Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Forum Taman Bacaan & Satgas GLS Gelar ‘Workshop Read Aloud Handbook’

Forum Taman Bacaan & Satgas GLS Gelar ‘Workshop Read Aloud Handbook’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 1 Des 2018
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Forum Taman Bacaan NTT dan Satgas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menggelar Workshop Read Aloud Handbook (Membaca Buku dengan Nyaring) bagi para pegiat Literasi dan Pengurus Taman Bacaan yang tersebar di seputar Kota Kupang.

Mengambil lokasi di Ruang Rapat Sekolah SMA Olahraga Flobamora Kupang, (Jumat/30 November 2018) petang; Workshop Read Aloud Handbook dipandu oleh narasumber Rossie Ismawati, Endang, dan Karyadi dari Satgas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Kemendikbud RI.

Kepada media ini, Ketua Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (PWFTBM) NTT, Polikarpus Do menyampaikan bahwa kegiatan Workshop Read Aloud Handbook dilaksanakan dalam rangka membangun kecerdasan membaca bagi anak-anak sejak dini dan masyarakat dalam rangka menumbukembangkan minat dan budaya baca masyarakat.

Lebih lanjut Polikarpus menuturkan, Gerakan literasi harus diterapkan dan butuh intervensi pemerintah dan semua pihak. Ada 3 (tiga) komponen atau pilar yang menjadi sasaran gerakan literasi nasional yakni Gerakan Literasi Sekolah; Literasi Keluarga; dan Literasi Masyarakat.

“Kegiatan workshop Literasi ini melibatkan para pegiat Literasi, Pengelola TBM (Taman Bacaan Masyarakat) untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan TBM di masyarakat. TBM adalah corong terdepan dalam mendorong Literasi ,baik Literasi Sekolah, Literasi Keluarga, dan Literasi Masyarakat,” ujar Polikarpus.

Sehari sebelum pelaksanaan Workshop Read Aloud Hanbook (Kamis,29/11/18) Satgas GLS Kemendikbud menyempatkan diri mengunjungi sekolah-sekolah dalam rangka melihat sejauh mana implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS).

Adapun sekolah yang dikunjungi Satgas GLS Kemendikbud RI yakni SD Bertingkat Naikoten, SLB Pembina, SMP Katolik St Yoseph Naikoten, SMA Negeri 1 Kupang, SMK Negeri 1 Kupang, SMK Negeri 4 Kupang.

“Dari hasil kunjungan, perlu intervensi dan pembenahan perpustakaan sekolah. Karena persediaan buku 99 % adalah buku teks atau pelajaran daripada buku-buku non teks dan perpustakaan perlu ditata sehingga perpustakaan bukan hanya menjadi sebagai tempat pemajangan buku tapi menjadi rumah literasi yang menyenangkan,” ungkap Ketua PW TBM NTT, Polikarpus Do.

Untuk diketahui; dikutip dari www.kemdikbud.go.id

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2015/04/read-aloud-metode-membacakan-buku-untuk-anak-anak-4128-4128-4128 

Metode Read Aloud merupakan salah satu metode membacakan buku untuk anak. Metode ini diperkenalkan oleh seorang Jurnalis bernama Jim Trelese; dalam bukunya The Read Aloud Handbook. Read Aloud adalah metode mengajarkan membaca yang paling efektif untuk anak-anak karena dengan metode ini kita bisa mengkondisikan otak anak untuk mengasosiasikan membaca sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan. Juga menciptakan pengetahuan yang menjadi dasar bagi si anak, membangun koleksi kata/kosakata (vocabulary), dan memberikan cara membaca yang baik (reading role model).

Saat usia emas (golden age), yaitu 0-5 tahun, anak akan dapat menyerap dengan sangat cepat. Dengan potensi yang sedemikian hebat itu, maka mengenalkan anak untuk membaca di usia dini tentunya tidak menjadi masalah, asalkan caranya tidak membuat anak stress bahkan terbebani harus bisa membaca. Yang dilakukan bukan membuat anak bisa membaca, tapi membuat anak suka membaca.

Read aloud dapat dimulai sejak dini, bahkan sejak semester ke-3 kehamilan. Karena itu semakin dini buku diperkenalkan, maka hasilnya akan semakin optimal dalam upaya menumbuhkan kecintaan anak pada buku dengan bonusnya anak akan bisa membaca dengan sendirinya.

Read Aloud juga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Bisa di rumah, saat hendak tidur, sepanjang perjalanan berkendara, menunggu pesawat atau kereta api, atau saat menunggu antrian dokter. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi dan konsistensi melakukan read aloud. Rutinitas adalah kunci utama keberhasilannya.

Penulis & Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitigasi Bencana dan Resiliensi Berkelanjutan di NTT

    Mitigasi Bencana dan Resiliensi Berkelanjutan di NTT

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Uly Jonathan Riwu Kaho, Agustina Etin Nahas, Yosep Lawa, Petronella S. Nenotek–Mahasiswa Program Studi Ilmu Lingkungan Program Doktor, Universitas Nusa Cendana Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provisi Nusa Tenggara Timur telah menghelat debat publik kedua antar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur dalam pilkada serentak tahun 2024 pada Rabu malam, 6 […]

  • Tsamara Amany ‘Out’ dari PSI & Grace Natalie vs Cuitan Fahri Hamzah

    Tsamara Amany ‘Out’ dari PSI & Grace Natalie vs Cuitan Fahri Hamzah

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Tak bisa dipungkiri, bahwa ternyata PSI dengan segala “ulah-politik”-nya memang menarik untuk disimak oleh siapa saja. Oleh para pendukungnya maupun – terutama – oleh mereka yang “cemburu” atau bahkan (mungkin) “benci tapi rindu”, entahlah. Biasanya sih – menurut gosip ibu-ibu komplek – kalau kita cemburu atau benci pada seseorang, maka ia […]

  • Musim Hujan 2025—2026 Datang Lebih Awal, Agustus Hingga April

    Musim Hujan 2025—2026 Datang Lebih Awal, Agustus Hingga April

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    BMKG mengingatkan agar pemerintah daerah, sektor terkait, hingga masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, genangan air, angin kencang, serta penyakit tropis seperti Demam Berdarah Dengue (DBD).   Jakarta | BMKG mengumumkan bahwa musim hujan 2025—2026 di Indonesia datang lebih awal dari biasanya, dimulai sejak Agustus 2025 dan diperkirakan berlangsung hingga April 2026. Berdasarkan pemantauan […]

  • Kadin Indonesia Tanggapi Positif Pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi

    Kadin Indonesia Tanggapi Positif Pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Jokowi secara lugas, tegas dalam rangkaian kata-kata sederhana pada pidatonya di SICC Sentul Bogor, pada Minggu 14 Juli 2019. Sebagian besar masyarakat Indonesia memberikan apresiasi yang baik atas pidato tersebut, demikian disampaikan Eddy Ganefo Ketua Umum Kadin Indonesia kepada IMO-Indonesia, Selasa 16 Juli 2019. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2019/07/15/pidato-presiden-terpilih-pilpres-2019-joko-widodo-visi-indonesia/ Tidak terkecuali bagi […]

  • Cipta Kamtib Sekolah, Kapolsek Tasifeto Barat Suluh Pelajar SMAN 2

    Cipta Kamtib Sekolah, Kapolsek Tasifeto Barat Suluh Pelajar SMAN 2

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Kapolsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), IPDA Sam Ihim memberikan penyuluhan bagi para pelajar SMAN 2 Tasifeto Barat di Desa Naekasa pada Senin, 12 September 2022, pukul 10.15 WITA; kegiatan penyuluhan itu dibuka kepala sekolah, Vincentius Fernandez, S.Pd. Kepolisian Sektor (Polsek) Tasbar, Resor Belu tak henti-hentinya mengajak […]

  • Perdana! Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang Helat Seminar Nasional

    Perdana! Prodi Psikologi Kristen IAKN Kupang Helat Seminar Nasional

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Program Studi Psikologi Kristen, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menghelat seminar nasional psikologi (SINAPSI), bertema, “The Impacat of Sexual Harassment to Mental Health” secara virtual dengan jumlah peserta 587 orang yang dihadiri oleh 37 aliansi dari berbagai lembaga, keagamaan, pendidikan negeri, swasta dan lain sebagainya di […]

expand_less