Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Disertasi Pariwisata NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat Resmi Pakai Titel Doktor

Disertasi Pariwisata NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat Resmi Pakai Titel Doktor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 22 Okt 2021
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Loading

Salatiga, Garda Indonesia | Program studi Doktor Studi Pembangunan Fakultas Interdisiplin Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), meluluskan Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam ujian terbuka Doktor Studi Pembangunan yang dihelat secara luring terbatas di Balairung UKSW, pada Jumat 22 Oktober 2021.

Disertasi berjudul “Transformasi Pariwisata Nusa Tenggara Timur (Inclusive, Local Resources-Based, Sustainable) berhasil dipertahankan oleh Viktor Bungtilu Laiskodat selaku Gubernur NTT di hadapan para penguji, yaitu Prof. Dr. Gatot Sasongko, S.E., M.S. Titi Susilowati Prabawa, S.Pd., M.A., Ph.D. dan Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D. (Rektor Undana). Bertindak sebagai promotor adalah Prof. Daniel D. Kameo, S.E., M.A., Ph.D. dengan Ko Promotor Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Ak., dan Dr. Wilson Therik, S.E., M.Si.

Paradoksal NTT sebagai daerah yang kaya sumber daya, tetapi masuk dalam jajaran daerah miskin dan tertinggal memicu VBL melakukan penelitian ini. Salah satu sumber kekayaan sumber daya ekonomi yang potensial di NTT adalah sektor pariwisata dan menjadi fokus penelitian ini.

Penelitian yang dilakukan VBL pada 45 obyek wisata yang tersebar di 10 pulau, dari pulau Flores sampai pulau Timor yang mencakup wilayah 11 kabupaten dan kota. Dinamika perkembangan industri pariwisata dengan pendekatan lima pilar utama atau yang dikenal dengan 5A yaitu attraction, accesbility, accommodation, amenities, dan awareness dieksplorasi lebih mendalam pada disertasi ini.

“Keunggulan pariwisata NTT adalah pada pilar attraction sedangkan empat pilar lainnya masih memiliki tantangan. Dengan mencermati bahwa sektor ekonomi bisa dikaitkan dengan sektor pariwisata, dalam penelitian ini dilakukan kajian rantai pariwisata di NTT di mana ditemukan bahwa rantai nilai pariwisata di sini belum terangkai. Industri pariwisata masih belum mengoptimalkan kekuatan sumber daya lokal,” terang Gubernur VBL.

Hal ini tampak dengan masih adanya pasokan sumber daya yang berasal dari luar NTT, dengan demikian sumber daya ekonomi juga harus direlakan keluar NTT yang berdampak pada masyarakat yang tidak bisa menikmati sumber daya ekonomi yang seharusnya berputar di NTT. Karena itulah ditegaskan pria kelahiran Oenesu-Kupang ini bahwa pembangunan sektor wisata di NTT perlu bertransformasi, dari yang semula berjalan secara sektoral menjadi komprehensif. Melalui disertasinya, Gubernur VBL merekomendasikan pendekatan pembangunan inklusif yang berbasis pada kekuatan sumber daya lokal dan berkelanjutan.

“Model pembangunan pariwisata NTT berkelanjutan atau sustainable tourism adalah dengan adanya harmonisasi secara komprehensif antara komponen lingkungan hidup, ekonomi, budaya dan sosial, yang ditautkan dengan faktor kelembagaan dan dipayungi oleh kebijakan publik. Dengan demikian, NTT bukan lagi suatu daerah dengan kondisi alam kering, miskin, tertinggal, dan tidak mampu berkompetisi dengan wilayah lainnya. NTT telah bangkit dengan menyadari adanya keindahan dan potensi alam sebagai kekayaan yang dimiliki dan bertransformasi menuju masyarakat NTT sejahtera,” tegasnya.

Tidak lupa Ia pun mengatakan, penelitian yang ia lakukan tidak semata-mata hanya untuk meraih gelar Doktor saja. Lebih dari pada itu,  penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah grand design dan peta jalan bagi pariwisata NTT sebagai “lokomotif” pembangunan di bumi Flobamorata dengan keterlibatan semua komponen masyarakat.

“Hasil riset saya, agar setiap komponen masyarakat terlibat dalam pembangunan pariwisata. Dan jika itu semua tidak kita implementasikan, maka riset itu sama saja tidak berguna. Oleh karena itu, setiap regulasi yang kita buat dan hasilkan harus bersifat kolaboratif kerja bersama dengan setiap komponen, pemangku kepentingan, para stakeholder terutama tentu saja setiap elemen masyarakat. Semua itu pasti banyak tantangan. Tapi dengan bekerja secara kolaboratif, maka grand design pariwisata yang kita hasilkan akan membawa dampak yang signifikan bagi pembangunan ekonomi masyarakat NTT,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Interdisiplin yang juga sekaligus penguji disertasi ini, Titi Susilowati Prabawa, S.Pd., M.A., Ph.D. menyampaikan bahwa Viktor Bungtilu Laiskodat adalah lulusan ke-67. Hasil penelitian ini sebagai dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan pariwisata di NTT.

“Gelar doktor yang resmi disandang, beliau dapat memanfaatkan hasil penelitiannya sebagai landasan penentuan kebijakan pariwisata untuk wilayah NTT dan diharapkan dapat terus mengasah daya kritisnya sebagai intelektual interdisiplin sesuai dengan prinsip yang diajarkan oleh almamaternya dalam mengemban tugas-tugas selanjutnya sebagai Gubernur demi kemajuan pembangunan NTT,” jelas Titi.(*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur VBL Himbau Tumbuhkan Gotong Royong dalam Keluarga

    Gubernur VBL Himbau Tumbuhkan Gotong Royong dalam Keluarga

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Loading

    Soa-Ngada, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) hadir dan memberikan sambutan pada acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47, Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Gelar Teknologi Tepat Guna(TTG) ke-5 di Desa Mengeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Kamis, 2 Mei 2019. “Gotong […]

  • Provinsi NTT Urutan Ketiga Program ‘Innovative Government Award’

    Provinsi NTT Urutan Ketiga Program ‘Innovative Government Award’

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) melalui Badan Litbang,  menyelenggarakan kegiatan Indeks Inovasi Daerah atau Innovative Government Award (IGA) dengan melakukan pengamatan, penelitian dan penilaian terhadap inovasi-inovasi di daerah seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja daerah dalam mencapai tujuan otonomi daerah yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik dan […]

  • Sokong Gerakan Kupang Hijau, Wali Kota Kupang & Plt Dirut Bank NTT Helat Rapat

    Sokong Gerakan Kupang Hijau, Wali Kota Kupang & Plt Dirut Bank NTT Helat Rapat

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Guna mempersiapkan Gerakan Kupang Hijau (GHK) melalui aksi tanam pohon dan gowes atau bersepeda bersama pada 11 Juli 2020, maka Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menghelat rapat persiapan pelaksanaan GKH, pada Rabu, 1 Juli 2020 di Rumah Jabatan Walikota Kupang. Dalam arahannya, Wali Kota Jefri menyampaikan bahwa GKH merupakan […]

  • Megawati Instruksikan Kader PDI-P Dukung Pemerintahan Prabowo

    Megawati Instruksikan Kader PDI-P Dukung Pemerintahan Prabowo

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Loading

    Megawati menilai partai politik, terutama PDI Perjuangan yang memiliki kekuatan legislatif dan eksekutif, harus menjadi penopang utama negara dalam kondisi krisis.   Denpasar | Pada acara bimbingan teknis (Bimtek) Fraksi PDI Perjuangan yang dihelat di Sanur, Bali, Rabu (30 Juli 2025, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan arahan tegas kepada seluruh kader untuk mendukung […]

  • SNLIK 2022: Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat

    SNLIK 2022: Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 menunjukkan adanya peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Hasil SNLIK tahun 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen dan inklusi keuangan sebesar 85,10 persen. Nilai ini meningkat dibanding hasil SNLIK 2019 yaitu indeks […]

  • Kasus Hubungan Sedarah di Lampung, Menteri PPPA Geram & Kutuk Keras

    Kasus Hubungan Sedarah di Lampung, Menteri PPPA Geram & Kutuk Keras

    • calendar_month Sel, 26 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kemen PPPA (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) mengecam peristiwa dan pelaku perbuatan inses (hubungan sedarah) yang dilakukan ayah, kakak, dan adik kandung korban berinisal M (45), SA (24), dan YF (15) terhadap perempuan berinisial AG (18) di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise […]

expand_less