Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » DP3A NTT Helat Pelatihan SDM Bagi Penanganan Korban Kekerasan & TPPO

DP3A NTT Helat Pelatihan SDM Bagi Penanganan Korban Kekerasan & TPPO

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggagas dan menghelat pelatihan bagi penanganan Korban Kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Mengambil lokasi pelatihan di Aula Hotel Elmylia Kupang sejak 13—14 Juni 2019, pelatihan dilakukan untuk mencapai sinergitas dan kolaborasi penanganan masalah kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) secara terpadu bersama seluruh mitra terkait di Provinsi NTT

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) NTT, Idda Yuni Astuti,SH,M.Hum., saat membuka pelatihan (Kamis,13/06/19) menyampaikan bahwa masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan masalah serius dari waktu ke waktu

“Kekerasan bisa terjadi di lingkungan keluarga, sekolah, dan kehidupan sehari-hari baik dalam bentuk kekerasan fisik, psikis maupun seksual baik perorangan, keluarga atau kelompok yang ada di dalam rumah tangga. Interprestasi agama yang tidak utuh maupun kehidupan sosial ekonomi yang tidak adil turut memberikan kesempatan dan peluang terjadinya kekerasan”, ujar Idda Astuti

Selain itu, tambahnya, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan bentuk perbudakan modern, pelanggaran HAM berat dan kejahatan yang teroganisir melewati lintas batas daerah dan negara

“Modus operandi perdagangan orang semakin hari semakin beragam antara lain dilakukan melalui perekrutan TKI secara ilegal atau non prosedural seperti penipuan, pemalsuan dokumen dengan menggunakan cara iming-iming, bujuk rayu, janji palsu akan memperoleh gaji besar dan hidup enak dengan melakukan penjeratan hutang atau jasa korban atau calon korban dan keluarganya”, ungkap Plt Kadis DP3A NTT

“Menyikapi fenomena tersebut Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas PPPA NTT berkomitmen untuk memberantas TPPO”, tandasnya.

Disamping itu, Kabid Perlindungan Hak Perempuan DP3A NTT, Dra Margaritha Boekan kepada Garda Indonesia (Jumat,14/06/19) mengatakan pelatihan SDM dilaksanakan agar mitra DP3A dapat berkolaborasi dalam menangani tindak kekerasan terhadap perempuan dan TPPO

“Kita memiliki P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) bekerja sama dengan Polda NTT untuk menangani tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak termasuk TPPO meski setiap hari ada pencekalan terhadap upaya pengiriman TKI/TKW secara ilegal atau nonpresedural melalui bandara dan pelabuhan”, terang Ita Boekan panggilan akrab Kabid Perlindungan Hak Perempuan DP3A NTT

“Dan bagaimana kita berjejaring untuk bekerja sama dengan Nakertrans, Polda NTT, Dinas Sosial dan instansi terkait lain untuk menuntaskan persoalan ini dengan memberdayakan para perempuan Calon TKI untuk mengikuti pelatihan membuat pangan berbahan dasar ikan, cara menenun dan pelatihan lain”, pungkas Ita Boekan.

Upaya pelayanan dan penanganan kasus kekerasan dan TPPO yang telah dilakukan oleh Pemerintah NTT melalui DP3A meliputi:

  • Pembangunan Pusat-pusat Krisis Terpadu (PKT) di rumah sakit;
  • Pembangunan Ruang Pelayanan Khusus (RPK) di Polda dan Polresta/Polres;
  • Unit Pelayanan Perempuan & Anak (UUPA) Polda NTT;
  • Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Dinas Sosial;
  • Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A);
  • Sosialisasi penyebaran informasi dan kampanye anti kekerasan dan TPPO;
  • Pembentukan Forkomwil PUSPA NTT (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak).

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pemilu 2019 Banyak Hoaks Beredar; Bamsoet: “Jangan Terlibat”

    Jelang Pemilu 2019 Banyak Hoaks Beredar; Bamsoet: “Jangan Terlibat”

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Banjarnegara, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta segenap elemen masyarakat mencegah serta tidak terlibat dalam pembuatan dan penyebaran berita bohong (hoaks) serta ujaran kebencian. Jelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019, potensi penyebaran hoaks dan ujaran kebencian cenderung meningkat. “Berdasarkan data Kementerian Kominfo, jelang Pemilu 2019 berita hoax mengalami peningkatan setiap bulannya. Dari awal […]

  • Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

    Kadis Pertanian NTT: Sekian Lama NTT Bergantung Benih pada Provinsi Lain

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “NTT ini, sekian lama bergantung benihnya kepada provinsi lain. Sehingga, dalam pengembangan usaha pertanian kita, sering kali mengalami hambatan. Di mana, ketika benih itu datang, musim hujannya sudah lewat. Akibatnya, produktivitas (pertanian) kita rendah,” ungkap Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lecky Frederich Koli dalam sambutannya mewakili […]

  • Cegah Covid-19, Plan Indonesia Distribusi 6 Juta Liter Air Bersih di Nagekeo

    Cegah Covid-19, Plan Indonesia Distribusi 6 Juta Liter Air Bersih di Nagekeo

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Loading

    Nagekeo, Garda Indonesia | Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat merupakan salah satu langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Untuk itu, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) mendistribusikan lebih dari 6 juta liter air bersih secara gratis ke 81 dusun yang tersebar di 29 desa di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang dilakukan pada […]

  • Mahasiswa Magang Faperta Undana Gapai Cara Bertani Terpadu di Lahan Kering

    Mahasiswa Magang Faperta Undana Gapai Cara Bertani Terpadu di Lahan Kering

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Apabila bidang pertanian dikembangkan dengan baik maka akan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Nukilan ini menggambarkan semangat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam mengolah lahan kering. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/08/09/wagub-ntt-josef-harus-ada-terobosan-baru-untuk-lahan-kering-di-ntt/ “Kalau kita mau mengorelasikan Ilmu Pendidikan dengan bidang pertanian maka kita bisa kembangkan lahan yang kita miliki. Kalau lahan pertanian kita hebat, […]

  • Jelang Putusan MK, Rekonsiliasi Bergema di Seluruh Tanah Air

    Jelang Putusan MK, Rekonsiliasi Bergema di Seluruh Tanah Air

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pasca Pilpres dan jelang putusan MK menjadi situasi yang berbeda dengan pada saat konstestasi pilpres kemarin, pasalnya saat ini banyak kalangan mendorong untuk secepatnya dilakukan rekonsiliasi oleh kedua belah pihak. “Mari kita rajut kembali kebersamaan dan kebinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”, pinta Drs. Habib Umar Bin Husain Assegaff,.M.Ag […]

  • Semasa Idul Fitri 2024 PLN Sukses Layani Kelistrikan Nasional

    Semasa Idul Fitri 2024 PLN Sukses Layani Kelistrikan Nasional

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) sukses menyediakan pasokan listrik andal selama periode siaga Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah terhitung sejak 3—19  April 2024. Selama masa siaga tersebut, beban puncak nasional tertinggi mencapai 42.948 megawatt (MW) dengan daya mampu pasok sebesar 52.916 MW. Sementara, pada Idul Fitri 1445 H (10 April 2024), beban […]

expand_less