Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Di NTT, Bakal Didirikan Perusahaan Pakan Ternak Ayam

Di NTT, Bakal Didirikan Perusahaan Pakan Ternak Ayam

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 23 Mei 2019
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kemarin saya lapor kepada bapak Presiden bahwa daerah ini sangat dibanjiri oleh impor ayam pedaging dan telur ayam dari Surabaya. Kami ingin bangun pabrik pakan ternak agar kami bisa pelihara ayam pedaging dan petelur”, jelas Gubernur VBL saat acara Malam Kenal Pamit Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) El Tari Kupang di Hotel Aston Kupang, Selasa, 21 Mei 2019 malam.

Gubernur telah melaporkan kepada Presiden saat peresmian Bendungan Rotiklot di Belu pada Senin (20/5/19) agar didirikan perusahaan pakan ternak khususnya untuk ayam di NTT. Karena Inflasi di daerah ini pada setiap akhir tahun hanya seputar daging ayam ( pedaging) dan telur ayam.

Lanjutnya, “Saya juga laporkan bahwa negara tetangga Timor Leste, setiap tahunnya beli ayam pedaging import dari Brasil sebanyak 13 juta dollar yang harusnya jadi market NTT. Dan beliau sangat antusias dan setuju untuk bikin pabrik makanan ternak khususnya anak ayam”.

Lanjutnya, dirinya juga meminta Presiden agar produksi semen Kupang ditambah. Kapasitas produksi setahun sekarang hanya 250 ribu ton. Sementara kebutuhan semen pasar NTT sendiri saja mencapai 1,6 juta ton pertahunnya. Di negara Timor Leste , kebutuhannya mencapai 600 ribu ton per tahunnya. Jadi total pasar keseluruhan sekitar 2,1 juta ton.

“Beliau tanya, kenapa dengan pabriknya? Saya jawab satu saja masalahnya, yakni mismanagement menempatkan orang yang keliru datang urus semen di Kupang. Karena pulau Timor ini, digali bagaimanapun, ada limestone (batu kapur). Seluruhnya , satu pulau ini bahan baku semen. Kemanapun kita pergi, di situ ada kapur. Karena itu aneh sekali kalau kita datangkan semen dari luar. Malahan kita harusnya bisa ekspor semen ke Australia,” jelas Gubernur Laiskodat.(*)

Sumber berita (*/Aven Rame-Humas dan Protokol Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus Balik Pasca-Lebaran, 400 Orang Reaktif Covid-19 dari 90 Ribu Pemudik

    Arus Balik Pasca-Lebaran, 400 Orang Reaktif Covid-19 dari 90 Ribu Pemudik

    • calendar_month Sab, 22 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Indramayu, Garda Indonesia | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat sebanyak 400 orang reaktif Covid-19 ketika terjaring tes antigen secara acak melakukan arus balik menuju wilayah Jabodetabek hingga pada Kamis, 20 Mei 2021. Dari jumlah data secara nasional yang dihimpun, tes swab antigen telah dilakukan kepada 90.341 orang. “Arus balik dari tanggal 15—20 hasil rapid […]

  • 7 Tips Mengendalikan Amarah

    7 Tips Mengendalikan Amarah

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Rasa marah merupakan perasaan yang normal dan dapat dikelola menjadi emosi positif yang dapat membantu Anda melalui masalah-masalah yang dihadapi. Namun amarah dapat menjadi masalah jika mengakibatkan pertengkaran. Pengendalian amarah sangat penting sebelum rasa marah meningkat dan berikut tips untuk Anda dalam mengendalikan rasa marah: 1.Berhitung dalam hati Saat Anda dalam keadaan marah, Anda dapat […]

  • Bank NTT Waingapu Serahkan CSR Rp300 Juta untuk Budidaya Ternak Babi

    Bank NTT Waingapu Serahkan CSR Rp300 Juta untuk Budidaya Ternak Babi

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu, Garda Indonesia | Bank NTT Cabang Waingapu via program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan menyalurkan bantuan dana untuk budidaya ternak babi di Sumba Timur. Dana CSR senilai Rp300 juta itu diserahkan secara simbolis oleh Kepala Bank NTT Cabang Waingapu, Rauda Bela Umbu Eda, kepada Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing dalam acara Customer […]

  • Pemerintah Indonesia Bakal Mereformasi Sistem Perlindungan Sosial

    Pemerintah Indonesia Bakal Mereformasi Sistem Perlindungan Sosial

    • calendar_month Rab, 6 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dalam waktu dekat, Pemerintah Indonesia bakal melakukan reformasi sistem perlindungan sosial. Situasi pandemi yang dihadapi saat ini, menjadi momentum untuk menyempurnakan sistem perlindungan sosial agar dapat menjangkau masyarakat dengan lebih tepat dan cepat. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana […]

  • Lima Langkah Antisipasi Debu Vulkanik Gunung Lewotobi

    Lima Langkah Antisipasi Debu Vulkanik Gunung Lewotobi

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    PMI Kabupaten Sikka mengimbau jikalau Anda berada di daerah yang terdampak langsung, penting untuk berkoordinasi dengan Posko atau pemerintah setempat, termasuk PMI, BPBD, dan relawan.   Flores Timur | Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi pada Senin, 7 Juli 2025 pukul 11:05 WITA dengan tinggi kolom abu diamati ± […]

  • KOMPAK NTT Desak KPK Telusuri Kasus Dugaan Korupsi Anita Jacoba Gah

    KOMPAK NTT Desak KPK Telusuri Kasus Dugaan Korupsi Anita Jacoba Gah

    • calendar_month Sab, 15 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Berdasar pada hasil investigasi Pusat Anti Korupsi Undana (PAKU) dan Koalisi Masyarakat Pemberantasan Koruspi Nusa Tenggara Timur (KOMPAK NTT); Dua lembaga ini kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka meminta agar KPK dapat menindaklanjuti dugaan korupsi dana subsidi pendidikan layanan khusus Dinas Pendidikan Provinsi NTT, yang diduga dilakukan anggota DPR RI, Anita […]

expand_less