Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Forum Taman Bacaan & Satgas GLS Gelar ‘Workshop Read Aloud Handbook’

Forum Taman Bacaan & Satgas GLS Gelar ‘Workshop Read Aloud Handbook’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 1 Des 2018
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Forum Taman Bacaan NTT dan Satgas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menggelar Workshop Read Aloud Handbook (Membaca Buku dengan Nyaring) bagi para pegiat Literasi dan Pengurus Taman Bacaan yang tersebar di seputar Kota Kupang.

Mengambil lokasi di Ruang Rapat Sekolah SMA Olahraga Flobamora Kupang, (Jumat/30 November 2018) petang; Workshop Read Aloud Handbook dipandu oleh narasumber Rossie Ismawati, Endang, dan Karyadi dari Satgas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kemendikbud RI.

Kepada media ini, Ketua Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (PWFTBM) NTT, Polikarpus Do menyampaikan bahwa kegiatan Workshop Read Aloud Handbook dilaksanakan dalam rangka membangun kecerdasan membaca bagi anak-anak sejak dini dan masyarakat dalam rangka menumbukembangkan minat dan budaya baca masyarakat.

Lebih lanjut Polikarpus menuturkan, Gerakan literasi harus diterapkan dan butuh intervensi pemerintah dan semua pihak. Ada 3 (tiga) komponen atau pilar yang menjadi sasaran gerakan literasi nasional yakni Gerakan Literasi Sekolah; Literasi Keluarga; dan Literasi Masyarakat.

“Kegiatan workshop Literasi ini melibatkan para pegiat Literasi, Pengelola TBM (Taman Bacaan Masyarakat) untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan TBM di masyarakat. TBM adalah corong terdepan dalam mendorong Literasi ,baik Literasi Sekolah, Literasi Keluarga, dan Literasi Masyarakat,” ujar Polikarpus.

Sehari sebelum pelaksanaan Workshop Read Aloud Hanbook (Kamis,29/11/18) Satgas GLS Kemendikbud menyempatkan diri mengunjungi sekolah-sekolah dalam rangka melihat sejauh mana implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS).

Adapun sekolah yang dikunjungi Satgas GLS Kemendikbud RI yakni SD Bertingkat Naikoten, SLB Pembina, SMP Katolik St Yoseph Naikoten, SMA Negeri 1 Kupang, SMK Negeri 1 Kupang, SMK Negeri 4 Kupang.

“Dari hasil kunjungan, perlu intervensi dan pembenahan perpustakaan sekolah. Karena persediaan buku 99 % adalah buku teks atau pelajaran daripada buku-buku non teks dan perpustakaan perlu ditata sehingga perpustakaan bukan hanya menjadi sebagai tempat pemajangan buku tapi menjadi rumah literasi yang menyenangkan,” ungkap Ketua PW TBM NTT, Polikarpus Do.

Untuk diketahui; dikutip dari www.kemdikbud.go.id

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2015/04/read-aloud-metode-membacakan-buku-untuk-anak-anak-4128-4128-4128 

Metode Read Aloud merupakan salah satu metode membacakan buku untuk anak. Metode ini diperkenalkan oleh seorang Jurnalis bernama Jim Trelese; dalam bukunya The Read Aloud Handbook. Read Aloud adalah metode mengajarkan membaca yang paling efektif untuk anak-anak karena dengan metode ini kita bisa mengkondisikan otak anak untuk mengasosiasikan membaca sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan. Juga menciptakan pengetahuan yang menjadi dasar bagi si anak, membangun koleksi kata/kosakata (vocabulary), dan memberikan cara membaca yang baik (reading role model).

Saat usia emas (golden age), yaitu 0-5 tahun, anak akan dapat menyerap dengan sangat cepat. Dengan potensi yang sedemikian hebat itu, maka mengenalkan anak untuk membaca di usia dini tentunya tidak menjadi masalah, asalkan caranya tidak membuat anak stress bahkan terbebani harus bisa membaca. Yang dilakukan bukan membuat anak bisa membaca, tapi membuat anak suka membaca.

Read aloud dapat dimulai sejak dini, bahkan sejak semester ke-3 kehamilan. Karena itu semakin dini buku diperkenalkan, maka hasilnya akan semakin optimal dalam upaya menumbuhkan kecintaan anak pada buku dengan bonusnya anak akan bisa membaca dengan sendirinya.

Read Aloud juga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Bisa di rumah, saat hendak tidur, sepanjang perjalanan berkendara, menunggu pesawat atau kereta api, atau saat menunggu antrian dokter. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi dan konsistensi melakukan read aloud. Rutinitas adalah kunci utama keberhasilannya.

Penulis & Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan Sistem Timor

    PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan Sistem Timor

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara berhasil melaksanakan proses backfeeding atau energize sistem 150 kV PLTU Timor 1 (2x50MW) masuk ke Plant Site. Backfeeding merupakan tahapan proses pembangunan pembangkit listrik yang memanfaatkan sambungan sementara energi listrik dari sistem 150 kV yang digunakan untuk pengujian kesiapan peralatan – peralatan (individual […]

  • Kejagung Sita Rumah Mewah Tersangka Komoditas Timah

    Kejagung Sita Rumah Mewah Tersangka Komoditas Timah

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Banten, Pada Selasa, 14 Mei 2024 sekitar pukul 18.00 WIB, tim pelacakan aset Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung telah menemukan 1 (satu) unit rumah seluas 805 m2 milik atas nama tersangka TN alias AN yang terletak di Crown Golf Utara Nomor 7 Summarecon Serpong, Banten. Kepala Puspenkum […]

  • Kota Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Pesparani Provinsi dan Nasional 2020

    Kota Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Pesparani Provinsi dan Nasional 2020

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man mengatakan Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap menjadi tuan rumah yang baik dan siap menyukseskan Pesparani NTT pada 14—17 Mei 2020 dan Pesparani Nasional pada 28 Oktober—1 November 2020. Pernyataan kesiapan Kota Kupang menjadi tuan rumah event rohani berskala […]

  • Listrik Nyala 24 Jam di Batas NTT-Timor Leste, Warga Ucap Terima Kasih

    Listrik Nyala 24 Jam di Batas NTT-Timor Leste, Warga Ucap Terima Kasih

    • calendar_month Ming, 20 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia |Sebanyak 845 masyarakat di perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste, kini dapat menikmati listrik 24 jam tanpa henti berkat peningkatan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Oepoli di Desa Netemnanu Utara, Kabupaten Kupang General Manager PLN Unit Induk Wilayah (IUW) NTT, Agustinus Jatmiko berharap kehadiran listrik selama 24 jam dapat […]

  • 12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan 46 swab oleh Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada penambahan 12 kasus Positif Covid-19,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu siang, 16 Mei 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/05/15/tambah-8-kasus-positif-covid-19-tiga-kasus-transmisi-lokal-di-kota-kupang/ […]

  • Pemegang Saham Senang, Produk UMKM Bank NTT Tembus Pasar Nasional

    Pemegang Saham Senang, Produk UMKM Bank NTT Tembus Pasar Nasional

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Salah satu pemegang saham seri A Bank NTT,  Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh mengaku sangat senang usai melihat belasan produk UMKM binaan Bank NTT yang diakui kualitasnya sehingga berhasil masuk pasar nasional.  Bahkan 2 (dua) lembaga bisnis besar di tanah air, yakni Indomaret dan Krealogi mengaku sangat senang bisa berkolaborasi […]

expand_less