Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » DPW PKB NTT Satukan Tekad Dukung Muhaimin Iskandar Jadi Ketum DPP PKB & Ketua MPR RI

DPW PKB NTT Satukan Tekad Dukung Muhaimin Iskandar Jadi Ketum DPP PKB & Ketua MPR RI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
  • visibility 163
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | DPW PKB NTT melaui Rapat Pimpinan Wilayah ke-XI adalah sebuah forum konsolidasi internal partai sebagai persiapan menuju MUKTAMAR PKB Ke V secara kolektif telah memutuskan untuk menyatakan Kebulatan Tekad dan dukungan kepada Kepemimpinan Bapak Dr (HC) H.A. Muhaimin Iskandar, M.Si.

Keputusan Kolektif DPW dan DPC PKB se NTT mendukung Kepemimpinan Bapak Dr (HC) H.A. Muhaimin Iskandar, M.Si., pada Rampimwil DPW PKB NTT pada 9—10 Agustus 2019 di Wisma Harapan Baik Kelurahan Kayu Putih Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

Dukungan penuh segenap pengurus DPW dan DPC se-Nusa Tenggara Timur ini dengan sejumlah alasan (rilis diterima media Garda Indonesia pada Sabtu, 10 Agustus 2019) sebagai berikut :

1. KEPEMIMPINAN
Pertama, Secara personal, kepemimpinan Bapak DR (HC) H.A. Muhaimin Iskandar, MSi . adalah penggerak spirit politik PKB. Penegasan identitas kepartaian baik secara ideologis, politis, maupun fisofis-spiritual, terus mengalami proses institusionalisasi yang semakin matang. Prinsip rahmatan lil Alamin, yang mendasari spirit perjuangan PKB terkonfigurasi secara tepat dalam sikap nasionalis dan religius yang membingkai kehidupan umat. Dengannya, elemen umat dapat mempersonifikasi diri dan menampilkan sosok ke-Indonesiaan-nya melalui wawasan kebangsaan yang kokoh.

Kedua, Pilihan-pilihan politik, keputusan dan berbagai kebijakan strategis, yang telah diambil oleh Ketua Umum DPP PKB DR (HC) H. A. Mahaimin Iskandar, MSi. dan Jajaran pengurus DPP PKB, telah membuktikan bahwa PKB adalah elemen politik bangsa yang berperan besar dalam seleksi dan suksesi kepemimpinan nasional. PKB bukan sekedar pengikut, tetapi pkb ADALAH pemain utama dan penentu arah.

Ketiga, Kita semua yakin bahkan percaya bahwa kita menjadi kuat karena kita bersatu. Bahwa selama kepemimpinan Bapak DR (HC) H A. Muhaimin Iskandar, MSi. tidak ada gesekan internal yang berpotensi mengorbankan kader-kader potensial partai. Kondisi ini memberi implikasi postitif pada dua hal. Bahwa secara internal, PKB sangat solid dan terus bekerja untuk mewujudkan program-program politiknya. Sebaliknya secara eksternal, PKB menuai kepercayaan publik yang menjadi modal politik lainnya dalam menghadapi kompetisi dan percaturan perpolitikan nasional. Yang lebih membanggakan tentunya, di PKB inilah bercokol orang-orang muda potensial yang mampu membidani lahirnya kepemimpinan nasional.

Keempat, Keaktifan PKB dalam berbagai dinamika politik dan juga silang-sengketa pemikiran, menjadikan sikap politiknya sebagai jalan tengah bagi persoalan bangsa. Secara ideologis, PKB menempatkan NKRI dan kepentingan kebangsaan sebagai harga mati dalam politik kepartaian. Dalam percaturan kekuasaan, PKB bisa saja menjalankan politik keberpihakan tetapi bukan oportunis. PKB dapat berperan sebagai penyeimbang tetapi tetap konsisten dengan prinsip-prinsip politik yang mendasarinya.

2. PROGRAM PERJUANGAN PARTAI
Pertama, semakin menguatnya hubungan simbiosis-mutualisme antara PKB dengan NU. Bahwa Muktamarin masih memiliki niat luhur untuk melakukan reformulasi hubungan ini secara lebih operasional maupun produktif, namun pada tataran praktek politik hingga saat ini, ideal yang dikehendaki sudah mewujud. Para tokoh politik, Para Kiai, berkolaborasi sangat apik dan aspiratif dalam menjadikan PKB sebagai media untuk mengekspesikan aspirasi keumatan. Dalam pernyataan, dalam pandangan, sikap serta responsnya terhadap situasi politik dan perkembangan sosial kekinian, PKB adalah icon yang paripurna dari Nasionalisme-religius yang hikmat melayani Ibu Pertiwi. Ini semua adalah kepiawaian politik yang dilandasi sikap mental nasionalis. Ini juga adalah berkah yang menjadi pra-kondisi bagi kebesaran PKB pada semua level kepemimpinan.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Nusa Tenggara Timur – yang masyarakatnya mayoritas Kristiani, menuai berkah ini sebagai potensi politik yang memberi arah bagi perjuangan membesarkan PKB di bumi NTT. Masyarakat menunjukkan akseptabilitas dan respek yang semakin tinggi terhadap PKB terbukti dari adanya peningkatan akumulasi dukungan politik dalam berbagai perhelatan politik daerah.

Kedua, Kepiawaian dalam pengelolaan isu-isu politik baik yang berspektrum nasional maupun regional dan lokal turut meningkatkan elektabilitas partai. Pilihan-pilihan politik strategis yang dilakukan Ketua Umum PKB dan Jajaran DPP PKB, telah terasa menjadi aspek paling penting dalam mengkapitalisasi popularitas PKB secara nasional yang mampu mengisi space pemberitaan searah dengan police pemberitaan media cetak atau media elektronik mainstream. Dan bukan melalui iklan-iklan politik.

Ketiga, Komitmen terhadap pemberantasan Korupsi. Dalam berbagai kasus korupsi yang menyeret pejabat public, kader-kader terbaik PKB yang menduduki jabatan eksekutif yang penting di Tanah Air, tidak terseret arus korupsi yang dasyat tersebut. Kondisi ini memberi pengaruh pada citra PKB sebagai partai politik yang memiliki komitmen kuat untuk memerangi korupsi.

Keempat, Penghormatan, perlindungan dan penegakan HAM. Perjuangan PKB untuk membebaskan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi yang terkena tuduhan pembunuhan majikan memberi kontribusi positif terkait persepsi masyarakat terhadap peran dan perjuangan PKB. Perhatian politik PKB tidak hanya pada hal-hal makro berspektrum nasional, tetapi juga pada hal mikro yang berdampak sangat luas bagi keadilan dan kemanusiaan.

Kelima, Deradikalisasi dan pencegahan politisasi Agama. Tokoh-tokoh senior PKB teristimewa para Kiai NU senantiasa hadir dengan potret ketokohannya yang utuh. Tidak canggung dan gagu sebagai spilt personality. Mereka dengan sangat cermat memisahkan urusan agama pada domain individu dan politik pada domain publik. Potret kehadiran mereka telah semakin menguatkan persepsi warga Negara terhadap PKB dengan dasar ideologisnya sebagai partai nasionalis-religius dengan dedikasi total kepada bangsa dan Negara. Konsistensi sikap politik PKB ini mampu menghalau merebaknya politik identitas, sekaligus meredam menguatnya kelompok radikal yang memanipulasi kecerdasan dengan politik berjubah agama.

Sikap Politik DPW PKB NTT
Mencermati keberhasilan PKB dalam mengokohkan ideologi sebagai landasan perjuangan politik, Perwujudan program perjuangan partai, mengelola sekaligus memanifestasi aspek filosofis-religius PKB yang terus terkonfigurasi dalam tataran praksis, maka DPW PKB NTT menyatakan sikap politiknya sebagai berikut :

1. MENERIMA Laporan Pertanggungjawaban Ketua Umum DPP PKB periode 2014 – 2019 secara lengkap, utuh tanpa cacatan apapun. Terkait dengan itu DPW PKB NTT merekomendasikan agar Laporan Pertanggungjawaban Ketua Umum DPP PKB periode 2014-2019 ini selanjutnya ditetapkan sebagai Keputusan MUKTAMAR.

2. Meminta forum MUKTAMAR untuk MENGUKUHKAN kembali Bapak DR (HC) H.A, Muhaimin Iskandar, MSi. Sebagai Ketua Umum PKB periode 2019-2024.

3. Merekomendasikan kepada DPP PKB hasil MUKTAMAR untuk melakukan proyeksi politik yang terarah dan terukur, menyusun langkah-langkah strategis politis dalam kerangka mempersiapkan Ketua Umum DPP PKB Bapak DR (HC) H.A. Muhaimin Iskandar, MSi. Untuk menjadi Calon presiden periode 2024-2029.

4. Memberi dukungan penuh kepada DPP PKB hasil MUKTAMAR untuk mewujudkan dan mengimplementasikan platform politik PKB : Politik Rahmatan Lil Alamin, Khidmat PKB melayani Ibu Pertiwi. Dalam konteks ini, DPW PKB NTT merekomendasikan kepada DPP PKB hasil MUKTAMAR agar memproyeksikan, memperjuangkan dan menempatkan kader-kader terbaiknya pada Jabatan-jabatan politik penting dan strategis seperti Ketua MPR RI, Meteri Agama RI, dan jabatan lain yang dinilai strategis dalam percaturan politik menuju 2024.

5. Memberi dukungan sepenuhnya kepada DPP PKB Hasil Muktamar untuk melakukan reformulasi hubungan simbiosis-mutualisme antara PKB-NU. Dengan demikian dalam konteks relasi aspiratif, PKB menjadi wadah politik bagi perjuangan aspirasi keumatan. Dan pada sisi lain, PKB membatasi ruang bagi gerakan provokatif-destruktif yang menggunakan politik berjubah agama yang berdampak merusak citra dan kewibawaan ulama.

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Nusa Tenggara Timur

Ketua Ir Yucundianus Lepa, Msi.,

Sekretaris, Drs.Aloysius Lady, SE.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wacana Penggabungan Kadin, Berkah atau Bencana Bagi UMKM Indonesia?

    Wacana Penggabungan Kadin, Berkah atau Bencana Bagi UMKM Indonesia?

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebagaimana diketahui awal terjadinya perpecahan di Kadin Indonesia pada awal tahun 2013 merupakan bagian permasalahan yang belum dapat diselesaikan sebagai dampak bahwa selama Kadin Indonesia berdiri tidak berhasil mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) secara signifikan. Bahkan Kadin Indonesia tidak memprioritaskan pembinaan kepada UMKM sesuai Undang-Undang Nomor 1 tahun 1987, […]

  • Bukan Pengambilalihan! KUB Bank NTT dengan Bank DKI

    Bukan Pengambilalihan! KUB Bank NTT dengan Bank DKI

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) terus berproses melakukan upaya pemenuhan modal inti minimum dan salah satu strategi berupa pembentukan kelompok usaha bank (KUB). Strategi KUB ini telah disampaikan dalam rencana bisnis bank (RBB) sejak tahun buku 2023 yang telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pemegang […]

  • Realisasi APBD 48,8%, Presiden Jokowi Pinta Percepat Realisasi Belanja Daerah

    Realisasi APBD 48,8%, Presiden Jokowi Pinta Percepat Realisasi Belanja Daerah

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah merupakan hal yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang harus berjalan beriringan dengan pemulihan dampak kesehatan akibat pandemi. Saat memberikan pengarahan kepada para gubernur dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 1 September 2020, Presiden Joko Widodo meminta agar […]

  • Polisi Tindaklanjuti Kasus TPPO ‘Teman Jual Teman’ di Jambi

    Polisi Tindaklanjuti Kasus TPPO ‘Teman Jual Teman’ di Jambi

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 1Komentar

    Loading

    Jambi, Garda Indonesia | Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur di Tanjungjabung (Tanjab) Barat, kini sudah ditindaklanjuti oleh Polres Tanjab Barat. Kasus tersebut juga sudah menjadi perhatian Komunitas Peduli Perempuan (Kopper) Tanjab Barat, yang saat ini mendampingi korban dan pihak keluarga. Baca juga : https://gardaindonesia.id/2023/01/human-trafficking-di-jambi-teman-jual-teman/ Ketua Kopper Tanjab Barat, […]

  • LPSK Cabut Perlindungan Darurat kepada Tersangka Bharada E

    LPSK Cabut Perlindungan Darurat kepada Tersangka Bharada E

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Keputusan bulat terkait status perlindungan darurat yang semula diberikan kepada tersangka Bharada E akhirnya dicabut Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo menjelaskan, langkah tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna (Sidang Mahkamah) LPSK yang dihelat pada Senin pagi, 15 Agustus 2022 di Gedung LPSK. “Menurut catatan kami, Bharada […]

  • Kombes Pol Nelson Quintas.: Kota Kupang Relatif Terkendali dari Narkotika

    Kombes Pol Nelson Quintas.: Kota Kupang Relatif Terkendali dari Narkotika

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Loading

    “Kita bangga Kota Kupang dan NTT tak seperti kota besar dan provinsi lain di Indonesia,” tekan Kepala BNN Kota Kupang, Kombes Pol Nelson Quintas yang sempat pula menangkap pengedar narkoba dari India.   Kota Kupang | Nusa Tenggara Timur (NTT) terutama Kota Kupang cenderung tak seperti beberapa kota besar di Indonesia yang masif dari bahaya […]

expand_less