Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Diduga Palsu, Bawaslu Sabu Raijua Telusuri Status Warga Negara Bupati Terpilih

Diduga Palsu, Bawaslu Sabu Raijua Telusuri Status Warga Negara Bupati Terpilih

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sabu Raijua telah melakukan penelusuran terkait status kewarganegaraan dari Bupati Terpilih Sabu Raijua dalam Pilkada 9 Desember 2020, Saudara Orient Patriot Riwu Kore; sejak proses pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua.

Demikian penegasan Ketua Bawaslu Sabu Raijua, Yudi Tagi Huma kepada Garda Indonesia pada Senin, 1 Februari 2021 pukul 11.41 WITA—selesai. Penelusuran tersebut, ungkap Yudi, dilakukan karena adanya kecurigaan saat pendaftaran bakal calon.

Saat dikonfirmasi, apakah penelusuran tersebut karena adanya  surat dari Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Sabu Raijua (AMAPEDO) bernomor : 002/AMAPEDO-SR/I/2021 tertanggal 4 Januari 2021 tentang pengaduan terkait identitas diri dari Calon Bupati Terpilih Pasangan Nomor urut 2 (Paket Ie Rai); Ketua Bawaslu Sabu Raijua memastikan bahwa surat itu ada.

“Tetapi sebelumnya, kami Bawaslu telah melakukan penelusuran karena saat pendaftaran ada kecurigaan, meski tidak ada laporan dari masyarakat, namun patut dicurigai dan ditelusuri,” urai Ketua Bawaslu Sabu Raijua.

Dari kecurigaan tersebut, imbuh Ketua Bawaslu Sabu Raijua, pihaknya menyurati ke Imigrasi Klas 1 Kupang, dan bersurat dua kali ke KPU untuk memperingatkan agar berhati-hati dan cermat melihat syarat administrasi calon. “Tujuannya agar calon yang dihasilkan kredibel dan memiliki identitas jelas,” ujarnya seraya mengungkapkan penelusuran dilakukan hanya melalui e-mail karena dalam kondisi pandemi covid.

Selain itu, karena situasi pandemi, Bawaslu Sabu Raijua juga menyurati Bawaslu RI untuk meminta bantuan dan Bawaslu Provinsi NTT agar dapat membantu proses penelusuran itu. “Dari proses tersebut, hingga saat ini belum memperoleh jawaban,” ungkapnya seraya menyampaikan bahwa pihaknya juga bersurat ke Dirsistik Imigrasi, Dirjen  Administrasi Umum (DAU), dan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Dari hasil penelusuran karena hanya melanjutkan surat yang ada, terang Ketua Bawaslu Sabu Raijua. “Lalu, kami memastikan e-mail yang telah kami kirim dan memperoleh jawaban dari Kedutaan Besar Amerika Serikat,” ucapnya.

Adapun balasan e-mail dari Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Sabtu, 30 Januari 2021 yang ditujukan kepada Yudi Tagihuma Huma, Bawaslu Kab. Sabu Raijua, Provinsi NTT dan diteruskan kepada amapedohawu@gmail.com isinya sebagai berikut : “Bersama ini, kami menjawab surat Bapak tertanggal 7 Januari 2021, perihal pertanyaan status kewarganegaraan dari Bapak Orient Patriot Riwukore. Kami informasikan bahwa Bapak Orient Patriot Riwukore adalah benar warga negara Amerika. Terima kasih untuk perhatian dan kerja sama Bapak.” American Citizen Services https://id.usembassy.gov/u-s-citizen-services/

Setelah ada, balasan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat terkait status Orient Patriot Riwu Kore yang masih berstatus aktif sebagai warga negara Amerika, Ketua Bawaslu Sabu Raijua mengungkapkan karena terkait kondisi, maka pihaknya masih melakukan koordinasi. “Sebagai tindak lanjut, saya telah perintahkan kepada anggota untuk melanjutkan tugas ini dengan melakukan koordinasi dengan provinsi,” ulasnya.

Lanjut Ketua Bawaslu Sabu Raijua, memang telah ada penetapan Bupati Terpilih Sabu Raijua, dan jika dilihat secara de facto dan de jure dan legal standing daripada pemerintahan yang sah setelah adanya pelantikan nanti. “Namun, kami juga telah menyampaikan ke Bawaslu Provinsi NTT terkait dengan hasil jawaban dari Kedutaan Besar Amerika Serikat bahwa status kewarganegaraan dari Saudara Orient Patriot Riwu Kore masih berstatus warga negara Amerika. Sehingga, pihak yang merasa dirugikan dengan kondisi ini, dapat mengajukan komplain,” terangnya.

Siapa pun, termasuk masyarakat Sabu Raijua, tandas Ketua Bawaslu Sabu Raijua, dapat mengajukan komplain. “Karena jika dilihat dari sisi normatif standar utama berwarga negara Indonesia sesuai dengan pasal 7 ayat 1 (satu) Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Thomas Mauritius Djawa saat diminta klarifikasi terkait kondisi tersebut melalui pesan whatsapp pada Senin, 1 Februari 2021 pukul 13.15 WITA tak bisa menanggapi karena sedang mengikuti sidang MK secara virtual. “Kami lagi sidang MK..maaf yach,” tulisnya seraya mengirimkan foto suasana sidang.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi NTT, Thomas Dohu yang dikonfirmasi pada Selasa, 2 Februari 2021 pukul 16.49 WITA, menyampaikan bahwa pada prinsipnya KPU telah melakukan verifikasi terhadap dokumen yang bersangkutan dan ada rekomendasi dari Bawaslu Sabu Raijua yang mempertanyakan status kewarganegaraan.

“Lalu berdasarkan rekomendasi itu, KPU Sabu Raijua melakukan klarifikasi dokumen kependudukan yang bersangkutan ke instansi yang mengeluarkan yaitu Disdukcapil Kota Kupang lalu klarifikasi sudah dilakukan dan dalam bentuk tertulis berita acara ditandatangani bersama. Hasil berita acara itu menerangkan bahwa yang bersangkutan benar Warga Negara Indonesia,” jelas Ketua KPU Provinsi NTT.

Jadi kami, imbuh Thomas Dohu, berdasarkan dokumen kependudukan (KTP) dan hasil klarifikasi lalu menetapkan yang bersangkutan memenuhi syarat sebagai calon yang merupakan Warga Negara Indonesia. “Dan itu sudah dilakukan dan telah selesai,” jelasnya.

Saat ini, tandas Ketua KPU Provinsi NTT, Pilkada di Indonesia khususnya NTT telah ditetapkan dan diusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk dilakukan pelantikan (khusus bagi yang tidak memiliki perkara di MK). “Jadi, kita tidak lagi kembali ke belakang dan mekanisme itu tidak lagi di KPU karena telah selesai melakukan tahapannya,” pungkasnya.(*)

Sumber berita (*/tim)

Editor (+roni banase)

Foto utama oleh iki.or.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781,9 Triliun

    Presiden Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781,9 Triliun

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Penarikan utang pada 2026 paling banyak akan dilakukan melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 749,2 triliun. Angka ini naik 28,05 persen dibanding outlook 2025 sebesar Rp 585,1 triliun.   Jakarta | Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berencana menarik utang baru sebesar Rp781,9 triliun pada tahun 2026. Angka ini menjadi yang tertinggi […]

  • Ketua KPK Firli Bahuri : Memaknai 16 Tahun Pengabdian KPK di Indonesia

    Ketua KPK Firli Bahuri : Memaknai 16 Tahun Pengabdian KPK di Indonesia

    • calendar_month Ming, 29 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | 29 Desember merupakan tanggal bersejarah bagi Lembaga Antirasuah karena pada tanggal tersebut pertama kalinya Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi jilid 1 dilantik yang menandai operasionalisasi pemberantasan korupsi pasca satu tahun, sesuai UU No 30 Tahun 2002 tertanggal 27 Desember 2002. “Bahwa selama 16 tahun KPK telah melengkapi pengabdiannya dalam upaya pemberantasan korupsi […]

  • Tradisi Potong Jari dan Awetkan Jenazah Suku Dani Papua

    Tradisi Potong Jari dan Awetkan Jenazah Suku Dani Papua

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Loading

    Tradisi Papua yang unik ini mungkin adalah satu – satunya tradisi yang hanya bisa kita jumpai di Papua dan tidak ada di wilayah Indonesia yang lain. Tradisi potong jari ini adalah tradisi yang biasanya dilakukan oleh suku Dani di Lembah Baliem. Pada tradisi ini, masyarakat suku Dani diharuskan untuk memotong salah satu jari tangan mereka […]

  • 5000 Perempuan Batam Peringati Hari Pahlawan–Batam Untuk Indonesia

    5000 Perempuan Batam Peringati Hari Pahlawan–Batam Untuk Indonesia

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Batam, gardaindonesia.id | Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Salah satu bentuk penghargaan terhadap pahlawan adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang dapat memperkuat kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia. Diinisiasi oleh komunitas perempuan di Batam, 10 November 2018, Kota Batam memperingati hari pahlawan dengan menyelenggarakan Nyanyian untuk Negeri dengan tema dari […]

  • Batal ke Bener Meriah Aceh, Prabowo Tahun Baru di Tapanuli Selatan

    Batal ke Bener Meriah Aceh, Prabowo Tahun Baru di Tapanuli Selatan

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Loading

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait alasan pembatalan kunjungan Presiden Prabowo ke Bener Meriah. Namun, pembatalan ini terjadi bertepatan dengan meningkatnya aktivitas gempa Gunung Bur Ni Telong.   Aceh | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membatalkan kunjungan ke Kabupaten Bener Meriah, pascagempa beruntun mengguncang wilayah tersebut pada Selasa malam, 30 Desember 2025. […]

  • Pernyataan Menkopolhukam Terkait Pembakaran Bendera ‘Kalimat Tauhid’

    Pernyataan Menkopolhukam Terkait Pembakaran Bendera ‘Kalimat Tauhid’

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia(Menkopolhukam) Wiranto, memberikan pernyataan terkait pembakaran bendera bertuliskan ‘Kalimat Tauhid’ yang diyakini sebagai simbol HTI. Sesuai putusan pengadilan, ormas HTI sudah dilarang keberadaannya di Indonesia. Dalam rapat koordinasi di kantor Kemenkopolhukam, Selasa, 23 Oktober 2018, Wiranto mengatakan, peristiwa pembakaran itu akibat penggunaan Kalimat Tauhid dalam […]

expand_less