Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan dan Perbankan » Dirut Bank NTT : “Jangan Menjadi Banci dan Memanipulasi Diri”

Dirut Bank NTT : “Jangan Menjadi Banci dan Memanipulasi Diri”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 4 Des 2020
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho dalam sambutannya pada Launching Go TBK 2 Bank NTT dan Penandatanganan Pakta Integritas pada Senin, 30 November 2020 pukul 09.30 WITA—selesai yang dihadiri oleh jajaran Komisaris, Direksi dan Ketua OJK NTT, menyampaikan bahwa sesuai penilaian dari OJK Bank NTT pada posisi Komposit 3.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/11/30/target-bank-ntt-menuju-peringkat-komposit-2-pada-tahun-2021/

Oleh karena itu, imbau Alex Riwu Kaho, (segenap karyawan/karyawati, red) harus bekerja keras melakukan penyesuaian dengan komitmen untuk berpikir positif, bertindak sportif dan menerjemahkan dalam pekerjaan sehari-hari agar turun dari Komposit 3 menjadi Komposit 2 dengan melaksanakan road map.

“Jangan memanipulasi dengan diri untuk melindungi diri dari hal-hal yang tidak pantas dan jangan menjadi banci seolah-olah kita yang menjadi korban, yang menjadi korban adalah Bank karena kerja kita yang tidak profesional, tidak pruden, dan tidak bertanggung jawab,” tegas Dirut Bank NTT.

Selain itu, tegasnya, yang harus dilakukan adalah menyelamatkan bank ini (bank NTT, red) dengan bekerja secara profesional, jujur, tulus, dan sungguh-sungguh.

“Mari memosisikan diri kita masing-masing sebagai agen perubahan dan jangan menjadi korban, karena jika memosisikan diri sebagai korban, maka kita tak punya rasa malu, rasa bersyukur, rasa tahu diri dengan teman-teman di pelosok daerah,” ajak Alex Riwu Kaho seraya mencontohkan karyawan yang bekerja di Lamelera dengan keterbatasan akses, namun bekerja maksimal dengan NPL 0 persen.

Sementara itu, Samuel Djoh Despantsianus Komisaris Independen Bank NTT, memaparkan telah memberikan perhatian serius kepada Direksi Bank NTT untuk menuju TKB 2 karena mustahil digapai jika hanya bekerja biasa saja, karena harus bekerja gila (eksra ordinary) dengan tulus ikhlas dan berkualitas.

“Mustahil, impossible, TKB 2 dapat dicapai apabila etos kerja dan spirit dengan bekerja biasa-biasa saja, karena harus bekerja keras, cerdas, serius, tulus, ikhlas, dan berkualitas. Oleh karena itu, kami dekom (dewan komisaris, red) mengajak semua jajaran untuk memberikan dedikasi terbaik bagi bank NTT yang kita cintai,” ajaknya.

Dewan Komisaris, tandas Samuel Djoh, sesuai fungsi akan mengawal dan memastikan bahwa TBK 2 dapat berjalan dan dieksekusi dengan baik dan maksimal.

Penulis, editor, dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Panjat Tebing Putra Indonesia Jadi Peringkat Teratas Dunia

    Atlet Panjat Tebing Putra Indonesia Jadi Peringkat Teratas Dunia

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Dominasi Merah Putih di nomor speed kini menjadi sorotan pada ajang World Games 2025 di Chengdu, China, yang dihelat tanggal 7–17 Agustus.   Jakarta | Atlet panjat tebing putra Indonesia, Kiromal Katibin, resmi menempati peringkat teratas dunia untuk nomor speed putra, menggeser bintang Olimpiade Paris 2024 asal Amerika Serikat, Samuel Watson. Berdasarkan data terbaru International […]

  • Cahaya Listrik Merebak Kegelapan Desa Boti Dusun Tiga

    Cahaya Listrik Merebak Kegelapan Desa Boti Dusun Tiga

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Masuknya listrik PLN ini bukan hanya memberikan terang pada kegiatan di rumah-rumah, tetapi juga sekolah dan rumah ibadah. Hal ini memungkinkan anak-anak dapat belajar di rumah saat malam hari.   Boti | Tersalurnya listrik ke rumah-rumah menjadi hal biasa di daerah lain, tapi tidak dengan Dusun 3, Desa Boti, Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan […]

  • Era Hijau Tradisi Wisuda di Indonesia, Karangan Bunga Diganti Bibit Pohon

    Era Hijau Tradisi Wisuda di Indonesia, Karangan Bunga Diganti Bibit Pohon

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Loading

    Universitas Diponegoro (Undip) menjadi salah satu kampus yang mulai mengarahkan ucapan wisuda ke bentuk yang lebih ramah lingkungan.   Semarang | Sejumlah perguruan tinggi di Indonesia mulai mengubah tradisi perayaan wisuda dengan membatasi hingga melarang pengiriman karangan bunga. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kesadaran lingkungan, penataan ruang kampus yang lebih tertib, serta upaya […]

  • SNLIK 2022: Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat

    SNLIK 2022: Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 menunjukkan adanya peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Hasil SNLIK tahun 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen dan inklusi keuangan sebesar 85,10 persen. Nilai ini meningkat dibanding hasil SNLIK 2019 yaitu indeks […]

  • Bene Hale : Pilih Pemimpin yang Rajin Baca Buku, bukan Kalkulator

    Bene Hale : Pilih Pemimpin yang Rajin Baca Buku, bukan Kalkulator

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Anggota DPRD Belu dari fraksi Golkar, Benediktus Hale meminta kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang rajin membaca buku, bukan yang ke mana–mana hanya membawa kalkulator. Ia menjelaskan, bahwa pemimpin yang rajin membaca buku adalah yang pintar, cerdas, banyak mengerti tentang persoalan rakyat, dan mampu membawa rakyatnya menuju perubahan. Penegasan ini disampaikan […]

  • Tiga Pengurus DNA Pro Kabur, Polri Terbitkan Surat Buronan

    Tiga Pengurus DNA Pro Kabur, Polri Terbitkan Surat Buronan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menerbitkan surat buronan kasus investasi bodong robot trading platform DNA Pro. Dalam surat tersebut, tercantum 3 (tiga) daftar pencarian orang (DPO). Yakni Fauzi (F) alias Daniel Zii, Ferawaty (FE), dan Devita Gunawan (DG) alias Devin. “Penyidik telah menerbitkan tiga daftar pencarian orang […]

expand_less