Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Usul Hapus Kata “Gratis” di Program MBG, BGN Lapor Prabowo

DPR Usul Hapus Kata “Gratis” di Program MBG, BGN Lapor Prabowo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Loading

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Irma Chaniago mengusulkan agar nomenklatur Makan Bergizi Gratis diubah menjadi hanya Makan Bergizi, tanpa kata “gratis”. Menurutnya, istilah itu berkonotasi negatif.

 

Jakarta | Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bakal melapor langsung kepada Presiden Prabowo Subianto terkait usulan anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, yang meminta kata “gratis” dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihapus.

“Untuk program yang nanti gratisnya dihilangkan, coba nanti kami akan sampaikan,” kata Dadan dalam Rapat Kerja di DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Oktober 2025.

Dadan menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan Presiden Prabowo. “Apakah nanti Bapak Presiden setuju atau tidak supaya mungkin ada lebih edukatif,” ungkapnya.

Sebelumnya, Irma Chaniago mengusulkan agar nomenklatur Makan Bergizi Gratis diubah menjadi hanya Makan Bergizi, tanpa kata “gratis”. Menurutnya, istilah itu berkonotasi negatif.

“Makan bergizi gratis ini, sebaiknya yang gratisnya itu dihapus Pak. Makan bergizi saja. Nggak usah pakai gratis karena konotasinya negatif,” ujarnya.

Irma menilai niat Presiden Prabowo dalam mencetuskan program MBG sangat baik, yakni untuk meningkatkan kecerdasan intelektual (IQ) anak-anak Indonesia.

“Karena apa? Karena niat dari presiden, niat dari pemerintah, memberikan ini kepada anak-anak bangsa ini adalah niat yang sangat baik. Yang sangat mulia untuk anak-anak bangsa ini punya IQ yang lebih tinggi dari yang ada sekarang,” imbuh politikus Partai NasDem itu.

Selain soal nomenklatur, Irma juga menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilainya bermasalah, khususnya terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada dapur penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menilai sertifikasi itu rawan diperjualbelikan.

“Saya mau bicara sertifikasi. Ingat ya, sertifikasi ini banyak sekali disalahgunakan, diperjualbelikan,” tegasnya.

Irma mengaku memahami isu tersebut karena sebelum menjadi anggota DPR, ia pernah mengelola tiga usaha katering dengan ribuan porsi. “Makanya saya tahu. Bukan asal ngomong. Saya tidak bicara sampah. Saya bicara berdasarkan fakta dan data,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya tenaga yang kompeten di SPPG. “Untuk tiga orang yang dikontrak oleh BGN di SPPG itu harusnya, satu menangani keuangan dan administrasi. Dua, dia tahu persis soal nilai gizi. Yang ketiga tentang higienis, higienis itu nggak hanya menyangkut tentang makanan tapi menyangkut dengan SPPG di dapur,” jelasnya.(*)

Sumber (*/melihatindonesia+ ragam)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampai Kapan Covid-19 Berakhir

    Sampai Kapan Covid-19 Berakhir

    • calendar_month Ming, 11 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dra. Bernadeta Meriani Usboko, M.Si. Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Kesra Saat ini seluruh belahan bumi resah karena tidak pasti masa tinggalnya Covid-19. Ibarat anak manusia, kehadirannya sangat dirindukan dan menggemaskan. Berbeda dengan makhluk yang satu ini. Besarnya tak terlihat mata telanjang, keberadaannya tidak disadari dan kejamnya melebihi bom nuklir. Sakit, takut, gelisah […]

  • Kota Kupang Penentu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    Kota Kupang Penentu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang merupakan ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota dengan luas wilayah 180,27 km2 dihuni oleh sekitar 442.758 jiwa (data BPS tahun 2020) dengan sebaran penduduk di wilayah kecamatan Alak 76.908 jiwa, Maulafa 97.976, Oebobo 100.560, Kota Raja 57.121, Kelapa Lima 75.408, dan Kota Lama 34.725 jiwa. BPS telah menetapkan Kota Kupang menjadi penentu […]

  • Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Mini Festival Titik Kumpul dihelat di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur selama 3 (tiga) hari berhasil mendatangkan 2.450 pengunjung terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Festival ini juga mengundang perhatian para pelaku ekonomi kreatif dan pengunjung dari beberapa kabupaten tetangga seperti Lembata, Sikka, dan Ende. Bahkan diaspora warga Larantuka dari […]

  • Pembatasan Kegiatan Masyarakat Diperpanjang Hingga 8 Februari 2021

    Pembatasan Kegiatan Masyarakat Diperpanjang Hingga 8 Februari 2021

    • calendar_month Ming, 24 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Akibat eskalasi kasus positif Covid-19 di Kota Kupang terus menunjukkan tren peningkatan dari waktu ke waktu, maka pemerintah Kota Kupang (Pemkot Kupang) kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga dua pekan ke depan, yang mana sebelumnya diberlakukan hingga Senin, 25 Januari 2021. Penegasan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Gugus […]

  • Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Minta Warga Jakarta Patuhi PSBB

    Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Minta Warga Jakarta Patuhi PSBB

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta warga di DKI Jakarta untuk mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah disetujui Menteri Kesehatan sebagai salah satu upaya bersama memutus penyebaran Covid-19. “Ini penting karena keputusan ini ditujukan untuk melindungi kita semua dari kemungkinan terjadi penularan Covid-19 dari orang lain,” kata Juru […]

  • SIAP SIAGA NTT Kenalkan Upaya PB ke Wali Kota Kupang

    SIAP SIAGA NTT Kenalkan Upaya PB ke Wali Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    SIAP SIAGA merupakan program kerja sama bilateral antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia berfokus mendukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.   Kupang | Program SIAP SIAGA dirancang memperkuat sistem penanggulangan bencana, termasuk mendukung kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah yang memperhatikan pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim. Demikian perkenalan dari […]

expand_less