Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Deklarasi GWJ Kota Kupang-Aksi Simpatik Bagi Anakan Kelor & Tong Sampah

Deklarasi GWJ Kota Kupang-Aksi Simpatik Bagi Anakan Kelor & Tong Sampah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 15 Des 2018
  • visibility 150
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) Kota Kupang dalam deklarasi yang dilaksanakan pada Sabtu,15 Des 2018 pukul 07.00 WITA—selesai di Arena Car Free Day Jalan El Tari Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur; menarik perhatian dari deklarasi GWJ karena adanya aksi pembagian anakan kelor bagi masyarakat Kota Kupang dan tong sampah bagi pedagang jagung bakar di Jalan El Tari Kota Kupang.

Aksi menarik lain yang dilakukan GWJ dengan membagikan kudapan dan bubur kacang hijau bagi para pengunjung di Arena Car Free Day Jalan El Tari Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Deklarasi GWJ diawali dengan pembacaan orasi oleh Ketua GWJ Kota Kupang Ningsih Lema,S.Pd., M.Si., dan sambutan dari perwakilan DPP GWJ Indonesia, Hanna Wijaya perwakilan DPP GWJ, dilanjutkan dengan pembagian anakan kelor dan tong sampah

GWJ didirikan oleh (alm) Sys NS bersama rekan-rekan artis Ibu Kota Jakarta, kegiatan utama GWJ untuk mengajak para relawan mengawal pemenangan Jokowi di Pilpres 2019.

Ketua GWJ Kota Kupang Ningsih Lema kepada media ini menyampaikan bahwa GWJ sebagai relawan yang mendukung Jokowi; hari ini mendeklarasikan GWJ untuk kota Kupang.

“Momentum yang baik untuk membangun solidaritas untuk masyarakat Kota Kupang dan NTT untuk terus mendukung Jokowi karena dalam pemerintahan Jokowi, kita semua menjadi saksi keberhasilan Jokowi untuk Indonesia,” tutur Ningsih Lama.

Pembagian anakan kelor oleh Hanna Wijaya Perwakilan DPP GWJ kepada masyarakat

Tambah Ningsih, Kami mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan bersih dengan gerakan bersama-sama menjaga kebersihan di sekitar lokasi car free day dan pembagian anakan kelor atau marungga sebagai bentuk dukungan kepada Pemprov NTT.

“Kami berharap masyarakat bisa menjadikan kelor sebagai pakan yang sehat untuk konsumsi rumah tangga, karena kita percaya bahwa kelor sangat hidup di daerah kita yang kering dan biasanya menjadi konsumsi rumah tangga. Kami juga memberikan tempat sampah bagi para pedagang jagung bakar di sekitar eltari,” jelas Ningsih.

Perwakilan DPP GWJ Indonesia mengatakan bahwa kerja nyata Jokowi sudah terjadi di Kota Kupang. Seluruh Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua semua sudah melihat betapa viral di media massa bahwa Jokowi sudah membangun jembatan sejauh 4.000 KM.

Penyerahan Tong Sampah bagi pedagang jagung bakar di Jalan El Tari Kota Kupang

“Itu bukan suatu hal yang mudah,” terang Hanna Wijaya.

Tutup Hanna, yang tadinya tak ada listrik sehingga anak sekolah tak bisa belajar, sekarang bisa belajar karena telah ada listrik; ini merupakan suatu bukti nyata bahwa Jokowi layak untuk kedua kalinya memimpin Indonesia.

Penulis dan editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perempuan Sinode GMIT Dilatih Olah Ikan Jadi Komoditas Unggulan

    Perempuan Sinode GMIT Dilatih Olah Ikan Jadi Komoditas Unggulan

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Pelatihan ini mengolah sumber daya lokal berupa ikan menjadi komoditas unggulan yang dapat diduplikasi kepada rayon masing-masing gereja. Pantauan media ini, mereka terlihat antusias hingga berebutan mengambil porsi olahan ikan menjadi bakso, nugget, dan abon.   Kupang | Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT berkolaborasi dengan Sinode GMIT menghelat pelatihan bagi sekitar 20 (dua […]

  • Ketua DPR RI: Produk Undang-undang Agar Tidak Menabrak UUD 1945

    Ketua DPR RI: Produk Undang-undang Agar Tidak Menabrak UUD 1945

    • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dalam merancang sebuah undang-undang, pemerintah maupun DPR RI senantiasa berlandaskan filosofis, sosiologis, dan yuridis; ketiganya merupakan satu kesatuan yang saling mengikat satu sama lain. Tanpa ketiganya, sebuah undang-undang yang dihasilkan akan kehilangan ruhnya. Demikian pernyataan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) “Para pakar dan praktisi hukum punya kompetensi tinggi untuk menelaah aspek […]

  • Studi Tiru di Kumham Jakarta, Merci Jone: Keterbatasan Bukan Penghalang Raih WBK

    Studi Tiru di Kumham Jakarta, Merci Jone: Keterbatasan Bukan Penghalang Raih WBK

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tahapan meraih predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) masih berlanjut. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) Nusa Tenggara Timur di bawah komando Kakanwil Marciana Dominika Jone, melaksanakan studi tiru ke Kumham DKI Jakarta pada Senin, 1 November 2021. Hadir di aula Kanwil Kumham DKI Jakarta tepat pukul 09.00 WIB, kedatangan […]

  • Menkopulhukam : Antisipasi ‘Hate Speech’ dengan Sinergitas Antar Kementerian/Lembaga

    Menkopulhukam : Antisipasi ‘Hate Speech’ dengan Sinergitas Antar Kementerian/Lembaga

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan mengatakan bahwa sinergitas antar Kementerian /Lembaga perlu untuk ditingkatkan dalam mengantisipasi penyebaran berita hoaks. Melihat kondisi bangsa saat ini, khususnya di media sosial, sering kita dihadapkan pada permasalahan berita hoaks maupun hate speech (ujaran kebencian) yang berdampak pada kegaduhan yang terjadi di masyarakat. “Kegaduhan yang […]

  • Waspada! 7 Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Timur

    Waspada! 7 Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur merilis 7 (tujuh) kawasan rawan narkoba berdasarkan hasil pemetaan kawasan rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tahun 2019. Rilis kawasan dengan status waspada disampaikan oleh Kasie Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi NTT, Lia Novika Ulya, S.KM. dalam sesi […]

  • Waspada Potensi Angin Kencang di Wilayah NTT pada 12—16 Juni 2025

    Waspada Potensi Angin Kencang di Wilayah NTT pada 12—16 Juni 2025

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Forcaster BMKG NTT kepada media menyampaikan bahwa pada tanggal 13—16 Juni 2025, diprakirakan kecepatan angin di wilayah NTT berkisar antara 5—25 knots.   Kupang | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang diperkirakan terjadi pada hari ini, Kamis, 13 Juni 2025 hingga Minggu, […]

expand_less