Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » CIRMA Gagas Lopo Eco Enzim

CIRMA Gagas Lopo Eco Enzim

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Direktur CIRMA, Jhon Mangu Ladjar mengungkapkan, transformasi pertanian skala kecil yang sementara dijalankan pada 30 desa di Timor Barat, dikelola sistematis menggunakan pupuk organik yang diolah secara mandiri oleh petani dengan kontinuitas pendampingan terukur.

 

Timor | CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri), yayasan sekaligus organisasi masyarakat sipil di level sub-nasional, didirikan pada 2018, didedikasikan untuk mengkatalisasi perubahan positif pada komunitas miskin dan miskin ekstrem melalui program berbasis komunitas di bidang sanitasi, akses air bersih, keadilan iklim, adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pertanian cerdas iklim dan pemberdayaan ekonomi.

Bervisi Small Initiative, Big Impact, CIRMA mengawali inisiatif pemberdayaan komunitas miskin melalui kemitraan global sejak tahun 2019—2024, yakni dengan VITAMIN ANGEL America, SELAVIP CHILE Amerika Latin, New Zealand Embassy, Japan Water Fund.

CIRMA telah menggalakkan gerakan kecil, namun sistemis, pendampingan intensif kepada petani kecil yang selama ini bergulat dengan lahan kering, keterbatasan modal, dan akses pasar yang rapuh. Melalui pendekatan terpadu — yang menggabungkan model 3A dan skema live-in pendampingan — CIRMA mendukung transformasi pertanian skala kecil menjadi ujung tombak ekonomi hijau lokal, membuka peluang pembiayaan iklim, dan menguatkan ketahanan pangan bagi komunitas rentan.

Direktur CIRMA, Jhon Mangu Ladjar mengungkapkan, transformasi pertanian skala kecil yang sementara dijalankan pada 30 desa di Timor Barat, dikelola sistematis menggunakan pupuk organik yang diolah secara mandiri oleh petani dengan kontinuitas pendampingan terukur.

“Eko enzim itu sebetulnya pupuk organik hasil fermentasi dari buah-buah pilihan. Proses fermentasinya dalam waktu 3 bulan. Dari segi manfaatnya untuk kebutuhan pertanian, bisa melipatgandakan produksi. Sudah ada uji coba di Dinas Pertanian TTU,” urai Jhon Ladjar seraya menjabarkan lahan pertanian 1 hektar dengan 1 ton per hektar, bisa dlipatgandakan hingga 3 sampai 4 dan tidak menggunakan pupuk kimia lagi.

Direktur CIRMA, Jhon Mangu Ladjar saat memantau persiapan lahan kering pertanian di Timor Barat

Dipaparkan Jhon Ladjar, kebermanfaatan eco enzim selain untuk pertanian juga dapat dipakai untuk peternakan. “Eko enzim itu hasil fermentasi dari begitu banyak buah-bahan yang bagus dan fungsinya kalau misalnya kepada tanaman yang terserang virus atau virus dan binatang. Enzim itu akan mengubah virus itu menjadi azam amino. Azam amino itu protein, dia akan berfungsi langsung pada kebutuhan tanaman,” urainya.

Tak hanya itu, imbuh Jhon Ladjar, eco enzim pun berdampak pada lingkungan. Untuk pertanian, tanah saat ini menggunakan pestisida tinggi menjadi rusak, kering, tandus zat hara. Berbekal eco enzim akan menetralkan hara dalam tanah, menggemburkan tanah dan menjadikan tanah kembali normal.

“Perjalanan saya dari 30 kampung di daratan Timor, saya menemukan petani kecil akan merasakan bahwa dia akan sangat sulit untuk mendapatkan pupuk subsidi, apalagi mereka sampai pasrah. Bagi mereka, hidup susah sudah biasa bagi mereka. Kita juga outsider, orang luar, kalau kita tidak ada inisiatif, gerakan, mengubah kondisi itu, maka mereka akan seperti itu,” ungkapnya.

“Jadi, ketergantungan pada pupuk kimia ini kita bisa putuskan. Di tahun-tahun pertama kita akan bikinkan lalu suplai ke desa. Saya rencananya di 30 desa ini saya ingin ciptakan lopo ekoenzim. Malah brandingnya ‘lopes’, “ tandas Jhon Ladjar.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan Bencana di Sulteng Stagnan dan Tak Menyeluruh

    Penanganan Bencana di Sulteng Stagnan dan Tak Menyeluruh

    • calendar_month Sel, 11 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Palu, gardaindonesia.id | Walaupun Bencana alam berupa gempa bumi yang kemudian disusul Tsunami, Likuifaksi dan banjir bandang sudah dua bulan lebih berlalu di Palu dan Donggala, namun penanganan korban semakin tidak jelas. Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten kota hanya sibuk dengan kepentingan pribadi atau golongannya masing- masing. Inpres Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Percepatan Rehabilitasi […]

  • Tragedi Prada Lucky Namo dan Panggilan Reformasi Budaya Militer

    Tragedi Prada Lucky Namo dan Panggilan Reformasi Budaya Militer

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Kabar meninggalnya Prada Lucky Namo (23), seorang prajurit muda TNI AD yang diduga meninggal dunia akibat dianiaya seniornya saat bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan 834 Waka Nga Mere, Nagekeo, NTT, mengguncang hati publik. Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan, membenarkan bahwa korban sempat dirawat intensif di ICU karena trauma berat sebelum akhirnya mengembuskan […]

  • Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

    Penduduk Miskin Tertinggi di Kab TTS dan Terendah di Nagekeo

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Jumlah dan prosentase penduduk miskin di 22 kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebesar 1.142.170 orang atau 21,35 persen (*/data BPS kondisi Maret 2018; update kondisi Sept 2018 sebanyak 1.134.011 jiwa dari jumlah penduduk NTT sebanyak 5.456.203 jiwa atau turun menjadi 21,03 persen). Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar […]

  • Hari Buruh 2020, Kapolda Sumut Salurkan 5.000 Paket Sembako ‘Door to Door’

    Hari Buruh 2020, Kapolda Sumut Salurkan 5.000 Paket Sembako ‘Door to Door’

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen. Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si. melalui Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto SIK., M.Hum. melaksanakan pelepasan penyaluran bantuan sosial yang diberikan Polda Sumut untuk masyarakat dan disalurkan oleh para Bhabinkamtibmas dan Babinsa di jajaran Wilayah Sumut, pada Kamis, 30 April 2020. Dalam kegiatan pelepasan […]

  • Budi Arie Ingin Segera Masuk Gerindra, Ia Diajak Langsung Prabowo

    Budi Arie Ingin Segera Masuk Gerindra, Ia Diajak Langsung Prabowo

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo sendiri sebelumnya pernah menggoda Budi Arie di forum publik ketika menghadiri Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Juli 2025.   Jakarta | Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan kesiapannya untuk bergabung dengan Partai Gerindra setelah sebelumnya sempat berencana mengubah Projo menjadi partai politik baru. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk transformasi organisasi relawan […]

  • “Membela Diri” Kasus Amaq Sinta Dihentikan Polda NTB

    “Membela Diri” Kasus Amaq Sinta Dihentikan Polda NTB

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Djoko Purwanto menyatakan bahwa, pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terkait perkara Murtede alias Amaq Sinta yang menjadi korban begal tapi ditetapkan sebagai tersangka. Djoko Purwanto menjelaskan, penyetopan proses hukum Amaq Sinta tersebut setelah dilakukannya proses gelar perkara yang dihadiri oleh jajaran Polda […]

expand_less