Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Era Gubernur Laiskodat, Inspektorat Daerah Raih Predikat Sangat Berhasil

Era Gubernur Laiskodat, Inspektorat Daerah Raih Predikat Sangat Berhasil

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Sebagai pelayan masyarakat, pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dituntut untuk tanggap terhadap kebutuhan dan tuntutan masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik, transparan dan berkualitas. Guna menggapai visi dan misi serta pemenuhan target-target yang ada dalam RPJMD provinsi NTT, maka perangkat daerah telah membuat perjanjian kinerja tahun 2021 dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Inspektur Inspektorat Daerah NTT, Ruth Laiskodat kepada awak media pada Kamis, 31 Maret 2022 di aula Otan Kantor Inspektorat Daerah NTT, menekankan bahwa meskipun dilanda pandemi Covid-19 dan diterpa Badai Seroja beberapa waktu lalu, perangkat daerah tetap bersinergi mencapai target yang telah ditetapkan sesuai yang tertuang dalam perjanjian kinerja

Pada tahun 2021, urai Ruth, era pemerintahan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Drs. Yosef Nae Soi (periode 2018—2023), terhadap perangkat daerah, telah dilakukan penilaian kerja yang berfokus pada 11 (sebelas) komponen dengan pemberian bobot penilaian dalam dua komponen utama yaitu kinerja utama dan kinerja penunjang.

Adapun perincian indikator sebagai berikut: kinerja utama dengan indikator :

  1. Sasaran strategis yang ada dalam renstra perangkat daerah/IKU PD dengan bobot 40. Anggaran (APBN dan APBD) dengan bobot 20.
  2. Kinerja penunjang dengan indikator: Proses pengadaan barang dan jasa telah terkontrak 31 Maret dengan bobot 3,5. Nilai pelaksanaan SAKIP minimal BB dengan bobot 10. Nilai pelaksanaan RB minimal BB dengan bobot 10. Telah menerapkan PPK online 100% dengan bobot 2. TLHP temuan di bawah 2019, administrasi 100%, non-administrasi 90—100%dengan bobot 2. TLHP temuan tahun 2019 ke atas harus 100% dengan bobot 2,5. Penyampaian LKPD, LPPD, LKPJ dan LKIP paling lambat 31 Maret 2021 dengan bobot 3. Telah bersertifikat manajemen ISO 9001:2015 dengan bobot 2. Lebih kurang menghasilkan 5 inovasi dengan bobot 5.

Dari hasil penilaian, imbuh Ruth Laiskodat, diperoleh hasil sebagai berikut:

  1. Terdapat 29 Perangkat Daerah mendapat nilai A (85,46 sampai dengan 99,75) dengan predikat sangat berhasil.
  2. Terdapat 9 perangkat daerah mendapat nilai B (78,23 sampai dengan 84,42) dengan predikat berhasil.
  3. Terdapat 1 perangkat daerah yang mendapat nilai C (70,78) dengan predikat cukup berhasil.

Lanjut Ruth, hasil penilaian tahun 2021 mengalami kenaikan dari hasil penilaian tahun 2020, di mana pada tahun 2020, hanya 15 perangkat daerah yang mendapat nilai A, dan yang mendapat predikat cukup baik hanya 14 perangkat daerah.

“Untuk tahun 2021, Inspektorat Daerah Provinsi NTT memperoleh hasil penilaian kinerja terbaik dengan kategori nilai A dengan nilai akhir 99,75 sehingga mendapat predikat sangat berhasil,” beber mantan Kepala Balai POM ini sembari mengapresiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang menempati peringkat kedua dengan nilai akhir 97,86 dengan kategori A, sangat berhasil. Sementara, posisi terakhir ditempati oleh Badan Pengelola Perbatasan Daerah dengan nilai 70,78 dengan kategori C, cukup berhasil.

Hasil penilaian ini, tandas Ruth Laiskodat, tentu saja harus memberikan motivasi tersendiri bagi semua perangkat daerah untuk menjadi yang terbaik. Bagi perangkat daerah dengan nilai yang bagus agar semakin ditingkatkan lagi kinerjanya, dan bagi perangkat daerah yang masih mendapat predikat C agar tetap berupaya meningkatkan kinerjanya.

Sumber (*/Inspektorat Daerah NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi George Hadjoh, Kota Kupang Bersih & Hidup 24 Jam

    Mimpi George Hadjoh, Kota Kupang Bersih & Hidup 24 Jam

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh mengimpikan ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kota Kupang dapat bergeliat hidup selama 24 jam dan menjadi kota terbersih di Indonesia. Komitmen tersebut bukan hanya sekadar ucapan belaka atau lips service, namun terejawantah dalam tindakan nyata. Dimulai sehari pasca-pelantikan sebagai Penjabat Wali Kota oleh […]

  • Status WNI Helio Caetano Moniz Palsu? FKPT2 Bikin Laporan ke Polres Belu

    Status WNI Helio Caetano Moniz Palsu? FKPT2 Bikin Laporan ke Polres Belu

    • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Forum Komunikasi Pejuang Timor–Timur (FKPT2) Kabupaten Belu melaporkan Helio Caetano Moniz De Araujo atas dugaan pemalsuan status kewarganegaraan Republik Indonesia, ke Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 30 April 2021. Salinan surat laporan yang diterima Garda Indonesia, menyebutkan identitas terlapor atas nama Helio Caetano Moniz De Araujo; Jenis […]

  • Pupuk Bersubsidi Langkah di Manggarai, LPPKPD Siap Tempuh Jalur Hukum

    Pupuk Bersubsidi Langkah di Manggarai, LPPKPD Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Di tengah usaha memerangi pandemi virus corona yang cukup membebankan, tampaknya masyarakat Manggarai, khususnya para petani juga dihadapkan dengan salah satu persoalan serius lainnya yaitu soal kelangkaan pupuk bersubsidi. Hal ini diungkapkan oleh Ketua umum sekaligus pendiri Lembaga Pusat Pengkajian Kebijakan Pembangunan Daerah (LPPKPD), Heribertus Erik San dalam siaran pers yang […]

  • Pesan Gubernur Viktor Laiskodat bagi Wisudawan/ti Periode III UPG 1945 NTT

    Pesan Gubernur Viktor Laiskodat bagi Wisudawan/ti Periode III UPG 1945 NTT

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wisuda Periode III Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Kelembagaan Kemendikbud RI, Dr. Ir. Agus Yulianto, Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi M.Pd., Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning S.H., M.H., Drs.Samuel Pakereng mewakili Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskoda (VBL), Forkompinda, Kepala BNN NTT, Senat […]

  • 21 Tahun Pejuang Eks Timor-Timur Ditelantarkan Pemerintah Indonesia

    21 Tahun Pejuang Eks Timor-Timur Ditelantarkan Pemerintah Indonesia

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bertepatan dengan kunjungan kerja Menko Polhukam RI, Prof. Mahfud MD dan Mendagri, Prof. Tito Karnavian ke Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Kamis 18 Juni 2020; sejumlah perwakilan Eks Pejuang Timor- Timur menggelar Jumpa Pers di Atambua. Para eks pejuang integrasi yang tergabung dalam Paguyuban Pejuang Timor-Timur (PPTT) itu, diketuai […]

  • Harimau Rumah yang Menjengkelkan

    Harimau Rumah yang Menjengkelkan

    • calendar_month Rab, 4 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Melkianus Nino  “Hadapi mertua rumah, Ia hanya mampu sekadar menggonggong, sukar menggigit. Awalnya, para mertua sama begitu!”. Setiap sore, ibu guru muda selalu pergi memberikan les musik pada anak bimbingannya. Memberikan latihan bermain musik, biar bisa jadi pemusik yang tulen, bila sewaktu sudah pandai. Jika, bisa semampu gitaris Slank, yang penting bisa membawa nama keluarga. Itu sudah rencana. Tapi,  jari […]

expand_less