Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Era Gubernur Laiskodat, Inspektorat Daerah Raih Predikat Sangat Berhasil

Era Gubernur Laiskodat, Inspektorat Daerah Raih Predikat Sangat Berhasil

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Sebagai pelayan masyarakat, pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dituntut untuk tanggap terhadap kebutuhan dan tuntutan masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik, transparan dan berkualitas. Guna menggapai visi dan misi serta pemenuhan target-target yang ada dalam RPJMD provinsi NTT, maka perangkat daerah telah membuat perjanjian kinerja tahun 2021 dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Inspektur Inspektorat Daerah NTT, Ruth Laiskodat kepada awak media pada Kamis, 31 Maret 2022 di aula Otan Kantor Inspektorat Daerah NTT, menekankan bahwa meskipun dilanda pandemi Covid-19 dan diterpa Badai Seroja beberapa waktu lalu, perangkat daerah tetap bersinergi mencapai target yang telah ditetapkan sesuai yang tertuang dalam perjanjian kinerja

Pada tahun 2021, urai Ruth, era pemerintahan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Drs. Yosef Nae Soi (periode 2018—2023), terhadap perangkat daerah, telah dilakukan penilaian kerja yang berfokus pada 11 (sebelas) komponen dengan pemberian bobot penilaian dalam dua komponen utama yaitu kinerja utama dan kinerja penunjang.

Adapun perincian indikator sebagai berikut: kinerja utama dengan indikator :

  1. Sasaran strategis yang ada dalam renstra perangkat daerah/IKU PD dengan bobot 40. Anggaran (APBN dan APBD) dengan bobot 20.
  2. Kinerja penunjang dengan indikator: Proses pengadaan barang dan jasa telah terkontrak 31 Maret dengan bobot 3,5. Nilai pelaksanaan SAKIP minimal BB dengan bobot 10. Nilai pelaksanaan RB minimal BB dengan bobot 10. Telah menerapkan PPK online 100% dengan bobot 2. TLHP temuan di bawah 2019, administrasi 100%, non-administrasi 90—100%dengan bobot 2. TLHP temuan tahun 2019 ke atas harus 100% dengan bobot 2,5. Penyampaian LKPD, LPPD, LKPJ dan LKIP paling lambat 31 Maret 2021 dengan bobot 3. Telah bersertifikat manajemen ISO 9001:2015 dengan bobot 2. Lebih kurang menghasilkan 5 inovasi dengan bobot 5.

Dari hasil penilaian, imbuh Ruth Laiskodat, diperoleh hasil sebagai berikut:

  1. Terdapat 29 Perangkat Daerah mendapat nilai A (85,46 sampai dengan 99,75) dengan predikat sangat berhasil.
  2. Terdapat 9 perangkat daerah mendapat nilai B (78,23 sampai dengan 84,42) dengan predikat berhasil.
  3. Terdapat 1 perangkat daerah yang mendapat nilai C (70,78) dengan predikat cukup berhasil.

Lanjut Ruth, hasil penilaian tahun 2021 mengalami kenaikan dari hasil penilaian tahun 2020, di mana pada tahun 2020, hanya 15 perangkat daerah yang mendapat nilai A, dan yang mendapat predikat cukup baik hanya 14 perangkat daerah.

“Untuk tahun 2021, Inspektorat Daerah Provinsi NTT memperoleh hasil penilaian kinerja terbaik dengan kategori nilai A dengan nilai akhir 99,75 sehingga mendapat predikat sangat berhasil,” beber mantan Kepala Balai POM ini sembari mengapresiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang menempati peringkat kedua dengan nilai akhir 97,86 dengan kategori A, sangat berhasil. Sementara, posisi terakhir ditempati oleh Badan Pengelola Perbatasan Daerah dengan nilai 70,78 dengan kategori C, cukup berhasil.

Hasil penilaian ini, tandas Ruth Laiskodat, tentu saja harus memberikan motivasi tersendiri bagi semua perangkat daerah untuk menjadi yang terbaik. Bagi perangkat daerah dengan nilai yang bagus agar semakin ditingkatkan lagi kinerjanya, dan bagi perangkat daerah yang masih mendapat predikat C agar tetap berupaya meningkatkan kinerjanya.

Sumber (*/Inspektorat Daerah NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia-Spanyol Tingkatkan Kerjasama Teknologi Keselamatan Jalan & Jembatan

    Indonesia-Spanyol Tingkatkan Kerjasama Teknologi Keselamatan Jalan & Jembatan

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Madrid-Spanyol,gardaindonesia.id-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berada di Madrid, Spanyol dalam rangka Business Indonesia Roundtable Meeting yang berlangsung Jumat, 21 September 2018. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kerjasama Indonesia-Spanyol baik pada level government to goverment (G2G) maupun business to business (B2B) khususnya di bidang pembangunan infrastruktur. Dari sisi kerjasama ekonomi Indonesia dengan […]

  • Yayasan YPKM & Komunitas KASOGI Bantu Rumah ke Warga TTS

    Yayasan YPKM & Komunitas KASOGI Bantu Rumah ke Warga TTS

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    SoE – NTT, Garda Indonesia | Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas Soe Berbagi (KASOGI) memberikan bantuan 1 (satu) unit rumah layak huni ke Ali Taneo warga Desa Fatukopa, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); dan diserahkan secara simbolis pada Rabu, 2 Februari 2022. Informasi yang diterima media […]

  • ‘Lombok Bangkit’ – Sinergitas Pemulihan Perempuan & Anak

    ‘Lombok Bangkit’ – Sinergitas Pemulihan Perempuan & Anak

    • calendar_month Sab, 8 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Lombok, gardaindonesia.id | Juli dan Agustus 2018, gempa bumi mengguncang Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat; meninggalkan trauma yang cukup mendalam bagi masyarakat Lombok, terutama wilayah Lombok Timur dan Lombok Utara sebagai pusat gempa. Selain berdampak di 7 Kabupaten/Kota, wilayah Lombok Utara menjadi daerah dengan tingkat kerusakan terparah mencapai 85 persen. Meski bantuan dari berbagai pihak […]

  • Dampak Banjir Sulsel : 30 Orang Wafat, 25 Hilang & Ribuan Terdampak

    Dampak Banjir Sulsel : 30 Orang Wafat, 25 Hilang & Ribuan Terdampak

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Sulsel, gardaindonesia.id | Penanganan banjir, longsor dan puting beliung yang menerjang wilayah Sulawesi Selatan terus dilakukan. Evakuasi, pencarian, penyelamatan korban dan penanganan pengungsi serta masyarakat yang terdampak banjir terus diintensifkan. Di beberapa tempat banjir mulai surut. Debit aliran dari Waduk Bili-Bili juga makin berkurang. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan […]

  • Angkasapura dan RSUP Ngoerah Bali Apresiasi Kerja PLN

    Angkasapura dan RSUP Ngoerah Bali Apresiasi Kerja PLN

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Listrik di Bali mulai terganggu lalu padam bermula pada Jumat, 2 Mei pukul 16.00 WITA ketika saluran kabel listrik bawah laut yang menghubungkan Jawa dan Bali alami gangguan.   Bali | Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengunjungi langsung sejumlah fasilitas publik untuk memastikan operasional layanan tetap berjalan lancar pasca gangguan kelistrikan di Bali yang terjadi […]

  • NTT Butuh Petani Milenial, CIRMA Jadi Inisiator

    NTT Butuh Petani Milenial, CIRMA Jadi Inisiator

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Loading

    Berdasarkan ST2023, terdapat sebanyak 370 ribu petani milenial atau 41,9 persen dari total petani di NTT. Yang menggunakan teknologi sebanyak 196 ribu orang atau 52,9 persen dari total petani milenial yang ada.   Timor | Petani milenial dan urban farming termasuk karakteristik data yang baru disajikan dari Sensus Pertanian 2023 (ST2023). Petani milenial berusia 19–39 […]

expand_less