Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » DP3A NTT Edukasi & Bimbing 32 Fasilitator PATBM Sedaratan Timor

DP3A NTT Edukasi & Bimbing 32 Fasilitator PATBM Sedaratan Timor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 16 Mei 2019
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

Loading

Kefa-TTU, Garda Indonesia | Anak mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan, kebutuhan akan rasa aman, dan kasih sayang karena anak adalah generasi penerus bangsa dan penerus pembangunan

Menyadari potensi tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Nusa Tenggara Timur mendorong terbentuknya upaya perlindungan anak berbasis masyarakat dalam rupa kader atau fasilitator yang tersebar di seluruh kab/kota di wilayah Provinsi NTT.

Seperti telah terbentuk dan dilaksanakannya Pelatihan Fasilitator / Kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Sedaratan Timor (Kab Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Malaka) yang diselenggarakan di Kefa, 14—16 Mei 2019

Narasumber Pelatihan Fasilitator PATBM Sedaratan Timor, Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak DP3A NTT, Dra.Maria Patricia Sumarni,M.M.,

Narasumber kegiatan Pelatihan Fasilitator PATBM Sedaratan Timor yakni Plt.Kadis DP3A NTT, Idda Yuni Astuti, SH.,M.Hum., Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak DP3A NTT, Dra.Maria Patricia Sumarni,M.M., dan narasumber lokal membawakan materi dengan metode pelaksanaan pelatihan berupa ceramah, tanya jawab, diskusi, curah pendapat, dan pembahasan kasus.

Diikuti oleh 32 orang Fasilitator PATBM dari 4 kabupaten Sedaratan Timor (TTS, TTU, Belu dan Malaka), Para peserta diberikan materi tentang kebijakan Pemerintah Provinsi NTT di Bidang Perlindungan Anak; Penyusunan Program Kerja PATBM; Perlindungan Anak Pendekatan Berbasis Sistem dan Partisipasi Anak dalam Perlindungan Anak.

Kepala Seksi Perlindungan Khusus Anak DP3A NTT sekaligus Ketua Panitia Pelatihan Fasilitator PATBM Sedaratan Timor, Seplex S Bengkiuk, (Selasa,14/5/19) menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut agar peserta dapat memahami tentang tugas fasilitator untuk memperluas jejaring kerja dalam upaya pengaturan kapasitas masyarakat untuk menyelesaikan secara mandiri dan peserta siap menjadi Fasilitator/Kader PATBM dalam upaya pencegahan, pendampingan serta menjadi Tenaga Penggerak dan memahami angka kekerasan terhadap anak

Foto bersama 32 Fasilitator PATBM Sedaratan Timor

Plt.Kadis DP3A NTT, Idda Yuni Astuti,SH.,M.Hum., menyampaikan bahwa kekerasan pada anak dan perempuan masih jadi momok yang menakutkan di Indonesia dan beragam upaya tengah digencarkan untuk mengurangi angka kekerasan pada anak, termasuk dengan gerakan masyarakat melalui Perlindungan Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM)

“Tidak tersedianya mekanisme perlindungan anak dan belum terlembaganya gerakan perlindungan anak berbasis masyarakat maka Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PATBM) sebagai salah satu upaya mengajak dan mendorong semua pihak untuk membentuk ekosistem yang baik untuk “, tandas Plt Kadis DP3A NTT.

Sedangkan, Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak DP3A NTT, Dra.Maria Patricia Sumarni,M.M., (Kamis,16/5/19) berharap melalui pelatihan Fasilitator/ Kader PATBM dapat menghasilkan suatu kesepakatan sebagai pedoman yang sistematis dan teroganisir dalam pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Pembangunan Anak sehingga Visi NTT Bangkit Mewujudkan Masyarakat Sejahtera Dalam Bingkai NKRI dapat terwujud

“Peserta harus menjadi Agen Perubahan atau ‘Agent of Change’, menjadi ujung tombak upaya pencegahan dan melindungi anak dari pornografi dan napza, perlindungan anak berkebutuhan khusus, perlindungan anak yang berhadapan dengan hukum, dan perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi”, pintanya.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Pj. Sekda Belu Purna Bakti, Pemda Beri Apresiasi

    Mantan Pj. Sekda Belu Purna Bakti, Pemda Beri Apresiasi

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Mantan penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Manafe, S.Pi. memasuki masa purna bakti, pemerintah daerah memberikan apresiasi dan penghargaan dalam acara perpisahan yang dirayakan secara bersahaja di ruang rapat Bupati Belu pada Senin, 1 November 2021. Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM menyampaikan […]

  • Ongkos Politik dan Beban Kepemimpinan

    Ongkos Politik dan Beban Kepemimpinan

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Darius Beda Daton Rasanya berat mengharapkan suatu periode pemerintahan berjalan efektif jika ongkos politik secara finansial ketika pemilu begitu tinggi. Biasanya gotong-royong biaya dan itu akan berdampak pada penguasaan proyek, monopoli dagang, dominasi penguasaan arus barang dan jasa serta bagi-bagi jabatan. Begitu yang sudah dikeluarkan, setidaknya begitu pula gantinya. Istilahnya balik modal. Ini […]

  • Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

    Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Loading

    Lima mahasiswa melancarkan jurus gugatan ke MK. Sasarannya? Pasal 239 ayat (2) huruf d UU MD3, jurus lindung diri para sesepuh DPR yang selama ini membuat mereka kebal pedang rakyat. Jurus itu bernama “Hanya Partai yang Boleh Memecat”, ilmu sakti tingkat dewa yang membuat anggota dewan bisa tidur nyenyak sambil mengorok pakai AC 30 juta […]

  • Sopia – Minuman Alkohol Tradisional NTT Diluncurkan Ke Pasaran

    Sopia – Minuman Alkohol Tradisional NTT Diluncurkan Ke Pasaran

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Impian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dibawah kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi untuk berkreasi dan memproduksi minuman beralkohol tradisional secara resmi  terwujud atas hasil kerja kolaboratif antara Undana dan Pemprov NTT. Tepatnya, Hari Rabu, 19 Juni 2019 pukul 14:00 WITA—selesai, berlokasi di Laboratorium Riset Terpadu Biosain Universitas Nusa […]

  • Waspada! Siklon Tropis Berada di Perairan Rote, Kecepatan Angin 3—9 Knots

    Waspada! Siklon Tropis Berada di Perairan Rote, Kecepatan Angin 3—9 Knots

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia  | BMKG sebagai Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) sejak Jumat, 2 April 2021 telah mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 99S yang mulai terbentuk di sekitar Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur. BMKG telah mengeluarkan rilis informasi potensi cuaca ekstrem sebagai dampak dari bibit siklon tersebut. Keberadaan bibit siklon tropis 99S tersebut menimbulkan […]

  • Mitigasi Bencana; Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang

    Mitigasi Bencana; Kepatuhan Pembangunan Sesuai Zonasi Tata Ruang

    • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan pentingnya masyarakat untuk bisa hidup harmonis dengan bencana. Terlebih Indonesia merupakan negara yang berada di cincin api sehingga rawan gempa bumi dan tsunami. Hidup harmonis dengan bencana telah lama dilakukan masyarakat Indonesia seperti di Maros, rumah yang dibangun adalah rumah panggung dan terdapat perahu. “Ternyata […]

expand_less