Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekonomi NTT 2018 Tumbuh 5,13 persen

Ekonomi NTT 2018 Tumbuh 5,13 persen

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
  • visibility 329
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Ekonomi NTT pada tahun 2018 tumbuh sebesar 5,13 persen (c-to-c atau kumulatif triwulan I—IV) sedangkan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen; mengalami sedikit kenaikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 5,11 persen.

Kondisi Pertumbuhan Ekonomi NTT 2018 disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia dalam sesi konferensi pers bersama awak media cetak, elektronik dan online dan instansi terkait di Ruang Teleconference BPS NTT, Rabu/6/2/2019 pukul 12.00 WITA—selesai.

Lebih gamblang Maritje menjabarkan bahwa Pertumbuhan Ekonomi NTT 2018 didasarkan pada catatan peristiwa sepanjang tahun 2018 yakni :

  1. Jumlah tamu menginap di Hotel Bintang mencapai 523.263 orang dengan rincian 482.786 orang tamu nusantara dan 40.477 orang tamu mancanegara. “Kondisi ini berpengaruh pada sektor akomodasi, perhotelan dan restoran”, jelas Maritje.
  2. Jumlah penumpang angkutan udara yang tiba di NTT mencapai 2.019.634 orang dan penumpang berangkat berjumlah 1.853.409 orang;
  3. Inflasi tahunan NTT pada tahun 2018 sebesar 3,07 persen(year on year) dimana kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan mengalami inflasi tertinggi sebesar 4,94 persen disusul kelompok Bahan Makanan sebesar 3,82 persen;
  4. Realisasi anggaran pemerintah di triwulan IV yang merupakan puncak daya serap. “ Mudah-mudahan kedepan bergeser ke triwulan III”, ucap Maritje;
  5. Konsumsi Rumah Tangga di triwulan IV meningkat

Besaran Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku sebesar 99,09 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai 65,94 triliun.

Mengenai Struktur PDRB, Maritje menjabarkan bahwa pertumbuhan ekonomi untuk 17 sektor masih didominasi oleh sektor pertanian sebesar 28,40 persen walaupun hanya tumbuh sebesar 3,08 persen.

Sebaliknya sektor Akomodasi dan Makan Minum dengan share hanya 0,76 persen namun tumbuh luar biasa 12,16 persen. Share terbesar kedua sektor administrasi pemerintahan 13,34 persen dan Perdagangan 11,16 persen.

Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwaellapia

“Pertumbuhan ekonomi juga tumbuh besar pada pengadaan listrik dan gas sebesar 10,76 persen, cukup tinggi karena ada jumlah produksi energi listrik untuk PLN Wilayah NTT meningkat dengan adanya penambahan PJU dan PLS sebanyak 1034 unit”, ungkap Maritje

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/02/02/penduduk-miskin-berkurang-8-060-orang-ntt-peringkat-3-termiskin/

Lanjut Maritje, Sumber pertumbuhan ekonomi NTT terbesar menurut lapangan usaha berasal dari administrasi pemerintahan sebesar 0,93 persen, diikuti pertanian 0,85 persen.

“Misalnya sumber usaha Administrasi Pemerintahan kurang tumbuh maka akan mempengaruhi ekonomi NTT”, terang Maritje

Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 12,16 persen dan Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,92 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Konsumsi Lembaga Non Profit Yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 9,76 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2018 Terhadap Triwulan IV-2017 (year on year)

Ekonomi NTT triwulan IV-2018 dibandingkan dengan triwulan IV-2017 tumbuh sebesar 5,32 persen sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,18 persen.

Pertumbuhan ekonomi terjadi pada seluruh lapangan usaha. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas yaitu sebesar 11,22 persen, disusul lapangan usaha Perdagangan Besar-Eceran; Reparasi Mobil-Sepeda Motor sebesar 8,08 persen dan Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,81 persen.

Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan masih mendominasi perekonomian NTT pada triwulan IV-2018 dengan kontribusi sebesar 26,97 persen, diikuti oleh lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertanahan dan Jaminan Sosial Wajib dengan kontribusi sebesar 13,76 persen dan lapangan usaha Perdagangan Besar-Eceran; Reparasi Mobil-Sepeda Motor sebesar 11,45 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2018 Terhadap Triwulan III-2018 (quartal to quartal)

Ekonomi NTT triwulan IV-2018 dibandingkan dengan triwulan III-2018 mengalami pertumbuhan sebesar 0,71 persen sedangkan nasional -1,69 persen.

Pada triwulan IV-2018 hampir seluruh lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif kecuali pada lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan serta Lapangan Usaha Real Estate. Pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 10,76 persen, disusul lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 6,96 persen dan lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 6,68 persen.

 

Penulis dan editor (+rony banase)

Foto (*/kabar7.com)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pagelaran Budaya“ Warnai HUT Ke-58 Jemaat Imanuel Batukadera

    “Pagelaran Budaya“ Warnai HUT Ke-58 Jemaat Imanuel Batukadera

    • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang-NTT, gardaindonesia.id-Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Jemaat GMIT Imanuel Batukadera Ke-58; Panitia perayaan menggelar Pentas Seni Budaya yang melibatkan jemaat dari unsur etnis/suku Alor, Rote, Sabu, dan Timor. Dengan perpaduan berbagai pentas budaya berupa tarian, lagu, perayaan HUT Ke-58 Jemaat GMIT Imanuel Batukadera, diramu dalam bingkai budaya nan unik dan menarik dengan […]

  • Kemenkumham NTT Peduli & Berbagi di Oepoli—Batas Negara RI & Timor Leste

    Kemenkumham NTT Peduli & Berbagi di Oepoli—Batas Negara RI & Timor Leste

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Oepoli-NTT, Garda Indonesia | Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi NTT melakukan bakti sosial mengusung tema “Kumham Peduli dan Berbagi, Bakti Kemenkumham Terhadap Masyarakat Terdampak Covid-19 yang dilaksanakan pada Kamis pagi, 29 Juli 2021 pukul 09.00 WITA—selesai di Kantor Imigrasi Kelas I Kupang Pos Oepoli, perbatasan Republik. Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). […]

  • Lima Kandidat Dirut PDAM Kota Kupang Ikut Wawancara Akhir

    Lima Kandidat Dirut PDAM Kota Kupang Ikut Wawancara Akhir

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | 5 (lima) kandidat direktur utama perusahaan daerah air minum (Dirut PDAM) Kota Kupang mengikuti wawancara akhir oleh Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh. Wawancara berlangsung pada Rabu, 1 Februari 2023 di rumah jabatan Wali Kota Kupang. Selain Penjabat Wali Kota Kupang bersama para staf khususnya, turut terlibat dalam wawancara akhir […]

  • Konflik Lahan Pondok Indah Matani Selesai, PTUN Tolak Gugatan Herman Sabaat

    Konflik Lahan Pondok Indah Matani Selesai, PTUN Tolak Gugatan Herman Sabaat

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Bahwa perkara Nomor 01/G/2020/PUTUN Kupang telah memperoleh putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang yang amar putusannya mengadili dalam eksepsi, menerima eksepsi Tergugat dan Tergugat II Intervensi dalam pokok perkara, menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya dan menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.8.406.000.” Demikian pernyataan dan penegasan Kuasa Hukum PT. […]

  • Menteri PUPR dukung BUMN Karya Go International

    Menteri PUPR dukung BUMN Karya Go International

    • calendar_month Kam, 27 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Algiers,gardaindonesia.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pembina jasa konstruksi nasional terus mendorong kontraktor dan kosultan Indonesia, meningkatkan kompetensi dan kualitasnya sehingga memiliki daya saing dalam kompetisi global. Kemampuan memenuhi standar mutu internasional diperlukan untuk meningkatkan ekspor jasa konstruksi nasional. Salah satu negara yang telah menjadi tujuan ekspor jasa konstruksi Indonesia adalah […]

  • ‘Update Covid-19 NTT’ ODP Capai 431, Gubernur VBL Minta Jangan Tolak ODP

    ‘Update Covid-19 NTT’ ODP Capai 431, Gubernur VBL Minta Jangan Tolak ODP

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov NTT sangat serius menangani penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Meski dari waktu ke waktu data Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terpantau dari Posko Covid-19 terus beranjak naik, masyarakat tidak perlu kuatir apalagi menolak jika ada warga tertentu yang termasuk dalam kategori ODP. “Kami juga memantau dan mendengar ada juga warga […]

expand_less