Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Cerita Orang Tua dari Anak SD di NTT Tewas Bunuh Diri Gegara Tak Dibelikan Buku

Cerita Orang Tua dari Anak SD di NTT Tewas Bunuh Diri Gegara Tak Dibelikan Buku

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 664
  • comment 0 komentar

Loading

Sehari-hari, selain bersekolah, Yohanes kerap membantu neneknya menjual sayur, ubi, dan kayu bakar. Untuk makan, mereka mengandalkan hasil kebun seadanya, pisang dan ubi menjadi menu paling sering.

 

Ngada | Maria Goreti Te’a (47) ibu kandung dari YBR (11) menceritakan pagi terakhir sebelum tragedi itu, anaknya Yohanes (11) mengeluh pusing.

YBR juga tidak mau berangkat ke sekolah. Namun karena khawatir ia tertinggal pelajaran, sang ibu tetap memintanya masuk sekolah dan mengantar dengan ojek. Siang harinya, kabar duka itu datang, menghantam keluarga tanpa peringatan.

Sang ibu pun kaget mendengar kabar yang tak seharusnya datang.

“Saya kaget ada kabar, dari tetangga, saya pikir ada pergi sekolah,” ungkap Maria, saat dijumpai di rumah duka, Selasa, 3 Februari 2026.

Sehari-hari, selain bersekolah, Yohanes kerap membantu neneknya menjual sayur, ubi, dan kayu bakar. Untuk makan, mereka mengandalkan hasil kebun seadanya, pisang dan ubi menjadi menu paling sering.

Dari pantauan lapangan dan keterangan warga, keluarga Yohanes hidup dalam tekanan ekonomi berkepanjangan sejak ditinggalkan kepala keluarga. Kondisi ini membuat pengasuhan anak-anak terpisah, pendampingan emosional minim, dan akses pendidikan terbatas.

Ironisnya, keluarga ini juga tercatat luput dari berbagai bantuan pemerintah, baik bantuan rumah layak huni, pendidikan, maupun bantuan sosial lainnya. Dari lima anak, hanya dua yang sempat menikmati pendidikan formal secara berkelanjutan.

Sebelumnya, YBR (11) seorang siswa kelas IV SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh, Kamis siang, 29 Januari 2026.

Saat ditemukan, korban tampak mengenakan baju olahraga berwarna merah.

Informasi yang diperoleh, saat mengevakuasi korban, warga menemukan sebuah pesan tertulis yang ditujukan kepada sang ibunda.

Pesan itu ditulis pada sebuah kertas berwarna putih. Dalam selembar surat yang ditulis menggunakan bahasa daerah (bahasa Bajawa).

Kertas Ti’i Mama Reti”

Mama galo Ze’e

Mama Molo, Galo Ja’o Mata, Mama Ma’e Rita ee Mama

Mamo Galo Ja’o Mata, Ma’e Woe Rita Ne Gae Nga’o ee

MOLO MAMA

Menurut sumber warga asli Bajawa, isi surat itu memiliki arti:

kertas untuk Mama Reti.

Mama terlalu kikir (pelit)

Mama baik sudah, kalau saya mati mama jangan menangis ee mama.

Mama, saya kalau mati jangan menangis dan cari saya ee. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesepeda Filipina Juara Etape 8 Tour De Entente

    Pesepeda Filipina Juara Etape 8 Tour De Entente

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Pesepeda Tour De Entente etape 8 disambut masyarakat Kabupaten Ngada dengan tarian Ja’i bersama yang dibawakan oleh 1001 penari dari Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER ) Flores Bajawa dan SMA Regina Pacis di Lapangan Kartini, Bajawa.   Bajawa | Etape kedelapan Tour De EnTeTe yang melintasi jalur Ende menuju Bajawa hari ini, Jumat, 19 September 2025, […]

  • Teknik Ecobrik, Solusi Mahasiswa FKM Undana Olah Sampah Non Organik

    Teknik Ecobrik, Solusi Mahasiswa FKM Undana Olah Sampah Non Organik

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Masalah sampah di Kota Kupang masih sangat memprihatinkan. Di beberapa kelurahan seperti di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), tidak memiliki Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Selain itu pengolahan limbah ternak peliharaan masyarakat juga merupakan permasalahan yang perlu ditangani dengan serius agar tidak menimbulkan polusi udara. Berkaitan dengan masalah tersebut diatas, mahasiswa […]

  • Duduk Perkara Tabrakan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Mandalika

    Duduk Perkara Tabrakan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di Mandalika

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Loading

    Marquez diduga menderita patah tulang selangkangan dan kembali ke Spanyol untuk menjalani pemindaian lebih lanjut. Bezzecchi tidak mengalami patah tulang, tetapi mengalami memar yang cukup parah akibat kecelakaan itu.   Lombok | Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) dan Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) mengawali Grand Prix Indonesia dengan dramatis pada Minggu, 5 Oktober 2026. Bezzecchi – […]

  • Mahasiswa Psikologi Kristen IAKN Kupang Juara Pidato Antarkampus

    Mahasiswa Psikologi Kristen IAKN Kupang Juara Pidato Antarkampus

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Selebrasi krida Duta Bahasa bagi aktivis sekolah dan aktivis kampus penggerak literasi bertema “Pengutamaan Bahasa Negara” dihelat oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 17—18 Oktober 2024 di Hotel Aston Kupang. Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa kampus yakni Universitas Citra Bangsa (UCB), Universitas Kristen Arta Wacana ( UKAW) Kupang, Institut […]

  • Semiotika Jokowi tentang ‘Wajah Berkerut’ & ‘Rambut Putih’

    Semiotika Jokowi tentang ‘Wajah Berkerut’ & ‘Rambut Putih’

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Calon pemimpin yang selalu mikirin rakyat ciri-cirinya – salah duanya – adalah ia yang: 1) wajahnya jadi berkerut-kerut dan 2) rambutnya memutih. Kata Jokowi di stadion GBK, 26 November 2022. Kalau yang masih ‘cling’ (alias mulus mengilat), mungkin lantaran orang itu gak pernah mikirin rakyat. Kerjanya cuma sibuk berdandan memoles penampilannya. […]

  • Prada Ginanjar Arianda Gugur Ditembak KKSB Papua

    Prada Ginanjar Arianda Gugur Ditembak KKSB Papua

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Papua untuk ke sekian kalinya menebar aksi teror. Kali ini, korbannya  seorang prajurit TNI bernama Prada Ginanjar Arianda anggota Satgas Yonif R 400/BR. Korban ditembak oleh KKSB di Pos peninjauan di Kampung Mamba Distrik Sugapa pada Senin, 15 Februari 2021. Korban ditembak oleh KKSB pada pukul […]

expand_less