Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Filosofi Putri Suku Oburauw Papua Ikut Seleksi Taruni Akpol 2024

Filosofi Putri Suku Oburauw Papua Ikut Seleksi Taruni Akpol 2024

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 30 Jul 2024
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

Loading

Semarang | Putri Suku Oburauw, Papua Barat tampak bersemangat mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat taruna-taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2024 yang dihelat Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri.

Lin, sapaan akrabnya Putri Suku Oburauw mengaku selalu ingat pesan orang tua tentang analogi ‘busur panah’. “Kebetulan saya anak pertama. Satu pesan yang sering diberikan orang tua saya kepada saya yaitu saya itu akan menjadi tolok ukur keluarga, Karena kebetulan saya anak perempuan pertama, yang paling besar, adik saya 4 orang. Papa dan mama saya bilang, ‘Kakak, kamu itu seperti kayak busur panah. Apabila kamu tepat sasaran, maka adik-adikmu yang di belakangnya itu pasti akan ikut’,” ujar Lin kepada SSDM di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Sabtu, 27 Juli 2024.

Perempuan 19 tahun ini juga mengikuti seleksi taruni Akpol tahun anggaran 2023, namun tahun lalu dirinya gagal melaju ke seleksi tingkat pusat karena nilai tes psikologinya kurang.

Lin menjelaskan dia adalah putri daerah dari Kaimana, khususnya Suku Oburauw, yang pertama kali mengikuti tes Akpol hingga tingkat pusat. Lin menuturkan rata-rata keluarganya, khususnya yang perempuan, lebih cenderung ingin menjadi PNS.

“Untuk Akpol, saya taruni satu-satunya yang sampai ke (seleksi) pusat. Kebetulan di daerah kami belum pernah ada yang ikut calon taruni Akpol, yang asli anak Kaimana saya yang pertama. Kalau keluarga saya kebanyakan mereka cita-citanya PNS,” ucapnya.

Alasan Lin ingin jadi Polwan

Lin menceritakan alasannya ingin menjadi Polwan karena melihat kinerja dan wibawa kepolisian di Kaimana yang menurutnya berhasil menciptakan keamanan dan ketertiban, sehingga jarang sekali terjadi konflik. Kaimana yang merupakan kabupaten di Papua Barat, tambah Lin, menjadi kota yang nyaman berkat situasi yang aman.

“Polisi-polisi di Kaimana telah menertibkan dan menjaga keamanan. Kebetulan orang-orang di Kaimana juga sangat taat aturan. Jadi kalau tidak pakai helm, lihat polisi, mereka langsung siap-siap pakai helm, takut ditilang gitu, jadi takut aturan. Itu yang buat saya amaze sama kota saya sendiri, karena menurut saya kota paling nyaman se-Papua Barat,” ungkap dia.

Lin, Putri Suku Oburauw Papua Barat. Foto : Humas Polri

Di Kaimana, lanjut Lin, jarang terjadi konflik karena memang anggota Polri sendiri dapat mengamankan daerah kami dengan sangat baik. Puji Tuhan. Untuk itu saya juga ingin menjadi perwira polisi yang ke depan dapat memberi kontribusi untuk kemajuan Kaimana.

Lin, yang merupakan anggota Paskibraka tingkat kabupaten dan provinsi ini, ingin mengikis anggapan Papua tertinggal. Lin pun ingin menjadi contoh anak Papua yang berpikiran modern, tapi tetap mencintai dan melestarikan budaya Papua.

“Biarpun kami Papua, tapi pemikiran kami harus internasional, tidak boleh stuck di Kabupaten. Dan berpikiran modern, tidak boleh meninggalkan apalagi melupakan dari mana asal kita. Saya bangga jadi anak Papua,” tegas Lin.

Saat tahap tes pemeriksaan penampilan, Lin menunjukkan bakat menyanyi dengan membawakan lagu ‘Listen’ yang dipopulerkan penyanyi Amerika Serikat, Beyonce. Aksinya sempat mencuri perhatian para pejabat utama Polri dan panitia yang ada di ruang Pemeriksaan Penampilan. Lin juga menunjukkan kemampuannya menarikan tarian adat sambil bernyanyi ‘Sajojo’.

“Saya mau berterima kasih kepada Tuhan, karena lewat saya sering pelayanan dan apa pun itu di gereja, sering saya selalu menyanyi jadi WL (worship leader/pemimpin pujian), jadi membuat saya terbiasa tampil. Puji Tuhan sekali tadi karena sering pelayanan di gereja itu sangat membantu saya dalam menyampaikan lagu-lagu,” kata Lin.

Terakhir, dia mengaku mengagumi sosok Kapolda Papua Barat, Irjen Johnny Eddizon Isir. Lin berharap dia dapat mengikuti langkah Irjen Johnny. Untuk diketahui, Irjen Johnny Eddizon Isir merupakan putra asli Maybrat, Papua Barat. Dia merupakan Adhi Makayasa (lulusan terbaik) Akpol Tahun 1996.

“Saya sangat terinspirasi, kemarin ditanya siapa tokoh Polri yang sangat menginspirasi kamu, saya bilang Bapak Kapolda saya sendiri. Tidak (kenal), tapi saya baca-baca tulisan tentang beliau di internet toh, jaga-jaga kalau ditanya (saat seleksi Akpol),” pungkas Lin.(*)

Sumber (*/Humas Polri)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegiat Literasi dalam Sekat Keterbatasan di Taman Baca Waibalun

    Pegiat Literasi dalam Sekat Keterbatasan di Taman Baca Waibalun

    • calendar_month Sen, 28 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Helmi Tukan,S.Pd Untuk kita yang gemar membaca, berapa banyak artikel yang memperbaharui wawasan kita setiap harinya? Setiap berapa waktukah kita melengkapi koleksi kita dengan buku baru? Andai masih bisa dihitung, sudah berapa banyakkah bahan bacaan yang kita punya? Larantuka-NTT, gardaindonesia.id | Bertolak dari kondisi kemudahan kita dalam mengakses buku baik buku fisik maupun buku […]

  • 106 Desa di Sulsel Terdampak Banjir & Longsor, 59 Orang Wafat & 25 Hilang

    106 Desa di Sulsel Terdampak Banjir & Longsor, 59 Orang Wafat & 25 Hilang

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Sulsel, gardaindonesia.id | Penanganan darurat bencana banjir, longsor dan puting beliung di Sulawesi Selatan terus dilakukan. Dampak bencana besar karena 106 desa terdampak bencana yang tersebar di 61 kecamatan di 13 kabupaten/kota yaitu Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap , Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data […]

  • Menteri Bintang Puspayoga : Sudah Saatnya Perempuan Memimpin

    Menteri Bintang Puspayoga : Sudah Saatnya Perempuan Memimpin

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan sejarah telah membuktikan bahwa perempuan patut diperhitungkan. Jika di masa lalu perempuan hanya dikonstruksikan sebagai pengurus atau pengelola rumah tangga, saat ini tidak sedikit perempuan yang menempati posisi penting dalam berbagai bidang bahkan menjadi pemimpin. “Sudah saatnya perempuan diperhitungkan tidak saja […]

  • Kampanye di Kupang, Jokowi Disambut Natoni & Tarian Kataga

    Kampanye di Kupang, Jokowi Disambut Natoni & Tarian Kataga

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kampanye Terbuka Capres No 01 Joko Widodo di Kota Kupang Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin, 8 April 2019 pukul 13.00 WITA—selesai di hadiri puluhan ribu masyarakat dan massa pendukung; Capres Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo disambut dengan Natoni (Tutur Adat Timor) dan Tarian Kataga ( Tarian untuk […]

  • Dua WNI Positif Virus Corona, Presiden Jokowi Tegaskan Keseriusan Pemerintah

    Dua WNI Positif Virus Corona, Presiden Jokowi Tegaskan Keseriusan Pemerintah

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah telah mengambil langkah dan mempersiapkan pencegahan serta penanganan terhadap wabah global virus korona. Presiden Joko Widodo, dalam keterangan pers, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 2 Maret 2020, mengatakan bahwa sejak awal pihaknya sudah meningkatkan kesiagaan banyak rumah sakit dan peralatan yang sesuai dengan standar internasional. “Sejak awal, pemerintah ini […]

  • Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi PNK Hasilkan Produk Kreatif NTT

    Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi PNK Hasilkan Produk Kreatif NTT

    • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | 5 (lima) mahasiswa Politeknik Negeri Kupang (PNK) mengikuti Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) tahun 2021 berupa praktik kewirausahaan di Nice Handicraft guna menerapkan dan mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mendorong pengembangan inovasi terapan dan menerapkannya di sektor industri baik langsung maupun tidak langsung. Kelima […]

expand_less