Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Dinkes NTT & Unicef Inisiasi Tim Terpadu Kesehatan Layanan Ibu dan Anak

Dinkes NTT & Unicef Inisiasi Tim Terpadu Kesehatan Layanan Ibu dan Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tim Terpadu yang terdiri dari para expert (ahli) dari berbagai institusi kesehatan di masing-masing bidang berkumpul untuk merumuskan rekomendasi secara terpadu dalam rangka peningkatan mutu kesehatan ibu dan anak dan percepatan penanggulangan stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pertemuan Tim Terpadu Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak serta percepatan Penanggulangan Stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur berlangsung di Crysant Homestay Kupang, 23—24 Juli 2019.

Kepala Dinas Kesehatan NTT, drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes. kepada Garda Indonesia menyampaikan bahwa berangkat dari keprihatinan maka para ahli kesehatan dari rumah sakit, dokter dari institusi pendidikan melakukan identifikasi dan bakal menghasilkan rekomendasi terpadu

“Kita bicara tentang kematian ibu dan anak, juga akan bicara tentang penanggulangan stunting”, ujar drg Domi

Kepala Dinas Kesehatan NTT, drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes saat Pertemuan Tim Terpadu Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak serta percepatan Penanggulangan Stunting

Sebelumnya, menurut drg. Domi bahwa NTT diberi apresiasi terhadap Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak sesuai Pergub No 40 Tahun 2009 dapat menelurkan kebijakan yang berpihak pada percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

“Permasalahan tersebut terdapat pada ibu-ibu yang memiliki kemampuan terbatas atau tingkat pendapatan dibawah rata-rata. Namun dalam perkembangannya percepatan penurunan angka kematian tidak terlalu cepat malah angka kematian bayi baru lahir cenderung meningkat, oleh karena itu kita mencoba melihat dan berdasarkan kenyataan dan pengalaman maka saya mengkoordir para ahli dan dikolaborasikan dengan penanggung jawab program”, tutur drg Domi

Selain itu, beber drg Domi, “Kita coba merumuskan, mengkoordinasikan dan melihat kembali analisis situasi yang ada dan melakukan identifikasi lagi berbagai persoalan angka kematian ibu dan bayi dan percepatan penurunan stunting”.

“Dan akhirnya kita akan punya sebuah rekomendasi penanganan secara terpadu baik dari hasil rumusan perencanaan dan bagaimana pelaksanaannya yang akan dikolaborasi dengan kab/kota dan menghasilkan instrumen monitoring evaluasi”, tandas drg Domi.

Sedangkan, dr Bobby M Syahrizal, MPH. Health specialist – UNICEF saat diwawancara Garda Indonesia menyampaikan bahwa UNICEF tetap mendukung Pemerintah Indonesia terutama di Provinsi Nusa Tenggara Timur berupaya mencari strategi pelayanan yang paling optimal bagi Ibu dan anak.

dr Bobby M Syahrizal, MPH. Health specialist – UNICEF

“UNICEF memastikan layanan kesehatan dengan kualitas memadai dan semestinya dapat menjangkau anak-anak dan dapat terbentuk beberapa tahun kedepan”, kata dr Bobby.

Terkait mutu pelayanan yang masih kurang, dr Bobby menjelaskan secara gamblang dengan mengoptimalkan fasilitas kesehatan yang strategis dan mengembangkan pelayanan kesehatan regional yang dapat menjangkau masyarakat

“Memang kendala kita untuk rujukan”, ungkap dr Bobby.

Mengenai kematian ibu saat sebelum dan sesudah persalinan, beber dr Bobby, dengan cara penanganan bagaimana membawa ibu ke faskes sehingga dapat dibantu secara maksimal

“Sebelumnya cukup dengan proses persalinan empat tangan dapat membantu ibu dan anak namun kalau enam tangan lebih baik”, pungkas dr Bobby.

Penulis (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bila Hanya Membawa Keresahan, Buat Apa Berkuasa?

    Bila Hanya Membawa Keresahan, Buat Apa Berkuasa?

    • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Eddy Ngganggus Tujuan berkuasa adalah untuk kesejahteraan orang yang dikuasainya. Menguasai orang lain dengan typical intimidatif adalah ciri penguasa yang kekuasaannya akan dicabik oleh orang yang dipimpinya. Karena tidak mungkin ada loyalis sejati di sekitarnya. Yang pasti ada hanyalah loyalis semu. Karena pada ihkwalnya tidak ada manusia yang suka dengan penguasa yang membawa […]

  • ‘Segelas Kopi Kenangan’ Temani Tenaga Medis Saat Tangani Pasien Covid-19

    ‘Segelas Kopi Kenangan’ Temani Tenaga Medis Saat Tangani Pasien Covid-19

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para tenaga medis mendapatkan kejutan dengan segelas kopi di tengah momen penanganan Covid-19. Lebih dari 17.000 gelas kopi disajikan bagi para petugas medis 33 rumah sakit di wilayah DKI Jakarta pada 11—15 Mei 2020. Kopi Kenangan mendonasikan minuman kopi sebagai bentuk dukungan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Gugus Tugas Nasional […]

  • DIPA Provinsi NTT Tahun 2020 Total Pagu Rp.12,9 Triliun

    DIPA Provinsi NTT Tahun 2020 Total Pagu Rp.12,9 Triliun

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bertempat di Aula Fernandes Kantor Gubernur NTT pada Selasa, 19 November 2019 pukul 13.00 WITA—Selesai, dilaksanakan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Lingkup Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun Anggaran 2020. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lydia Kurniawati […]

  • Ketua IMO Indonesia : “Media Massa Wajib Menebar Edukasi”

    Ketua IMO Indonesia : “Media Massa Wajib Menebar Edukasi”

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, gardaindonesia.id | Ketua Umum Ikatan Media Online Indonesia (IMO-Indonesia) Yakub F Ismail menekankan pentingnya peranan media massa, seyogyanya tidak hanya sekedar menjadi ajang menyebarkan informasi belaka. “Justru media massa dituntut untuk mampu menebarkan edukasi, baik bagi masyarakat atau pelajar sehingga warga menjadi lebih berwawasan dan siap bersaing di era global,” ujar Yakub ketika dijumpai […]

  • Makan Bergizi Gratis, Patriotisme Prabowo dan Posisi IMO-Indonesia

    Makan Bergizi Gratis, Patriotisme Prabowo dan Posisi IMO-Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yakub F. Ismail Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk miskin yang terbilang masih cukup banyak. Dari total penduduk kurang lebih 280 juta jiwa, sekitar 9,03% di antaranya atau mencapai 25,22 juta jiwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tergolong miskin. Yang mengejutkan lagi, pada tahun 2022, BPS merilis sekitar 21 juta orang di Indonesia […]

  • GPS Bersihkan Sampah, Orson Basoeki: Jangan Lempar Tanggung Jawab

    GPS Bersihkan Sampah, Orson Basoeki: Jangan Lempar Tanggung Jawab

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejak terbentuk pada Februari 2019, Gerakan Peduli Sampah, tim yang digagas langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) ini, terus bergerilya mengatasi masalah sampah yang saat ini menjadi momok bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/06/27/konsistensi-gerakan-peduli-sampah-bersihkan-wajah-kotor-kota-kupang/ Seperti pada Sabtu pagi,13 Maret 2021, tanpa mengenal kata putus […]

expand_less