Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Cinta Tanpa Syarat Bank NTT bagi Baduta Stunting Saat Valentine Day

Cinta Tanpa Syarat Bank NTT bagi Baduta Stunting Saat Valentine Day

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
  • visibility 125
  • comment 1 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT membuktikan kecintaannya tak hanya kepada nasabah melainkan masyarakat NTT, maka seluruh pegawai, hingga ke level komisaris, direksi dan komite, berbagi kepada ribuan anak berusia di bawah dua tahun (Baduta), yang saat ini menyandang predikat sebagai bayi stunting.

Segenap personil Bank NTT menyisihkan gajinya  untuk berbagi kepada anak-anak stunting. Tak hanya di kantor pusat, melainkan seluruh karyawan di mana pun, rela berbagi tanpa peduli apa pun kondisi mereka.

Pada momen Valentine Day, Selasa pagi, 14 Februari 2023, secara serentak Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho, Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh bersama Direktur TI dan Operasional, Hilarius Minggu dan Direktur Kredit, Paulus Stefen Messakh, Komisaris Samuel Djoh Despasianus serta Komite Pemantau Resiko Bank NTT, H Yahidin Umar, hadir di Puskesmas Oebobo. Di sana mereka didampingi Pimpinan Bank NTT Kantor Cabang Utama (KCU), Boy Nunuhitu serta Kepala Pukesmas Oebobo, dr. Maria Kurniawati Mari.

Alex Riwu Kaho menekankan bahwa bertepatan hari kasih sayang, Bank NTT mencoba mengimplementasikan kasih yang tulus tak bersyarat, yang diajarkan oleh Yang Kuasa, dengan cara berbagi dengan anak-anak Baduta Stunting.  Aksi ini juga bagian dari cara mereka bersyukur atas Kasih Yang Kekal dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

”Yang begitu Maha Besar dan menyelamatkan sehingga bertepatan dengan momentum seluruh dunia merayakan Valentine Day, di mana ini salah satu simbol perjuangan implementasi kasih antara sesama yang dilakukan oleh Santo Valentinus di Romawi, maka di momen Valentine Day 14 Februari 2023 inilah, segenap insan Bank NTT terpanggil dalam kepedulian akan kasih untuk berbagi dengan sesama,” tuturnya.

Aksi ini, imbuh Alex Riwu Kaho, sebagai upaya perbaikan kualitas generasi masa depan NTT melalui penanganan Baduta Stunting. Sikap keberanian dan kepedulian segenap insan Bank NTT ini diwujudkan dengan memberikan sebagian penghasilannya untuk dapat menopang program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi sebagian Baduta yang tersebar di seluruh NTT.”

Masih menurut orang nomor satu di Bank NTT ini, dari penghasilan yang mereka terima, disisihkan hingga terkumpul Rp. 457.600.000,- (empat ratus lima puluh tujuh juta enam ratus ribu rupiah) dan diserahkan kepada Baduta di Kota Kupang dan seluruh NTT.

“Dan, donasi ini dilandasi oleh sikap ketulusan hati dalam mengasihi sesama,” ungkap Alex.

Khusus untuk Puskesmas Oebobo, beber Alex, mereka akan mendapatkan alokasi sebesar Rp75 juta yang mana dana ini berasal dari pemberian pengurus serta karyawan Bank NTT pada Kantor Pusat dan KCU, sementara di Puskesmas Oepoi, dialokasikan sebesar Rp45 juta yang berasal dari pegawai di kantor pusat dan KCK.

Penyerahan secara simbolis bantuan kepada baduta stunting di kelurahan Oebobo. Foto : Humas Bank NTT

Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh yang hadir saat itu, menyatakan rasa terima kasihnya kepada komisaris, direksi serta seluruh keluarga besar Bank NTT. Bahkan dia mendoakan agar bank ini terus bertumbuh.

Masih dalam rangkaian kegiatan yang sama, kunjungan ke Puskesmas Oebobo diawali dengan penyuapan makanan bergizi kepada anak-anak yang selama ini dilayani di Puskesmas tersebut. Mereka disuapi makanan dan juga telur dan asupan bergizi lainnya.

Kepala Puskesmas Oebobo, dr Maria Kurniawati Mari menyampaikan, berdasarkan data dari pemerintah pusat yakni 3.584 Balita yang harus ditemukan di wilayah kerja di Kelurahan Oebobo, Fatululi dan Oetete. Namun, hingga Januari 2023, balita yang tercatat hanya 2.040 yang berhasil ditemukan.

“Dan dari jumlah ini yang kami datangi dari rumah ke rumah, kami menemukan 304 yang stunting. Ini yang harus kami intervensi berupa pemberian makanan tambahan selain kepada Balita stunting juga kepada ibu hamil. Dan tentu semuanya harus sesuai dengan Juknis,” tegasnya. Di lokasi ini mereka memiliki 26 buah Posyandu pada tiga kelurahan dengan setiap Posyandu terdapat 5 kader.

Sementara itu, pada Selasa pagi, di tempat yang berbeda yakni di Puskesmas Oepoi, Direktur Dana, Johanis Landu Praing,  Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe, bersama Kepala Divisi Treasury, Zeth Robalas Lamu dan kepala Divisi Umum, Mathius Mangngi menyerahkan bantuan yang sama kepada Baduta stunting melalui kepala Puskesmas di sana. Sedangkan di daerah-daerah, para pimpinan cabang bersama kepala daerah setempat juga mendatangi lokasi-lokasi yang sudah ditentukan. Di sana, dana yang sudah dikumpulkan ini  diserahkan kepada pihak Puskesmas agar selanjutnya dipakai untuk kebutuhan Baduta Stunting.

Untuk diketahui, program yang dilaksanakan ini diberi nama ‘Sahabat Baduta Stunting Bank NTT’ dengan tema ‘Ketulusan Hati Dalam Mengasihi’ dan sub tema ‘Terbaik Dari Hati’.

Aksi Cinta Bank NTT Lainnya 

Sementara dari Bank NTT Kantor Cabang Lewoleba, dilaporkan, Pimcab setempat, Petrus Soba Lewa mendahului kegiatan dengan pemberian motivasi penanganan stunting dari bagian gizi Dinas Kesehatan. Dan di Kantor Cabang Khusus, Pimcab setempat, Sonny G.S. Pellokila mengekspresikan hari spesial ini dengan mengajak nasabah yang bertransaksi di KCK mendapatkan anakan pohon.

Dari Oelamasi dilaporkan, Pimcab Oelamasi, Maria Samalelo bersama staf membagi-bagikan cokelat di area masuk Civic Center Oelamasi dan di depan Bank NTT Oelamasi. Di Cabang Larantuka, Pimcab setempat, Ari Johanes menyerahkan 1 (satu) unit sepeda motor sesuai program KKB (kredit kendaraan bermotor) Bank NTT dan membagikan bunga, cokelat serta brosur kepada masyarakat kota Larantuka. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Gerakan Revolusi Hijau Ala Wagub NTT Josef Nae Soi

      Gerakan Revolusi Hijau Ala Wagub NTT Josef Nae Soi

      • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 103
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita harus memanfaatkan kekayaan alam kita dengan beberapa sungai yang mengalir di wilayah Nusa Tenggara Timur ini untuk membuat suatu Gerakan yang dinamakan Gerakan Revolusi Hijau”, ujar Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ruang Terbuka Hijau di halaman Kantor Sinode Gereja Masehi Injili Timor, Rabu,27/2/2019. Lanjut […]

    • Tradisi Penangkapan Ikan Paus dan Pariwisata Budaya

      Tradisi Penangkapan Ikan Paus dan Pariwisata Budaya

      • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 229
      • 0Komentar

      Loading

      Oleh : Drs. Ignatius Sinu, MA. Dosen Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Sulit dipungkiri Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, baik itu wisata alam maupun wisata budaya di setiap kabupaten. Sumba memiliki atraksi budaya unik, Flores dengan obyek wisata alam, seperti Komodo di Manggarai Barat, Liang Bua yang menyimpan manusia kerdil […]

    • Minggu Kedua Maret 2022, Bareskrim Bakal Sita Aset Indra Kenz

      Minggu Kedua Maret 2022, Bareskrim Bakal Sita Aset Indra Kenz

      • calendar_month Sen, 7 Mar 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 154
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri menjadwalkan penyitaan aset tersangka dugaan penipuan investasi trading binary option aplikasi Binomo, Crazy Rich Medan Indra Kenz pekan ini (minggu kedua Maret 2022, red). Selain penyitaan, Bareskrim juga akan melakukan pemeriksaan terhadap orang tua dan pacar Indra Kenz. “Direncanakan minggu depan (minggu ini) akan dilaksanakan penyitaan aset dan pemeriksaan pacar IK dan orang […]

    • Kemenkuham Analisis Dampak HAM terhadap Rancangan Undang-Undang Pertanahan

      Kemenkuham Analisis Dampak HAM terhadap Rancangan Undang-Undang Pertanahan

      • calendar_month Sen, 20 Agu 2018
      • account_circle Penulis
      • visibility 142
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Tanah bagi masyarakat; memiliki makna multidimensional, karena tanah tidak saja mengandung aspek fisik, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, budaya, politik dan aspek hukum. Dari sisi ekonomi, tanah merupakan sarana produksi yang dapat mendatangkan kesejahteraan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Yudi Kurniadi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plh. Kakanwil, Erwyn F. […]

    • Diare Penyakit Terbanyak Kedua di NTT : Ubah Kebiasaan Atasi Diare

      Diare Penyakit Terbanyak Kedua di NTT : Ubah Kebiasaan Atasi Diare

      • calendar_month Sab, 24 Agu 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 154
      • 0Komentar

      Loading

      Oleh: Josephin N. Fanggi, S.S.T. Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ah, sonde apa-apa, aman sa”. Itulah kata yang sering terdengar apabila kita diingatkan untuk menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Suatu pemandangan yang biasa kita lihat di provinsi tercinta kita ini. Hal-hal beresiko seperti setelah memegang benda kotor, buang air besar, memegang makanan sisa untuk makanan ternak […]

    • Anwar Usman & Saldi Isra Jadi Ketua & Wakil Ketua MK 2023—2028

      Anwar Usman & Saldi Isra Jadi Ketua & Wakil Ketua MK 2023—2028

      • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 152
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Pengucapan sumpah jabatan Anwar Usman dan Saldi Isra sebagai Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) masa jabatan 2023—2028, disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi di ruang sidang pleno gedung I MK, Jakarta, pada Senin, 20 Maret 2023. Pengangkatan Anwar Usman sebagai Ketua MK didasarkan pada Keputusan MK Nomor 4 Tahun 2023 […]

    expand_less