan kapasitas kader PKK dan Posyandu. Jumlah peserta sebanyak 327 orang. Peserta terbanyak dari Kabupaten Sumba Timur sebanyak 27 orang. Sementara yang paling sedikit dari TTS sejumlah empat orang,” jelas Sinun Manuk.

Ada beberapa kegiatan dalam jambore tersebut adalah pemeriksaan kesehatan ringan, diskusi panel, lomba pidato, lomba penyuluhan Kelompok Kerja (Pokja) I, II, III dan IV, Lomba Pemantauan dan Perawatan bayi umur 0—30 hari, lomba gembira, lomba beregu pesan berantai, lomba beregu permainan ular tangga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan Jambore tersebut dibuka dengan Parade Peserta dari depan Aula Rujab menuju tempat upacara diiringi drumben dari siswa/i SMAN 3 Kota Kupang.

Wagub secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada perwakilan peserta dari Flores Timur, , Sumba Tengah, Rote Ndao dan Belu.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Unsur Forkompinda Provinsi NTT, Wakil Ketua dan Sekretaris Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Anggota DPRD NTT, pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT, Ketua PKK Kabupaten/Kota se-NTT, Kader PKK dan Posyandu, organisasi perempuan, insan pers dan undangan lainnya. (*)

Sumber berita (*/Aven Rame—Biro Humas dan Protokol Setda NTT) Foto by Saul Kapitan
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja Milenial Tanpa Rokok, PKM dari Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang

    Remaja Milenial Tanpa Rokok, PKM dari Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Remaja dibekali pelatihan menjadi seorang konselor bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk teman-teman sebayanya. Sebab pada masa remaja ini cenderung lebih dekat dan mempercayainya temannya dibandingkan orang tua maupun keluarga.   Kupang | Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada […]

  • Polri Lacak Buron KPK Harun Masiku

    Polri Lacak Buron KPK Harun Masiku

    • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Interpol telah menerbitkan red notice terhadap buron kasus dugaan korupsi, Harun Masiku. Polri mengatakan telah ada komunikasi dengan sejumlah negara demi melacak buron KPK itu. “Sampai saat ini kita masih komunikasi dengan beberapa negara untuk terus mendeteksi di pintu-pintu masuknya,” ujar Sekretaris NCB Interpol Indonesia Hubinter Polri, Brigjen Amur Chandra Juli Buana, di […]

  • Anggota Densus 88 Kuntit JAM Pidsus Febrie Adriansyah, Kejagung: Itu Benar

    Anggota Densus 88 Kuntit JAM Pidsus Febrie Adriansyah, Kejagung: Itu Benar

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Sehubungan isu penguntitan oleh anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Densus 88) terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Dr. Febrie Adriansyah, maka Kapuspenkum, Dr. Ketut Sumedana mengonfirmasi bahwa kejadian itu merupakan fakta dan benar adanya. Melalui penemuan fakta di lapangan dan pemeriksaan yang telah dilakukan, Ketut mengatakan […]

  • Wujudkan Kota Atambua Sehat, Bupati & Wabup Belu Pimpin Jumat Bersih

    Wujudkan Kota Atambua Sehat, Bupati & Wabup Belu Pimpin Jumat Bersih

    • calendar_month Sab, 8 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna mewujudkan Kota Atambua sebagai kota yang bersih, sehat dan asri; Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, Finasim bersama Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. memimpin seluruh Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kegiatan Jumat bersih di seputar Kota Atambua, pada Jumat […]

  • HUT Ke-59, Bank NTT Sedia Mesin Tarik Setor Tunai di Cabang Khusus & Utama

    HUT Ke-59, Bank NTT Sedia Mesin Tarik Setor Tunai di Cabang Khusus & Utama

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) memasuki usia 59 tahun pada Sabtu, 17 Juli 2021. Pada perayaan dalam masa pandemi Covid-19 ini, manajemen Bank NTT menghadirkan layanan serba digital menuju Bank NTT sebagai Super Smart Bank. Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho didampingi Direktur Pemasaran Dana Kredit, Paulus […]

  • Bus Milenial SEHATI Dirusak Orang Tak Dikenal di Jalan Raya Leoruas

    Bus Milenial SEHATI Dirusak Orang Tak Dikenal di Jalan Raya Leoruas

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bus Paris Indah rute Atambua – Kupang dengan nomor polisi DH 7156 EB yang ditumpangi sekelompok Milenial SEHATI diserang kelompok orang tak dikenal (OTD) di Bilangan Jalan Raya Dusun Leoruas (km.16), Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis siang, 10 Desember 2020. Kejadian nahas […]

expand_less