Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Forum Taman Bacaan & Satgas GLS Gelar ‘Workshop Read Aloud Handbook’

Forum Taman Bacaan & Satgas GLS Gelar ‘Workshop Read Aloud Handbook’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 1 Des 2018
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Forum Taman Bacaan NTT dan Satgas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menggelar Workshop Read Aloud Handbook (Membaca Buku dengan Nyaring) bagi para pegiat Literasi dan Pengurus Taman Bacaan yang tersebar di seputar Kota Kupang.

Mengambil lokasi di Ruang Rapat Sekolah SMA Olahraga Flobamora Kupang, (Jumat/30 November 2018) petang; Workshop Read Aloud Handbook dipandu oleh narasumber Rossie Ismawati, Endang, dan Karyadi dari Satgas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kemendikbud RI.

Kepada media ini, Ketua Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (PWFTBM) NTT, Polikarpus Do menyampaikan bahwa kegiatan Workshop Read Aloud Handbook dilaksanakan dalam rangka membangun kecerdasan membaca bagi anak-anak sejak dini dan masyarakat dalam rangka menumbukembangkan minat dan budaya baca masyarakat.

Lebih lanjut Polikarpus menuturkan, Gerakan literasi harus diterapkan dan butuh intervensi pemerintah dan semua pihak. Ada 3 (tiga) komponen atau pilar yang menjadi sasaran gerakan literasi nasional yakni Gerakan Literasi Sekolah; Literasi Keluarga; dan Literasi Masyarakat.

“Kegiatan workshop Literasi ini melibatkan para pegiat Literasi, Pengelola TBM (Taman Bacaan Masyarakat) untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan TBM di masyarakat. TBM adalah corong terdepan dalam mendorong Literasi ,baik Literasi Sekolah, Literasi Keluarga, dan Literasi Masyarakat,” ujar Polikarpus.

Sehari sebelum pelaksanaan Workshop Read Aloud Hanbook (Kamis,29/11/18) Satgas GLS Kemendikbud menyempatkan diri mengunjungi sekolah-sekolah dalam rangka melihat sejauh mana implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS).

Adapun sekolah yang dikunjungi Satgas GLS Kemendikbud RI yakni SD Bertingkat Naikoten, SLB Pembina, SMP Katolik St Yoseph Naikoten, SMA Negeri 1 Kupang, SMK Negeri 1 Kupang, SMK Negeri 4 Kupang.

“Dari hasil kunjungan, perlu intervensi dan pembenahan perpustakaan sekolah. Karena persediaan buku 99 % adalah buku teks atau pelajaran daripada buku-buku non teks dan perpustakaan perlu ditata sehingga perpustakaan bukan hanya menjadi sebagai tempat pemajangan buku tapi menjadi rumah literasi yang menyenangkan,” ungkap Ketua PW TBM NTT, Polikarpus Do.

Untuk diketahui; dikutip dari www.kemdikbud.go.id

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2015/04/read-aloud-metode-membacakan-buku-untuk-anak-anak-4128-4128-4128 

Metode Read Aloud merupakan salah satu metode membacakan buku untuk anak. Metode ini diperkenalkan oleh seorang Jurnalis bernama Jim Trelese; dalam bukunya The Read Aloud Handbook. Read Aloud adalah metode mengajarkan membaca yang paling efektif untuk anak-anak karena dengan metode ini kita bisa mengkondisikan otak anak untuk mengasosiasikan membaca sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan. Juga menciptakan pengetahuan yang menjadi dasar bagi si anak, membangun koleksi kata/kosakata (vocabulary), dan memberikan cara membaca yang baik (reading role model).

Saat usia emas (golden age), yaitu 0-5 tahun, anak akan dapat menyerap dengan sangat cepat. Dengan potensi yang sedemikian hebat itu, maka mengenalkan anak untuk membaca di usia dini tentunya tidak menjadi masalah, asalkan caranya tidak membuat anak stress bahkan terbebani harus bisa membaca. Yang dilakukan bukan membuat anak bisa membaca, tapi membuat anak suka membaca.

Read aloud dapat dimulai sejak dini, bahkan sejak semester ke-3 kehamilan. Karena itu semakin dini buku diperkenalkan, maka hasilnya akan semakin optimal dalam upaya menumbuhkan kecintaan anak pada buku dengan bonusnya anak akan bisa membaca dengan sendirinya.

Read Aloud juga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Bisa di rumah, saat hendak tidur, sepanjang perjalanan berkendara, menunggu pesawat atau kereta api, atau saat menunggu antrian dokter. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi dan konsistensi melakukan read aloud. Rutinitas adalah kunci utama keberhasilannya.

Penulis & Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Yohana Turun Tangan Pastikan Hak Anak Terpenuhi

    Menteri Yohana Turun Tangan Pastikan Hak Anak Terpenuhi

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Pontianak, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan diversi. “Jika ancaman hukuman dibawah 7 tahun, maka penyelesaian kasus harus diupayakan diversi. Pengalihan penyelesaian perkara anak diluar peradilan pidana. Menggunakan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) karena pelaku masih usia anak. Tidak akan […]

  • Tanam Pohon di Gerakan Kupang Hijau, Pemkot Kupang Jamin Bakal Rawat

    Tanam Pohon di Gerakan Kupang Hijau, Pemkot Kupang Jamin Bakal Rawat

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Aksi penanaman pohon kembali dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang di areal Jembatan Petuk II Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, pada Sabtu, 11 Juli 2020. Kegiatan yang dimotori oleh tim Gerakan Kupang Hijau (GKH) ini merupakan salah satu program yang dijabarkan dari misi Wali Kota Kupang untuk menjadikan Kupang sebagai kota […]

  • Kasus Covid-19 Menanjak, Pemkot Kupang Makin Perketat PPKM Mikro

    Kasus Covid-19 Menanjak, Pemkot Kupang Makin Perketat PPKM Mikro

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sejak awal Juni 2021, jumlah kasus Covid-19 semakin menanjak naik, mendorong Pemerintah Kota Kupang untuk bertindak cepat, dengan melakukan penguatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro serta mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam rapat koordinasi bersama OPD terkait di ruang kerjanya, pada Selasa, 22 […]

  • Tren Kasus Positif Covid-19 di NTT Terus Naik, 384 Sampel Tunggu Kepastian

    Tren Kasus Positif Covid-19 di NTT Terus Naik, 384 Sampel Tunggu Kepastian

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur mengumumkan perkembangan kasus corona virus. Terdapat 5 kasus baru klaster transmisi lokal, 3 di antaranya berasal dari Ende dan 2 kasus masih berusia anak-anak berasal dari Kota Kupang. Demikian penuturan Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Dominikus […]

  • ‘8 Komitmen Banten’ dalam Strategi Pelaksanaan Pembangunan PPPA 4.0

    ‘8 Komitmen Banten’ dalam Strategi Pelaksanaan Pembangunan PPPA 4.0

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Tangerang-Banten, Garda Indonesia | Rakornas PPPA Tahun 2019 dengan tema “Mempercepat Terwujudnya Kesejahteraan Perempuan dan Anak Indonesia Melalui Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 4.0” yang diselenggarakan sejak 23—26 April 2019 di Kab. Tangerang, Banten menghasilkan “Komitmen Banten”. “Kami berharap Komitmen Banten ini dapat menjadi strategi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan PPPA ke depan. Tolong sampaikan […]

  • Lagi; 2 TKI Meninggal, Total Mencapai 71 Jenazah

    Lagi; 2 TKI Meninggal, Total Mencapai 71 Jenazah

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Hari ini, Kamis/30 Agustus 2018, tiba 2 (dua) jenazah lagi; 1 (satu) jenazah dari Kab. Ende dan 1 (satu) jenazah dari Kab. Flotim sehingga total jenazah TKI /Pekerja Migran Indonesia (PMI) mencapai 71 jenazah, “jelas Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,S.E., melalui pesan Whatsapp yang diterima pada pukul 15.22 wita. “2 (dua) Jenazah […]

expand_less